Modul AjarPertemuan 9Bab 4Fase CSemester 2

Modul Ajar Seni Teater Kelas 6: Refleksi dan Apresiasi Pementasan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 6 dengan topik "Refleksi dan Apresiasi Pementasan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 6: Refleksi dan Apresiasi Pementasan

Seni Teater - Kelas 6

Bab 4 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Refleksi dan Apresiasi Pementasan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikRefleksi dan Apresiasi Pementasan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menceritakan pendapatnya tentang pengalaman bermain teater dan kerja sama kelompok selama proses pementasan dengan kalimat yang jelas dan runtut.
  2. Murid mampu mengevaluasi proses pementasan akhir secara berkelompok dengan mengidentifikasi hal-hal yang berjalan baik dan hal-hal yang perlu diperbaiki.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa momen paling berkesan yang kalian rasakan selama proses latihan hingga pementasan akhir?
  2. Menurut kalian, apakah kerja sama kelompok sudah berjalan dengan baik? Apa buktinya?
  3. Jika kalian bisa mengulang satu bagian dari pementasan ini, bagian mana yang ingin kalian perbaiki dan mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengumpulkan seluruh murid di satu ruangan yang nyaman (bisa di kelas atau aula), mengatur tempat duduk membentuk lingkaran atau setengah lingkaran agar suasana terasa hangat dan setara.
  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid bersyukur bersama karena telah berhasil menyelesaikan pementasan akhir dan menjalani proses pembelajaran teater di kelas 6 dengan baik.
  • Guru memberikan apresiasi verbal yang tulus kepada seluruh murid atas kerja keras mereka, dan secara khusus menghibur serta menyemangati murid yang merasa kurang puas atau melakukan kesalahan saat pementasan.
  • Asesmen Awal: Guru melakukan tanya jawab singkat secara lisan — 'Angkat tangan, siapa yang merasa senang dengan penampilan kelompoknya tadi? Siapa yang merasa masih ada yang kurang?' — untuk mengukur kondisi emosional dan persepsi awal murid sebelum refleksi dimulai.
  • Guru menyampaikan tujuan pertemuan hari ini: bukan untuk menilai kesalahan, melainkan untuk merayakan proses belajar dan mengambil pelajaran bersama.
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk membuka rasa ingin tahu dan kesiapan berpikir murid.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan konsep 'refleksi' secara sederhana: refleksi bukan berarti mencari kesalahan, melainkan melihat kembali perjalanan belajar untuk memahami apa yang sudah berkembang dan apa yang bisa ditingkatkan.
  • Guru menampilkan atau membacakan kembali secara singkat tahapan proses yang telah dilalui murid sejak Bab 4 dimulai: memilih cerita, latihan, pementasan percobaan, hingga pementasan akhir — agar murid mendapat gambaran utuh perjalanan mereka.
  • Murid menyimak dan diberi waktu 2 menit untuk diam sejenak (refleksi hening) sambil mengingat kembali momen-momen penting yang mereka alami selama proses tersebut.
  • Guru bertanya secara klasikal: 'Dari semua tahap itu, mana yang menurut kalian paling menantang? Mengapa?' — beberapa murid menjawab secara sukarela.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid kembali ke kelompok pementasan masing-masing. Guru membagikan Lembar Evaluasi Kelompok (LEK) yang berisi 4 kolom: (1) Hal yang berjalan baik, (2) Hal yang perlu diperbaiki, (3) Peran saya dalam kelompok, (4) Pelajaran yang saya ambil.
  • Secara berkelompok, murid berdiskusi mengisi LEK selama ±10 menit. Guru berkeliling memantau dan memberikan pertanyaan pancingan kepada kelompok yang tampak kesulitan, misalnya: 'Coba ingat saat latihan, adakah momen di mana kalian harus saling membantu?'
  • Setelah diskusi kelompok selesai, setiap murid secara individu mengisi bagian 'Pendapat Pribadimu' di balik lembar yang sama: menuliskan minimal 2 kalimat tentang pengalaman bermain teater dan 1 kalimat tentang kerja sama kelompok.
  • Perwakilan tiap kelompok (dipilih secara sukarela atau bergiliran) mempresentasikan hasil evaluasi kelompoknya di depan kelas dalam waktu 2-3 menit per kelompok. Kelompok lain menyimak dan boleh memberikan satu komentar apresiasi.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Setelah semua kelompok presentasi, guru memandu sesi 'Lingkaran Apresiasi': setiap murid secara bergiliran menyebutkan satu hal positif tentang kelompok lain atau satu hal yang mereka pelajari dari menonton penampilan kelompok lain.
  • Guru mengajukan pertanyaan reflektif kepada kelas secara keseluruhan: 'Apakah bermain teater itu sulit? Apa yang membuat kalian tetap semangat?', 'Apakah ilmu teater yang kalian dapatkan bisa berguna dalam kehidupan sehari-hari? Bagaimana caranya?', 'Apa yang akan kalian lakukan secara berbeda jika ada kesempatan bermain teater lagi?'
  • Murid menuliskan 'Surat untuk Diriku Sendiri' — satu paragraf singkat berisi: satu hal yang mereka banggakan dari diri sendiri selama proses teater, dan satu nilai yang mereka bawa pulang dari pengalaman ini (misalnya: kerja sama, keberanian, ketekunan).
  • Guru mengumpulkan LEK dan Surat untuk Diriku Sendiri sebagai dokumen asesmen akhir.

