Modul AjarPertemuan 6Bab 3Fase CSemester 2

Modul Ajar Seni Teater Kelas 5: Eksplorasi Emosi Karakter

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 5 dengan topik "Eksplorasi Emosi Karakter". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 5: Eksplorasi Emosi Karakter

Seni Teater - Kelas 5

Bab 3 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Eksplorasi Emosi Karakter

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikEksplorasi Emosi Karakter
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menjelaskan berbagai emosi (marah, sedih, gembira, takut) yang muncul dalam penampilan karakter
  2. Murid mampu memperagakan perubahan emosi karakter melalui ekspresi wajah dan gestur

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian merasakan emosi yang berbeda-beda dalam satu hari? Emosi apa saja yang kalian rasakan?
  2. Bagaimana wajah dan tubuh kalian berubah ketika sedang marah, sedih, gembira, atau takut?
  3. Bagaimana seorang aktor bisa menunjukkan perasaan karakternya kepada penonton?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang emosi yang pernah dirasakan hari ini
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: menjelaskan dan memperagakan berbagai emosi karakter
  • Guru melakukan permainan pemanasan 'Cermin Emosi': murid berpasangan, satu orang menunjukkan ekspresi wajah, pasangannya meniru seperti cermin

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan atau menunjukkan gambar/foto berbagai ekspresi wajah yang menggambarkan emosi: marah, sedih, gembira, takut
  • Murid mengamati dan mengidentifikasi ciri-ciri setiap emosi (alis, mata, mulut, postur tubuh)
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: Apa yang membedakan wajah orang marah dengan sedih? Bagaimana tubuh kita bereaksi saat takut?
  • Murid mencatat ciri-ciri fisik dari empat emosi dasar dalam lembar kerja
  • Guru memberikan contoh situasi yang memicu emosi berbeda pada karakter (misalnya: kehilangan mainan favorit, mendapat hadiah, bertemu hantu, diperlakukan tidak adil)

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang)
  • Setiap kelompok mendapat kartu skenario sederhana yang mengandung perubahan emosi (contoh: 'Kamu kehilangan uang jajan (sedih), lalu menemukannya di saku baju (gembira)')
  • Murid dalam kelompok berlatih memperagakan perubahan emosi dengan fokus pada ekspresi wajah dan gestur tubuh
  • Secara bergantian, setiap kelompok menampilkan skenario di depan kelas (durasi 1-2 menit per kelompok)
  • Kelompok lain mengamati dan menebak emosi apa yang sedang diperagakan
  • Guru memberikan umpan balik langsung tentang kejelasan ekspresi dan gestur yang ditampilkan

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru memfasilitasi refleksi dengan pertanyaan: Emosi mana yang paling mudah kalian peragakan? Mengapa?
  • Murid berbagi pengalaman: Apa yang kalian rasakan saat memperagakan emosi yang berbeda?
  • Guru mengajak murid merefleksikan: Bagaimana pemahaman tentang emosi ini bisa membantu kalian menjadi aktor yang lebih baik?
  • Murid menuliskan refleksi singkat di lembar kerja: satu hal baru yang dipelajari dan satu tantangan yang dihadapi

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 2-3 murid secara acak memperagakan satu emosi pilihan mereka
  • Guru merangkum pembelajaran: empat emosi dasar dan cara mengekspresikannya melalui wajah dan tubuh
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi aktif mereka
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran berikutnya dan menutup dengan doa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang lebih cepat dapat mengeksplorasi emosi kompleks (bingung, malu, bangga), sedangkan yang membutuhkan lebih banyak waktu fokus pada empat emosi dasar
  • Proses: Murid yang pemalu dapat berlatih dalam kelompok kecil lebih lama sebelum tampil, sementara yang percaya diri dapat langsung tampil atau membantu teman
  • Produk: Murid dapat memilih format penampilan: improvisasi bebas, mengikuti skenario tertulis, atau menggunakan properti sederhana untuk membantu ekspresi

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman emosi murid hari ini
  • Observasi saat permainan pemanasan 'Cermin Emosi' untuk melihat kemampuan awal meniru ekspresi

Proses:

  • Observasi partisipasi murid saat mengidentifikasi ciri-ciri emosi dari gambar
  • Pengamatan saat diskusi kelompok dan latihan memperagakan emosi
  • Catatan anekdotal tentang kemampuan murid mengekspresikan emosi melalui wajah dan gestur

Akhir:

  • Penilaian penampilan kelompok menggunakan rubrik (aspek: kejelasan ekspresi wajah, ketepatan gestur tubuh, kemampuan menunjukkan perubahan emosi)
  • Refleksi tertulis murid tentang pembelajaran
  • Penampilan individu 2-3 murid sebagai sampel pemahaman

Formatif:

  • Observasi selama diskusi kelas tentang ciri-ciri emosi
  • Pengamatan saat murid berlatih dalam kelompok
  • Umpan balik langsung saat penampilan kelompok

Sumatif:

  • Penilaian penampilan kelompok menggunakan rubrik
  • Refleksi tertulis murid di lembar kerja

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penjelasan berbagai emosiBelum dapat menyebutkan ciri-ciri emosi dengan tepatDapat menyebutkan 1-2 ciri-ciri emosi dengan bantuan guruDapat menyebutkan 3 ciri-ciri dari berbagai emosi secara mandiriDapat menjelaskan ciri-ciri lengkap dari 4 emosi dasar dengan detail dan contoh
Ekspresi wajahEkspresi wajah tidak menunjukkan emosi yang dimaksudEkspresi wajah mulai terlihat tetapi masih samarEkspresi wajah jelas menunjukkan emosi yang dimaksudEkspresi wajah sangat jelas, detail, dan konsisten dengan emosi karakter
Gestur tubuhGestur tubuh tidak mendukung emosi yang diperagakanGestur tubuh mulai muncul tetapi masih kaku atau tidak konsistenGestur tubuh sesuai dan mendukung emosi yang diperagakanGestur tubuh sangat ekspresif, natural, dan memperkuat emosi karakter
Perubahan emosiTidak dapat menunjukkan perubahan emosiDapat menunjukkan perubahan emosi tetapi tidak jelas transisinyaDapat menunjukkan perubahan emosi dengan transisi yang cukup jelasDapat menunjukkan perubahan emosi dengan transisi yang smooth dan meyakinkan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan eksplorasi emosi?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling efektif membantu murid memahami emosi karakter?
  • Diferensiasi apa yang perlu ditambahkan untuk pembelajaran berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu cukup untuk setiap tahapan pembelajaran?

Refleksi Murid:

  • Emosi mana yang paling mudah kamu peragakan? Mengapa?
  • Apa yang paling menarik dari kegiatan hari ini?
  • Apa tantangan yang kamu hadapi saat memperagakan emosi?
  • Bagaimana pemahaman tentang emosi ini bisa membantu kamu menjadi aktor yang lebih baik?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Seni Teater Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka
  2. Gambar/foto ekspresi wajah berbagai emosi
  3. Kartu skenario perubahan emosi
  4. Lembar kerja siswa untuk mencatat ciri-ciri emosi dan refleksi
  5. Ruang kelas yang cukup untuk bergerak dan penampilan kelompok

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.