KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP) ANTROPOLOGI Semester 1 1. IDENTITAS| Mata Pelajaran | Antropologi |
|---|
| Fase / Kelas | Fase F / Kelas 12 |
|---|
| Topik | Semester 1 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Pendekatan KKTP | rubrik |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
2. INTERVAL NILAI| Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| 0-59 | 60-69 | 70-84 | 85-100 |
3. PETUNJUK PENSKORANPetunjuk penskoran (deterministik): • Belum Berkembang (0-59): indikator dasar belum tercapai; perlu intervensi/remedial. • Mulai Berkembang (60-69): sebagian indikator tercapai dengan bantuan guru. • Berkembang (70-84): indikator utama tercapai secara mandiri. • Sangat Berkembang (85-100): melampaui indikator; mampu mentransfer/menjelaskan ke konteks baru. Nilai numerik dipetakan ke level di atas sesuai interval. Deskripsi rubrik per TP menjelaskan bukti observasi di tiap level. 4. RINGKASAN KETERCAPAIAN PER BABKode TP: Kelas.Bab.Urutan TP — contoh TP 12.1.1 = Kelas 12, Bab 1, TP ke-1. Penomoran ini penunjuk urutan internal dokumen, bukan format baku Pemerintah. Bab 1 — Antropologi Sosial dan Antropologi Budaya (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 1 | TP 12.1.1 | Menjelaskan konsep dasar Antropologi sebagai disiplin keilmuan mencakup ruang lingkup antropologi sosial dan antropologi budaya | 2 | | 2 | TP 12.1.2 | Mengintegrasikan konsep dasar dan ruang lingkup antropologi sosial dan antropologi budaya secara bermakna dan kontekstual dalam menganalisis fenomena budaya | 2 | | 3 | TP 12.1.3 | Menerapkan prinsip relativisme budaya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk penghargaan terhadap keberagaman nilai dan norma budaya | 2 | | 4 | TP 12.1.4 | Merekomendasi solusi berdasarkan penerapan antropologi dalam mempromosikan pemahaman lintas budaya dan menghargai keragaman budaya di komunitas | 2 |
Bab 2 — Kebudayaan (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 5 | TP 12.2.1 | Menjelaskan konsep dasar kebudayaan sebagai objek kajian utama dalam Antropologi | 2 | | 6 | TP 12.2.2 | Menganalisis keterkaitan antarunsur kebudayaan yang saling mempengaruhi dan berhubungan | 2 | | 7 | TP 12.2.3 | Menganalisis perkembangan kebudayaan seiring perubahan sosial, teknologi, dan interaksi antarbudaya | 2 | | 8 | TP 12.2.4 | Mengidentifikasi wawasan tentang interaksi sosial dan kebudayaan melalui pengamatan lapangan sederhana | 2 |
Bab 3 — Sistem Sosial dan Nilai Budaya (4 TP)| No | Kode TP | Tujuan Pembelajaran | Jumlah Indikator |
|---|
| 9 | TP 12.3.1 | Menjelaskan konsep dasar dan unsur-unsur sistem sosial dan sistem budaya dalam kajian antropologi | 2 | | 10 | TP 12.3.2 | Menganalisis keterkaitan antara struktur sosial dan perilaku sosial masyarakat dalam fenomena budaya | 2 | | 11 | TP 12.3.3 | Menganalisis dinamika sosial dan budaya masyarakat menggunakan perspektif emik dan etik | 2 | | 12 | TP 12.3.4 | Merekomendasikan solusi untuk mempromosikan pemahaman lintas budaya berdasarkan dinamika nilai budaya di komunitas | 2 |
5. RUBRIK KETERCAPAIAN PER TUJUAN PEMBELAJARANBab 1 — Antropologi Sosial dan Antropologi BudayaTP 12.1.1: Menjelaskan konsep dasar Antropologi sebagai disiplin keilmuan mencakup ruang lingkup antropologi sosial dan antropologi budayaIndikator Pencapaian: 1. Mendefinisikan pengertian, karakteristik, dan fokus kajian antropologi sebagai disiplin ilmu 2. Membedakan ruang lingkup kajian antara antropologi sosial dan antropologi budaya beserta contoh kajiannya | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mendefinisikan antropologi sebagai disiplin ilmu dan keliru dalam membedakan ruang lingkup antropologi sosial serta antropologi budaya. | Mampu mendefinisikan antropologi secara sederhana dan menyebutkan ruang lingkupnya, namun pembedaan antara antropologi sosial dan antropologi budaya masih memerlukan arahan guru. | Mampu menjelaskan konsep dasar antropologi serta membedakan ruang lingkup antropologi sosial dan antropologi budaya secara tepat, jelas, dan mandiri. | Mampu menguraikan konsep dasar antropologi secara komprehensif, menganalisis kaitan komplementer antara antropologi sosial dan budaya, serta memberikan contoh kasus mutakhir secara orisinal. |
