| 1 | — | Melalui kegiatan menyimak instruksi permainan 'Pulau Kursi' dari guru, murid dapat melakukan instruksi yang lebih kompleks secara tepat dan antusias. | 3 |
| 2 | — | Melalui kegiatan berbagi pengalaman setelah bermain, murid dapat menceritakan kembali isi instruksi permainan dengan kalimat sederhana. | 3 |
| 3 | — | Melalui kegiatan membaca nyaring teks 'Lompat Tali', murid dapat mengucapkan kata-kata yang terdiri dari tiga suku kata atau lebih (contoh: ancang-ancang, membelit) dengan benar dan fasih. | 3 |
| 4 | — | Melalui membaca teks 'Lompat Tali', murid dapat memilih kalimat yang merupakan ide pokok dan ide pendukung teks dengan tepat. | 3 |
| 5 | — | Melalui kegiatan memirsa gambar berbagai jenis permainan, murid dapat menemukan dan mengelompokkan gambar benda/permainan ke dalam kategori yang sesuai dengan tepat. | 3 |
| 6 | — | Melalui kegiatan memirsa gambar, murid dapat menyebutkan informasi tentang jenis-jenis permainan yang ditemukan dalam gambar dengan percaya diri. | 3 |
| 7 | — | Melalui membaca teks fiksi bertema permainan, murid dapat menyebutkan perasaan tokoh dan menjelaskan kejadian-kejadian dalam cerita berdasarkan informasi yang tersedia dalam teks. | 3 |
| 8 | — | Melalui diskusi kelompok, murid dapat menyampaikan perasaan diri sendiri tentang peristiwa serupa dalam teks permainan dengan pilihan kata yang sesuai. | 3 |
| 9 | — | Melalui kegiatan mengamati teks bertema permainan, murid dapat mengenali fungsi tanda baca titik, koma, tanda tanya, dan tanda seru pada akhir kalimat dengan benar. | 3 |
| 10 | — | Melalui latihan menulis kalimat tentang permainan, murid dapat menuliskan kalimat dengan tanda baca yang sesuai fungsinya. | 3 |
| 11 | — | Melalui kegiatan mengamati dan mengoreksi teks bertema permainan (contoh: teks 'Main Egrang'), murid dapat memeriksa penggunaan huruf kapital di awal kalimat dan spasi antar kata secara tepat. | 3 |
| 12 | — | Melalui latihan menulis mandiri, murid dapat menuliskan kalimat tentang permainan dengan huruf kapital dan spasi yang benar. | 3 |
| 13 | — | Melalui kegiatan membaca teks prosedur tentang tata cara permainan petak umpet, murid dapat menemukan dan mengidentifikasi informasi pada beberapa kalimat yang berhubungan dengan tepat. | 3 |
| 14 | — | Melalui kegiatan melengkapi kalimat rumpang, murid dapat menyusun urutan langkah permainan dengan kosakata yang tepat. | 3 |
| 15 | — | Melalui menyimak teks aural/penjelasan guru tentang manfaat bermain dan tempat bermain yang aman, murid dapat memahami ide pokok informasi yang disampaikan dengan tepat. | 3 |
| 16 | — | Melalui diskusi kelas, murid dapat menyampaikan pendapat tentang tempat bermain yang aman menggunakan volume dan intonasi yang sesuai. | 3 |
| 17 | — | Melalui kegiatan diskusi berpasangan, murid dapat menyajikan pendapat tentang permainan yang disukai beserta alasannya dengan pilihan kata dan gestur yang sesuai. | 3 |
| 18 | — | Melalui kegiatan menanggapi pendapat teman tentang permainan, murid dapat merespons diskusi sesuai tata cara yang santun. | 3 |
| 19 | — | Melalui kegiatan menulis terbimbing, murid dapat menulis cerita singkat tentang permainan yang disukai menggunakan rangkaian kalimat yang beragam dan kosakata bermakna denotatif. | 3 |
| 20 | — | Melalui panduan penulisan, murid dapat menerapkan kaidah kebahasaan (huruf kapital, tanda baca, spasi) secara tepat dalam cerita pengalaman bermain. | 3 |
| 21 | — | Melalui kegiatan membaca cerita teman tentang permainan, murid dapat menuliskan teks eksposisi sederhana berisi pendapat tentang permainan kesukaan teman sesuai panduan dengan tepat. | 3 |
| 22 | — | Melalui kegiatan menukar dan membaca tulisan teman, murid dapat mempresentasikan catatan tentang permainan kesukaan teman dengan percaya diri. | 3 |
