| 1 | — | Murid dapat menemukan informasi eksplisit dan menyimpulkan informasi dari teks deskripsi bertema destinasi wisata Nusantara melalui kegiatan membaca dengan tepat. | 3 |
| 2 | — | Murid dapat mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan teks deskripsi tentang tempat wisata di Nusantara (kata konkret, kalimat perincian) dengan benar. | 3 |
| 3 | — | Murid dapat menganalisis gagasan dan pesan yang tersurat maupun tersirat dari teks deskripsi tentang keindahan alam dan budaya Nusantara dengan kritis. | 3 |
| 4 | — | Murid dapat membandingkan dua teks deskripsi tentang lokasi berbeda di Nusantara untuk mengenali persamaan dan perbedaan penggunaan unsur kebahasaannya. | 3 |
| 5 | — | Murid dapat menganalisis gagasan dan pesan dari teks deskripsi nonsastra yang dibacakan tentang destinasi atau kekayaan budaya Nusantara melalui kegiatan menyimak dengan tepat. | 3 |
| 6 | — | Murid dapat menyimpulkan informasi penting dari teks deskripsi aural tentang tempat atau tradisi di Nusantara secara lisan dengan runtut. | 3 |
| 7 | — | Murid dapat menganalisis informasi berupa gagasan dan pesan dari teks visual atau audiovisual bertema keindahan alam dan keanekaragaman budaya Nusantara untuk menemukan makna tersurat dan tersirat. | 3 |
| 8 | — | Murid dapat mengevaluasi kredibilitas informasi tentang destinasi Nusantara yang disajikan dalam teks audiovisual menggunakan sumber informasi pendukung. | 3 |
| 9 | — | Murid dapat mengenali dan menjelaskan fungsi majas personifikasi serta kata konkret dalam teks deskripsi tentang lokasi di Nusantara dengan benar. | 3 |
| 10 | — | Murid dapat menyunting penggunaan huruf kapital, tanda titik, tanda koma, dan kata depan dalam teks deskripsi bertema perjalanan ke tempat-tempat di Nusantara dengan tepat. | 3 |
| 11 | — | Murid dapat menulis teks deskripsi sederhana tentang tempat wisata, kuliner, atau benda khas daerah di Nusantara secara logis dan menarik menggunakan kata konkret, kalimat perincian, dan majas personifikasi. | 3 |
| 12 | — | Murid dapat menggunakan kosakata baru bermakna denotatif dan konotatif yang berkaitan dengan keindahan alam atau budaya Nusantara dalam tulisan deskripsi mereka dengan tepat. | 3 |
| 13 | — | Murid dapat mempresentasikan deskripsi suatu tempat atau benda khas Nusantara secara lisan dalam bentuk monolog yang runtut, efektif, dan menarik di depan kelas. | 3 |
| 14 | — | Murid dapat menyimpulkan informasi dan mengapresiasi paparan teman tentang destinasi Nusantara dengan santun dan konstruktif. | 3 |
| 15 | — | Murid dapat menulis teks deskripsi dalam bentuk multimodal (teks disertai gambar atau infografis) tentang keunikan daerah di Nusantara secara kreatif dan menarik. | 3 |
| 16 | — | Murid dapat mengungkapkan kepedulian terhadap kelestarian keindahan alam atau kebudayaan Nusantara melalui teks deskripsi multimodal yang mereka buat. | 3 |
| 17 | — | Murid dapat mempresentasikan gagasan tentang keunikan budaya atau alam di suatu daerah Nusantara dalam bentuk dialog logis bersama kelompok secara kritis dan kreatif. | 3 |
| 18 | — | Murid dapat menyajikan ungkapan kepedulian terhadap pelestarian budaya dan alam Nusantara melalui presentasi kelompok dengan percaya diri dan santun. | 3 |
| 19 | — | Murid dapat menginterpretasi informasi dari teks visual (foto, poster, atau infografis) bertema kekayaan alam dan budaya Nusantara untuk mengungkapkan pendapat pro/kontra secara tertulis. | 3 |
| 20 | — | Murid dapat mengevaluasi kualitas teks visual tentang destinasi Nusantara menggunakan sumber informasi lain sebagai pembanding dengan kritis. | 3 |
| 21 | — | Murid dapat merevisi teks deskripsi tentang destinasi atau kekayaan Nusantara milik sendiri berdasarkan umpan balik teman dan guru, dengan memperhatikan struktur, kebahasaan, ejaan, dan tanda baca. | 3 |
| 22 | — | Murid dapat menyajikan versi final teks deskripsi tentang Nusantara secara tertulis maupun lisan dengan efektif, menarik, dan menggunakan kosakata yang tepat. | 3 |
| 23 | — | Murid dapat menunjukkan kemampuan memahami dan menganalisis teks deskripsi tentang Nusantara melalui tes sumatif tertulis yang mencakup aspek membaca, menyimak, dan kebahasaan. | 3 |