TP 12.1.2: Mengintegrasikan konsep dasar dan ruang lingkup antropologi sosial dan antropologi budaya secara bermakna dan kontekstual dalam menganalisis fenomena budayaIndikator Pencapaian: 1. Mengaitkan konsep antropologi sosial dan antropologi budaya dengan peristiwa atau fenomena budaya konkret di masyarakat 2. Menganalisis fenomena budaya kontekstual menggunakan sudut pandang antropologi sosial dan budaya secara terstruktur | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengaitkan konsep antropologi sosial maupun antropologi budaya dengan fenomena budaya yang terjadi di sekitar. | Mampu mengenali fenomena budaya kontekstual, namun analisis yang mengintegrasikan konsep antropologi sosial dan budaya masih bersifat deskriptif permukaan dan membutuhkan pendampingan. | Mampu mengintegrasikan konsep dasar dan ruang lingkup antropologi sosial dan budaya secara tepat untuk membedah fenomena budaya lokal/nasional secara kontekstual dan mandiri. | Mampu mengintegrasikan konsep-konsep antropologi sosial dan budaya secara kritis, multidimensional, dan mendalam dalam menganalisis fenomena budaya kompleks serta menyajikan sintesis analisis yang orisinal. |
TP 12.1.3: Menerapkan prinsip relativisme budaya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk penghargaan terhadap keberagaman nilai dan norma budayaIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi contoh sikap yang mencerminkan penghormatan terhadap relativisme budaya lawan dari etnosentrisme 2. Menunjukkan perilaku atau respons yang tidak menghakimi (non-judgmental) terhadap perbedaan norma dan nilai budaya dalam keseharian | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mengenali prinsip relativisme budaya dan masih menunjukkan penilaian bias/etnosentris terhadap praktik budaya kelompok lain. | Mampu memahami prinsip relativisme budaya secara konsep, tetapi masih memerlukan bimbingan saat harus merefleksikannya dalam menyikapi perbedaan nilai dan norma di kehidupan sehari-hari. | Mampu menerapkan prinsip relativisme budaya secara konsisten dalam merespons keberagaman nilai dan norma di lingkungan sekitar tanpa tendensi menghakimi secara mandiri. | Mampu mempraktikkan prinsip relativisme budaya secara konsisten, aktif mempromosikan sikap inklusif, serta mampu memediasi prasangka atau stereotip budaya yang muncul di lingkungannya. |
TP 12.1.4: Merekomendasi solusi berdasarkan penerapan antropologi dalam mempromosikan pemahaman lintas budaya dan menghargai keragaman budaya di komunitasIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi tantangan relasi atau stereotip lintas budaya di komunitas sekitar 2. Menyusun rekomendasi solusi realistis berbasis pendekatan antropologis untuk memperkuat kohesi dan penghargaan atas keberagaman | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi problem kesalahpahaman lintas budaya di komunitas dan belum dapat merumuskan rekomendasi pemecahan masalah. | Mampu mengidentifikasi adanya gesekan atau stereotip budaya di komunitas, namun rekomendasi yang diajukan masih bersifat umum dan belum memanfaatkan pendekatan antropologis secara jelas. | Mampu menyusun rekomendasi solusi yang logis, kontekstual, dan aplikatif berbasis pendekatan antropologis guna membangun pemahaman lintas budaya di komunitas secara mandiri. | Mampu merumuskan rekomendasi solusi berbasis antropologis yang komprehensif, inovatif, dan kolaboratif, serta dilengkapi tahapan aksi nyata yang terukur untuk diimplementasikan di komunitas. |
Bab 2 — KebudayaanTP 12.2.1: Menjelaskan konsep dasar kebudayaan sebagai objek kajian utama dalam AntropologiIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan pengertian kebudayaan menurut antropologi dan karakteristik universalnya 2. Mengklasifikasikan tiga wujud kebudayaan (ide/gagasan, aktivitas/tindakan, dan artefak/benda fisik) beserta contoh konkretnya | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mendefinisikan kebudayaan secara antropologis dan belum dapat membedakan ketiga wujud kebudayaan. | Mampu mendefinisikan kebudayaan secara teoritis, namun masih kesulitan dan membutuhkan bantuan guru dalam mengklasifikasikan ketiga wujud kebudayaan secara tepat. | Mampu menjelaskan konsep dasar kebudayaan, sifat-sifatnya, serta mengklasifikasikan wujud gagasan, aktivitas, dan artefak beserta contoh yang sesuai secara mandiri. | Mampu menguraikan konsep dasar kebudayaan secara mendalam, menganalisis dialektika keterkaitan antara ide, aktivitas, dan artefak, serta memberikan ilustrasi komparatif antarkebudayaan secara tepat. |