| 23 | — | Melalui asesmen sumatif, murid dapat menunjukkan kemampuan memahami ide pokok dan informasi dari teks bertema permainan secara mandiri. | 3 |
| 24 | — | Melalui asesmen sumatif, murid dapat menunjukkan kemampuan menulis teks sederhana tentang permainan dengan kaidah kebahasaan (tanda baca, huruf kapital, spasi) yang tepat secara mandiri. | 3 |
| 25 | — | Melalui asesmen sumatif lisan, murid dapat menceritakan kembali isi teks atau informasi tentang permainan yang dibaca atau didengar dengan kalimat sendiri. | 3 |
| 26 | — | Melalui kegiatan menyimak instruksi guru tentang sikap teman yang baik dan tidak baik, murid dapat membedakan sikap berteman yang baik dan tidak baik dengan benar. | 3 |
| 27 | — | Melalui kegiatan mengamati gambar pembuka bab, murid dapat menyampaikan pendapat tentang pengalaman berteman menggunakan volume dan intonasi yang tepat. | 3 |
| 28 | — | Melalui membaca teks 'Lompat Tali', murid dapat membaca kata-kata baru dengan tiga suku kata atau lebih (ancang-ancang, membelit) dengan fasih. | 3 |
| 29 | — | Melalui membaca teks 'Lompat Tali', murid dapat memilih kalimat yang merupakan ide pokok dan ide pendukung bacaan dengan tepat. | 3 |
| 30 | — | Melalui membaca teks 'Lompat Tali', murid dapat menyimpulkan perasaan tokoh (sedih, senang, gembira, kecewa, gelisah, bersemangat) berdasarkan informasi dalam teks dengan percaya diri. | 3 |
| 31 | — | Melalui kegiatan berbicara, murid dapat menceritakan peristiwa berteman yang pernah dialami beserta perasaan diri sendiri menggunakan pilihan kata dan intonasi yang sesuai. | 3 |
| 32 | — | Melalui menyimak cerita tentang pertemanan yang dibacakan guru, murid dapat menjelaskan kembali isi cerita dan ide pokoknya dengan benar. | 3 |
| 33 | — | Melalui kegiatan diskusi tentang cerita yang disimak, murid dapat menyampaikan pendapat tentang sikap tokoh dalam cerita pertemanan menggunakan gestur dan intonasi yang sesuai. | 3 |
| 34 | — | Melalui membaca teks 'Giliranku Membantumu', murid dapat menyebutkan permasalahan yang dialami tokoh dalam cerita dengan tepat. | 3 |
| 35 | — | Melalui kegiatan tanya jawab tentang teks 'Giliranku Membantumu', murid dapat mengemukakan alasan atas pendapatnya tentang tindakan tokoh menggunakan kalimat yang runtut. | 3 |
| 36 | — | Melalui kegiatan bermain peran, murid dapat mempraktikkan cara meminta tolong kepada teman menggunakan kata maaf, tolong, dan terima kasih dengan sopan dan percaya diri. | 3 |
| 37 | — | Melalui menyimak contoh kalimat sopan santun dalam konteks pertemanan, murid dapat memahami fungsi kata maaf, tolong, dan terima kasih dalam percakapan sehari-hari dengan benar. | 3 |
| 38 | — | Melalui kegiatan menulis, murid dapat menulis ucapan terima kasih kepada teman menggunakan kosakata yang tepat dan kaidah huruf kapital serta tanda baca yang benar. | 3 |
| 39 | — | Melalui latihan menulis ucapan penyemangat untuk teman, murid dapat menuliskan kalimat sederhana menggunakan huruf tegak bersambung dengan benar. | 3 |
| 40 | — | Melalui membaca teks 'Di Stasiun Kereta Api', murid dapat memahami isi cerita dan mengaitkan pengalaman tokoh dengan pengalaman pribadi dalam konteks pertemanan dengan tepat. | 3 |
| 41 | — | Melalui diskusi kelompok tentang teks 'Di Stasiun Kereta Api', murid dapat menceritakan pengalaman dan perasaan diri sendiri terkait kerja sama dengan teman secara antusias. | 3 |
| 42 | — | Dengan didampingi guru, murid dapat mencari informasi tentang cara berteman yang baik melalui internet menggunakan kata kunci yang tepat dengan benar. | 3 |
| 43 | — | Melalui kegiatan membaca hasil pencarian, murid dapat memahami informasi penting tentang pertemanan yang baik dan menyampaikannya kembali menggunakan kalimat sendiri. | 3 |
