KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) BAHASA INDONESIA Semester 1 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
|---|
| Fase / Kelas | Fase F / Kelas 11 |
|---|
| Topik | Semester 1 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Pendekatan KKTP | rubrik |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
2. INTERVAL NILAI| Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| 0-59 | 60-69 | 70-84 | 85-100 |
3. PETUNJUK PENSKORANPetunjuk penskoran (deterministik): • Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial. • Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru. • Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri. • Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru. Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level. 4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BABKode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 11.1.1 = Kelas 11, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah. Bab 1 — Mengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 1 | TP 11.1.1 | Mengevaluasi informasi berupa gagasan dan pandangan dari teks visual argumentasi bertema produk pangan lokal Indonesia berdasarkan kaidah logika berpikir | 3 | | 2 | TP 11.1.2 | Merefleksi gagasan dan pandangan berdasarkan kaidah logika berpikir dari teks visual persuasi bertema ketahanan pangan lokal | 3 | | 3 | TP 11.1.3 | Menulis gagasan dan pandangan dalam teks argumentasi bertema pangan lokal Indonesia secara logis dan kritis | 3 | | 4 | TP 11.1.4 | Mempresentasikan gagasan dan kreativitas berbahasa melalui poster promosi produk pangan lokal Indonesia secara kritis dan kreatif sesuai dengan norma kesopanan dan budaya Indonesia | 3 |
Bab 2 — Menyajikan Berita Inovasi yang Menghibur (5 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 5 | TP 11.2.1 | Mengevaluasi gagasan dan pesan dari teks nonsastra berbentuk teks aural tentang inovasi di Indonesia | 3 | | 6 | TP 11.2.2 | Mengevaluasi informasi berupa gagasan dan pandangan dari teks audiovisual tentang inovasi untuk menemukan makna tersurat dan tersirat berdasarkan kaidah logika berpikir | 3 | | 7 | TP 11.2.3 | Merefleksi gagasan dan pandangan berdasarkan kaidah logika berpikir dari teks visual berita inovasi | 3 | | 8 | TP 11.2.4 | Menulis gagasan dan pandangan dalam teks berita tentang inovasi secara logis, kritis, dan kreatif | 3 | | 9 | TP 11.2.5 | Mempresentasikan gagasan dan pesan teks berita inovasi dalam bentuk monolog secara logis, sistematis, kritis, dan kreatif sesuai norma kesopanan | 3 |
Bab 3 — Menggali Nilai Sejarah Bangsa Melalui Cerita Pendek (5 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 10 | TP 11.3.1 | Mengapresiasi teks sastra berbentuk teks aural melalui pembacaan cerita pendek berlatar sejarah | 3 | | 11 | TP 11.3.2 | Mengevaluasi informasi berupa gagasan dan pandangan dari teks visual cerita pendek berlatar sejarah untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat berdasarkan kaidah logika berpikir | 3 | | 12 | TP 11.3.3 | Merefleksi gagasan dan pandangan berdasarkan kaidah logika berpikir dari teks visual cerita pendek berlatar sejarah | 2 | | 13 | TP 11.3.4 | Mempresentasikan pandangan dan pesan dalam teks monolog tentang latar belakang peristiwa sejarah dalam cerita pendek secara logis dan runtut | 2 | | 14 | TP 11.3.5 | Menulis imajinasi dan pandangan dalam teks cerita pendek secara kreatif | 3 |