Penutup:

  • Guru merangkum poin-poin penting yang muncul dari refleksi hari ini: hal-hal yang berjalan baik dan pelajaran berharga yang diambil bersama.
  • Guru kembali memberikan apresiasi menyeluruh kepada seluruh murid dan menegaskan bahwa setiap kesalahan dalam proses adalah bagian dari belajar.
  • Guru mengajak murid untuk bersyukur bersama atas kesehatan, semangat, dan kemampuan yang telah diberikan Tuhan sehingga mereka bisa menyelesaikan pembelajaran teater kelas 6 dengan baik.
  • Guru menutup pertemuan dengan pertanyaan penutup ringan: 'Satu kata untuk menggambarkan perasaan kalian hari ini?' — murid menjawab serempak atau bergantian.
  • Guru menyampaikan pesan penutup yang memotivasi murid untuk terus mengembangkan keberanian berekspresi dan kemampuan bekerja sama dalam kehidupan sehari-hari.

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid yang mengalami kesulitan mengungkapkan pendapat secara tertulis, guru menyediakan pilihan untuk menyampaikan refleksi secara lisan langsung kepada guru atau merekamnya sebagai pesan suara singkat.
  • Proses: Murid yang sudah mampu mengevaluasi dengan mendalam diberi tantangan tambahan: menuliskan saran konkret untuk pementasan berikutnya disertai alasan. Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberi panduan berupa kalimat pembuka (scaffolding), misalnya: 'Menurut saya, hal yang berjalan baik adalah... karena...'
  • Produk: Murid dapat memilih cara menyampaikan refleksi akhir: tulisan (Surat untuk Diriku Sendiri), gambar/ilustrasi dengan keterangan singkat, atau rekaman video/audio pendek maksimal 1 menit.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: guru meminta murid mengangkat tangan untuk menunjukkan perasaan mereka (senang, biasa, atau kurang puas) terhadap hasil pementasan — digunakan untuk memetakan kondisi emosional dan persepsi awal murid sebelum kegiatan refleksi dimulai.

Proses:

  • Observasi guru saat diskusi kelompok mengisi LEK: guru menggunakan lembar observasi sederhana untuk mencatat partisipasi dan kualitas pendapat tiap murid.
  • Presentasi kelompok: guru menilai kemampuan murid menyampaikan hasil evaluasi kelompok secara lisan dengan aspek kejelasan dan kesesuaian isi.
  • Penilaian diri (self-assessment): murid mengisi bagian 'Pendapat Pribadimu' di LEK sebagai refleksi mandiri atas perannya dalam kelompok.

Akhir:

  • LEK (Lembar Evaluasi Kelompok) yang telah diisi lengkap oleh kelompok dan individu dikumpulkan sebagai bukti pencapaian TP 6.4.9.2.
  • Surat untuk Diriku Sendiri dikumpulkan sebagai bukti pencapaian TP 6.4.9.1 — dinilai menggunakan rubrik 4 level berdasarkan aspek ketepatan isi, kejelasan ungkapan, dan kedalaman refleksi.

Formatif:

  • Observasi guru saat diskusi kelompok: memantau keaktifan, kemampuan mengemukakan pendapat, dan kualitas kerja sama antar anggota kelompok.
  • Tanya jawab lisan selama kegiatan Memahami dan Merefleksi untuk memantau pemahaman murid tentang konsep refleksi dan evaluasi.
  • Penilaian sejawat (peer assessment) saat Lingkaran Apresiasi: murid saling memberikan komentar positif dan konstruktif tentang penampilan kelompok lain.