| 44 | — | Melalui kegiatan membuat kartu ucapan terima kasih, murid dapat menulis teks sederhana yang mengungkapkan rasa terima kasih kepada teman menggunakan kosakata bermakna denotatif dan kaidah penulisan yang benar. | 3 |
| 45 | — | Melalui kegiatan presentasi kartu ucapan, murid dapat menyampaikan isi tulisannya kepada teman dengan pilihan kata, volume, dan intonasi yang sesuai. | 3 |
| 46 | — | Melalui asesmen membaca teks tentang pertemanan, murid dapat menunjukkan kemampuan memahami ide pokok, ide pendukung, dan permasalahan tokoh dalam teks dengan tepat. | 3 |
| 47 | — | Melalui asesmen menulis, murid dapat menulis teks sederhana bertema pertemanan menggunakan kaidah kebahasaan (huruf kapital, tanda baca, kalimat SPOK) dan kosakata yang tepat. | 3 |
| 48 | — | Melalui kegiatan diskusi kelompok bertema 'Pengobar Semangat', murid mampu menceritakan pengalaman pribadi tentang usaha yang dilakukan berkali-kali dengan bahasa yang sopan dan runtut. | 3 |
| 49 | — | Melalui pengamatan gambar pembuka bab 'Pengobar Semangat', murid mampu mengungkapkan pendapat tentang isi gambar dengan pilihan kata yang sesuai dan volume suara yang tepat. | 3 |
| 50 | — | Melalui kegiatan membaca teks cerita 'Gagal Lagi', murid mampu menjelaskan ide pokok dan ide pendukung dari cerita tersebut dengan tepat. | 3 |
| 51 | — | Melalui diskusi kelompok tentang cerita 'Gagal Lagi', murid mampu menyimpulkan pesan utama teks dengan bahasa sendiri secara tepat. | 3 |
| 52 | — | Melalui kegiatan membaca teks cerita 'Bagaimana Caranya?', murid mampu menjelaskan perasaan dan sifat tokoh berdasarkan informasi yang terdapat dalam teks dengan tepat. | 3 |
| 53 | — | Melalui kegiatan membaca teks cerita 'Bagaimana Caranya?', murid mampu membaca kata-kata baru yang ditemukan dalam bacaan dengan fasih. | 3 |
| 54 | — | Melalui kegiatan bermain peran berdasarkan cerita 'Gagal Lagi' dan 'Bagaimana Caranya?', murid mampu berbicara dengan sopan menggunakan kata maaf, tolong, dan terima kasih dalam konteks memberi semangat kepada teman. | 3 |
| 55 | — | Melalui kegiatan bermain peran bertema memberi semangat, murid mampu menyajikan dialog dengan intonasi dan ekspresi wajah yang sesuai dengan perasaan tokoh. | 3 |
| 56 | — | Melalui kegiatan menyimak cerita humor yang dibacakan guru bertema semangat dan pantang menyerah, murid mampu menjelaskan kembali ide pokok teks aural tersebut dengan tepat. | 3 |
| 57 | — | Melalui kegiatan menyimak cerita humor bertema memberi semangat, murid mampu menceritakan kembali isi cerita yang didengar menggunakan kata-kata sendiri secara runtut. | 3 |
| 58 | — | Melalui kegiatan membaca teks cerita 'Bisa Bantu Aku?', murid mampu mengenali dan menjelaskan fungsi tanda kutip dalam kalimat dialog dengan tepat. | 3 |
| 59 | — | Melalui kegiatan membaca teks cerita 'Bisa Bantu Aku?', murid mampu menemukan ide pokok dan ide pendukung teks dengan tepat. | 3 |
| 60 | — | Melalui kegiatan membaca teks cerita 'Giliranku Membantumu', murid mampu mengidentifikasi dan menyebutkan permasalahan yang dihadapi tokoh cerita dengan tepat. | 3 |
| 61 | — | Melalui kegiatan diskusi setelah membaca cerita 'Giliranku Membantumu', murid mampu mengaitkan permasalahan tokoh dengan pengalaman pribadi atau bacaan lain secara lisan dengan jelas. | 3 |
| 62 | — | Melalui kegiatan menulis ucapan penyemangat kepada teman, murid mampu menulis kalimat sederhana menggunakan huruf tegak bersambung dengan benar. | 3 |
| 63 | — | Melalui kegiatan menulis ucapan penyemangat bertema 'Pengobar Semangat', murid mampu menggunakan kosakata baru bermakna denotatif yang sesuai konteks dengan tepat. | 3 |
