Modul AjarPertemuan 10Bab 4Fase CSemester 2

Modul Ajar Seni Teater Kelas 5: Latihan Adegan Bagian 2 dan Gladi Bersih

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 5 dengan topik "Latihan Adegan Bagian 2 dan Gladi Bersih". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 5: Latihan Adegan Bagian 2 dan Gladi Bersih

Seni Teater - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Latihan Adegan Bagian 2 dan Gladi Bersih

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikLatihan Adegan Bagian 2 dan Gladi Bersih
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu memerankan lakon secara berkelompok dengan menggunakan properti
  2. Murid mampu menerapkan sikap kolaboratif dengan tim selama gladi bersih
  3. Murid mampu mengoordinasikan gerakan, dialog, dan penggunaan properti dalam alur cerita secara lancar

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang membuat pertunjukan teater terlihat hidup dan menarik bagi penonton?
  2. Bagaimana cara kalian bekerja sama agar setiap adegan mengalir dengan lancar?
  3. Apa yang harus diperhatikan saat menggunakan properti agar terlihat alami dalam cerita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang masih ingat adegan yang sudah kita latih minggu lalu? Apa yang masih terasa sulit?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: berlatih adegan bagian kedua dan melakukan gladi bersih untuk pertunjukan
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangun semangat dan fokus murid
  • Guru mengajak murid melakukan pemanasan fisik sederhana: peregangan, jalan di tempat, dan latihan vokal (mengucapkan 'a-i-u-e-o' dengan variasi volume)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan menjelaskan fokus latihan hari ini: penguasaan alur cerita, interaksi antar pemain, blocking panggung, dan penggunaan properti
  • Setiap kelompok diminta menceritakan kembali alur cerita bagian kedua yang akan mereka mainkan dengan singkat
  • Guru menampilkan lembar kerja 'Adegan Demi Adegan' yang sudah diselesaikan murid sebelumnya dan meminta setiap kelompok mengidentifikasi adegan mana yang memerlukan properti
  • Guru memberikan contoh sederhana penggunaan properti yang alami: cara memegang tongkat, memakai topi, atau mengangkat benda sesuai karakter tokoh
  • Murid diminta mengamati dan memberikan pendapat: apa yang membuat penggunaan properti terlihat alami atau canggung?

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok menyiapkan properti yang akan digunakan dan melakukan latihan adegan bagian kedua secara berurutan
  • Guru memfasilitasi latihan blocking panggung: memastikan posisi setiap pemain jelas, tidak saling menutupi, dan sesuai dengan alur cerita
  • Murid berlatih dialog, gerakan, dan penggunaan properti secara terintegrasi dalam adegan
  • Guru memberikan umpan balik singkat pada setiap kelompok terkait timing, koordinasi antar pemain, dan penggunaan properti
  • Kelompok melakukan perbaikan berdasarkan umpan balik dan mengulangi adegan yang masih perlu diperbaiki
  • Setelah semua kelompok selesai latihan adegan bagian kedua, dilakukan gladi bersih: setiap kelompok menampilkan keseluruhan lakon (bagian pertama dan kedua) tanpa henti
  • Kelompok lain mengamati dan mencatat hal-hal yang sudah baik serta yang perlu diperbaiki

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah semua kelompok selesai gladi bersih, guru mengajak murid duduk melingkar untuk sesi refleksi
  • Setiap kelompok diminta menyampaikan: Apa yang sudah berjalan baik? Apa yang masih perlu diperbaiki? Bagaimana kerja sama tim kalian?
  • Kelompok lain memberikan apresiasi dan saran konstruktif secara sopan
  • Guru memberikan apresiasi terhadap usaha dan kerja sama setiap kelompok
  • Murid diminta menuliskan refleksi pribadi singkat: Apa yang saya pelajari hari ini? Apa kontribusi saya dalam kelompok?

Penutup:

  • Guru merangkum pembelajaran hari ini: pentingnya koordinasi, penggunaan properti yang alami, dan kerja sama tim dalam pertunjukan teater
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 2-3 murid menyebutkan satu hal penting yang mereka pelajari hari ini
  • Guru memberikan penguatan positif dan memotivasi murid untuk terus berlatih di rumah
  • Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: persiapan final dan pertunjukan
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Kelompok yang lebih cepat menguasai dapat diberikan tantangan tambahan untuk menambahkan improvisasi sederhana dalam adegan. Kelompok yang memerlukan dukungan lebih dapat fokus pada penguasaan dialog dan blocking dasar terlebih dahulu
  • Proses: Guru memberikan pendampingan lebih intensif pada kelompok yang mengalami kesulitan koordinasi, dengan memperlambat tempo latihan dan memberikan contoh langsung. Kelompok yang sudah siap dapat berlatih mandiri dengan checklist yang diberikan guru
  • Produk: Murid yang lebih percaya diri dapat menjadi narrator atau pemimpin dalam gladi bersih kelompoknya. Murid yang masih membangun kepercayaan diri dapat memilih peran dengan dialog lebih sedikit namun tetap bermakna

