Modul AjarPertemuan 12Bab 4Fase CSemester 2

Modul Ajar Seni Teater Kelas 5: Refleksi dan Asesmen Sumatif

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 5 dengan topik "Refleksi dan Asesmen Sumatif". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 5: Refleksi dan Asesmen Sumatif

Seni Teater - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 12

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Refleksi dan Asesmen Sumatif

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikRefleksi dan Asesmen Sumatif
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menceritakan pendapatnya tentang cerita adaptasi yang telah dimainkan
  2. Murid mampu mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan dalam proses adaptasi dan pertunjukan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang paling berkesan dari cerita adaptasi yang kalian mainkan?
  2. Bagian mana dari pertunjukan yang menurut kalian sudah baik dan bagian mana yang masih perlu diperbaiki?
  3. Apa yang kalian pelajari dari proses mengadaptasi cerita rakyat menjadi pertunjukan teater?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan memeriksa kehadiran murid (5 menit)
  • Guru mengajak murid mengingat kembali proses pertunjukan cerita adaptasi yang telah dilakukan dengan menayangkan foto atau video singkat (jika ada) (5 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: merefleksikan proses adaptasi dan pertunjukan, serta melaksanakan asesmen sumatif (3 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan perasaan murid setelah melakukan pertunjukan dan apa yang mereka ingat tentang pengalaman tersebut (2 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru menjelaskan pentingnya refleksi dalam proses belajar seni teater dan memberikan panduan cara merefleksikan karya sendiri (5 menit)
  • Guru membagikan lembar refleksi individu kepada setiap murid yang berisi pertanyaan-pertanyaan pemandu untuk mengevaluasi proses adaptasi dan pertunjukan mereka (3 menit)
  • Murid membaca dan memahami pertanyaan-pertanyaan dalam lembar refleksi secara mandiri (2 menit)

Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid mengisi lembar refleksi individu dengan menuliskan pendapat mereka tentang cerita adaptasi yang telah dimainkan, termasuk penokohan dan perwatakan (10 menit)
  • Murid mengidentifikasi dan menuliskan kelebihan dan kekurangan dalam proses adaptasi mereka, seperti pemilihan dialog, blocking, penggunaan properti, dan kerja sama kelompok (10 menit)
  • Guru berkeliling memantau dan memberikan umpan balik serta bantuan kepada murid yang memerlukan (selama proses pengisian)
  • Setelah selesai mengisi refleksi individu, murid berkumpul dengan kelompok masing-masing untuk berbagi hasil refleksi dan berdiskusi tentang pembelajaran yang mereka peroleh (8 menit)

Merefleksi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi refleksi mereka di depan kelas secara singkat, menyampaikan kelebihan dan kekurangan yang mereka identifikasi serta rencana perbaikan untuk karya teater selanjutnya (10 menit)
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas dengan memberikan apresiasi atas kejujuran dan keterbukaan murid dalam merefleksikan karyanya (3 menit)
  • Guru membantu murid menarik kesimpulan tentang pentingnya refleksi untuk terus mengembangkan kemampuan seni teater mereka (2 menit)

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen sumatif dengan memberikan instrumen penilaian kinerja yang menilai kemampuan murid dalam menceritakan pendapat dan mengidentifikasi kelebihan serta kekurangan (5 menit)
  • Guru memberikan penguatan dan apresiasi kepada seluruh murid atas usaha dan pencapaian mereka selama proses pembelajaran bab Mengadaptasi Cerita (3 menit)
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid melakukan refleksi singkat tentang apa yang paling berharga yang mereka pelajari hari ini (2 menit)
  • Guru mengakhiri dengan salam dan motivasi untuk terus berkarya dalam seni teater (1 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang kesulitan menuangkan refleksi dalam bentuk tulisan dapat menyampaikan refleksi mereka secara lisan kepada guru atau dalam diskusi kelompok
  • Proses: Murid yang cepat menyelesaikan refleksi individu dapat membantu teman sekelompoknya atau menambahkan ilustrasi/sketsa pada lembar refleksi mereka untuk memperkaya ekspresi refleksi
  • Produk: Murid dapat memilih untuk menyampaikan hasil refleksi dalam bentuk tulisan naratif, poin-poin, atau diagram mind map sesuai dengan gaya belajar mereka

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan perasaan dan pengalaman murid setelah melakukan pertunjukan untuk mengukur kesiapan mereka merefleksikan proses pembelajaran

Proses:

  • Observasi saat murid mengisi lembar refleksi individu untuk memantau pemahaman konsep refleksi
  • Catatan anekdotal selama diskusi kelompok untuk mencatat kedalaman analisis dan kemampuan identifikasi kelebihan dan kekurangan
  • Umpan balik lisan kepada murid atau kelompok yang memerlukan dukungan tambahan

