MODUL AJAR Seni Teater — Kelas 5 (Fase C) Topik: Eksplorasi Emosi Karakter INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Teater |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Eksplorasi Emosi Karakter |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu menjelaskan berbagai emosi (marah, sedih, gembira, takut) yang muncul dalam penampilan karakter
- Murid mampu memperagakan perubahan emosi karakter melalui ekspresi wajah dan gestur
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian merasakan emosi yang berbeda-beda dalam satu hari? Emosi apa saja yang kalian rasakan?
- Bagaimana wajah dan tubuh kalian berubah ketika sedang marah, sedih, gembira, atau takut?
- Bagaimana seorang aktor bisa menunjukkan perasaan karakternya kepada penonton?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang emosi yang pernah dirasakan hari ini
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: menjelaskan dan memperagakan berbagai emosi karakter
- Guru melakukan permainan pemanasan 'Cermin Emosi': murid berpasangan, satu orang menunjukkan ekspresi wajah, pasangannya meniru seperti cermin
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menayangkan atau menunjukkan gambar/foto berbagai ekspresi wajah yang menggambarkan emosi: marah, sedih, gembira, takut
- Murid mengamati dan mengidentifikasi ciri-ciri setiap emosi (alis, mata, mulut, postur tubuh)
- Guru memfasilitasi diskusi kelas: Apa yang membedakan wajah orang marah dengan sedih? Bagaimana tubuh kita bereaksi saat takut?
- Murid mencatat ciri-ciri fisik dari empat emosi dasar dalam lembar kerja
- Guru memberikan contoh situasi yang memicu emosi berbeda pada karakter (misalnya: kehilangan mainan favorit, mendapat hadiah, bertemu hantu, diperlakukan tidak adil)
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang)
- Setiap kelompok mendapat kartu skenario sederhana yang mengandung perubahan emosi (contoh: 'Kamu kehilangan uang jajan (sedih), lalu menemukannya di saku baju (gembira)')
- Murid dalam kelompok berlatih memperagakan perubahan emosi dengan fokus pada ekspresi wajah dan gestur tubuh
- Secara bergantian, setiap kelompok menampilkan skenario di depan kelas (durasi 1-2 menit per kelompok)
- Kelompok lain mengamati dan menebak emosi apa yang sedang diperagakan
- Guru memberikan umpan balik langsung tentang kejelasan ekspresi dan gestur yang ditampilkan
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru memfasilitasi refleksi dengan pertanyaan: Emosi mana yang paling mudah kalian peragakan? Mengapa?
- Murid berbagi pengalaman: Apa yang kalian rasakan saat memperagakan emosi yang berbeda?
- Guru mengajak murid merefleksikan: Bagaimana pemahaman tentang emosi ini bisa membantu kalian menjadi aktor yang lebih baik?
- Murid menuliskan refleksi singkat di lembar kerja: satu hal baru yang dipelajari dan satu tantangan yang dihadapi
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 2-3 murid secara acak memperagakan satu emosi pilihan mereka
- Guru merangkum pembelajaran: empat emosi dasar dan cara mengekspresikannya melalui wajah dan tubuh
- Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi aktif mereka
- Guru menyampaikan rencana pembelajaran berikutnya dan menutup dengan doa bersama
Diferensiasi:- Konten: Murid yang lebih cepat dapat mengeksplorasi emosi kompleks (bingung, malu, bangga), sedangkan yang membutuhkan lebih banyak waktu fokus pada empat emosi dasar
- Proses: Murid yang pemalu dapat berlatih dalam kelompok kecil lebih lama sebelum tampil, sementara yang percaya diri dapat langsung tampil atau membantu teman
- Produk: Murid dapat memilih format penampilan: improvisasi bebas, mengikuti skenario tertulis, atau menggunakan properti sederhana untuk membantu ekspresi
ASESMENAwal:- Tanya jawab tentang pengalaman emosi murid hari ini
- Observasi saat permainan pemanasan 'Cermin Emosi' untuk melihat kemampuan awal meniru ekspresi
Proses:- Observasi partisipasi murid saat mengidentifikasi ciri-ciri emosi dari gambar
- Pengamatan saat diskusi kelompok dan latihan memperagakan emosi
- Catatan anekdotal tentang kemampuan murid mengekspresikan emosi melalui wajah dan gestur
Akhir:- Penilaian penampilan kelompok menggunakan rubrik (aspek: kejelasan ekspresi wajah, ketepatan gestur tubuh, kemampuan menunjukkan perubahan emosi)
- Refleksi tertulis murid tentang pembelajaran
- Penampilan individu 2-3 murid sebagai sampel pemahaman
Formatif:- Observasi selama diskusi kelas tentang ciri-ciri emosi
- Pengamatan saat murid berlatih dalam kelompok
- Umpan balik langsung saat penampilan kelompok
Sumatif:- Penilaian penampilan kelompok menggunakan rubrik
- Refleksi tertulis murid di lembar kerja
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penjelasan berbagai emosi | Belum dapat menyebutkan ciri-ciri emosi dengan tepat | Dapat menyebutkan 1-2 ciri-ciri emosi dengan bantuan guru | Dapat menyebutkan 3 ciri-ciri dari berbagai emosi secara mandiri | Dapat menjelaskan ciri-ciri lengkap dari 4 emosi dasar dengan detail dan contoh | | Ekspresi wajah | Ekspresi wajah tidak menunjukkan emosi yang dimaksud | Ekspresi wajah mulai terlihat tetapi masih samar | Ekspresi wajah jelas menunjukkan emosi yang dimaksud | Ekspresi wajah sangat jelas, detail, dan konsisten dengan emosi karakter | | Gestur tubuh | Gestur tubuh tidak mendukung emosi yang diperagakan | Gestur tubuh mulai muncul tetapi masih kaku atau tidak konsisten | Gestur tubuh sesuai dan mendukung emosi yang diperagakan | Gestur tubuh sangat ekspresif, natural, dan memperkuat emosi karakter | | Perubahan emosi | Tidak dapat menunjukkan perubahan emosi | Dapat menunjukkan perubahan emosi tetapi tidak jelas transisinya | Dapat menunjukkan perubahan emosi dengan transisi yang cukup jelas | Dapat menunjukkan perubahan emosi dengan transisi yang smooth dan meyakinkan |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan eksplorasi emosi?
- Bagian mana dari pembelajaran yang paling efektif membantu murid memahami emosi karakter?
- Diferensiasi apa yang perlu ditambahkan untuk pembelajaran berikutnya?
- Apakah alokasi waktu cukup untuk setiap tahapan pembelajaran?
Refleksi Murid:- Emosi mana yang paling mudah kamu peragakan? Mengapa?
- Apa yang paling menarik dari kegiatan hari ini?
- Apa tantangan yang kamu hadapi saat memperagakan emosi?
- Bagaimana pemahaman tentang emosi ini bisa membantu kamu menjadi aktor yang lebih baik?
SUMBER BELAJAR- Buku Guru Seni Teater Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka
- Gambar/foto ekspresi wajah berbagai emosi
- Kartu skenario perubahan emosi
- Lembar kerja siswa untuk mencatat ciri-ciri emosi dan refleksi
- Ruang kelas yang cukup untuk bergerak dan penampilan kelompok
|