Modul AjarPertemuan 1Bab 2Fase CSemester 1

Modul Ajar Seni Teater Kelas 6: Mengenal Cerita Rakyat dan Struktur Dasarnya

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 6 dengan topik "Mengenal Cerita Rakyat dan Struktur Dasarnya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 6: Mengenal Cerita Rakyat dan Struktur Dasarnya

Seni Teater - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Mengenal Cerita Rakyat dan Struktur Dasarnya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMengenal Cerita Rakyat dan Struktur Dasarnya
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengidentifikasi alur dan amanat dalam cerita rakyat yang dibacakan
  2. Murid mampu menjelaskan perbedaan tokoh dalam cerita rakyat berdasarkan aspek fisik, psikologis, sosial, dan budaya

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Cerita rakyat apa yang pernah kalian dengar dari orang tua atau kakek nenek?
  2. Menurutmu, mengapa tokoh dalam cerita rakyat berbeda-beda sifat dan karakternya?
  3. Pesan apa yang bisa kita ambil dari cerita rakyat yang sering kita dengar?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dengan ramah dan mengajak berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang pernah mendengar cerita rakyat? Cerita apa?' untuk mengidentifikasi pengetahuan awal murid
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengenal struktur cerita rakyat dan karakter tokoh-tokohnya
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid tentang cerita rakyat

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan satu cerita rakyat Nusantara (misalnya: Malin Kundang, Timun Mas, atau Bawang Merah Bawang Putih) dengan ekspresif
  • Murid mendengarkan dengan saksama sambil membayangkan alur cerita dalam pikiran mereka
  • Guru menghentikan pembacaan di beberapa titik penting untuk meminta murid memprediksi kejadian selanjutnya
  • Setelah selesai, guru memandu diskusi kelas: 'Bagaimana urutan kejadian dalam cerita tadi? Apa yang terjadi di awal, tengah, dan akhir?'
  • Guru menjelaskan konsep alur cerita (pengenalan, konflik, klimaks, penyelesaian) dengan bahasa sederhana menggunakan diagram visual di papan tulis
  • Guru memandu murid mengidentifikasi amanat atau pesan moral dari cerita: 'Apa yang bisa kita pelajari dari tokoh dalam cerita ini?'
  • Guru menjelaskan empat aspek tokoh: fisik (penampilan), psikologis (sifat dan perasaan), sosial (hubungan dengan orang lain), budaya (latar belakang dan kebiasaan)
  • Bersama-sama, murid dan guru mengidentifikasi aspek-aspek tersebut pada tokoh utama cerita yang baru dibacakan

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (4-5 orang)
  • Setiap kelompok menerima lembar kerja untuk menganalisis cerita rakyat yang sama atau cerita rakyat berbeda (sesuai ketersediaan)
  • Murid dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi: (1) urutan alur cerita dengan menuliskan 4-5 peristiwa utama, (2) amanat atau pesan moral cerita
  • Murid menganalisis tokoh utama dan tokoh antagonis berdasarkan 4 aspek: fisik, psikologis, sosial, dan budaya dengan mengisi tabel analisis
  • Guru berkeliling membimbing kelompok yang mengalami kesulitan, memberikan pertanyaan penuntun tanpa memberikan jawaban langsung
  • Setiap kelompok menuliskan hasil diskusi mereka di kertas plano atau papan tulis kelompok

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka secara bergantian (3-4 menit per kelompok)
  • Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan untuk memperkaya pemahaman
  • Guru memberikan apresiasi dan umpan balik konstruktif terhadap hasil kerja setiap kelompok
  • Guru memfasilitasi murid membandingkan hasil analisis antar kelompok: 'Apakah ada perbedaan dalam memahami karakter tokoh? Mengapa bisa berbeda?'
  • Murid merefleksi proses pembelajaran: 'Apa yang paling menarik dari kegiatan hari ini? Apa yang masih membingungkan?'
  • Murid menuliskan refleksi pribadi di buku catatan tentang satu hal baru yang mereka pelajari dan satu pertanyaan yang masih ingin mereka ketahui

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: struktur alur cerita rakyat dan cara menganalisis tokoh dari 4 aspek
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-4 murid menyampakan secara lisan: 'Sebutkan satu tokoh cerita rakyat dan jelaskan satu aspek karakternya'
  • Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi aktif murid dalam pembelajaran
  • Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: mengadaptasi cerita rakyat ke konteks masa kini
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid bersyukur atas ilmu yang didapat hari ini

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat memahami diberikan cerita rakyat dengan struktur lebih kompleks atau tokoh yang lebih beragam. Murid yang lambat diberikan cerita rakyat sederhana dengan alur linear dan tokoh yang jelas kontrasnya
  • Proses: Murid yang cepat diminta menjadi fasilitator diskusi kelompok dan membantu teman yang kesulitan. Murid yang lambat mendapat bimbingan lebih intensif dari guru dengan pertanyaan terbimbing dan contoh konkret
  • Produk: Murid yang cepat dapat membuat diagram alur yang lebih detail dengan ilustrasi visual atau membandingkan dua tokoh. Murid yang lambat cukup mengidentifikasi alur dasar dan 2 aspek tokoh (fisik dan psikologis)

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid dengan cerita rakyat
  • Pertanyaan diagnostik: 'Apa yang kalian tahu tentang cerita rakyat? Siapa tokoh cerita rakyat favorit kalian?'