| 24 | — | Murid dapat menulis teks deskripsi tentang tempat atau kekayaan budaya Nusantara secara mandiri dengan menerapkan struktur, kosakata, ejaan, dan tanda baca yang tepat sebagai bukti capaian akhir bab. | 3 |
| 25 | — | Murid mampu mengidentifikasi ciri-ciri dan unsur puisi rakyat (pantun, syair, gurindam) dari teks aural yang diperdengarkan, meliputi rima, bait, dan isi. | 3 |
| 26 | — | Murid mampu membandingkan perbedaan ciri puisi rakyat (pantun, syair, gurindam) berdasarkan struktur dan rima yang ditemukan dalam teks yang dibaca. | 3 |
| 27 | — | Murid mampu menganalisis unsur intrinsik puisi rakyat (tema, amanat, rima, diksi) dari teks aural puisi rakyat yang dibacakan oleh guru. | 3 |
| 28 | — | Murid mampu menginterpretasi pesan dan nilai moral yang terkandung dalam puisi rakyat yang didengar dan dibaca. | 3 |
| 29 | — | Murid mampu menulis pantun dan syair dengan menggunakan kosakata bermakna konotatif dan kiasan sesuai tema imajinasi secara kreatif dan menarik. | 3 |
| 30 | — | Murid mampu menyajikan pantun dan syair hasil karyanya sendiri secara lisan di depan kelas dengan lafal dan intonasi yang tepat. | 3 |
| 31 | — | Murid mampu menyajikan puisi rakyat dalam bentuk musikalisasi puisi secara kreatif sebagai bentuk apresiasi terhadap tradisi sastra lisan Indonesia. | 3 |
| 32 | — | Murid mampu mengevaluasi penampilan musikalisasi puisi teman menggunakan kriteria yang telah disepakati bersama. | 3 |
| 33 | — | Murid mampu menganalisis informasi berupa ciri-ciri dan struktur teks cerita fantasi (orientasi, komplikasi, resolusi) dari teks audiovisual yang disajikan. | 3 |
| 34 | — | Murid mampu mengidentifikasi unsur kebahasaan khas cerita fantasi seperti majas asosiasi dari teks yang dibaca dan diperdengarkan. | 3 |
| 35 | — | Murid mampu menganalisis alur (urutan peristiwa) dalam cerita fantasi yang dibaca dengan memetakan tahapan orientasi, komplikasi, dan resolusi secara logis. | 3 |
| 36 | — | Murid mampu menganalisis unsur intrinsik berupa alur cerita fantasi yang diperdengarkan dan menjelaskan hubungan antara peristiwa dalam cerita tersebut. | 3 |
| 37 | — | Murid mampu menganalisis penokohan (karakter, motivasi, dan perkembangan tokoh) dalam cerita fantasi berdasarkan sikap tokoh dan dialog yang ditemukan dalam teks. | 3 |
| 38 | — | Murid mampu mempresentasikan hasil analisis penokohan cerita fantasi secara lisan dalam diskusi kelompok secara kritis dan logis. | 3 |
| 39 | — | Murid mampu mengidentifikasi dan menjelaskan majas asosiasi beserta efek maknanya dalam teks cerita fantasi yang dibaca. | 3 |
| 40 | — | Murid mampu menggunakan kosakata bermakna konotatif dan kiasan (termasuk majas asosiasi) dalam kalimat yang ditulis sendiri berdasarkan konteks cerita fantasi. | 3 |
| 41 | — | Murid mampu menganalisis dan membandingkan penokohan tokoh pada cerita komik dan cerita fantasi dari teks visual dan teks tulis yang tersedia. | 3 |
| 42 | — | Murid mampu mempresentasikan hasil perbandingan penokohan cerita komik dan cerita fantasi dalam bentuk dialog logis bersama pasangan secara kritis. | 3 |
| 43 | — | Murid mampu mengidentifikasi dan membedakan kalimat langsung dan tidak langsung beserta kaidah penulisannya dalam teks cerita fantasi yang dibaca. | 3 |
| 44 | — | Murid mampu mengubah kalimat langsung menjadi tidak langsung dan sebaliknya secara tepat dalam konteks penulisan cerita fantasi. | 3 |
| 45 | — | Murid mampu menuliskan kembali alur cerita fantasi yang telah dibaca dengan menggunakan kalimat sendiri secara runtut dan logis. | 3 |
| 46 | — | Murid mampu menyajikan ringkasan alur cerita fantasi secara lisan kepada teman dengan urutan peristiwa yang jelas dan menarik. | 3 |
| 47 | — | Murid mampu merencanakan dan menulis draf cerita fantasi sederhana yang memuat unsur orientasi, komplikasi, dan resolusi secara logis dan kreatif. | 3 |
| 48 | — | Murid mampu menggunakan kosakata baru bermakna denotatif, konotatif, dan kiasan dalam draf cerita fantasi yang ditulis. | 3 |
| 49 | — | Murid mampu menyunting dan menyempurnakan cerita fantasi yang telah ditulis berdasarkan masukan teman dan kaidah kebahasaan yang tepat. | 3 |
| 50 | — | Murid mampu mempresentasikan cerita fantasi hasil karyanya secara lisan atau dalam bentuk teks multimodal kepada audiens dengan cara yang menarik dan kreatif. | 3 |
