KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) GEOGRAFI Semester 1 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Geografi |
|---|
| Fase / Kelas | Fase F / Kelas 11 |
|---|
| Topik | Semester 1 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Pendekatan KKTP | rubrik |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
2. INTERVAL NILAI| Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| 0-59 | 60-69 | 70-84 | 85-100 |
3. PETUNJUK PENSKORANPetunjuk penskoran (deterministik): • Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial. • Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru. • Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri. • Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru. Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level. 4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BABKode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 11.1.1 = Kelas 11, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah. Bab 1 — Posisi Strategis Indonesia, Potensi Sumber Daya Alam dan Pengaruhnya Terhadap Kehidupan (7 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 1 | TP 11.1.1 | Menganalisis keuntungan dari posisi strategis wilayah Indonesia dari sisi astronomis | 2 | | 2 | TP 11.1.2 | Menganalisis keuntungan dari posisi strategis wilayah Indonesia dari sisi geografis | 2 | | 3 | TP 11.1.3 | Menganalisis keuntungan dari posisi strategis wilayah Indonesia dari sisi geologis | 2 | | 4 | TP 11.1.4 | Menganalisis pemanfaatan sumber daya alam yang ada di Indonesia | 2 | | 5 | TP 11.1.5 | Mengumpulkan data melalui observasi langsung dan/atau kajian pustaka mengenai sebaran sumber daya alam Indonesia | 2 | | 6 | TP 11.1.6 | Mengomunikasikan hasil analisis potensi dan pemanfaatan sumber daya alam dalam bentuk media peta | 2 | | 7 | TP 11.1.7 | Membuat projek kolaboratif tentang fenomena potensi sumber daya alam di Indonesia menggunakan teknologi geospasial | 2 |
Bab 2 — Keragaman Hayati Indonesia dan Dunia (6 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 8 | TP 11.2.1 | Menguraikan pola keanekaragaman hayati Indonesia dan dunia | 2 | | 9 | TP 11.2.2 | Mengamati fenomena di Indonesia dan/atau dunia untuk memahami pola keanekaragaman hayati | 2 | | 10 | TP 11.2.3 | Membuat pertanyaan ilmiah guna menggali informasi pola keanekaragaman hayati Indonesia dan dunia secara mendalam | 2 | | 11 | TP 11.2.4 | Mengumpulkan data melalui observasi langsung dan/atau kajian pustaka mengenai keanekaragaman hayati Indonesia dan dunia serta mendokumentasikan data secara sistematis | 2 | | 12 | TP 11.2.5 | Menganalisis data dengan pendekatan ilmiah dan menyimpulkan hasil analisis tentang pola keanekaragaman hayati untuk menjawab pertanyaan | 2 | | 13 | TP 11.2.6 | Mengomunikasikan hasil analisis pola keanekaragaman hayati Indonesia dan dunia dalam berbagai media | 2 |
5. RUBRIK KETERCAPAIAN PER TUJUAN PEMBELAJARANBab 1 — Posisi Strategis Indonesia, Potensi Sumber Daya Alam dan Pengaruhnya Terhadap KehidupanTP 11.1.1: Menganalisis keuntungan dari posisi strategis wilayah Indonesia dari sisi astronomisIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi letak astronomis Indonesia beserta implikasi iklim dan pembagian zona waktu. 2. Menganalisis keuntungan iklim tropis terhadap aktivitas pertanian, kelautan, dan potensi energi terbarukan di Indonesia. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi letak astronomis Indonesia serta pengaruhnya terhadap kondisi iklim dan pembagian waktu. | Mampu menyebutkan letak astronomis dan iklim tropis Indonesia, namun belum mampu mengaitkannya dengan keuntungan aktivitas sosial-ekonomi tanpa bimbingan guru. | Mampu menganalisis keuntungan letak astronomis Indonesia terhadap iklim tropis, penyinaran matahari sepanjang tahun, dan aktivitas ekonomi masyarakat secara mandiri dan logis. | Mampu menganalisis keuntungan letak astronomis secara komprehensif serta mengevaluasi pemanfaatan potensi iklim tropis untuk optimalisasi energi terbarukan dan ketahanan pangan nasional. |