5. RUBRIK KETERCAPAIAN PER TUJUAN PEMBELAJARANBab 1 — Mengenalkan Produk Pangan Lokal IndonesiaTP 11.1.1: Mengevaluasi informasi berupa gagasan dan pandangan dari teks visual argumentasi bertema produk pangan lokal Indonesia berdasarkan kaidah logika berpikirIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi fakta, opini, dan penalaran yang mendasari gagasan dalam teks visual argumentasi pangan lokal. 2. Menilai kesahihan hubungan antara premis dan kesimpulan serta ada/tidaknya kekeliruan berpikir (logical fallacy) dalam teks. 3. Menyimpulkan validitas dan akurasi pandangan penulis berdasarkan bukti pendukung yang disajikan. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu membedakan fakta dan opini serta belum dapat mendeteksi kelogisan penalaran dalam teks visual argumentasi pangan lokal tanpa bimbingan intensif. | Mampu mengidentifikasi fakta dan opini, tetapi membutuhkan panduan untuk menguji validitas penalaran antara premis dan kesimpulan teks. | Mampu mengevaluasi informasi, menguji kesahihan penalaran logis, dan membuktikan ada/tidaknya kesalahan berpikir dalam teks visual argumentasi secara mandiri. | Mampu mengevaluasi gagasan secara kritis dan komprehensif, menguraikan bias atau fallacy secara presisi, serta merumuskan alternatif penalaran logis berbasis data pembanding yang relevan. |
TP 11.1.2: Merefleksi gagasan dan pandangan berdasarkan kaidah logika berpikir dari teks visual persuasi bertema ketahanan pangan lokalIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan pesan persuasif dan daya bujuk yang digunakan dalam teks visual ketahanan pangan. 2. Mengaitkan ajakan teks persuasi dengan fenomena nyata ketahanan pangan di lingkungan sekitar. 3. Merumuskan sikap kritis dan pertimbangan logis pribadi terhadap efektivitas pesan persuasi tersebut. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menangkap pesan ajakan teks visual persuasi dan belum dapat mengaitkannya dengan situasi ketahanan pangan di kehidupan nyata. | Mampu mengenali pesan ajakan, namun refleksi yang diberikan masih bersifat permukaan dan memerlukan pertanyaan pemantik dari guru. | Mampu merefleksikan pesan persuasi secara logis, menghubungkannya dengan konteks ketahanan pangan di daerahnya, serta menyajikan tanggapan kritis secara mandiri. | Mampu memberikan refleksi mendalam dan kontekstual, mengevaluasi efektivitas teknik persuasi teks, serta merancang rekomendasi aksi konkret dalam mendukung ketahanan pangan lokal. |
TP 11.1.3: Menulis gagasan dan pandangan dalam teks argumentasi bertema pangan lokal Indonesia secara logis dan kritisIndikator Pencapaian: 1. Menyusun struktur teks argumentasi (tesis, argumen pendukung, simpulan/rekomendasi) secara terpadu. 2. Mengembangkan argumen berbasis fakta/data valid dengan penalaran sebab-akibat yang runtut. 3. Menerapkan konjungsi kausalitas/intrakalimat serta kaidah ejaan bahasa Indonesia secara tepat. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyusun struktur teks argumentasi secara utuh; gagasan tidak didukung fakta pendukung dan alur penalaran masih membingungkan. | Menulis teks argumentasi dengan struktur yang cukup lengkap, namun data pendukung masih terbatas dan terdapat inkonsistensi kelogisan antarkalimat. | Menulis teks argumentasi bertema pangan lokal dengan struktur utuh, penalaran logis, didukung data/fakta valid, serta penggunaan kaidah bahasa yang tepat secara mandiri. | Menulis teks argumentasi yang sangat kritis, runtut, dan persuasif dengan sintesis ragam data mutakhir serta penggunaan gaya bahasa yang kaya, presisi, dan orisinal. |
TP 11.1.4: Mempresentasikan gagasan dan kreativitas berbahasa melalui poster promosi produk pangan lokal Indonesia secara kritis dan kreatif sesuai dengan norma kesopanan dan budaya IndonesiaIndikator Pencapaian: 1. Menyajikan poster promosi dengan komposisi visual dan pilihan kata (slogan/diksi) yang menarik serta komunikatif. 2. Menyampaikan presentasi lisan dengan intonasi, artikulasi, dan alur penjelasan yang runtut serta meyakinkan. 3. Menunjukkan sikap santun, etika berbicara, dan penghormatan terhadap audiens sesuai norma budaya Indonesia. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum percaya diri dalam berbicara; gagasan poster promosi belum tersampaikan dengan jelas serta belum menerapkan etika presentasi yang memadai. | Mampu mempresentasikan poster promosi, tetapi pelafalan/intonasi masih kaku dan sesekali belum konsisten menerapkan norma kesantunan berbahasa. | Mempresentasikan gagasan poster secara kreatif, lugas, dan percaya diri serta konsisten menerapkan norma kesopanan dan budaya Indonesia secara mandiri. | Mempresentasikan karya dengan sangat memikat, interaktif, dan retorika yang kuat; mampu mempertahankan gagasan secara elegan dan kritis saat menanggapi audiens. |
