| 1 | — | Murid dapat menjelaskan pengertian teks laporan hasil observasi dan membedakannya dari teks lain berdasarkan ciri-ciri fakta hasil pengamatan. | 3 |
| 2 | — | Murid dapat mengidentifikasi informasi penting yang diperoleh dari hasil pengamatan terhadap peristiwa di sekitar lingkungan mereka. | 3 |
| 3 | — | Murid dapat menemukan data dan fakta yang relevan dalam teks laporan hasil observasi melalui kegiatan anotasi/menandai informasi penting. | 3 |
| 4 | — | Murid dapat menyimak teks laporan hasil observasi yang dibacakan dan menganalisis gagasan serta informasi yang terdapat di dalamnya. | 3 |
| 5 | — | Murid dapat menentukan topik utama dalam teks laporan hasil observasi berdasarkan peristiwa yang diamati. | 3 |
| 6 | — | Murid dapat mengidentifikasi gagasan utama pada setiap paragraf dalam teks laporan hasil observasi dan menuliskannya ke dalam tabel. | 3 |
| 7 | — | Murid dapat mengidentifikasi bagian pembuka, isi, dan penutup dalam teks laporan hasil observasi serta menandai batas setiap bagian tersebut. | 3 |
| 8 | — | Murid dapat menjelaskan informasi yang terdapat di setiap bagian struktur teks laporan hasil observasi secara lisan dalam diskusi kelas. | 3 |
| 9 | — | Murid dapat mengenali ciri-ciri paragraf deskripsi dan menunjukkan contohnya dalam teks laporan hasil observasi yang dibaca. | 3 |
| 10 | — | Murid dapat menganalisis informasi berupa gagasan dan pesan yang disampaikan melalui paragraf deskripsi dalam teks laporan hasil observasi. | 3 |
| 11 | — | Murid dapat mengenali ciri-ciri paragraf eksposisi dan menunjukkan contohnya dalam teks laporan hasil observasi yang dibaca. | 3 |
| 12 | — | Murid dapat membedakan paragraf deskripsi dan eksposisi dalam teks laporan hasil observasi secara tertulis maupun lisan. | 3 |
| 13 | — | Murid dapat mengenali fungsi tanda baca titik (.), koma (,), dan titik dua (:) serta menempatkannya dengan tepat pada kalimat dalam konteks teks laporan hasil observasi. | 3 |
| 14 | — | Murid dapat menerapkan tata cara penulisan kata dari bahasa asing dan bahasa daerah yang benar dalam kalimat teks laporan hasil observasi. | 3 |
| 15 | — | Murid secara berkelompok dapat melakukan pengamatan terhadap peristiwa nyata di lingkungan sekitar sekolah dan mencatat data serta fakta hasil observasi secara sistematis. | 3 |
| 16 | — | Murid dapat mempresentasikan secara lisan temuan hasil observasi kelompoknya dalam bentuk laporan singkat kepada kelas. | 3 |
| 17 | — | Murid dapat menentukan topik yang relevan berdasarkan data hasil observasi peristiwa yang telah dilakukan dan menemukan data yang sesuai dengan topik tersebut. | 3 |
| 18 | — | Murid dapat menyusun kerangka teks laporan hasil observasi yang memuat gagasan utama setiap paragraf sesuai struktur pembuka, isi, dan penutup. | 3 |
| 19 | — | Murid dapat menulis draf teks laporan hasil observasi secara logis dan kritis berdasarkan data hasil pengamatan sendiri dengan menggunakan kosakata yang memiliki makna denotatif secara tepat. | 3 |
| 20 | — | Murid dapat mengembangkan paragraf deskripsi dan paragraf eksposisi dalam draf teks laporan hasil observasi sesuai kerangka yang telah disusun. | 3 |
| 21 | — | Murid dapat menyunting teks laporan hasil observasi milik sendiri maupun teman mencakup aspek ketepatan tanda baca, penulisan kata asing/daerah, dan kelogisan isi. | 3 |
| 22 | — | Murid dapat mempresentasikan teks laporan hasil observasi yang telah disunting di depan kelas secara kritis dan menerima tanggapan dari teman. | 3 |