Akhir:

  • Penilaian lembar refleksi individu menggunakan rubrik yang mencakup aspek kemampuan menceritakan pendapat, identifikasi kelebihan dan kekurangan, serta usulan perbaikan
  • Penilaian presentasi kelompok untuk mengukur kemampuan komunikasi dan penalaran kritis dalam menyampaikan hasil refleksi

Formatif:

  • Observasi selama murid mengisi lembar refleksi individu untuk memantau pemahaman mereka terhadap proses refleksi
  • Catatan anekdotal saat diskusi kelompok untuk mencatat partisipasi dan kedalaman refleksi murid
  • Umpan balik lisan kepada kelompok saat presentasi hasil refleksi

Sumatif:

  • Penilaian lembar refleksi individu menggunakan rubrik yang mengukur kemampuan menceritakan pendapat dan mengidentifikasi kelebihan serta kekurangan
  • Penilaian presentasi kelompok menggunakan rubrik komunikasi dan penalaran kritis

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menceritakan Pendapat tentang Cerita AdaptasiBelum mampu menceritakan pendapat tentang cerita adaptasi yang dimainkan atau pendapat yang disampaikan tidak relevanMampu menceritakan pendapat tentang cerita adaptasi namun masih sangat singkat dan kurang spesifikMampu menceritakan pendapat tentang cerita adaptasi dengan cukup jelas dan menyebutkan beberapa aspek seperti penokohan atau perwatakanMampu menceritakan pendapat tentang cerita adaptasi secara rinci, jelas, dan spesifik mencakup penokohan, perwatakan, dan elemen cerita lainnya
Mengidentifikasi Kelebihan dalam Proses Adaptasi dan PertunjukanBelum mampu mengidentifikasi kelebihan dalam proses adaptasi dan pertunjukanMampu menyebutkan 1 kelebihan namun masih sangat umum dan tidak spesifikMampu mengidentifikasi 2-3 kelebihan dengan cukup jelas dan spesifikMampu mengidentifikasi lebih dari 3 kelebihan dengan sangat jelas, spesifik, dan disertai contoh konkret
Mengidentifikasi Kekurangan dalam Proses Adaptasi dan PertunjukanBelum mampu mengidentifikasi kekurangan dalam proses adaptasi dan pertunjukanMampu menyebutkan 1 kekurangan namun masih sangat umum dan tidak spesifikMampu mengidentifikasi 2-3 kekurangan dengan cukup jelas dan spesifikMampu mengidentifikasi lebih dari 3 kekurangan dengan sangat jelas, spesifik, dan disertai saran perbaikan yang relevan
Komunikasi dalam Menyampaikan RefleksiTidak mampu menyampaikan refleksi secara lisan maupun tulisan dengan jelasMampu menyampaikan refleksi namun masih sangat singkat dan sulit dipahamiMampu menyampaikan refleksi dengan cukup jelas dan terstruktur baik secara lisan maupun tulisanMampu menyampaikan refleksi dengan sangat jelas, terstruktur, runtut, dan mudah dipahami baik secara lisan maupun tulisan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid mampu merefleksikan proses pembelajaran mereka dengan jujur dan mendalam?
  • Bagian mana dari kegiatan refleksi yang paling efektif membantu murid menyadari kelebihan dan kekurangan mereka?
  • Apakah instrumen asesmen sumatif yang digunakan sudah cukup mengukur pencapaian tujuan pembelajaran?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam memfasilitasi kegiatan refleksi agar lebih bermakna bagi murid?
  • Bagaimana saya dapat lebih mendukung murid yang masih kesulitan dalam mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan karyanya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan dari proses mengadaptasi cerita rakyat menjadi pertunjukan teater?
  • Hal apa yang sudah baik dari pertunjukan kelompokku dan apa yang masih perlu diperbaiki?
  • Apa yang akan aku lakukan lebih baik jika ada kesempatan bermain teater lagi di masa depan?
  • Bagaimana perasaanku setelah merefleksikan proses belajar dan karyaku sendiri?
  • Apa yang paling berharga yang aku pelajari dari kegiatan hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) Bab 4: Mengadaptasi Cerita
  2. Lembar Refleksi Individu untuk murid
  3. Lembar Kerja Perbandingan Cerita Asli dan Cerita Adaptasi (jika diperlukan sebagai pengingat)
  4. Foto atau video dokumentasi pertunjukan cerita adaptasi kelompok (jika tersedia)
  5. Papan tulis dan spidol untuk mencatat poin-poin penting dari presentasi kelompok
  6. Instrumen penilaian (rubrik) untuk asesmen sumatif

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.