TP 11.1.2: Menganalisis keuntungan dari posisi strategis wilayah Indonesia dari sisi geografisIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi letak geografis Indonesia di antara dua benua dan dua samudra. 2. Menganalisis keuntungan posisi silang Indonesia terhadap lalu lintas perdagangan internasional, ekonomi maritim, dan interaksi budaya. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi letak geografis Indonesia dan belum memahami konsep posisi silang strategis. | Mampu menyebutkan letak geografis Indonesia, tetapi analisis keuntungan maritim dan perdagangan internasional masih bersifat umum dan membutuhkan bimbingan. | Mampu menganalisis secara mandiri keuntungan posisi geografis Indonesia dalam jalur perdagangan dunia, pengembangan ekonomi maritim, dan keragaman sosial budaya. | Mampu menganalisis posisi geografis secara mendalam, mengevaluasi potensi Indonesia sebagai poros maritim dunia, serta merumuskan strategi penguatan peran geoekonomi Indonesia di kancah global. |
TP 11.1.3: Menganalisis keuntungan dari posisi strategis wilayah Indonesia dari sisi geologisIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi letak geologis Indonesia pada pertemuan lempeng tektonik utama dan jalur pegunungan api aktif (Ring of Fire). 2. Menganalisis keterkaitan kondisi geologis terhadap kesuburan tanah vulkanik, keanekaragaman mineral tambang, dan potensi panas bumi (geotermal). | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menunjukkan posisi lempeng tektonik maupun jalur pegunungan api aktif di Indonesia secara tepat. | Mampu mengidentifikasi lempeng tektonik dan gunung api di Indonesia, namun analisis hubungan kausalitas dengan potensi kesuburan tanah atau mineral masih memerlukan arahan. | Mampu menganalisis hubungan sebab-akibat kondisi geologis Indonesia dengan kekayaan bahan galian tambang, kesuburan tanah vulkanik, dan potensi geotermal secara mandiri. | Mampu menganalisis keuntungan geologis secara kritis dan sistematis, membandingkan potensi geologi antarpulau, serta mengintegrasikannya dengan strategi mitigasi bencana geologis secara adaptif. |
TP 11.1.4: Menganalisis pemanfaatan sumber daya alam yang ada di IndonesiaIndikator Pencapaian: 1. Mengklasifikasikan jenis sumber daya alam (kehutanan, kelautan, pertambangan, dan pariwisata) di Indonesia. 2. Menganalisis pola pemanfaatan SDA dengan menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan dan kelestarian lingkungan. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengklasifikasikan ragam sumber daya alam dan belum dapat menjelaskan bentuk pemanfaatannya di Indonesia. | Mampu mengklasifikasikan jenis SDA dan memberi contoh pemanfaatannya, tetapi analisis penerapan prinsip keberlanjutan masih terbatas dan memerlukan bantuan. | Mampu menganalisis pemanfaatan berbagai jenis SDA di Indonesia dan mengaitkannya dengan prinsip pembangunan berkelanjutan secara mandiri dan rasional. | Mampu mengevaluasi efektivitas pemanfaatan SDA nasional secara kritis, menganalisis dampak eksploitasi terhadap ekosistem, serta merekomendasikan solusi inovatif tata kelola SDA berkelanjutan. |
TP 11.1.5: Mengumpulkan data melalui observasi langsung dan/atau kajian pustaka mengenai sebaran sumber daya alam IndonesiaIndikator Pencapaian: 1. Merancang panduan atau instrumen penelusuran data potensi sebaran SDA dari sumber yang relevan. 2. Mengumpulkan dan mendokumentasikan data spasial maupun tekstual mengenai sebaran SDA Indonesia secara sistematis dan valid. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menentukan sumber data rujukan dan belum dapat mengumpulkan data sebaran SDA secara terarah. | Mampu mengumpulkan data sebaran SDA dari kajian pustaka terbatas, namun penyusunan dan dokumentasi data belum sistematis serta membutuhkan bimbingan. | Mampu mengumpulkan data sebaran SDA Indonesia secara mandiri melalui kajian pustaka kredibel atau observasi langsung serta mendokumentasikannya secara terstruktur dan valid. | Mampu mengumpulkan data sebaran SDA yang komprehensif dari multisumber primer dan sekunder terverifikasi, serta menyajikan basis data terorganisasi yang siap diolah untuk analisis spasial. |