| 23 | — | Murid dapat menulis teks laporan hasil observasi secara mandiri berdasarkan peristiwa yang diamati dengan memperhatikan struktur, kelengkapan data/fakta, penggunaan paragraf deskripsi dan eksposisi, serta ketepatan tanda baca. | 3 |
| 24 | — | Murid dapat menjawab pertanyaan pemahaman terkait informasi, topik, gagasan utama, dan struktur teks laporan hasil observasi sebagai bukti ketercapaian tujuan pembelajaran bab ini. | 3 |
| 25 | — | Murid dapat mengidentifikasi jenis-jenis iklan (komersial dan nonkomersial) beserta fungsinya berdasarkan teks visual dan audiovisual yang diamati. | 3 |
| 26 | — | Murid dapat menyebutkan unsur-unsur yang terdapat dalam iklan komersial (judul, gambar, teks, sasaran, pesan) secara tersurat. | 3 |
| 27 | — | Murid dapat menganalisis informasi tersurat dan tersirat yang terkandung dalam iklan komersial berbentuk teks visual. | 3 |
| 28 | — | Murid dapat menyimpulkan pesan utama yang ingin disampaikan dalam iklan komersial dengan menggunakan bukti dari teks dan gambar. | 3 |
| 29 | — | Murid dapat menganalisis informasi dan pesan yang terkandung dalam iklan nonkomersial berbentuk teks visual atau audiovisual. | 3 |
| 30 | — | Murid dapat membandingkan perbedaan tujuan, pesan, dan karakteristik antara iklan komersial dan iklan nonkomersial secara kritis. | 3 |
| 31 | — | Murid dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan fungsi slogan serta membedakannya dari kalimat biasa berdasarkan contoh yang disajikan. | 3 |
| 32 | — | Murid dapat menulis slogan yang singkat, padat, dan menarik menggunakan kosakata bermakna denotatif, konotatif, atau kiasan sesuai tujuan yang ditentukan. | 3 |
| 33 | — | Murid dapat mengidentifikasi kalimat persuasif dan kalimat imperatif yang digunakan dalam teks iklan beserta tujuan penggunaannya. | 3 |
| 34 | — | Murid dapat menyimak contoh iklan yang dibacakan dan menganalisis penggunaan kalimat persuasif serta imperatif di dalamnya. | 3 |
| 35 | — | Murid dapat menulis kalimat persuasif dan kalimat imperatif yang efektif untuk digunakan dalam iklan komersial maupun nonkomersial. | 3 |
| 36 | — | Murid dapat menggunakan kosakata baru bermakna denotatif, konotatif, dan kiasan dalam kalimat iklan yang ditulis. | 3 |
| 37 | — | Murid dapat merancang konsep iklan dengan menentukan tujuan iklan, sasaran pembaca/penonton, dan pesan utama yang ingin disampaikan secara logis dan kritis. | 3 |
| 38 | — | Murid dapat mempresentasikan rancangan konsep iklan secara lisan kepada teman sebaya untuk mendapatkan masukan. | 3 |
| 39 | — | Murid dapat membuat iklan yang memuat unsur-unsur lengkap (judul, slogan, kalimat persuasif/imperatif, gambar, dan informasi produk/layanan) dalam bentuk teks multimodal. | 3 |
| 40 | — | Murid dapat menyelaraskan elemen teks dan visual dalam iklan buatannya agar pesan tersampaikan secara kreatif dan menarik. | 3 |
| 41 | — | Murid dapat mempresentasikan iklan yang telah dibuat dengan menyampaikan tujuan, sasaran, dan pesan iklan secara lisan dalam bentuk monolog yang kritis dan kreatif. | 3 |
| 42 | — | Murid dapat mengevaluasi kualitas iklan milik teman dengan menggunakan kriteria unsur iklan yang telah dipelajari dan memberikan pendapat pro/kontra secara santun. | 3 |
| 43 | — | Murid dapat menganalisis informasi tersurat dan tersirat serta mengevaluasi kualitas sebuah iklan berbentuk teks visual secara mandiri. | 3 |
| 44 | — | Murid dapat membuat iklan atau slogan secara mandiri yang memuat kalimat persuasif/imperatif, kosakata bermakna konotatif atau kiasan, serta elemen visual yang sesuai tujuan iklan. | 3 |
