MODUL AJAR Seni Teater — Kelas 5 (Fase C) Topik: Membuat Properti Sederhana INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Teater |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Membuat Properti Sederhana |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu mengidentifikasi properti yang diperlukan berdasarkan cerita adaptasi
- Murid mampu membuat properti sederhana dari bahan-bahan di sekitar
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa saja benda-benda yang kalian lihat di panggung teater?
- Bagaimana caranya membuat properti dari barang bekas di sekitar kita?
- Properti apa yang paling penting untuk menceritakan kisah kalian?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang properti teater yang pernah mereka lihat
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: mengidentifikasi dan membuat properti sederhana
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menjelaskan pengertian properti teater: hand-props (properti tangan) dan properti panggung
- Guru menampilkan contoh gambar atau video singkat tentang penggunaan properti dalam pertunjukan teater
- Murid duduk bersama kelompok adaptasi cerita mereka
- Guru membagikan lembar kegiatan 'Menyiapkan Cerita Adaptasi' dan daftar properti kelompok
- Murid berdiskusi untuk mengidentifikasi properti yang dibutuhkan berdasarkan adegan-adegan dalam cerita adaptasi mereka
- Guru memperlihatkan contoh pengisian daftar properti (setting panggung, hands-prop, properti panggung) dengan kategori 'Buat' atau 'Pinjam'
- Setiap kelompok mencatat properti yang diperlukan sesuai adegan dalam lembar kegiatan
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru meminta murid mengumpulkan bahan-bahan sederhana yang sudah disiapkan (kardus, kain bekas, kertas, kayu, tali, lem, gunting, pewarna)
- Setiap kelompok memilih 2-3 properti prioritas yang akan dibuat dalam pertemuan ini
- Murid mulai membuat properti sesuai daftar yang telah disusun, dengan memanfaatkan bahan di sekitar
- Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik kepada kelompok yang membutuhkan
- Murid berkolaborasi dalam kelompok: ada yang menggunting, menempel, mewarnai, dan memegang bahan
- Guru mengamati proses kerja kelompok dan mencatat partisipasi setiap anggota
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setiap kelompok mempresentasikan properti yang telah dibuat dan menjelaskan fungsinya dalam cerita
- Murid lain memberikan apresiasi dan saran perbaikan
- Guru memberikan umpan balik positif terhadap kreativitas dan kerja sama kelompok
- Murid merefleksi proses pembuatan properti: apa yang mudah, apa yang sulit, dan bagaimana mereka bekerja sama
- Guru menghubungkan kegiatan hari ini dengan persiapan pertunjukan teater yang akan datang
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: pentingnya properti dalam teater dan cara membuatnya dari bahan sederhana
- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menjawab pertanyaan refleksi
- Guru memberikan penguatan positif terhadap karya murid
- Guru menginformasikan kegiatan pertemuan berikutnya: melanjutkan pembuatan properti yang belum selesai dan latihan menggunakan properti
- Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam
Diferensiasi:- Konten: Murid yang cepat dapat membuat properti tambahan yang lebih kompleks atau membantu kelompok lain. Murid yang lambat fokus pada 1-2 properti prioritas dengan bimbingan lebih intensif dari guru.
- Proses: Kelompok yang kesulitan mendapat scaffolding berupa template atau pola jadi. Kelompok yang sudah mahir diberi kebebasan bereksplorasi dengan teknik pembuatan yang lebih variatif.
- Produk: Murid dapat memilih jenis properti yang akan dibuat sesuai kemampuan: yang sederhana (hand-props seperti tongkat, bungkusan) atau yang lebih rumit (properti panggung seperti pohon, bebatuan).
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid melihat atau menggunakan properti teater
- Guru mengamati respons murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengukur pengetahuan awal
Proses:- Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok mengidentifikasi properti
- Observasi keterampilan murid saat membuat properti: kemampuan memilih bahan, kreativitas desain, dan teknik pembuatan
- Observasi kolaborasi dalam kelompok: pembagian tugas, komunikasi, dan saling membantu
- Catatan anekdotal tentang kemajuan dan kesulitan murid
Akhir:- Penilaian hasil properti menggunakan rubrik: kesesuaian dengan cerita, kreativitas, dan kerapian
- Penilaian presentasi kelompok: kejelasan penjelasan fungsi properti
- Refleksi tertulis atau lisan murid tentang pembelajaran hari ini
Formatif:- Observasi aktivitas diskusi kelompok saat mengidentifikasi properti
- Observasi proses pembuatan properti: kreativitas, kerja sama, dan keterampilan teknis
- Tanya jawab selama kegiatan berlangsung
Sumatif:- Penilaian produk properti yang dihasilkan
- Penilaian presentasi kelompok tentang fungsi properti dalam cerita
- Refleksi tertulis murid tentang proses belajar
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Identifikasi Properti | Belum mampu mengidentifikasi properti yang dibutuhkan dalam cerita | Mampu mengidentifikasi 1-2 properti dengan bimbingan guru | Mampu mengidentifikasi 3-4 properti yang sesuai dengan cerita secara mandiri | Mampu mengidentifikasi lebih dari 4 properti dengan lengkap dan detail sesuai setiap adegan | | Kreativitas Pembuatan Properti | Properti yang dibuat sangat sederhana dan tidak sesuai fungsi | Properti yang dibuat sederhana namun sudah menunjukkan fungsi dasar | Properti yang dibuat kreatif dengan memanfaatkan bahan di sekitar dan sesuai fungsi | Properti yang dibuat sangat kreatif, detail, dan sesuai karakter cerita dengan teknik pembuatan yang rapi | | Kolaborasi Kelompok | Bekerja sendiri dan tidak terlibat dalam diskusi kelompok | Sesekali berpartisipasi dalam kegiatan kelompok dengan bimbingan | Aktif berpartisipasi dan berkontribusi dalam pembuatan properti kelompok | Sangat aktif berkolaborasi, memimpin diskusi, dan membantu anggota kelompok lain | | Keterampilan Teknis | Kesulitan menggunakan alat dan bahan, hasil tidak rapi | Mampu menggunakan alat dan bahan dengan bimbingan, hasil kurang rapi | Mampu menggunakan alat dan bahan dengan baik, hasil cukup rapi | Terampil menggunakan alat dan bahan, hasil sangat rapi dan kuat |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan pembuatan properti?
- Kelompok mana yang membutuhkan dukungan tambahan dalam pertemuan berikutnya?
- Apakah alokasi waktu sudah cukup untuk kegiatan ini?
- Strategi diferensiasi apa yang efektif dan perlu dipertahankan?
- Bagaimana cara meningkatkan kreativitas murid dalam memanfaatkan bahan di sekitar?
Refleksi Murid:- Apa yang paling menyenangkan dari kegiatan membuat properti hari ini?
- Kesulitan apa yang kamu hadapi saat membuat properti?
- Bagaimana kamu bekerja sama dengan teman sekelompok?
- Apa yang ingin kamu perbaiki dari properti yang sudah kamu buat?
- Bahan apa lagi yang bisa kamu gunakan untuk membuat properti?
SUMBER BELAJAR- Buku Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
- Lembar Kegiatan 'Menyiapkan Cerita Adaptasi'
- Daftar Properti Kelompok
- Bahan-bahan: kardus bekas, kain perca, kertas warna, kayu kecil, tali, lem, gunting, pewarna/spidol
- Contoh gambar atau video properti teater sederhana
- Cerita adaptasi yang sudah disiapkan kelompok pada pertemuan sebelumnya
|