Modul AjarPertemuan 9Bab 3Fase CSemester 2

Modul Ajar Seni Teater Kelas 5: Improvisasi Karakter Berkelompok

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 5 dengan topik "Improvisasi Karakter Berkelompok". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 5: Improvisasi Karakter Berkelompok

Seni Teater - Kelas 5

Bab 3 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Improvisasi Karakter Berkelompok

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikImprovisasi Karakter Berkelompok
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu melakukan improvisasi berkelompok dengan memerankan karakter yang berbeda, menunjukkan aksi dan reaksi
  2. Murid mampu menunjukkan tanggung jawab terhadap peran dalam kelompok

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian bermain peran tanpa naskah? Bagaimana rasanya?
  2. Apa yang kalian lakukan ketika teman kalian tiba-tiba mengubah cerita saat bermain peran?
  3. Bagaimana cara kita bekerja sama dalam kelompok agar semua anggota berperan dengan baik?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman murid bermain peran atau teater
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: melakukan improvisasi berkelompok dan menunjukkan tanggung jawab dalam kelompok
  • Guru melakukan asesmen awal dengan pertanyaan pemantik untuk menggali pemahaman murid tentang improvisasi
  • Guru mengajak murid melakukan pemanasan sederhana: peregangan tubuh dan latihan vokal (mengucapkan A-E-I-O-U dengan volume dan intonasi berbeda)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan konsep improvisasi: bermain peran secara spontan tanpa naskah, berdasarkan imajinasi dan respons terhadap lawan main
  • Guru mendemonstrasikan contoh improvisasi sederhana dengan satu murid sukarelawan: situasi 'bertemu di pasar', murid dan guru saling beraksi-reaksi
  • Guru membahas elemen penting dalam improvisasi berkelompok: siapa karakternya, di mana lokasinya, apa situasinya, dan bagaimana merespons lawan main
  • Guru menekankan pentingnya mendengarkan dengan saksama dan memberikan reaksi yang sesuai dengan karakter
  • Murid mengajukan pertanyaan untuk klarifikasi

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok beranggotakan 4-5 orang
  • Setiap kelompok mendapat kartu situasi improvisasi (contoh: di warung makan, di halte bus, di taman bermain, di toko buku)
  • Guru memberikan waktu 5 menit untuk setiap kelompok berdiskusi singkat: menentukan karakter masing-masing anggota (nama, umur, pekerjaan/kebiasaan) tanpa menyusun dialog
  • Setiap kelompok melakukan improvisasi selama 3-5 menit di depan kelompok lain secara bergiliran
  • Guru mengobservasi dan mencatat: aksi-reaksi antar pemain, spontanitas, tanggung jawab terhadap peran, kerja sama kelompok
  • Kelompok penonton memberikan apresiasi berupa tepuk tangan setelah setiap penampilan
  • Guru memberikan umpan balik singkat setelah setiap penampilan, menekankan hal positif dan saran perbaikan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Apa yang kalian rasakan saat berimprovisasi? Apa tantangannya?'
  • Murid dari setiap kelompok menceritakan pengalaman mereka: bagaimana mereka merespons lawan main, kesulitan yang dihadapi, dan cara mengatasinya
  • Guru menanyakan: 'Bagaimana kalian menunjukkan tanggung jawab terhadap peran dalam kelompok?'
  • Murid mengidentifikasi keterampilan yang mereka pelajari: mendengarkan aktif, bekerja sama, berpikir cepat, dan berani mengekspresikan diri
  • Guru mengajak murid merefleksi pentingnya kolaborasi dan komunikasi dalam teater maupun kehidupan sehari-hari

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menuliskan refleksi singkat di buku catatan
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: improvisasi membutuhkan imajinasi, mendengarkan, dan tanggung jawab
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi dan keberanian mereka
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran berikutnya
  • Menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan tambahan diberikan kartu situasi yang lebih sederhana dan familiar (contoh: bermain di taman). Murid yang lebih cepat diberikan situasi yang lebih kompleks dengan konflik (contoh: kehilangan barang di stasiun).
  • Proses: Murid yang kurang percaya diri dapat memulai dengan peran pendukung dalam kelompok atau mendapat bimbingan khusus dari guru sebelum tampil. Murid yang lebih percaya diri dapat diminta menjadi pemimpin kelompok atau mengambil peran yang lebih menantang.
  • Produk: Murid yang memerlukan dukungan dapat melakukan improvisasi lebih singkat (2-3 menit) dengan karakter sederhana. Murid yang lebih mahir dapat mengembangkan improvisasi lebih panjang dengan dialog yang lebih kompleks dan plot twist.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab dengan pertanyaan pemantik untuk mengidentifikasi pemahaman awal murid tentang improvisasi dan pengalaman bermain peran
  • Observasi respons murid terhadap demonstrasi improvisasi oleh guru