TP 11.1.6: Mengomunikasikan hasil analisis potensi dan pemanfaatan sumber daya alam dalam bentuk media petaIndikator Pencapaian: 1. Menyajikan data sebaran potensi dan pemanfaatan SDA ke dalam bentuk media peta tematik visual. 2. Menerapkan komponen kartografi standar (judul, skala, orientasi, simbol, legenda, dan sumber data) secara tepat. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu memvisualisasikan data potensi SDA ke dalam media peta dan belum memahami komponen kartografi dasar. | Mampu menyajikan data SDA ke dalam media peta, namun komponen kartografi (seperti legenda atau simbolisasi) masih belum lengkap dan tata letak kurang tepat. | Mampu menyajikan hasil analisis potensi dan pemanfaatan SDA dalam bentuk peta tematik yang informatif, rapi, dan memenuhi kaidah kartografi standar secara mandiri. | Mampu mendesain peta tematik yang estetis, presisi, komunikatif, dan berbasis kaidah kartografi mutakhir, serta mampu mempresentasikan interpretasi data spasial peta dengan sangat jelas. |
TP 11.1.7: Membuat projek kolaboratif tentang fenomena potensi sumber daya alam di Indonesia menggunakan teknologi geospasialIndikator Pencapaian: 1. Berkolaborasi aktif dalam pembagian peran kerja tim untuk merancang projek geografi berbasis data potensi SDA. 2. Memanfaatkan perangkat lunak atau platform teknologi geospasial (misalnya WebGIS, Google Earth, atau QGIS) untuk memetakan dan menganalisis fenomena SDA. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum terlibat aktif dalam kolaborasi kelompok dan belum mampu mengoperasikan fitur dasar teknologi geospasial. | Terlibat dalam projek tim, namun keterampilan menggunakan aplikasi geospasial masih sangat mendasar dan bergantung penuh pada arahan rekan/guru. | Mampu bekerja sama secara efektif dan memanfaatkan teknologi geospasial (seperti Google Earth/WebGIS) untuk memetakan dan menyajikan fenomena potensi SDA Indonesia secara mandiri. | Mampu memimpin atau berkontribusi strategis dalam tim, mengintegrasikan analisis spasial multidimensi menggunakan teknologi geospasial, serta menghasilkan luaran projek inovatif yang aplikatif. |
Bab 2 — Keragaman Hayati Indonesia dan DuniaTP 11.2.1: Menguraikan pola keanekaragaman hayati Indonesia dan duniaIndikator Pencapaian: 1. Menguraikan faktor-faktor lingkungan (klimatik, edafik, fisiografis, dan biotik) yang memengaruhi persebaran flora dan fauna. 2. Menguraikan pola persebaran bioma di dunia dan kawasan persebaran fauna di Indonesia (tipe Asiatis, Peralihan, dan Australis). | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu membedakan kawasan fauna di Indonesia dan belum mengenali sebaran bioma utama dunia. | Mampu menyebutkan pembagian fauna Indonesia berdasarkan garis Wallace dan Weber, tetapi penguraian bioma dunia dan faktor penyebab persebarannya masih membutuhkan bantuan. | Mampu menguraikan pola persebaran bioma dunia dan zona fauna Indonesia (Asiatis, Peralihan, Australis) beserta faktor lingkungan yang memengaruhinya secara mandiri dan jelas. | Mampu menguraikan pola biodiversitas Indonesia dan dunia secara mendalam, mengaitkannya dengan evolusi sejarah geologis (Paparan Sunda dan Sahul), serta menelaah urgensi konservasi keanekaragaman hayati global. |
TP 11.2.2: Mengamati fenomena di Indonesia dan/atau dunia untuk memahami pola keanekaragaman hayatiIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi sebaran fenomena keanekaragaman flora dan fauna melalui representasi spasial (peta/media visual). 2. Menunjukkan pola zonasi atau biogeografi keanekaragaman hayati (seperti garis Wallace-Weber dan bioma global). | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengenali fenomena sebaran flora dan fauna atau membaca pola dasar pada peta persebaran hayati meskipun telah diberi bimbingan. | Mampu mengenali fenomena sebaran flora dan fauna secara parsial, namun masih membutuhkan panduan dalam mengidentifikasi pola spasial atau zonasi biogeografi. | Mampu mengidentifikasi fenomena serta menunjukkan pola persebaran spasial keanekaragaman hayati di Indonesia dan dunia secara mandiri dan tepat. | Mampu mengidentifikasi dan membedah pola spasial keanekaragaman hayati secara mendalam serta mengaitkannya secara logis dengan faktor lingkungan pembentuknya (iklim, geologis, fisiografis). |
