Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightBahasa Indonesiachevron_rightKelas 3

KKTP Bahasa Indonesia Kelas 3 — Semester 1

KKTPSDKelas 3BSemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Bahasa Indonesia kelas 3 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Bahasa Indonesia Kelas 3 — Semester 1

Bahasa Indonesia · Kelas 3

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

BAHASA INDONESIA

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikSemester 1
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0–5960–6970–8485–100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0–59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60–69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70–84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85–100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Bab.Pertemuan.Urutan TP

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1Melalui kegiatan menyimak instruksi permainan 'Pulau Kursi' dari guru, murid dapat melakukan instruksi yang lebih kompleks secara tepat dan antusias.3
2Melalui kegiatan berbagi pengalaman setelah bermain, murid dapat menceritakan kembali isi instruksi permainan dengan kalimat sederhana.3
3Melalui kegiatan membaca nyaring teks 'Lompat Tali', murid dapat mengucapkan kata-kata yang terdiri dari tiga suku kata atau lebih (contoh: ancang-ancang, membelit) dengan benar dan fasih.3
4Melalui membaca teks 'Lompat Tali', murid dapat memilih kalimat yang merupakan ide pokok dan ide pendukung teks dengan tepat.3
5Melalui kegiatan memirsa gambar berbagai jenis permainan, murid dapat menemukan dan mengelompokkan gambar benda/permainan ke dalam kategori yang sesuai dengan tepat.3
6Melalui kegiatan memirsa gambar, murid dapat menyebutkan informasi tentang jenis-jenis permainan yang ditemukan dalam gambar dengan percaya diri.3
7Melalui membaca teks fiksi bertema permainan, murid dapat menyebutkan perasaan tokoh dan menjelaskan kejadian-kejadian dalam cerita berdasarkan informasi yang tersedia dalam teks.3
8Melalui diskusi kelompok, murid dapat menyampaikan perasaan diri sendiri tentang peristiwa serupa dalam teks permainan dengan pilihan kata yang sesuai.3
9Melalui kegiatan mengamati teks bertema permainan, murid dapat mengenali fungsi tanda baca titik, koma, tanda tanya, dan tanda seru pada akhir kalimat dengan benar.3
10Melalui latihan menulis kalimat tentang permainan, murid dapat menuliskan kalimat dengan tanda baca yang sesuai fungsinya.3
11Melalui kegiatan mengamati dan mengoreksi teks bertema permainan (contoh: teks 'Main Egrang'), murid dapat memeriksa penggunaan huruf kapital di awal kalimat dan spasi antar kata secara tepat.3
12Melalui latihan menulis mandiri, murid dapat menuliskan kalimat tentang permainan dengan huruf kapital dan spasi yang benar.3
13Melalui kegiatan membaca teks prosedur tentang tata cara permainan petak umpet, murid dapat menemukan dan mengidentifikasi informasi pada beberapa kalimat yang berhubungan dengan tepat.3
14Melalui kegiatan melengkapi kalimat rumpang, murid dapat menyusun urutan langkah permainan dengan kosakata yang tepat.3
15Melalui menyimak teks aural/penjelasan guru tentang manfaat bermain dan tempat bermain yang aman, murid dapat memahami ide pokok informasi yang disampaikan dengan tepat.3
16Melalui diskusi kelas, murid dapat menyampaikan pendapat tentang tempat bermain yang aman menggunakan volume dan intonasi yang sesuai.3
17Melalui kegiatan diskusi berpasangan, murid dapat menyajikan pendapat tentang permainan yang disukai beserta alasannya dengan pilihan kata dan gestur yang sesuai.3
18Melalui kegiatan menanggapi pendapat teman tentang permainan, murid dapat merespons diskusi sesuai tata cara yang santun.3
19Melalui kegiatan menulis terbimbing, murid dapat menulis cerita singkat tentang permainan yang disukai menggunakan rangkaian kalimat yang beragam dan kosakata bermakna denotatif.3