| 64 | — | Melalui kegiatan menyerukan 'Tepuk Semangat' secara berkelompok, murid mampu mempresentasikan yel-yel penyemangat dengan volume, intonasi, dan ekspresi yang tepat. | 3 |
| 65 | — | Melalui kegiatan refleksi akhir bab, murid mampu menyimpulkan makna 'pengobar semangat' berdasarkan seluruh pengalaman belajar dalam bab ini menggunakan bahasa sendiri secara lisan maupun tulisan. | 3 |
| 66 | — | Melalui asesmen sumatif, murid mampu menunjukkan pemahaman ide pokok dan permasalahan tokoh dari teks cerita bertema 'Pengobar Semangat' yang disimak dan dibaca secara mandiri. | 3 |
| 67 | — | Melalui asesmen sumatif, murid mampu menulis ucapan penyemangat dalam kalimat sederhana menggunakan huruf tegak bersambung dan kosakata yang tepat sesuai konteks secara mandiri. | 3 |
| 68 | — | Melalui kegiatan menyimak teks aural tentang berbagai profesi di lingkungan sekitar, murid mampu menjelaskan ide pokok informasi yang didengar dengan tepat. | 3 |
| 69 | — | Melalui kegiatan menyimak, murid mampu menyebutkan kekhasan profesi (tempat bekerja atau alat yang digunakan) berdasarkan informasi dari teks aural dengan benar. | 3 |
| 70 | — | Melalui kegiatan membaca teks naratif 'Senyum di Pasar', murid mampu membaca kata-kata baru dengan fasih dan menuliskan maknanya pada kartu kosakata dengan benar. | 3 |
| 71 | — | Melalui kegiatan mencermati teks dan ilustrasi 'Senyum di Pasar', murid mampu membandingkan ciri-ciri berbagai profesi yang ada di pasar berdasarkan informasi dalam teks dengan tepat. | 3 |
| 72 | — | Melalui diskusi kelompok tentang profesi di lingkungan sekitar, murid mampu menyebutkan perbedaan dua gambar profesi menggunakan kata kunci yang relevan dengan tepat. | 3 |
| 73 | — | Melalui diskusi kelompok, murid mampu menyampaikan pendapat dan menanggapi pendapat teman menggunakan pilihan kata dan gestur yang sesuai dengan benar. | 3 |
| 74 | — | Melalui kegiatan bermain peran berdasarkan teks 'Senyum di Pasar', murid mampu menampilkan ciri atau kekhasan berbagai profesi yang ada di pasar dengan antusias dan intonasi yang tepat. | 3 |
| 75 | — | Melalui kegiatan bermain peran, murid mampu menceritakan kembali isi cerita 'Senyum di Pasar' sesuai urutan kejadian dengan percaya diri. | 3 |
| 76 | — | Melalui kegiatan menyusun kata-kata menjadi kalimat bertema profesi di sekitarku, murid mampu menuliskan kalimat dengan spasi antar kata, huruf kapital di awal kalimat, dan tanda baca yang sesuai fungsinya dengan benar. | 3 |
| 77 | — | Melalui kegiatan menulis mandiri, murid mampu menggunakan kosakata baru bermakna denotatif tentang profesi untuk menyusun kalimat yang beragam dengan tepat. | 3 |
| 78 | — | Melalui kegiatan membaca buku bertema profesi di lingkungan sekitar, murid mampu menjelaskan ide pokok dan ide pendukung bacaan dengan tepat. | 3 |
| 79 | — | Melalui kegiatan menulis jurnal membaca, murid mampu menuliskan ide pokok, ide pendukung, dan kesimpulan bacaan bertema profesi menggunakan kalimat yang beragam dengan benar. | 3 |
| 80 | — | Melalui kegiatan menulis mandiri, murid mampu menyusun teks cerita sederhana bertema berbelanja di pasar dengan rangkaian kalimat yang beragam dan kaidah kebahasaan yang benar. | 3 |
| 81 | — | Melalui kegiatan mempresentasikan cerita yang ditulis, murid mampu menyajikan isi cerita dengan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks dengan percaya diri. | 3 |
| 82 | — | Melalui asesmen sumatif, murid mampu menunjukkan pemahaman ide pokok teks aural dan teks cetak bertema profesi di lingkungan sekitar dengan tepat. | 3 |
| 83 | — | Melalui asesmen sumatif, murid mampu menulis teks sederhana bertema profesi di sekitarku menggunakan kosakata baru bermakna denotatif, huruf kapital, dan tanda baca dengan benar. | 3 |