Dokumenchevron_rightKKTPchevron_rightBahasa Indonesiachevron_rightKelas 12

KKTP Bahasa Indonesia Kelas 12 — Semester 1

KKTPSMAKelas 12FSemester 1

Dokumen KKTP ini membantu guru Bahasa Indonesia kelas 12 menyiapkan pembelajaran secara sistematis dan selaras dengan Capaian Pembelajaran resmi.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN KKTP

KKTP Bahasa Indonesia Kelas 12 — Semester 1

Bahasa Indonesia · Kelas 12

Semester 1

KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)

BAHASA INDONESIA

Semester 1

1. IDENTITAS

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase F / Kelas 12
TopikSemester 1
Tahun Ajaran2026/2027
Pendekatan KKTPrubrik
Semester1

2. INTERVAL NILAI

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
0-5960-6970-8485-100

3. PETUNJUK PENSKORAN

Petunjuk penskoran (deterministik):
• Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial.
• Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru.
• Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri.
• Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru.
Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level.

4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BAB

Kode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 12.1.1 = Kelas 12, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah.

Bab 1 — Menulis Surat Lamaran Pekerjaan dan Daftar Riwayat Hidup yang Mengesankan (6 TP)

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
1TP 12.1.1Mengevaluasi gagasan dan pesan dari teks nonsastra surat lamaran pekerjaan berbentuk teks aural2
2TP 12.1.2Mengevaluasi informasi berupa gagasan dan pandangan dari teks surat lamaran pekerjaan berwujud teks visual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat berdasarkan kaidah logika berpikir2
3TP 12.1.3Menulis gagasan dan pandangan dalam teks surat lamaran pekerjaan secara logis, kritis, dan kreatif2
4TP 12.1.4Menulis gagasan dan pandangan dalam teks daftar riwayat hidup secara logis, kritis, dan kreatif2
5TP 12.1.5Mempresentasikan gagasan, pandangan, dan pesan dalam teks surat lamaran pekerjaan dan daftar riwayat hidup secara logis, sistematis, kritis, dan kreatif sesuai dengan norma kesopanan dan budaya Indonesia2
6TP 12.1.6Mempublikasikan hasil karya teks surat lamaran pekerjaan dan daftar riwayat hidup di media cetak, elektronik, dan/atau digital2

Bab 2 — Layar Kecil, Pikiran Besar: Literasi dari Film Pendek (5 TP)

NoKode TPTujuan PembelajaranJumlah Indikator
7TP 12.2.1Mengapresiasi teks sastra berbentuk teks aural melalui penyampaian kembali keunikan alur dan watak tokoh dari tayangan film pendek2
8TP 12.2.2Mengevaluasi informasi berupa gagasan, pandangan, dan pesan dari teks audiovisual film pendek untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat berdasarkan kaidah logika berpikir2
9TP 12.2.3Merefleksi gagasan dan pandangan berdasarkan kaidah logika berpikir dari teks audiovisual film hasil ekranisasi cerpen3
10TP 12.2.4Menulis gagasan dan imajinasi dalam tipe teks skenario film pendek secara logis, kritis, dan kreatif3
11TP 12.2.5Menyajikan karya sastra secara kreatif dan menarik melalui pembacaan naskah skenario film pendek3

5. RUBRIK KETERCAPAIAN PER TUJUAN PEMBELAJARAN

Bab 1 — Menulis Surat Lamaran Pekerjaan dan Daftar Riwayat Hidup yang Mengesankan

TP 12.1.1: Mengevaluasi gagasan dan pesan dari teks nonsastra surat lamaran pekerjaan berbentuk teks aural

Indikator Pencapaian:
1. Mengidentifikasi gagasan pokok dan pesan yang disampaikan dalam pembacaan teks surat lamaran pekerjaan.
2. Menilai ketepatan struktur dan keefektifan penyampaian pesan dari teks surat lamaran pekerjaan aural.

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum mampu mengidentifikasi gagasan maupun pesan dari teks surat lamaran pekerjaan yang didengar, memerlukan bimbingan penuh.Mampu mengidentifikasi sebagian gagasan pokok dan pesan dari teks yang disimak dengan bantuan pertanyaan pemantik dari guru.Mampu mengidentifikasi serta mengevaluasi ketepatan gagasan dan pesan dari teks surat lamaran pekerjaan aural secara mandiri dan logis.Mampu mengevaluasi gagasan dan pesan secara kritis serta memberikan rekomendasi perbaikan konstruktif terhadap efektivitas teks aural yang disimak.