TP 12.2.2: Menganalisis keterkaitan antarunsur kebudayaan yang saling mempengaruhi dan berhubunganIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi tujuh unsur kebudayaan universal (bahasa, sistem religi, sistem mata pencaharian, sistem kekerabatan, pengetahuan, teknologi/peralatan, kesenian) 2. Menganalisis keterkaitan timbal balik antarunsur kebudayaan dalam mempertahankan eksistensi masyarakat | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi unsur-unsur kebudayaan universal dan melihat kebudayaan hanya sebagai bagian-bagian yang terpisah. | Mampu menyebutkan tujuh unsur kebudayaan universal, namun analisis keterkaitan dan pengaruh timbal balik antarunsur masih membutuhkan bantuan dan pancingan pertanyaan. | Mampu menganalisis keterkaitan fungsional dan saling ketergantungan antarunsur kebudayaan secara sistematis dan mandiri menggunakan contoh kasus nyata. | Mampu menganalisis hubungan sistemik antarunsur kebudayaan secara holistik, mendeteksi efek domino perubahan satu unsur terhadap unsur lainnya, serta memaparkannya dengan argumentasi yang runtut. |
TP 12.2.3: Menganalisis perkembangan kebudayaan seiring perubahan sosial, teknologi, dan interaksi antarbudayaIndikator Pencapaian: 1. Menjelaskan bentuk-bentuk proses dinamika kebudayaan (seperti difusi, akulturasi, asimilasi, dan inovasi) 2. Menganalisis pengaruh modernisasi, perkembangan teknologi digital, dan kontak antarbudaya terhadap pergeseran kebudayaan lokal | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengenali faktor dan bentuk perubahan kebudayaan akibat perkembangan sosial, teknologi, maupun kontak budaya. | Mampu menyebutkan bentuk dinamika budaya (misal akulturasi atau asimilasi), namun analisis dampak sosial dan teknologi terhadap perkembangan budaya masih terbatas dan perlu diarahkan. | Mampu menganalisis secara mandiri faktor-faktor pendorong perkembangan kebudayaan serta mengkaji dampak perubahan sosial, teknologi, dan interaksi antarbudaya terhadap tradisi lokal. | Mampu mengevaluasi dinamika transformasi budaya kontemporer secara kritis, menganalisis fenomena hibriditas budaya di era digital, serta merumuskan proyeksi keberlanjutan budaya lokal. |
TP 12.2.4: Mengidentifikasi wawasan tentang interaksi sosial dan kebudayaan melalui pengamatan lapangan sederhanaIndikator Pencapaian: 1. Menyusun instrumen observasi sederhana untuk mengamati interaksi sosial dan praktik budaya di lingkungan sekitar 2. Mengidentifikasi temuan, pola relasi sosial, dan makna budaya berdasarkan data observasi lapangan | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menyusun panduan observasi dan belum memperoleh wawasan mengenai interaksi budaya dari observasi yang dilakukan. | Mampu melakukan pengamatan lapangan sederhana, tetapi pencatatan data masih terbatas pada deskripsi fisik dan memerlukan panduan dalam mengidentifikasi makna interaksi budaya di baliknya. | Mampu melaksanakan observasi lapangan secara terencana, mencatat data faktual, dan mengidentifikasi pola interaksi sosial serta wawasan kebudayaan secara tepat dan mandiri. | Mampu melakukan observasi lapangan secara mendalam dengan etika antropologis yang baik, menghasilkan deskripsi padat (thick description), serta merefleksikan makna kultural temuan lapangan secara kritis. |