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Siapa yang masih ingat adegan yang sudah kita latih minggu lalu? Apa yang masih terasa sulit?'
  • Observasi kesiapan fisik dan mental murid untuk berlatih

Proses:

  • Observasi langsung saat murid berlatih adegan bagian kedua: apakah mereka menggunakan properti dengan tepat, apakah dialog lancar, apakah blocking sudah sesuai
  • Catatan tentang dinamika kerja sama dalam kelompok: siapa yang aktif memimpin, siapa yang perlu didorong untuk berpartisipasi
  • Umpan balik formatif setelah setiap latihan untuk perbaikan segera

Akhir:

  • Penilaian gladi bersih menggunakan rubrik dengan 4 aspek: penguasaan alur cerita, penggunaan properti, kerja sama kelompok, dan ekspresi karakter
  • Refleksi tertulis murid: Apa yang saya pelajari hari ini? Apa kontribusi saya dalam kelompok? Apa yang masih perlu saya tingkatkan?
  • Tanya jawab lisan dengan 2-3 murid tentang hal penting yang mereka pelajari

Formatif:

  • Observasi selama latihan adegan: koordinasi antar pemain, penggunaan properti, ekspresi karakter
  • Catatan anekdotal terhadap kerja sama dan partisipasi murid dalam kelompok
  • Umpan balik lisan langsung setelah setiap kelompok berlatih

Sumatif:

  • Penilaian gladi bersih menggunakan rubrik: penguasaan alur cerita, penggunaan properti, kerja sama tim, dan ekspresi karakter
  • Refleksi tertulis murid tentang pembelajaran dan kontribusi dalam kelompok

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penguasaan Alur CeritaMurid belum dapat mengikuti alur cerita dengan baik, sering lupa urutan adegan atau dialogMurid mulai dapat mengikuti alur cerita namun masih memerlukan bantuan atau petunjuk dari teman atau guruMurid dapat mengikuti alur cerita dengan baik, dialog lancar, dan urutan adegan tepatMurid sangat menguasai alur cerita, dapat menceritakan kembali dengan jelas, dan membantu teman yang kesulitan
Penggunaan PropertiMurid belum dapat menggunakan properti dengan tepat, terlihat canggung atau tidak sesuai karakterMurid mulai menggunakan properti namun masih kaku dan belum terlihat alamiMurid dapat menggunakan properti dengan cukup alami dan sesuai dengan karakter yang diperankanMurid menggunakan properti dengan sangat alami, kreatif, dan memperkuat karakter yang diperankan
Kerja Sama KelompokMurid belum menunjukkan sikap kolaboratif, cenderung bekerja sendiri atau tidak peduli dengan anggota kelompok lainMurid mulai menunjukkan sikap kolaboratif namun masih perlu diingatkan untuk bekerja samaMurid menunjukkan kerja sama yang baik, aktif berkomunikasi, dan saling membantu dalam kelompokMurid menunjukkan kerja sama yang sangat baik, proaktif membantu teman, dan menjadi teladan dalam kolaborasi
Ekspresi KarakterMurid belum dapat mengekspresikan karakter dengan jelas, gerakan dan mimik wajah datarMurid mulai menunjukkan ekspresi karakter namun masih terbatas dan belum konsistenMurid dapat mengekspresikan karakter dengan baik melalui gerakan, mimik wajah, dan intonasi suaraMurid sangat menghayati karakter, ekspresi konsisten sepanjang adegan, dan mampu membuat penonton memahami tokoh yang diperankan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua kelompok mendapat kesempatan yang sama untuk berlatih dan mendapat umpan balik?
  • Strategi apa yang paling efektif untuk membantu murid menguasai koordinasi dalam gladi bersih?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu saya perbaiki atau tingkatkan dalam pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling sulit dalam latihan hari ini? Bagaimana cara saya mengatasinya?
  • Apa kontribusi saya dalam kelompok selama gladi bersih?
  • Apa yang sudah saya lakukan dengan baik? Apa yang masih perlu saya tingkatkan?
  • Bagaimana perasaan saya saat bekerja sama dengan teman-teman dalam kelompok?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi), Kemdikbudristek
  2. Lembar kerja 'Adegan Demi Adegan' yang sudah diselesaikan murid
  3. Properti sederhana: tongkat, topi, kain, benda-benda di sekitar yang relevan dengan cerita
  4. Ruang atau area yang cukup luas untuk latihan blocking dan gladi bersih
  5. Alat tulis untuk refleksi murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.