Bab 2 — Menyajikan Berita Inovasi yang MenghiburTP 11.2.1: Mengevaluasi gagasan dan pesan dari teks nonsastra berbentuk teks aural tentang inovasi di IndonesiaIndikator Pencapaian: 1. Mencatat gagasan utama dan detail informasi faktual dari teks inovasi yang disimak (aural). 2. Menilai kesesuaian pesan penutur dengan konteks kebutuhan inovasi masyarakat. 3. Mengkritisi kejelasan, objektivitas, dan kredibilitas informasi dalam paparan aural tersebut. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kesulitan menangkap informasi penting dari teks yang didengar dan belum mampu menjelaskan kembali pesan inti teks inovasi. | Mampu mengidentifikasi gagasan umum teks aural, namun kesulitan memisahkan fakta penting dari opini penutur tanpa arahan. | Mampu mengevaluasi gagasan, menangkap pesan tersurat, serta menilai objektivitas dan kredibilitas paparan inovasi secara akurat dan mandiri. | Mampu menganalisis pesan tersirat teks aural secara mendalam, mengevaluasi bobot inovasi secara kritis, serta membandingkannya dengan tren iptek relevan secara komparatif. |
TP 11.2.2: Mengevaluasi informasi berupa gagasan dan pandangan dari teks audiovisual tentang inovasi untuk menemukan makna tersurat dan tersirat berdasarkan kaidah logika berpikirIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi data tersurat (narasi lisan, grafis, teks tayang) dalam media audiovisual inovasi. 2. Menafsirkan makna tersirat dan intensi komunikatif pembuat tayangan secara logis. 3. Menilai keselarasan antara unsur visual, audio, dan muatan pesan berdasarkan kaidah logika berpikir. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Hanya mampu menyebutkan elemen visual tayangan tanpa berhasil mengurai informasi tersurat apalagi menemukan makna tersirat. | Mampu menemukan makna tersurat pada video, namun memerlukan bimbingan untuk menafsirkan pesan implisit di balik tayangan. | Mampu menguraikan makna tersurat dan tersirat secara logis serta mengevaluasi keselarasan audio-visual dalam menyampaikan inovasi secara mandiri. | Mampu membongkar makna tersirat yang kompleks, mengkritisi sudut pandang media dan konstruksi pesan audiovisual secara tajam, serta menguji validitas fakta ilmiahnya. |
TP 11.2.3: Merefleksi gagasan dan pandangan berdasarkan kaidah logika berpikir dari teks visual berita inovasiIndikator Pencapaian: 1. Menganalisis dampak dan keterterapan inovasi yang disajikan dalam teks visual berita. 2. Menimbang nilai kemanfaatan dan potensi tantangan inovasi secara kritis berbasis fakta berita. 3. Merumuskan simpulan reflektif mengenai peran inovasi tersebut bagi kemajuan bangsa. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu merefleksikan gagasan berita; tanggapan yang diberikan sebatas menyalin kalimat berita tanpa ada penalaran personal. | Mampu memberikan tanggapan terhadap isi berita inovasi, tetapi argumen pendukungnya belum berpijak pada logika yang kokoh. | Mampu merefleksikan dampak dan urgensi berita inovasi secara logis, mengidentifikasi tantangannya, serta menyusun simpulan reflektif mandiri. | Mampu menyajikan refleksi komprehensif berwawasan masa depan, mengaitkan gagasan berita dengan solusi tantangan sosial-teknologi, dan mengusulkan tindak lanjut adaptif. |