20Melalui panduan penulisan, murid dapat menerapkan kaidah kebahasaan (huruf kapital, tanda baca, spasi) secara tepat dalam cerita pengalaman bermain.3
21Melalui kegiatan membaca cerita teman tentang permainan, murid dapat menuliskan teks eksposisi sederhana berisi pendapat tentang permainan kesukaan teman sesuai panduan dengan tepat.3
22Melalui kegiatan menukar dan membaca tulisan teman, murid dapat mempresentasikan catatan tentang permainan kesukaan teman dengan percaya diri.3
23Melalui asesmen sumatif, murid dapat menunjukkan kemampuan memahami ide pokok dan informasi dari teks bertema permainan secara mandiri.3
24Melalui asesmen sumatif, murid dapat menunjukkan kemampuan menulis teks sederhana tentang permainan dengan kaidah kebahasaan (tanda baca, huruf kapital, spasi) yang tepat secara mandiri.3
25Melalui asesmen sumatif lisan, murid dapat menceritakan kembali isi teks atau informasi tentang permainan yang dibaca atau didengar dengan kalimat sendiri.3
26Melalui kegiatan menyimak instruksi guru tentang sikap teman yang baik dan tidak baik, murid dapat membedakan sikap berteman yang baik dan tidak baik dengan benar.3
27Melalui kegiatan mengamati gambar pembuka bab, murid dapat menyampaikan pendapat tentang pengalaman berteman menggunakan volume dan intonasi yang tepat.3
28Melalui membaca teks 'Lompat Tali', murid dapat membaca kata-kata baru dengan tiga suku kata atau lebih (ancang-ancang, membelit) dengan fasih.3
29Melalui membaca teks 'Lompat Tali', murid dapat memilih kalimat yang merupakan ide pokok dan ide pendukung bacaan dengan tepat.3
30Melalui membaca teks 'Lompat Tali', murid dapat menyimpulkan perasaan tokoh (sedih, senang, gembira, kecewa, gelisah, bersemangat) berdasarkan informasi dalam teks dengan percaya diri.3
31Melalui kegiatan berbicara, murid dapat menceritakan peristiwa berteman yang pernah dialami beserta perasaan diri sendiri menggunakan pilihan kata dan intonasi yang sesuai.3
32Melalui menyimak cerita tentang pertemanan yang dibacakan guru, murid dapat menjelaskan kembali isi cerita dan ide pokoknya dengan benar.3
33Melalui kegiatan diskusi tentang cerita yang disimak, murid dapat menyampaikan pendapat tentang sikap tokoh dalam cerita pertemanan menggunakan gestur dan intonasi yang sesuai.3
34Melalui membaca teks 'Giliranku Membantumu', murid dapat menyebutkan permasalahan yang dialami tokoh dalam cerita dengan tepat.3
35Melalui kegiatan tanya jawab tentang teks 'Giliranku Membantumu', murid dapat mengemukakan alasan atas pendapatnya tentang tindakan tokoh menggunakan kalimat yang runtut.3
36Melalui kegiatan bermain peran, murid dapat mempraktikkan cara meminta tolong kepada teman menggunakan kata maaf, tolong, dan terima kasih dengan sopan dan percaya diri.3
37Melalui menyimak contoh kalimat sopan santun dalam konteks pertemanan, murid dapat memahami fungsi kata maaf, tolong, dan terima kasih dalam percakapan sehari-hari dengan benar.3
38Melalui kegiatan menulis, murid dapat menulis ucapan terima kasih kepada teman menggunakan kosakata yang tepat dan kaidah huruf kapital serta tanda baca yang benar.3
39Melalui latihan menulis ucapan penyemangat untuk teman, murid dapat menuliskan kalimat sederhana menggunakan huruf tegak bersambung dengan benar.3
40Melalui membaca teks 'Di Stasiun Kereta Api', murid dapat memahami isi cerita dan mengaitkan pengalaman tokoh dengan pengalaman pribadi dalam konteks pertemanan dengan tepat.3
41Melalui diskusi kelompok tentang teks 'Di Stasiun Kereta Api', murid dapat menceritakan pengalaman dan perasaan diri sendiri terkait kerja sama dengan teman secara antusias.3
42Dengan didampingi guru, murid dapat mencari informasi tentang cara berteman yang baik melalui internet menggunakan kata kunci yang tepat dengan benar.3