TP 11.2.3: Membuat pertanyaan ilmiah guna menggali informasi pola keanekaragaman hayati Indonesia dan dunia secara mendalamIndikator Pencapaian: 1. Menyusun rumusan pertanyaan geografis (mengapa, bagaimana) terkait faktor penentu pola keanekaragaman hayati. 2. Mengembangkan pertanyaan investigatif yang dapat diuji atau diteliti menggunakan data ilmiah. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyusun pertanyaan yang relevan dengan topik atau hanya mengajukan pertanyaan tertutup yang tidak memerlukan proses eksplorasi ilmiah. | Mampu menyusun pertanyaan deskriptif dasar (apa, di mana) terkait keanekaragaman hayati, namun masih memerlukan arahan untuk merumuskan pertanyaan eksplanatif. | Mampu merumuskan pertanyaan ilmiah analitis secara mandiri (mengapa, bagaimana) yang terarah untuk mengungkap hubungan kausalitas pola keanekaragaman hayati. | Mampu menyusun jejaring pertanyaan ilmiah tingkat tinggi yang kritis, orisinal, dan mengarah pada eksplorasi solusi atas dinamika kerusakan atau konservasi keanekaragaman hayati. |
TP 11.2.4: Mengumpulkan data melalui observasi langsung dan/atau kajian pustaka mengenai keanekaragaman hayati Indonesia dan dunia serta mendokumentasikan data secara sistematisIndikator Pencapaian: 1. Menyeleksi informasi dan data yang relevan dari sumber pustaka terpercaya atau hasil observasi lapangan. 2. Mendokumentasikan data keanekaragaman hayati ke dalam instrumen terstruktur (tabel inventarisasi, logbook, atau basis data sederhana). | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menghimpun data yang relevan dari pustaka maupun observasi serta pencatatan data belum tertata. | Mampu mengumpulkan data dengan bantuan panduan sumber dari guru, namun teknik dokumentasi data masih belum sistematis dan kurang lengkap. | Mampu menyeleksi sumber informasi yang valid secara mandiri serta mendokumentasikan data flora/fauna ke dalam format tabel/catatan yang terstruktur dan akurat. | Mampu mengompilasi data yang komprehensif dari berbagai sumber primer dan sekunder berkredibilitas tinggi serta mengorganisasikannya ke dalam format basis data yang sangat terstruktur dan sistematis. |
TP 11.2.5: Menganalisis data dengan pendekatan ilmiah dan menyimpulkan hasil analisis tentang pola keanekaragaman hayati untuk menjawab pertanyaanIndikator Pencapaian: 1. Menganalisis korelasi antara data spasial/biogeografi hayati dengan faktor iklim, edafik, geomorfologis, dan historis. 2. Merumuskan simpulan ilmiah yang berbasis bukti untuk menjawab pertanyaan investigasi yang diajukan sebelumnya. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menganalisis hubungan antarvariabel data keanekaragaman hayati dan simpulan yang ditarik tidak berdasar pada data. | Mampu menghubungkan data sederhana dengan bantuan guru, namun interpretasi hubungan faktor biogeografi dan penarikan simpulan belum sepenuhnya tuntas. | Mampu menganalisis hubungan antara data persebaran hayati dan faktor biogeografinya secara mandiri serta merumuskan simpulan yang tepat untuk menjawab pertanyaan. | Mampu menganalisis data spasial secara kritis, mendalam, dan multivariat, serta merumuskan simpulan komprehensif yang disertai refleksi kritis terhadap anomali sebaran hayati. |
TP 11.2.6: Mengomunikasikan hasil analisis pola keanekaragaman hayati Indonesia dan dunia dalam berbagai mediaIndikator Pencapaian: 1. Menyajikan sintesis hasil analisis ke dalam media komunikasi geografi (peta tematik, infografis, poster ilmiah, atau laporan digital). 2. Menyampaikan paparan temuan secara runtut, jelas, dan menggunakan terminologi biogeografi yang baku. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyusun media presentasi yang memadai atau penyampaian pesan tidak jelas dan tidak memuat konsep esensial materi. | Mampu menyajikan hasil analisis ke dalam media sederhana dengan format dasar, namun penyampaian paparan masih kurang runtut dan kosakata geografi masih terbatas. | Mampu mengemas data hasil analisis ke dalam media informatif yang visualnya terstruktur dan mempresentasikannya dengan bahasa ilmiah yang runtut dan jelas. | Mampu menyajikan hasil analisis ke dalam media digital/visual yang kreatif, interaktif, dan bernilai estetika tinggi, serta mempresentasikannya secara artikulatif, meyakinkan, dan responsif terhadap tanggapan audiens. |
6. CATATANKKTP semester ini mencakup Bab 1 — Posisi Strategis Indonesia, Potensi Sumber Daya Alam dan Pengaruhnya Terhadap Kehidupan; Bab 2 — Keragaman Hayati Indonesia dan Dunia (total 13 TP). Satu rubrik per TP; gunakan ringkasan per bab untuk administrasi dan rubrik detail per bab untuk mengajar. |