TP 12.1.2: Mengevaluasi informasi berupa gagasan dan pandangan dari teks surat lamaran pekerjaan berwujud teks visual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat berdasarkan kaidah logika berpikir

Indikator Pencapaian:
1. Menemukan makna tersurat dan tersirat terkait kualifikasi serta pandangan pelamar dalam teks visual surat lamaran pekerjaan.
2. Menilai koherensi gagasan dan kesesuaian kualifikasi pelamar berdasarkan kaidah logika berpikir.

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum mampu menemukan makna tersurat maupun tersirat dalam teks visual surat lamaran pekerjaan tanpa intervensi intensif.Mampu menemukan informasi tersurat, tetapi masih kesulitan menafsirkan makna tersirat dan menguji kelogisan gagasan teks secara mandiri.Mampu menemukan makna tersurat dan tersirat serta mengevaluasi keselarasan gagasan dan pandangan berdasarkan kaidah logika berpikir secara tepat.Mampu menganalisis dan mengevaluasi makna tersirat secara mendalam, kritis, serta membandingkan validitas argumentasi teks secara komprehensif.

TP 12.1.3: Menulis gagasan dan pandangan dalam teks surat lamaran pekerjaan secara logis, kritis, dan kreatif

Indikator Pencapaian:
1. Menyusun sistematika dan unsur kebahasaan surat lamaran pekerjaan secara baku dan runut.
2. Mengembangkan argumentasi potensi diri secara logis, persuasif, dan kreatif sesuai posisi yang dituju.

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum mampu menyusun surat lamaran pekerjaan sesuai struktur dan kaidah bahasa; gagasan yang disampaikan belum logis.Mampu menyusun surat lamaran pekerjaan dengan struktur lengkap, namun pengembangan gagasan kualifikasi diri masih kaku atau minim kreativitas.Mampu menulis surat lamaran pekerjaan secara mandiri dengan struktur tepat, bahasa baku santun, serta paparan kualifikasi yang logis dan meyakinkan.Mampu menulis surat lamaran pekerjaan yang sangat persuasif, orisinal, kritis dalam memadukan kompetensi diri dengan profil institusi, dan bebas kesalahan kaidah.

TP 12.1.4: Menulis gagasan dan pandangan dalam teks daftar riwayat hidup secara logis, kritis, dan kreatif

Indikator Pencapaian:
1. Mengorganisasikan data riwayat hidup (identitas, riwayat pendidikan, pengalaman, dan keahlian) secara kronologis dan logis.
2. Merancang deskripsi capaian dan kompetensi diri secara kritis, proporsional, dan kreatif.

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum mampu menyusun data diri ke dalam format daftar riwayat hidup yang sistematis; informasi acak atau tidak lengkap.Mampu menyusun daftar riwayat hidup dengan format standar, namun deskripsi pengalaman dan kompetensi masih terbatas dan kurang menonjolkan nilai diri.Mampu menulis daftar riwayat hidup secara sistematis, logis, dan rapi dengan deskripsi kompetensi yang relevan serta berorientasi pada pencapaian.Mampu merancang daftar riwayat hidup profesional yang bernilai jual tinggi, menyajikan narasi keahlian secara kritis-kreatif, serta memiliki tata letak yang menarik.

TP 12.1.5: Mempresentasikan gagasan, pandangan, dan pesan dalam teks surat lamaran pekerjaan dan daftar riwayat hidup secara logis, sistematis, kritis, dan kreatif sesuai dengan norma kesopanan dan budaya Indonesia

Indikator Pencapaian:
1. Mempresentasikan profil kualifikasi diri dari surat lamaran dan daftar riwayat hidup secara runtut dan sistematis.
2. Menerapkan etika berbicara, intonasi, kontak mata, dan tata krama santun sesuai norma kesopanan dan budaya kerja Indonesia.

