Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightBahasa Indonesiachevron_rightKelas 9

KKTP Bahasa Indonesia Kelas 9 — Semester 1

KKTPSMPKelas 9DSemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Bahasa Indonesia kelas 9 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Bahasa Indonesia Kelas 9 — Semester 1

Bahasa Indonesia · Kelas 9

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

BAHASA INDONESIA

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0–5960–6970–8485–100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0–59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60–69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70–84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85–100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Murid dapat menjelaskan pengertian dan fungsi teks diskusi dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan teks aural yang diperdengarkan.3
2Murid dapat mengidentifikasi konteks penggunaan teks diskusi sebagai sarana menyampaikan gagasan dan pesan secara lisan maupun tulisan.3
3Murid dapat menganalisis gagasan, pandangan, dan pesan yang disampaikan dalam teks diskusi berbentuk teks aural (rekaman/video diskusi).3
4Murid dapat menyebutkan topik, pandangan pro, pandangan kontra, dan resolusi dalam teks diskusi yang disimak.3
5Murid dapat menganalisis informasi berupa gagasan, pandangan, arahan, dan pesan dalam teks diskusi yang dibaca.3
6Murid dapat mengidentifikasi struktur teks diskusi (isu, argumen pro, argumen kontra, dan simpulan/resolusi) dari teks yang dibaca.3
7Murid dapat menemukan makna tersurat dalam teks diskusi visual dan/atau audiovisual secara tepat.3
8Murid dapat menemukan makna tersirat dalam teks diskusi visual dan/atau audiovisual dengan memberikan alasan yang logis.3
9Murid dapat menginterpretasi informasi dari teks diskusi untuk mengungkapkan pendapat pro atau kontra secara tertulis dengan alasan yang relevan.3
10Murid dapat menghubungkan informasi dalam teks diskusi dengan konteks kehidupan nyata sebagai bentuk ungkapan kepedulian.3
11Murid dapat mengevaluasi kualitas argumen dalam teks diskusi berdasarkan ketepatan fakta, logika, dan keruntutan penyampaian gagasan.3
12Murid dapat menilai kredibilitas sumber informasi yang digunakan dalam teks diskusi menggunakan sumber informasi pembanding.3
13Murid dapat mengidentifikasi kaidah kebahasaan teks diskusi, termasuk penggunaan konjungsi pertentangan dan kata-kata persuasif.3
14Murid dapat menjelaskan makna denotatif, konotatif, dan kiasan dari kosakata baru yang ditemukan dalam teks diskusi.3
15Murid dapat menyusun kerangka teks diskusi yang memuat isu, argumen pro, argumen kontra, dan simpulan/resolusi secara logis dan sistematis.3
16Murid dapat mengembangkan kerangka menjadi teks diskusi yang utuh dengan menggunakan kosakata baru bermakna denotatif, konotatif, dan/atau kiasan.3
17Murid dapat menyunting teks diskusi yang telah ditulis dari segi struktur, kebahasaan, dan ketepatan argumen secara kritis.3
18Murid dapat merevisi teks diskusi berdasarkan hasil suntingan agar lebih logis, kritis, dan menarik.3
19Murid dapat mempresentasikan gagasan, pandangan, dan argumen pro/kontra dalam forum diskusi secara lisan dengan percaya diri dan logis.3
20Murid dapat merespons argumen peserta lain dalam forum diskusi dengan menyampaikan sanggahan atau dukungan secara santun dan kritis.3
21Murid dapat menyajikan teks diskusi dalam bentuk teks multimodal (misalnya poster argumentasi, infografis pro-kontra, atau video pendek) secara kreatif.3
22Murid dapat mengungkapkan kepedulian terhadap isu sosial melalui penyajian teks diskusi multimodal dengan pesan yang jelas dan menarik.3
23Murid dapat menunjukkan kemampuan menganalisis, menginterpretasi, dan mengevaluasi teks diskusi secara tertulis sebagai bukti pencapaian kompetensi membaca dan menyimak.3
24Murid dapat menunjukkan kemampuan menulis dan/atau mempresentasikan argumen dalam teks diskusi sebagai bukti pencapaian kompetensi menulis dan berbicara.3