Proses:

  • Observasi aktivitas murid saat mendengarkan cerita: fokus, antusias, memberikan respons
  • Pemantauan diskusi kelompok: kemampuan bekerja sama, kontribusi ide, kemampuan mengidentifikasi alur dan karakter tokoh
  • Pertanyaan spontan ke beberapa murid untuk mengecek pemahaman: 'Coba jelaskan dengan kata-katamu sendiri, apa itu alur cerita?'
  • Penilaian lembar kerja kelompok: kelengkapan identifikasi alur, ketepatan mengidentifikasi amanat, kedalaman analisis tokoh

Akhir:

  • Penilaian presentasi kelompok menggunakan rubrik: kejelasan penyampaian, ketepatan identifikasi alur dan amanat, kedalaman analisis tokoh
  • Tanya jawab lisan individual: meminta 3-4 murid menyebutkan tokoh cerita rakyat dan menjelaskan minimal satu aspek karakternya
  • Penilaian refleksi tertulis: kemampuan murid mengidentifikasi pembelajaran mereka dan mengajukan pertanyaan lanjutan

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok
  • Pemeriksaan lembar kerja analisis cerita rakyat
  • Pertanyaan lisan selama proses pembelajaran

Sumatif:

  • Penilaian hasil presentasi kelompok
  • Penilaian kemampuan menjelaskan aspek tokoh secara lisan di akhir pembelajaran
  • Penilaian refleksi tertulis murid

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi Alur CeritaMurid belum mampu menyebutkan urutan peristiwa dalam cerita atau menyebutkan peristiwa yang tidak relevanMurid mampu menyebutkan 1-2 peristiwa utama dalam cerita tetapi urutannya belum tepatMurid mampu menyebutkan 3-4 peristiwa utama dengan urutan yang tepat (awal, tengah, akhir)Murid mampu menyebutkan seluruh peristiwa penting dengan urutan yang tepat dan menjelaskan bagian pengenalan, konflik, klimaks, dan penyelesaian
Mengidentifikasi AmanatMurid belum mampu menyebutkan pesan moral dari cerita atau menyebutkan hal yang tidak relevanMurid mampu menyebutkan amanat dengan bahasa yang kurang tepat atau masih memerlukan banyak bantuanMurid mampu menyebutkan amanat cerita dengan tepat dan jelasMurid mampu menyebutkan amanat cerita dengan tepat dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari atau memberikan contoh penerapannya
Menganalisis Tokoh (Aspek Fisik dan Psikologis)Murid belum mampu menjelaskan aspek fisik maupun psikologis tokohMurid mampu menjelaskan satu aspek (fisik atau psikologis) dengan sederhanaMurid mampu menjelaskan aspek fisik dan psikologis tokoh dengan cukup jelasMurid mampu menjelaskan aspek fisik dan psikologis tokoh dengan detail dan memberikan bukti dari cerita
Menganalisis Tokoh (Aspek Sosial dan Budaya)Murid belum mampu menjelaskan aspek sosial maupun budaya tokohMurid mampu menjelaskan satu aspek (sosial atau budaya) dengan sederhanaMurid mampu menjelaskan aspek sosial dan budaya tokoh dengan cukup jelasMurid mampu menjelaskan aspek sosial dan budaya tokoh dengan detail, mengaitkan dengan konteks cerita dan latar belakang budaya Nusantara
Partisipasi dan KolaborasiMurid pasif dalam diskusi kelompok, tidak berkontribusi ideMurid sesekali memberikan pendapat tetapi belum aktif bertanya atau menanggapiMurid aktif berdiskusi, memberikan pendapat, dan mendengarkan teman dengan baikMurid sangat aktif berdiskusi, memberikan ide kreatif, membantu teman yang kesulitan, dan menghargai pendapat berbeda

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah cerita rakyat yang saya pilih sesuai dengan tingkat pemahaman dan minat murid kelas 6?
  • Bagaimana efektivitas pembagian kelompok dalam mendorong partisipasi semua murid?
  • Apakah waktu yang dialokasikan cukup untuk setiap tahapan pembelajaran?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk murid dengan kebutuhan berbeda?
  • Apa yang perlu saya perbaiki di pertemuan berikutnya agar murid lebih memahami konsep struktur cerita dan analisis tokoh?

Refleksi Murid:

  • Apa hal paling menarik yang kamu pelajari tentang cerita rakyat hari ini?
  • Aspek tokoh mana (fisik, psikologis, sosial, budaya) yang paling mudah dan paling sulit untuk kamu identifikasi? Mengapa?
  • Bagaimana perasaanmu saat bekerja dalam kelompok? Apa yang berjalan lancar dan apa yang menantang?
  • Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang cerita rakyat?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas VI, Kemendikbudristek
  2. Kumpulan cerita rakyat Nusantara (buku atau versi digital)
  3. Lembar kerja analisis cerita rakyat (disiapkan guru)
  4. Kertas plano, spidol warna, papan tulis
  5. Alat tulis murid (buku catatan, pensil, bolpoin)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.