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum mampu mempresentasikan isi dokumen lamaran; artikulasi tidak jelas dan belum menerapkan norma kesopanan formal.Mampu mempresentasikan dokumen lamaran dengan bantuan catatan penuh; penyampaian masih kaku meskipun sudah menerapkan kesopanan dasar.Mampu mempresentasikan gagasan dan kualifikasi diri secara runtut, percaya diri, logis, serta menjunjung tinggi tata krama dan etika kesantunan Indonesia.Mampu mempresentasikan kualifikasi diri secara artikulatif, sangat persuasif, tanggap dalam sesi tanya jawab, serta menampilkan integritas budaya kerja yang unggul.

TP 12.1.6: Mempublikasikan hasil karya teks surat lamaran pekerjaan dan daftar riwayat hidup di media cetak, elektronik, dan/atau digital

Indikator Pencapaian:
1. Menyesuaikan format tata letak dan estetika dokumen portofolio lamaran kerja sesuai media publikasi yang dipilih.
2. Melakukan publikasi karya secara etis, aman, dan mematuhi norma perlindungan data pribadi.

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum mampu mempublikasikan hasil karya pada media yang ditentukan tanpa pendampingan teknis langsung dari guru.Mampu mengunggah atau mempublikasikan dokumen pada media cetak/digital, tetapi tata letak visual belum rapi atau pertimbangan privasi data belum optimal.Mampu mempublikasikan dokumen portofolio lamaran kerja pada media yang dipilih secara rapi, mandiri, dan memperhatikan etika publikasi digital.Mampu mempublikasikan portofolio diri secara profesional pada media digital/cetak dengan tata letak visual estetis, interaktif, dan kesadaran keamanan data yang prima.

Bab 2 — Layar Kecil, Pikiran Besar: Literasi dari Film Pendek

TP 12.2.1: Mengapresiasi teks sastra berbentuk teks aural melalui penyampaian kembali keunikan alur dan watak tokoh dari tayangan film pendek

Indikator Pencapaian:
1. Menyampaikan kembali dinamika dan keunikan jalinan alur cerita film pendek yang disimak secara koheren.
2. Menganalisis perwatakan tokoh beserta motivasi tindakannya berdasarkan dialog dan unsur aural film secara apresiatif.

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum mampu menceritakan alur film pendek yang disimak dan belum mengenali karakter para tokoh.Mampu menceritakan alur secara garis besar, namun belum mampu mengidentifikasi keunikan alur maupun kompleksitas watak tokoh.Mampu menceritakan kembali keunikan alur dan mendeskripsikan watak tokoh secara runtut, ekspresif, dan mendalam berdasarkan tayangan film yang disimak.Mampu mengapresiasi film secara kritis-reflektif, membedah kejutan alur (plot twist) dan dimensi psikologis tokoh secara fasih dan berwawasan sastra luas.

TP 12.2.2: Mengevaluasi informasi berupa gagasan, pandangan, dan pesan dari teks audiovisual film pendek untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat berdasarkan kaidah logika berpikir

Indikator Pencapaian:
1. Mengidentifikasi gagasan utama dan pesan moral baik yang tersurat maupun tersirat dalam teks audiovisual film pendek.
2. Menilai relevansi pesan dan pandangan sutradara dengan realitas kehidupan sosial menggunakan penalaran logis.

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum mampu mengidentifikasi pesan tersirat atau gagasan pokok dari teks audiovisual film pendek.Mampu menemukan makna tersurat dan sebagian pesan tersirat, namun penilaian kelogisan pesan masih bersifat subjektif dan belum sistematis.Mampu mengevaluasi gagasan, pandangan, dan pesan tersirat dalam film pendek secara tepat serta menghubungkannya dengan konteks sosial secara logis.Mampu membongkar simbol visual-aural, menafsirkan pesan implisit yang kompleks, dan mengevaluasi relevansi gagasan secara kritis-filosofis dengan argumentasi yang kokoh.

TP 12.2.3: Merefleksi gagasan dan pandangan berdasarkan kaidah logika berpikir dari teks audiovisual film hasil ekranisasi cerpen

Indikator Pencapaian:
1. Mengidentifikasi perbandingan gagasan dan alur cerita antara cerpen sumber dengan film hasil ekranisasi
2. Menilai keselarasan dan ketepatan transformasi adaptasi berdasarkan kaidah logika berpikir
3. Menyusun refleksi tertulis mengenai relevansi pandangan dan pesan sosial film terhadap realitas kehidupan

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum mampu mengidentifikasi perbedaan gagasan antara cerpen dan film hasil ekranisasi, serta refleksi yang diberikan belum memuat penalaran logis.Mampu mengidentifikasi perbedaan fakta atau alur dasar antara cerpen dan film hasil ekranisasi, namun refleksi kritis berdasarkan kaidah logika berpikir masih memerlukan bantuan panduan guru.Mampu membandingkan gagasan antarmedium secara tepat dan menyusun refleksi kritis yang logis, koheren, serta mandiri mengenai pesan dan pandangan dalam film ekranisasi.Mampu menganalisis transformasi estetika dan ideologi dari cerpen ke film secara mendalam, serta menghasilkan refleksi kritis yang orisinal dan mengaitkannya dengan fenomena sosial kontemporer secara komprehensif.