| 51 | — | Murid mampu menganalisis unsur intrinsik (alur, penokohan, amanat) cerita fantasi yang disajikan secara tertulis sebagai bukti pemahaman akhir bab. | 3 |
| 52 | — | Murid mampu menghasilkan teks puisi rakyat atau cerita fantasi pendek secara mandiri dengan menerapkan unsur kebahasaan yang tepat sebagai produk akhir bab. | 3 |
| 53 | — | Murid mampu mengakses informasi dan menyimpulkan gagasan utama dari teks prosedur 'Tip Sehat dan Bugar di Masa Remaja' berdasarkan pengalamannya secara relevan. | 3 |
| 54 | — | Murid mampu menjelaskan tujuan teks prosedur tentang hidup sehat dengan menggunakan kosakata baru yang ditemukan dalam teks. | 3 |
| 55 | — | Murid mampu menganalisis informasi tersurat dan tersirat dalam infografik 'Waktu Makan Ideal' dan 'Lebih Baik Bawa Bekal' serta mengisi tabel perbandingan dengan tepat. | 3 |
| 56 | — | Murid mampu mengevaluasi kejelasan dan kualitas penyajian informasi dalam dua infografik bertema pola makan sehat dengan memberikan alasan yang logis. | 3 |
| 57 | — | Murid mampu mengidentifikasi karakteristik teks prosedur (tujuan, langkah-langkah, penutup) pada teks bertema hidup sehat dengan menyebutkan bukti tekstual yang tepat. | 3 |
| 58 | — | Murid mampu membandingkan karakteristik ragam teks prosedur tentang hidup sehat dalam bentuk tulisan dan infografik secara kritis. | 3 |
| 59 | — | Murid mampu menganalisis gagasan dan pesan dari teks prosedur tentang hidup sehat yang dibacakan atau diperdengarkan dengan menuliskan poin-poin penting secara akurat. | 3 |
| 60 | — | Murid mampu membuat simpulan dari teks prosedur hidup sehat yang didengarkan dan menjelaskan relevansinya dengan kehidupan sehari-hari. | 3 |
| 61 | — | Murid mampu mengidentifikasi kalimat ajakan dan kalimat larangan dalam teks prosedur bertema hidup sehat serta menjelaskan fungsinya dalam konteks teks. | 3 |
| 62 | — | Murid mampu menulis kalimat ajakan dan kalimat larangan yang efektif berkaitan dengan kebiasaan hidup sehat menggunakan kosakata yang tepat. | 3 |
| 63 | — | Murid mampu mengidentifikasi adverbia, kalimat inversi, dan kalimat pelesapan dalam teks prosedur hidup sehat serta menjelaskan perannya dalam membuat prosedur lebih jelas dan efektif. | 3 |
| 64 | — | Murid mampu menggunakan adverbia, kalimat inversi, dan kalimat pelesapan secara tepat dalam kalimat-kalimat yang berkaitan dengan panduan hidup sehat. | 3 |
| 65 | — | Murid mampu menyimpulkan isi teks prosedur 'Tetap Rileks Saat di Kelas' dan menghubungkan isinya dengan pengalaman dan kebutuhan kesehatannya secara reflektif. | 3 |
| 66 | — | Murid mampu menginterpretasi informasi dari teks prosedur hidup sehat untuk mengungkapkan pendapat pro/kontra terhadap pilihan gaya hidup sehat secara lisan bersama pasangan. | 3 |
| 67 | — | Murid mampu menulis teks prosedur sederhana bertema hidup sehat secara logis dan runtut dengan memperhatikan struktur (tujuan, langkah-langkah, penutup) serta menggunakan kosakata baru bermakna denotatif dan konotatif. | 3 |
| 68 | — | Murid mampu menggunakan kalimat ajakan, kalimat larangan, dan adverbia secara tepat dalam teks prosedur hidup sehat yang ditulisnya. | 3 |
| 69 | — | Murid mampu mempresentasikan teks prosedur tentang hidup sehat yang telah ditulis secara lisan dalam bentuk monolog dengan bahasa yang jelas, runtut, dan percaya diri. | 3 |
| 70 | — | Murid mampu menyajikan teks prosedur hidup sehat dalam bentuk visual atau infografik sederhana yang menarik dan informatif. | 3 |
| 71 | — | Murid mampu menyajikan teks prosedur tentang hidup sehat dalam bentuk audiovisual atau teks multimodal secara kreatif dan efektif di dalam kelompok. | 3 |
| 72 | — | Murid mampu menulis ungkapan kepedulian terhadap kesehatan remaja dalam bentuk teks multimodal menggunakan kosakata bermakna denotatif, konotatif, dan kiasan secara tepat. | 3 |
| 73 | — | Murid mampu menunjukkan pemahaman terhadap isi, struktur, dan unsur kebahasaan teks prosedur bertema hidup sehat melalui asesmen tertulis secara mandiri. | 3 |
| 74 | — | Murid mampu menyajikan teks prosedur sederhana tentang hidup sehat secara lisan, tertulis, atau audiovisual sebagai bukti pencapaian tujuan pembelajaran Bab 3. | 3 |