TP 11.2.4: Menulis gagasan dan pandangan dalam teks berita tentang inovasi secara logis, kritis, dan kreatifIndikator Pencapaian: 1. Menyusun kerangka dan teks berita dengan struktur standar (kepala berita, tubuh berita, ekor berita) sesuai rumus 5W+1H / ADIKSIMBA. 2. Mengembangkan gagasan orisinal bertema inovasi dengan sudut pandang (angle) jurnalistik yang tajam dan faktual. 3. Menerapkan bahasa jurnalistik yang padat, lugas, komunikatif, serta terbebas dari kesalahan ejaan. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyusun teks berita secara lengkap; unsur ADIKSIMBA tidak terpenuhi dan informasi yang ditulis fiktif/tidak terverifikasi. | Menulis teks berita dengan struktur yang cukup memadai, namun sudut pandang masih monoton dan terdapat kalimat ambigu atau tidak efektif. | Menulis teks berita tentang inovasi secara utuh, memenuhi kaidah 5W+1H secara logis dan faktual, dengan bahasa jurnalistik yang efektif secara mandiri. | Menulis teks berita yang memuat angle inovatif, pemaparan sangat kritis dan berimbang, gaya bahasa kreatif-jurnalistik yang memikat, serta standar kelayakan publikasi media. |
TP 11.2.5: Mempresentasikan gagasan dan pesan teks berita inovasi dalam bentuk monolog secara logis, sistematis, kritis, dan kreatif sesuai norma kesopananIndikator Pencapaian: 1. Menyusun gagasan dan pesan teks berita inovasi secara logis dan runtut dalam bentuk monolog 2. Menyampaikan analisis kritis dan kreatif terkait manfaat inovasi dengan artikulasi serta intonasi yang tepat 3. Menerapkan gestur, kontak mata, dan ragam bahasa yang santun sesuai norma kesopanan | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyusun dan menyampaikan pokok berita secara runtut; penyampaian monolog tidak lancar serta belum menunjukkan sikap dan bahasa yang sopan. | Mampu menyampaikan pokok berita inovasi secara umum dengan bantuan teks naskah penuh, namun alur penyampaian masih melompat-lompat dan daya kritis belum tampak. | Mampu mempresentasikan gagasan dan pesan berita inovasi secara mandiri, runtut, dan kritis dengan teknik monolog yang kreatif serta bahasa yang santun. | Mempresentasikan materi berita inovasi secara sangat percaya diri, fasih, dan persuasif; mampu menyajikan sudut pandang kritis baru yang relevan dengan tata krama yang patut dicontoh. |
Bab 3 — Menggali Nilai Sejarah Bangsa Melalui Cerita PendekTP 11.3.1: Mengapresiasi teks sastra berbentuk teks aural melalui pembacaan cerita pendek berlatar sejarahIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi unsur intrinsik dan latar sejarah dari teks aural cerpen yang disimak 2. Mengemukakan tanggapan mengenai keindahan bahasa dan penuturan dalam pembacaan cerpen 3. Menemukan nilai-nilai kemanusiaan dan sejarah yang tersirat dalam rekaman pembacaan cerpen | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi peristiwa dan tokoh dalam cerpen yang diperdengarkan serta belum dapat memberikan respons apresiatif. | Mampu mengenali alur dan nama tokoh dari teks aural, namun tanggapan apresiasi terhadap estetika bahasa dan latar sejarah masih memerlukan stimulasi pertanyaan pemantik. | Mampu mengidentifikasi unsur pembangun cerpen aural secara mandiri dan mengapresiasi nilai sejarah serta estetika pembacaan dengan argumen yang jelas. | Mampu mengekspresikan apresiasi mendalam terhadap nuansa estetis pembacaan cerpen aural serta mengelaborasikan nilai sejarah dengan sensitivitas emosional dan intelektual yang matang. |
TP 11.3.2: Mengevaluasi informasi berupa gagasan dan pandangan dari teks visual cerita pendek berlatar sejarah untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat berdasarkan kaidah logika berpikirIndikator Pencapaian: 1. Menemukan informasi faktual sejarah yang tersurat di dalam teks cerpen visual 2. Menganalisis makna tersirat dan sudut pandang pengarang berdasarkan hubungan sebab-akibat antarkejadian 3. Menilai keselarasan pesan cerita dengan fakta sejarah menggunakan prinsip logika berpikir | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu membedakan informasi tersurat dan tersirat serta menarik kesimpulan yang tidak berdasar pada isi teks cerpen. | Mampu mengidentifikasi fakta tersurat dari teks, tetapi penafsiran terhadap makna tersirat masih kurang tepat dan membutuhkan bimbingan logika. | Mampu menemukan makna tersurat dan tersirat secara akurat serta mengevaluasi pandangan pengarang dengan penalaran logis yang didukung bukti tekstual. | Mampu menganalisis lapis-lapis makna tersirat secara tajam, menguji validitas historis teks secara kritis, dan mengemukakan sintesis evaluatif yang komprehensif. |