Sumatif:

  • Lembar Evaluasi Kelompok (LEK): dinilai berdasarkan kelengkapan dan kedalaman analisis terhadap proses pementasan (hal baik, hal yang perlu diperbaiki, peran individu, pelajaran yang diambil).
  • Surat untuk Diriku Sendiri: dinilai berdasarkan kemampuan murid mengidentifikasi kebanggaan diri dan nilai yang dipelajari dari pengalaman teater.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menceritakan pengalaman bermain teater dan kerja sama kelompok (TP 6.4.9.1)Murid belum mampu menceritakan pengalaman bermain teater atau kerja sama kelompok, atau jawabannya tidak relevan dengan pengalaman yang dialami.Murid mampu menceritakan pengalaman bermain teater atau kerja sama kelompok dengan kalimat singkat namun masih umum dan belum disertai alasan atau contoh spesifik.Murid mampu menceritakan pengalaman bermain teater dan kerja sama kelompok dengan kalimat yang jelas, disertai contoh spesifik dari pengalaman yang dialami.Murid mampu menceritakan pengalaman bermain teater dan kerja sama kelompok secara runtut dan mendalam, disertai contoh spesifik, ekspresi perasaan, dan keterkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Mengevaluasi proses pementasan akhir secara berkelompok (TP 6.4.9.2)Murid belum mampu mengidentifikasi hal yang berjalan baik maupun hal yang perlu diperbaiki dari proses pementasan, atau hanya menyalin pendapat teman tanpa kontribusi sendiri.Murid mampu menyebutkan satu hal yang berjalan baik atau satu hal yang perlu diperbaiki dari proses pementasan, namun belum mampu memberikan alasan yang jelas.Murid mampu mengidentifikasi hal yang berjalan baik dan hal yang perlu diperbaiki dari proses pementasan dengan disertai alasan yang cukup jelas berdasarkan pengalaman nyata.Murid mampu mengevaluasi proses pementasan secara menyeluruh — mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan disertai alasan yang kuat, memberikan saran perbaikan yang konkret, dan menunjukkan pemahaman tentang peran dirinya dalam kelompok.
Partisipasi dan kerja sama dalam diskusi kelompokMurid tidak aktif dalam diskusi kelompok, tidak memberikan kontribusi pendapat, atau mengganggu jalannya diskusi.Murid hadir dalam diskusi kelompok dan sesekali memberikan respons ketika diminta, namun belum berinisiatif menyampaikan pendapat.Murid aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok, mengemukakan pendapat sendiri, dan mendengarkan pendapat teman dengan baik.Murid sangat aktif dalam diskusi kelompok, mengemukakan pendapat yang bermutu, mendorong teman yang pendiam untuk ikut berpendapat, dan membantu kelompok mencapai kesepakatan secara positif.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid mendapat ruang yang cukup untuk mengungkapkan pendapatnya selama sesi refleksi hari ini?
  • Apakah metode Lembar Evaluasi Kelompok dan Surat untuk Diriku Sendiri efektif membantu murid mengartikulasikan pengalaman dan evaluasi mereka?
  • Apakah ada murid yang tampak belum puas atau masih terbebani oleh pengalaman pementasan, dan bagaimana guru dapat menindaklanjutinya?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk menyelesaikan semua tahap kegiatan dengan bermakna? Apa yang perlu disesuaikan jika dilakukan lagi?

Refleksi Murid:

  • Apakah bermain teater membuat kamu lebih berani mengungkapkan perasaan dan pendapat? Berikan contohnya.
  • Apa satu hal paling berharga yang kamu pelajari dari teman-teman satu kelompokmu selama proses teater ini?
  • Apakah kamu merasa puas dengan usaha yang sudah kamu berikan dalam kelompok? Mengapa?
  • Ilmu atau pengalaman apa dari teater yang menurutmu bisa berguna dalam kehidupan sehari-harimu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas VI (Kemdikbudristek) — Bab 4, Kegiatan 8 dan 9
  2. Lembar Evaluasi Kelompok (LEK) — dibuat oleh guru, dicetak sesuai jumlah kelompok
  3. Lembar 'Surat untuk Diriku Sendiri' — dibuat oleh guru, dicetak satu per murid
  4. Alat tulis (pensil/pulpen) untuk mengisi lembar refleksi
  5. Ruang kelas atau aula yang ditata membentuk lingkaran atau setengah lingkaran untuk menciptakan suasana diskusi yang hangat
  6. Rekaman video pementasan akhir (jika tersedia) sebagai bahan pengingat saat murid melakukan evaluasi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.