25Melalui kegiatan menyimak pembacaan pantun, murid dapat mengidentifikasi ciri-ciri pantun (jumlah baris, sampiran, isi, dan pola rima) dari teks pantun yang didengarkan dengan tepat.3
26Melalui kegiatan menyimak pantun, murid dapat menganalisis unsur intrinsik pantun (sampiran dan isi) dari teks pantun yang dibacakan dengan benar.3
27Melalui kegiatan membaca teks pantun, murid dapat menganalisis informasi berupa gagasan, arahan, atau pesan yang tersurat dan tersirat dalam pantun dengan tepat.3
28Melalui kegiatan membaca teks pantun, murid dapat menginterpretasi isi pantun untuk mengungkapkan pendapat atau kepedulian terhadap pesan yang terkandung dalam pantun.3
29Melalui kegiatan membaca dan diskusi, murid dapat menyebutkan dan menjelaskan jenis-jenis pantun (pantun anak, pantun muda, pantun tua, pantun jenaka, pantun nasihat) beserta contohnya dengan benar.3
30Melalui kegiatan diskusi, murid dapat menjelaskan fungsi pantun dalam kehidupan sehari-hari sebagai sarana komunikasi, hiburan, dan penyampaian nasihat dengan jelas.3
31Melalui kegiatan membaca dan mengamati teks, murid dapat menganalisis persamaan dan perbedaan struktur serta ciri-ciri pantun, syair, dan gurindam secara tepat.3
32Melalui kegiatan membaca teks pantun, syair, dan gurindam, murid dapat mengevaluasi perbedaan fungsi dan isi ketiga bentuk puisi rakyat tersebut dengan alasan yang logis.3
33Melalui kegiatan membaca dan menganalisis teks pantun, murid dapat membedakan kosakata bermakna denotatif, konotatif, dan kiasan yang digunakan dalam pantun dengan tepat.3
34Melalui kegiatan analisis teks pantun, murid dapat menginterpretasi makna konotatif dan kiasan dalam baris sampiran dan isi pantun untuk memahami pesan yang disampaikan.3
35Melalui kegiatan latihan terbimbing, murid dapat menulis pantun sesuai struktur (sampiran dan isi) dan kaidah (empat baris, pola rima a-b-a-b) dengan benar.3
36Melalui kegiatan menulis pantun, murid dapat menggunakan kosakata baru bermakna denotatif, konotatif, dan kiasan untuk memperindah pantun yang ditulis.3
37Melalui kegiatan menulis kreatif, murid dapat menulis pantun yang memuat ungkapan kepedulian, nasihat, atau gagasan secara logis, kreatif, dan indah sesuai konteks kehidupan sehari-hari.3
38Melalui kegiatan menulis pantun, murid dapat menyunting pantun milik sendiri maupun teman berdasarkan kesesuaian struktur, rima, dan kejelasan pesan yang disampaikan.3
39Melalui kegiatan membaca nyaring, murid dapat membacakan pantun secara lisan dengan lafal, intonasi, dan penghayatan yang tepat di hadapan teman.3
40Melalui kegiatan melisankan pantun, murid dapat menyajikan ungkapan kepedulian melalui pantun yang dilisankan secara ekspresif dan komunikatif.3
41Melalui kegiatan menyempurnakan dan memublikasikan pantun, murid dapat mempresentasikan pantun terbaik hasil karyanya dalam bentuk monolog atau pameran karya kepada audiens.3
42Melalui kegiatan publikasi, murid dapat menyajikan pantun dalam bentuk teks multimodal (poster, majalah dinding, atau unggahan digital) yang memuat ungkapan kepedulian secara kreatif dan menarik.3
43Melalui asesmen sumatif, murid dapat menunjukkan kemampuan menganalisis unsur intrinsik, isi, jenis, dan fungsi pantun secara tertulis dengan tepat.3
44Melalui asesmen sumatif, murid dapat menulis pantun sesuai struktur dan kaidah yang memuat pesan atau ungkapan kepedulian menggunakan kosakata bermakna denotatif, konotatif, dan kiasan.3

5. CATATAN

KKTP ini mencakup 8 Tujuan Pembelajaran pada Bab 1 Semester 1 untuk elemen Menyimak serta Membaca dan Memirsa. Guru disarankan menggunakan lembar observasi atau unjuk kerja (lisan/tertulis) sebagai instrumen penilaian, bukan sekadar tes pilihan ganda, agar deskripsi rubrik tiap level dapat teramati secara optimal. Interval nilai dapat disesuaikan dengan konteks sekolah dan kesepakatan satuan pendidikan. Murid yang berada pada level Belum Berkembang perlu mendapatkan intervensi berupa pembelajaran berulang, scaffolding, atau pendampingan individual sebelum melanjutkan ke TP berikutnya.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.