TP 12.2.4: Menulis gagasan dan imajinasi dalam tipe teks skenario film pendek secara logis, kritis, dan kreatif

Indikator Pencapaian:
1. Menerapkan konvensi penulisan skenario film pendek (scene heading, action line, character, dialogue, parenthetical) secara tepat
2. Mengembangkan premis cerita dengan konflik yang berakar pada logika sebab-akibat dan bernalar kritis
3. Menuangkan ide dan imajinasi kreatif melalui penokohan yang kuat serta dialog yang berkarakter

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Belum mampu menerapkan format dasar teks skenario film dan gagasan cerita yang disajikan belum membentuk alur drama yang logis.Mampu menerapkan sebagian konvensi format teks skenario film, namun pengembangan adegan, logika konflik, dan kedalaman dialog masih sederhana serta membutuhkan bimbingan intensif.Mampu menulis naskah skenario film pendek dengan kaidah format yang baku, menyajikan alur konflik yang logis-kritis, serta membangun dialog yang natural dan kreatif secara mandiri.Mampu menulis naskah skenario film pendek dengan struktur dramatik yang sangat rapi, format profesional, plot yang orisinal dan sarat pesan kritis, serta eksplorasi dialog dengan subteks emosional yang tinggi.

TP 12.2.5: Menyajikan karya sastra secara kreatif dan menarik melalui pembacaan naskah skenario film pendek

Indikator Pencapaian:
1. Melafalkan dialog dengan artikulasi yang jelas, volume proporsional, dan intonasi yang sesuai karakter peran
2. Menampilkan modulasi vokal, tempo, dan ekspresi penghayatan (penjiwaan emosi tokoh) secara tepat saat pembacaan naskah (table read)
3. Membangun dinamika dan harmoni pembacaan adegan secara komunikatif dan menarik perhatian pendengar

Belum BerkembangMulai BerkembangBerkembangSangat Berkembang
Membaca naskah skenario secara monoton, lafal kurang jelas, serta belum menunjukkan ekspresi maupun penghayatan emosi karakter peran.Membaca naskah skenario dengan kejelasan vokal yang cukup, namun intonasi dan ekspresi penjiwaan karakter masih kaku dan sering keluar dari konteks suasana adegan.Menyajikan pembacaan naskah skenario dengan artikulasi jelas, modulasi vokal ekspresif, penjiwaan karakter yang meyakinkan, serta ritme pembacaan yang terjaga secara mandiri.Menyajikan pembacaan naskah skenario secara sangat memukau layaknya pembacaan naskah profesional (table reading), dengan penguasaan karakter yang autentik, variasi emosi vokal yang hidup, dan daya pikat audiens yang tinggi.

6. CATATAN

KKTP semester ini mencakup Bab 1 — Menulis Surat Lamaran Pekerjaan dan Daftar Riwayat Hidup yang Mengesankan; Bab 2 — Layar Kecil, Pikiran Besar: Literasi dari Film Pendek (total 11 TP). Satu rubrik per TP; gunakan ringkasan per bab untuk administrasi dan rubrik detail per bab untuk mengajar.

Buat soal dari materi ini

Gunakan Generator Soal AI dengan mapel dan kelas yang sudah terisi.

Buat Penilaian dengan AI

Apa isi dokumen ini?

Dokumen ini merangkum komponen utama KKTP yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan administrasi pembelajaran.

Cara pakai dokumen ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan identitas sekolah, nama guru, dan kebutuhan kelas. Tinjau kembali isi dokumen agar selaras dengan kalender dan kondisi belajar setempat.

verified_user

Sesuai regulasi terbaru

Dokumen ini disusun berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) sesuai Keputusan Kepala BSKAP terbaru.