43Melalui kegiatan membaca hasil pencarian, murid dapat memahami informasi penting tentang pertemanan yang baik dan menyampaikannya kembali menggunakan kalimat sendiri.3
44Melalui kegiatan membuat kartu ucapan terima kasih, murid dapat menulis teks sederhana yang mengungkapkan rasa terima kasih kepada teman menggunakan kosakata bermakna denotatif dan kaidah penulisan yang benar.3
45Melalui kegiatan presentasi kartu ucapan, murid dapat menyampaikan isi tulisannya kepada teman dengan pilihan kata, volume, dan intonasi yang sesuai.3
46Melalui asesmen membaca teks tentang pertemanan, murid dapat menunjukkan kemampuan memahami ide pokok, ide pendukung, dan permasalahan tokoh dalam teks dengan tepat.3
47Melalui asesmen menulis, murid dapat menulis teks sederhana bertema pertemanan menggunakan kaidah kebahasaan (huruf kapital, tanda baca, kalimat SPOK) dan kosakata yang tepat.3
48Melalui kegiatan diskusi kelompok bertema 'Pengobar Semangat', murid mampu menceritakan pengalaman pribadi tentang usaha yang dilakukan berkali-kali dengan bahasa yang sopan dan runtut.3
49Melalui pengamatan gambar pembuka bab 'Pengobar Semangat', murid mampu mengungkapkan pendapat tentang isi gambar dengan pilihan kata yang sesuai dan volume suara yang tepat.3
50Melalui kegiatan membaca teks cerita 'Gagal Lagi', murid mampu menjelaskan ide pokok dan ide pendukung dari cerita tersebut dengan tepat.3
51Melalui diskusi kelompok tentang cerita 'Gagal Lagi', murid mampu menyimpulkan pesan utama teks dengan bahasa sendiri secara tepat.3
52Melalui kegiatan membaca teks cerita 'Bagaimana Caranya?', murid mampu menjelaskan perasaan dan sifat tokoh berdasarkan informasi yang terdapat dalam teks dengan tepat.3
53Melalui kegiatan membaca teks cerita 'Bagaimana Caranya?', murid mampu membaca kata-kata baru yang ditemukan dalam bacaan dengan fasih.3
54Melalui kegiatan bermain peran berdasarkan cerita 'Gagal Lagi' dan 'Bagaimana Caranya?', murid mampu berbicara dengan sopan menggunakan kata maaf, tolong, dan terima kasih dalam konteks memberi semangat kepada teman.3
55Melalui kegiatan bermain peran bertema memberi semangat, murid mampu menyajikan dialog dengan intonasi dan ekspresi wajah yang sesuai dengan perasaan tokoh.3
56Melalui kegiatan menyimak cerita humor yang dibacakan guru bertema semangat dan pantang menyerah, murid mampu menjelaskan kembali ide pokok teks aural tersebut dengan tepat.3
57Melalui kegiatan menyimak cerita humor bertema memberi semangat, murid mampu menceritakan kembali isi cerita yang didengar menggunakan kata-kata sendiri secara runtut.3
58Melalui kegiatan membaca teks cerita 'Bisa Bantu Aku?', murid mampu mengenali dan menjelaskan fungsi tanda kutip dalam kalimat dialog dengan tepat.3
59Melalui kegiatan membaca teks cerita 'Bisa Bantu Aku?', murid mampu menemukan ide pokok dan ide pendukung teks dengan tepat.3
60Melalui kegiatan membaca teks cerita 'Giliranku Membantumu', murid mampu mengidentifikasi dan menyebutkan permasalahan yang dihadapi tokoh cerita dengan tepat.3
61Melalui kegiatan diskusi setelah membaca cerita 'Giliranku Membantumu', murid mampu mengaitkan permasalahan tokoh dengan pengalaman pribadi atau bacaan lain secara lisan dengan jelas.3
62Melalui kegiatan menulis ucapan penyemangat kepada teman, murid mampu menulis kalimat sederhana menggunakan huruf tegak bersambung dengan benar.3
63Melalui kegiatan menulis ucapan penyemangat bertema 'Pengobar Semangat', murid mampu menggunakan kosakata baru bermakna denotatif yang sesuai konteks dengan tepat.3
64Melalui kegiatan menyerukan 'Tepuk Semangat' secara berkelompok, murid mampu mempresentasikan yel-yel penyemangat dengan volume, intonasi, dan ekspresi yang tepat.3
65Melalui kegiatan refleksi akhir bab, murid mampu menyimpulkan makna 'pengobar semangat' berdasarkan seluruh pengalaman belajar dalam bab ini menggunakan bahasa sendiri secara lisan maupun tulisan.3