TP 11.3.3: Merefleksi gagasan dan pandangan berdasarkan kaidah logika berpikir dari teks visual cerita pendek berlatar sejarahIndikator Pencapaian: 1. Menghubungkan konflik atau resolusi peristiwa sejarah dalam cerpen dengan fenomena sosial masa kini 2. Merumuskan simpulan personal yang rasional atas nilai moral yang ditawarkan dalam cerpen | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengaitkan pesan dalam cerpen dengan realitas di luar teks dan tidak menunjukkan pemaknaan reflektif. | Mampu menyebutkan pelajaran moral cerita, namun belum dapat mengaitkannya secara logis dengan konteks kehidupan pribadi atau masyarakat saat ini. | Mampu merefleksikan gagasan dalam cerpen secara mandiri dengan menghubungkannya pada kehidupan nyata melalui pertimbangan akal sehat dan kaidah berpikir runtut. | Mampu menarik refleksi kritis multidimensional yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan proyeksi masa depan, serta merumuskan sikap bijak yang kontekstual. |
TP 11.3.4: Mempresentasikan pandangan dan pesan dalam teks monolog tentang latar belakang peristiwa sejarah dalam cerita pendek secara logis dan runtutIndikator Pencapaian: 1. Menguraikan konteks kronologis peristiwa sejarah yang mendasari cerpen secara terstruktur 2. Menyampaikan pandangan personal dan pesan moral sejarah melalui monolog dengan argumen logis dan artikulatif | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penyampaian monolog tidak terstruktur, informasi latar sejarah tidak akurat, serta argumen yang disampaikan tidak logis. | Mampu menyampaikan latar sejarah cerita pendek secara ringkas, namun transisi antargagasan masih melompat dan artikulasi kurang terjaga. | Mampu menyajikan monolog secara runtut dan logis mengenai latar belakang sejarah cerpen dengan tempo, volume, dan intonasi yang komunikatif. | Menyajikan monolog sejarah dengan penguasaan panggung yang prima, retorika memikat, pengurutan peristiwa kronologis yang sempurna, serta bobot pesan yang menginspirasi. |
TP 11.3.5: Menulis imajinasi dan pandangan dalam teks cerita pendek secara kreatifIndikator Pencapaian: 1. Menyusun kerangka cerpen dengan memadukan unsur imajinasi dan latar sejarah/sosial yang kredibel 2. Mengembangkan alur cerita yang utuh (orientasi, komplikasi, klimaks, resolusi) dengan karakterisasi yang hidup 3. Menggunakan variasi gaya bahasa (majas) dan konvensi penulisan sastra secara kreatif | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyusun alur cerita yang berkesinambungan; tulisan belum memenuhi format cerpen dan miskin unsur imajinatif. | Mampu menyusun cerpen sederhana dengan struktur umum, tetapi perkembangan karakter dan penyelesaian konflik masih klise serta diksi yang digunakan terbatas. | Mampu menulis cerita pendek yang utuh, menarik, dan kreatif dengan eksplorasi imajinasi yang padu, gaya bahasa yang variatif, serta pesan cerita yang jelas. | Menghasilkan cerpen orisinal dengan kekuatan plot yang memikat, konflik emosional yang matang, teknik narasi yang berbobot, serta penggunaan bahasa sastra yang sangat estetis. |
6. CATATANKKTP semester ini mencakup Bab 1 — Mengenalkan Produk Pangan Lokal Indonesia; Bab 2 — Menyajikan Berita Inovasi yang Menghibur; Bab 3 — Menggali Nilai Sejarah Bangsa Melalui Cerita Pendek (total 14 TP). Satu rubrik per TP; gunakan ringkasan per bab untuk administrasi dan rubrik detail per bab untuk mengajar. |