Bab 3 — Sistem Sosial dan Nilai BudayaTP 12.3.1: Menjelaskan konsep dasar dan unsur-unsur sistem sosial dan sistem budaya dalam kajian antropologiIndikator Pencapaian: 1. Mendefinisikan dan membedakan konsep dasar sistem sosial dan sistem budaya dalam kajian antropologi. 2. Menguraikan unsur-unsur pembentuk sistem sosial (pranata, status, peranan) dan sistem budaya (gagasan, nilai, norma) dalam masyarakat. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu menjelaskan konsep dasar maupun unsur-unsur sistem sosial dan sistem budaya secara tepat, serta membutuhkan bimbingan penuh dari pendidik. | Mampu menjelaskan konsep dasar sistem sosial atau sistem budaya, namun masih keliru dan terbatas dalam mengidentifikasi unsur-unsur pembentuk keduanya tanpa panduan. | Mampu menjelaskan konsep dasar, perbedaan, serta unsur-unsur sistem sosial dan sistem budaya secara runtut, tepat, dan mandiri disertai contoh sederhana. | Mampu menjelaskan konsep dasar dan unsur-unsur sistem sosial dan sistem budaya secara komprehensif, mendalam, serta mampu menganalisis hubungan dialektis di antara keduanya dalam kehidupan nyata. |
TP 12.3.2: Menganalisis keterkaitan antara struktur sosial dan perilaku sosial masyarakat dalam fenomena budayaIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi bentuk struktur sosial (stratifikasi dan diferensiasi) yang terdapat dalam suatu fenomena budaya. 2. Menganalisis pengaruh kedudukan atau peran sosial individu/kelompok terhadap pembentukan pola perilaku sosial dalam konteks budaya. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi struktur sosial maupun menganalisis kaitannya dengan perilaku sosial masyarakat pada fenomena budaya yang disajikan. | Mampu menyebutkan bentuk struktur sosial dalam fenomena budaya, tetapi belum dapat menghubungkannya secara logis dengan pola perilaku sosial masyarakat. | Mampu menganalisis keterkaitan antara struktur sosial dan perilaku sosial masyarakat dalam fenomena budaya secara logis, terstruktur, dan mandiri. | Mampu menganalisis secara kritis dan mendalam keterkaitan struktur sosial dan perilaku sosial, serta memprediksi implikasi pergeseran struktur terhadap transformasi perilaku budaya masyarakat. |
TP 12.3.3: Menganalisis dinamika sosial dan budaya masyarakat menggunakan perspektif emik dan etikIndikator Pencapaian: 1. Membedakan data dinamika sosial budaya berdasarkan sudut pandang pelaku budaya (emik) dan sudut pandang peneliti/pengamat luar (etik). 2. Menganalisis faktor pendorong dinamika sosial dan budaya dengan mengintegrasikan temuan perspektif emik dan etik secara objektif. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu membedakan sudut pandang emik dan etik, serta belum mampu mendeskripsikan dinamika sosial dan budaya yang terjadi pada komunitas. | Mampu mendefinisikan perspektif emik dan etik, tetapi masih mencampuradukkan kedua sudut pandang atau bias personal saat menganalisis dinamika sosial budaya. | Mampu menganalisis dinamika sosial dan budaya masyarakat menggunakan perspektif emik dan etik secara proporsional, objektif, dan mandiri. | Mampu menyintesis perspektif emik dan etik secara reflektif dan komprehensif (thick description) untuk menjelaskan kompleksitas dinamika sosial dan budaya masyarakat. |
TP 12.3.4: Merekomendasikan solusi untuk mempromosikan pemahaman lintas budaya berdasarkan dinamika nilai budaya di komunitasIndikator Pencapaian: 1. Mengidentifikasi tantangan atau potensi konflik nilai budaya yang timbul akibat dinamika interaksi sosial di komunitas. 2. Merumuskan rekomendasi solusi berbasis prinsip relativisme budaya yang aplikatif untuk memperkuat pemahaman lintas budaya. | Belum Berkembang | Mulai Berkembang | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Belum mampu mengidentifikasi tantangan nilai budaya di komunitas maupun merumuskan usulan solusi pemahaman lintas budaya. | Mampu mengenali persoalan dinamika nilai budaya di komunitas, namun solusi yang diajukan masih bersifat normatif, umum, dan belum kontekstual. | Mampu merekomendasikan solusi yang kontekstual, terarah, dan aplikatif untuk mempromosikan pemahaman lintas budaya berdasarkan dinamika nilai budaya komunitas. | Mampu merancang rekomendasi program aksi yang inovatif, solutif, dan realistis dengan melibatkan strategi kolaboratif komunitas guna menghargai keragaman nilai budaya. |
6. CATATANKKTP semester ini mencakup Bab 1 — Antropologi Sosial dan Antropologi Budaya; Bab 2 — Kebudayaan; Bab 3 — Sistem Sosial dan Nilai Budaya (total 12 TP). Satu rubrik per TP; gunakan ringkasan per bab untuk administrasi dan rubrik detail per bab untuk mengajar. |