66Melalui asesmen sumatif, murid mampu menunjukkan pemahaman ide pokok dan permasalahan tokoh dari teks cerita bertema 'Pengobar Semangat' yang disimak dan dibaca secara mandiri.3
67Melalui asesmen sumatif, murid mampu menulis ucapan penyemangat dalam kalimat sederhana menggunakan huruf tegak bersambung dan kosakata yang tepat sesuai konteks secara mandiri.3
68Melalui kegiatan menyimak teks aural tentang berbagai profesi di lingkungan sekitar, murid mampu menjelaskan ide pokok informasi yang didengar dengan tepat.3
69Melalui kegiatan menyimak, murid mampu menyebutkan kekhasan profesi (tempat bekerja atau alat yang digunakan) berdasarkan informasi dari teks aural dengan benar.3
70Melalui kegiatan membaca teks naratif 'Senyum di Pasar', murid mampu membaca kata-kata baru dengan fasih dan menuliskan maknanya pada kartu kosakata dengan benar.3
71Melalui kegiatan mencermati teks dan ilustrasi 'Senyum di Pasar', murid mampu membandingkan ciri-ciri berbagai profesi yang ada di pasar berdasarkan informasi dalam teks dengan tepat.3
72Melalui diskusi kelompok tentang profesi di lingkungan sekitar, murid mampu menyebutkan perbedaan dua gambar profesi menggunakan kata kunci yang relevan dengan tepat.3
73Melalui diskusi kelompok, murid mampu menyampaikan pendapat dan menanggapi pendapat teman menggunakan pilihan kata dan gestur yang sesuai dengan benar.3
74Melalui kegiatan bermain peran berdasarkan teks 'Senyum di Pasar', murid mampu menampilkan ciri atau kekhasan berbagai profesi yang ada di pasar dengan antusias dan intonasi yang tepat.3
75Melalui kegiatan bermain peran, murid mampu menceritakan kembali isi cerita 'Senyum di Pasar' sesuai urutan kejadian dengan percaya diri.3
76Melalui kegiatan menyusun kata-kata menjadi kalimat bertema profesi di sekitarku, murid mampu menuliskan kalimat dengan spasi antar kata, huruf kapital di awal kalimat, dan tanda baca yang sesuai fungsinya dengan benar.3
77Melalui kegiatan menulis mandiri, murid mampu menggunakan kosakata baru bermakna denotatif tentang profesi untuk menyusun kalimat yang beragam dengan tepat.3
78Melalui kegiatan membaca buku bertema profesi di lingkungan sekitar, murid mampu menjelaskan ide pokok dan ide pendukung bacaan dengan tepat.3
79Melalui kegiatan menulis jurnal membaca, murid mampu menuliskan ide pokok, ide pendukung, dan kesimpulan bacaan bertema profesi menggunakan kalimat yang beragam dengan benar.3
80Melalui kegiatan menulis mandiri, murid mampu menyusun teks cerita sederhana bertema berbelanja di pasar dengan rangkaian kalimat yang beragam dan kaidah kebahasaan yang benar.3
81Melalui kegiatan mempresentasikan cerita yang ditulis, murid mampu menyajikan isi cerita dengan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks dengan percaya diri.3
82Melalui asesmen sumatif, murid mampu menunjukkan pemahaman ide pokok teks aural dan teks cetak bertema profesi di lingkungan sekitar dengan tepat.3
83Melalui asesmen sumatif, murid mampu menulis teks sederhana bertema profesi di sekitarku menggunakan kosakata baru bermakna denotatif, huruf kapital, dan tanda baca dengan benar.3

5. CATATAN

KKTP ini disusun untuk Bab 1 'Ayo, Main!' Bahasa Indonesia Kelas 3 Fase B Kurikulum Merdeka. Guru dapat menggunakan rubrik ini sebagai acuan observasi harian, penilaian unjuk kerja, maupun refleksi belajar. Level 'Belum Berkembang' menjadi sinyal untuk segera memberikan intervensi atau pendampingan individual. Interval nilai bersifat acuan dan dapat disesuaikan dengan kondisi kelas. Penilaian sebaiknya dilakukan melalui observasi autentik selama proses pembelajaran berlangsung, bukan hanya melalui tes tertulis.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini telah diverifikasi berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.