| 45 | — | Murid dapat menjelaskan pengertian dan fungsi artikel ilmiah populer berdasarkan contoh yang diamati dari media cetak atau elektronik. | 3 |
| 46 | — | Murid dapat mengidentifikasi informasi berupa gagasan dan data ilmiah yang terdapat dalam contoh artikel ilmiah populer. | 3 |
| 47 | — | Murid dapat menjelaskan ciri-ciri artikel ilmiah populer, yaitu bersifat informatif, mengandung informasi ilmiah, dan ditulis dalam bahasa populer yang mudah dipahami masyarakat umum. | 3 |
| 48 | — | Murid dapat membedakan artikel ilmiah populer dengan jenis teks lain berdasarkan ciri-cirinya. | 3 |
| 49 | — | Murid dapat membedakan kalimat fakta dan kalimat opini dalam teks artikel ilmiah populer. | 3 |
| 50 | — | Murid dapat menginterpretasi informasi dari artikel ilmiah populer untuk mengungkapkan kepedulian atau pendapat pro/kontra secara tertulis. | 3 |
| 51 | — | Murid dapat menganalisis gagasan, pandangan, dan pesan dari teks artikel ilmiah populer yang dibacakan atau didengarkan. | 3 |
| 52 | — | Murid dapat mencatat informasi ilmiah penting dari teks aural artikel ilmiah populer secara sistematis. | 3 |
| 53 | — | Murid dapat menjelaskan tiga metode pengumpulan data untuk penulisan artikel ilmiah populer, yaitu wawancara, kuesioner sederhana, dan studi pustaka. | 3 |
| 54 | — | Murid dapat menerapkan etika dalam mencari informasi saat melakukan wawancara, menyebarkan kuesioner, atau melakukan studi pustaka. | 3 |
| 55 | — | Murid dapat melakukan salah satu metode pengumpulan data (wawancara, kuesioner, atau studi pustaka) untuk memperoleh informasi ilmiah yang akan ditulis dalam artikel ilmiah populer. | 3 |
| 56 | — | Murid dapat menyajikan hasil pengumpulan data secara lisan kepada teman sebagai bahan persiapan menulis artikel ilmiah populer. | 3 |
| 57 | — | Murid dapat menunjukkan contoh kalimat perbandingan, analogi, sinonim, dan antonim dalam teks artikel ilmiah populer. | 3 |
| 58 | — | Murid dapat membuat kalimat perbandingan, analogi, serta menggunakan kosakata bersinonim dan berantonim untuk memperkaya tulisan artikel ilmiah populer. | 3 |
| 59 | — | Murid dapat menjelaskan langkah-langkah penulisan artikel ilmiah populer secara berurutan, mulai dari menentukan topik hingga menyunting tulisan. | 3 |
| 60 | — | Murid dapat menggunakan kosakata baru bermakna denotatif dan konotatif secara tepat dalam menyusun kerangka artikel ilmiah populer. | 3 |
| 61 | — | Murid dapat menulis draf artikel ilmiah populer secara logis dan kritis berdasarkan data hasil wawancara, kuesioner, atau studi pustaka. | 3 |
| 62 | — | Murid dapat mengintegrasikan kalimat fakta, opini, dan kalimat perbandingan atau analogi ke dalam draf artikel ilmiah populer yang ditulis. | 3 |
| 63 | — | Murid dapat mempresentasikan artikel ilmiah populer yang telah ditulis secara kritis dan kreatif dalam bentuk monolog atau dialog logis di depan kelas. | 3 |
| 64 | — | Murid dapat menyunting artikel ilmiah populer milik sendiri maupun teman berdasarkan aspek ketepatan data, kejelasan bahasa populer, dan penggunaan kosakata. | 3 |
| 65 | — | Murid dapat menulis artikel ilmiah populer secara mandiri dan utuh berdasarkan topik yang ditentukan, dengan menerapkan ciri-ciri, struktur, data ilmiah, dan kosakata yang tepat sesuai kaidah artikel ilmiah populer. | 3 |
| 66 | — | Murid dapat menyajikan ungkapan kepedulian terhadap isu ilmiah dalam artikel ilmiah populer yang ditulis sebagai bentuk teks multimodal sederhana. | 3 |