Modul AjarPertemuan 1Bab 4Fase CSemester 2

Modul Ajar Seni Teater Kelas 5: Pengenalan Adaptasi Cerita Rakyat

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 5 dengan topik "Pengenalan Adaptasi Cerita Rakyat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 5: Pengenalan Adaptasi Cerita Rakyat

Seni Teater - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Pengenalan Adaptasi Cerita Rakyat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikPengenalan Adaptasi Cerita Rakyat
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menjelaskan pengertian adaptasi cerita rakyat dengan kata-kata sendiri
  2. Murid mampu mengidentifikasi perbedaan antara cerita asli dan cerita adaptasi melalui contoh

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kamu pernah mendengar kata adaptasi sebelumnya?
  2. Menurutmu, apa itu adaptasi?
  3. Pernahkah kamu menonton film atau mendengar cerita yang berasal dari cerita rakyat daerahmu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang cerita rakyat yang pernah mereka dengar
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengenal adaptasi cerita rakyat
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan secara singkat pengertian adaptasi dengan bahasa yang mudah dipahami: mengubah cerita menjadi bentuk baru tanpa menghilangkan pesan utamanya
  • Guru menampilkan contoh adaptasi sederhana, misalnya cerita rakyat Malin Kundang yang diadaptasi menjadi komik atau film
  • Murid mengamati perbedaan bentuk penyampaian cerita asli (lisan/buku) dengan cerita adaptasi (komik/film)
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk memastikan murid memahami konsep adaptasi
  • Murid mencatat poin-poin penting tentang pengertian adaptasi di buku mereka

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (4-5 orang)
  • Setiap kelompok diberikan contoh cerita rakyat lokal dalam versi asli dan versi adaptasi sederhana yang telah disiapkan guru
  • Murid bekerja dalam kelompok untuk mengidentifikasi perbedaan antara cerita asli dan adaptasi (tokoh, setting, alur, dialog)
  • Murid menuliskan hasil identifikasi dalam lembar kerja kelompok
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka di depan kelas

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru mengajak murid merefleksi proses belajar hari ini dengan pertanyaan: Apa yang menarik dari kegiatan hari ini? Apa yang sulit?
  • Murid berbagi pendapat mereka tentang perbedaan yang mereka temukan antara cerita asli dan adaptasi
  • Guru memberikan penguatan dan klarifikasi jika ada konsep yang masih belum dipahami
  • Murid menuliskan refleksi pribadi: satu hal baru yang mereka pelajari hari ini tentang adaptasi cerita

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan kuis lisan singkat tentang pengertian adaptasi
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas partisipasi mereka
  • Guru menyampaikan gambaran kegiatan pertemuan berikutnya: mulai memilih cerita rakyat untuk diadaptasi
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid cepat: diberikan contoh adaptasi yang lebih kompleks (film, drama). Untuk murid lambat: diberikan contoh adaptasi visual sederhana (komik bergambar)
  • Proses: Untuk murid cepat: diminta menjadi ketua kelompok dan membantu teman. Untuk murid lambat: didampingi guru lebih intensif saat diskusi kelompok
  • Produk: Untuk murid cepat: diminta menemukan lebih dari 5 perbedaan. Untuk murid lambat: cukup menemukan 3 perbedaan utama

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid mendengar atau membaca cerita rakyat
  • Pertanyaan pemantik untuk mengukur pengetahuan awal tentang konsep adaptasi

Proses:

  • Observasi aktivitas murid dalam kelompok saat mengidentifikasi perbedaan cerita
  • Mengamati kemampuan murid menjelaskan pengertian adaptasi dengan kata-kata sendiri
  • Memantau hasil diskusi dan presentasi kelompok

Akhir:

  • Kuis lisan individu: murid diminta menjelaskan pengertian adaptasi dengan bahasa sendiri
  • Penilaian lembar kerja kelompok yang berisi identifikasi perbedaan cerita asli dan adaptasi
  • Refleksi tertulis murid tentang pembelajaran hari ini

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelas
  • Penilaian hasil kerja kelompok dalam mengidentifikasi perbedaan cerita
  • Tanya jawab lisan selama proses pembelajaran

Sumatif:

  • Kuis lisan individu tentang pengertian adaptasi
  • Lembar kerja kelompok hasil identifikasi perbedaan cerita

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman konsep adaptasiBelum mampu menjelaskan pengertian adaptasi sama sekaliMampu menjelaskan adaptasi dengan bantuan guru namun masih kurang tepatMampu menjelaskan pengertian adaptasi dengan kata-kata sendiri secara tepatMampu menjelaskan pengertian adaptasi dengan jelas dan memberikan contoh tambahan
Kemampuan mengidentifikasi perbedaanBelum mampu menemukan perbedaan antara cerita asli dan adaptasiMampu menemukan 1-2 perbedaan dengan bimbinganMampu menemukan 3-4 perbedaan secara mandiriMampu menemukan lebih dari 5 perbedaan dan menjelaskan alasannya
Partisipasi dalam kelompokPasif dan tidak berkontribusi dalam diskusi kelompokSesekali memberikan pendapat namun masih ragu-raguAktif berdiskusi dan memberikan kontribusi dalam kelompokSangat aktif, memimpin diskusi, dan membantu teman memahami materi

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah contoh adaptasi yang saya berikan mudah dipahami murid?
  • Apakah waktu yang dialokasikan cukup untuk semua tahapan pembelajaran?
  • Bagaimana saya bisa meningkatkan keterlibatan murid yang masih pasif?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah efektif untuk semua murid?

Refleksi Murid:

  • Apa yang menarik dari kegiatan hari ini?
  • Apa yang masih sulit kamu pahami tentang adaptasi cerita?
  • Bagaimana perasaanmu saat bekerja dalam kelompok?
  • Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang adaptasi cerita rakyat?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) - Bab 4
  2. Contoh cerita rakyat lokal dalam bentuk buku atau teks tertulis
  3. Contoh adaptasi cerita rakyat (komik, gambar, atau video pendek)
  4. Lembar kerja kelompok untuk identifikasi perbedaan
  5. Papan tulis dan spidol untuk mencatat poin-poin penting
  6. Kertas plano untuk presentasi kelompok

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.