Proses:

  • Observasi selama diskusi kelompok: partisipasi, ide yang dikontribusikan, kerja sama
  • Observasi selama improvisasi: spontanitas, aksi-reaksi dengan lawan main, konsistensi karakter, tanggung jawab terhadap peran
  • Catatan tentang murid yang memerlukan dukungan tambahan atau yang sudah mahir

Akhir:

  • Penilaian kinerja improvisasi berkelompok menggunakan rubrik dengan aspek: spontanitas dan imajinasi, aksi-reaksi, konsistensi karakter, tanggung jawab dalam kelompok
  • Refleksi tertulis murid: 'Apa yang saya pelajari hari ini? Apa tantangan yang saya hadapi? Bagaimana saya menunjukkan tanggung jawab dalam kelompok?'
  • Observasi sikap dan partisipasi selama diskusi refleksi kelas

Formatif:

  • Observasi selama diskusi kelompok dan improvisasi
  • Catatan anekdotal tentang aksi-reaksi murid
  • Umpan balik lisan setelah setiap penampilan

Sumatif:

  • Penilaian kinerja improvisasi berkelompok menggunakan rubrik
  • Refleksi tertulis murid di akhir pembelajaran

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Spontanitas dan ImajinasiMurid kesulitan berimprovisasi, sering terdiam, dan tidak menunjukkan imajinasi dalam karakterMurid dapat berimprovisasi dengan bantuan guru atau teman, imajinasi karakter masih terbatasMurid dapat berimprovisasi dengan cukup lancar dan menunjukkan imajinasi dalam mengembangkan karakterMurid berimprovisasi dengan sangat lancar, spontan, dan menunjukkan imajinasi kreatif dalam karakter dan situasi
Aksi dan ReaksiMurid tidak merespons lawan main dengan tepat, aksi dan reaksi tidak terlihatMurid mulai merespons lawan main tetapi masih kaku dan tidak konsistenMurid merespons lawan main dengan cukup baik, aksi dan reaksi terlihat sesuai situasiMurid merespons lawan main dengan sangat baik, aksi dan reaksi natural dan mendukung alur cerita
Konsistensi KarakterKarakter yang diperankan tidak jelas dan tidak konsisten sepanjang improvisasiKarakter mulai terlihat tetapi sering berubah-ubah atau tidak konsistenKarakter cukup jelas dan konsisten sepanjang improvisasiKarakter sangat jelas, konsisten, dan terlihat kebiasaan atau ciri khas tokoh
Tanggung Jawab dalam KelompokMurid tidak berpartisipasi aktif, sering mengganggu, atau tidak mendukung kelompokMurid mulai berpartisipasi tetapi masih perlu diingatkan untuk mendukung kelompokMurid berpartisipasi aktif dan menunjukkan tanggung jawab terhadap peran dalam kelompokMurid sangat bertanggung jawab, aktif mendukung teman, dan membantu kelompok mencapai tujuan bersama

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid dapat melakukan improvisasi dengan lancar? Apakah ada murid yang memerlukan dukungan tambahan?
  • Bagaimana dinamika kerja kelompok? Apakah semua anggota berpartisipasi aktif?
  • Strategi apa yang efektif untuk membantu murid yang kurang percaya diri?
  • Apakah alokasi waktu sudah tepat untuk setiap kegiatan?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran improvisasi berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang saya pelajari hari ini tentang improvisasi?
  • Apa tantangan yang saya hadapi saat berimprovisasi dengan kelompok?
  • Bagaimana saya menunjukkan tanggung jawab terhadap peran saya dalam kelompok?
  • Apa yang saya rasakan saat harus merespons teman secara spontan?
  • Keterampilan apa yang ingin saya tingkatkan dalam improvisasi berikutnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
  2. Kartu situasi improvisasi (dibuat guru)
  3. Ruang kelas atau aula yang cukup untuk bergerak
  4. Alat tulis untuk refleksi murid
  5. Speaker untuk musik latar (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.