Modul AjarPertemuan 5Bab 3Fase CSemester 2

Modul Ajar Seni Teater Kelas 5: Mengembangkan Karakter (2): Olah Tubuh dan Suara

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 5 dengan topik "Mengembangkan Karakter (2): Olah Tubuh dan Suara". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 5: Mengembangkan Karakter (2): Olah Tubuh dan Suara

Seni Teater - Kelas 5

Bab 3 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mengembangkan Karakter (2): Olah Tubuh dan Suara

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMengembangkan Karakter (2): Olah Tubuh dan Suara
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menirukan cara bergerak dan bertutur sesuai sifat karakter yang diperankan
  2. Murid mampu mengatur dinamika suara (volume, intonasi) sesuai emosi karakter

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana cara tokoh jahat dan tokoh baik bergerak dan berbicara? Apa bedanya?
  2. Pernahkah kalian menirukan suara orang lain atau hewan? Bagaimana caranya?
  3. Mengapa aktor harus bisa mengubah suara dan gerakannya saat memerankan karakter berbeda?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengajak murid melakukan pemanasan ringan: peregangan leher, bahu, tangan, dan kaki selama 3 menit
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: Siapa yang pernah menirukan cara bicara atau gerakan tokoh di film atau cerita?
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar cara menggerakkan tubuh dan mengatur suara sesuai karakter yang kita perankan
  • Guru menampilkan pertanyaan pemantik dan mengajak murid berdiskusi singkat

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan pentingnya olah tubuh dan suara dalam memerankan karakter: tubuh dan suara adalah alat utama aktor untuk menghidupkan tokoh
  • Guru mendemonstrasikan perbedaan cara berjalan dan berbicara dua karakter kontras: nenek tua (bungkuk, suara pelan dan gemetar) vs anak kecil ceria (melompat-lompat, suara riang dan tinggi)
  • Murid mengamati dengan saksama dan mencatat perbedaan yang mereka lihat
  • Guru meminta murid menyebutkan karakter atau makhluk hidup yang pernah mereka amati (contoh: guru yang tegas, pedagang yang ramah, kucing, burung)
  • Guru menjelaskan elemen dinamika suara: volume (keras-lembut), intonasi (naik-turun), tempo (cepat-lambat), dan emosi yang terkandung

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid memilih satu karakter atau makhluk hidup yang ingin mereka tirukan (bebas memilih sesuai minat)
  • Murid melakukan latihan olah tubuh: menirukan cara berdiri, berjalan, dan gerakan khas karakter pilihan mereka selama 5 menit
  • Guru berkeliling memberikan umpan balik dan bantuan individual
  • Murid melakukan latihan olah suara: mengucapkan satu kalimat sederhana (contoh: Hari ini aku sangat senang) dengan volume, intonasi, dan emosi sesuai karakter mereka
  • Murid berlatih menggabungkan gerakan tubuh dan suara secara bersamaan
  • Secara bergantian, setiap murid menampilkan hasil latihan mereka di depan kelas (30-45 detik per anak)
  • Teman-teman mengamati dan memberikan apresiasi dengan tepuk tangan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: Apa yang kalian rasakan saat menirukan karakter tadi? Bagian mana yang paling mudah? Bagian mana yang sulit?
  • Murid berbagi pengalaman mereka: tantangan yang dihadapi dan hal baru yang dipelajari
  • Guru memberikan apresiasi atas keberanian dan usaha semua murid
  • Murid mencatat satu hal yang akan mereka perbaiki untuk latihan berikutnya
  • Guru menegaskan kembali: olah tubuh dan suara adalah keterampilan yang terus berkembang dengan latihan rutin

Penutup:

  • Guru memandu asesmen akhir: murid diminta menampilkan ulang karakter mereka dengan perbaikan
  • Guru dan murid menyimpulkan bersama: untuk memerankan karakter dengan baik, kita harus bisa menirukan cara bergerak dan bertutur yang sesuai, serta mengatur dinamika suara kita
  • Murid mengisi lembar refleksi diri
  • Guru memberikan penguatan positif dan memotivasi murid untuk terus berlatih di rumah
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dapat memilih karakter sesuai minat dan kemampuan observasi mereka: dari karakter sederhana (hewan, orang di sekitar) hingga karakter kompleks (tokoh fiksi dengan emosi beragam)
  • Proses: Untuk murid yang memerlukan bantuan lebih, guru memberikan pendampingan individual dan contoh tambahan. Untuk murid cepat, guru memberikan tantangan menirukan dua karakter kontras secara bergantian
  • Produk: Murid yang sudah mahir dapat menampilkan dialog singkat (2-3 kalimat) dengan karakter mereka, sementara yang masih berlatih cukup menampilkan satu kalimat dengan gerakan

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab: Siapa yang pernah menirukan cara bicara atau gerakan tokoh di film atau cerita?
  • Observasi awal pemahaman murid tentang perbedaan karakter melalui gerakan dan suara

Proses:

  • Observasi guru saat murid berlatih olah tubuh: kesesuaian gerakan dengan karakter
  • Observasi saat murid berlatih olah suara: kemampuan mengatur volume, intonasi, dan emosi
  • Catatan anekdot untuk murid yang memerlukan dukungan khusus atau menunjukkan kemajuan signifikan

Akhir:

  • Penampilan individu: murid menampilkan karakter pilihan dengan gerakan dan suara yang sesuai
  • Penilaian menggunakan rubrik dengan 4 aspek: kesesuaian gerakan, dinamika suara, konsistensi karakter, dan keberanian tampil
  • Lembar refleksi diri murid

Formatif:

  • Observasi selama latihan olah tubuh dan suara
  • Tanya jawab selama diskusi kelas
  • Umpan balik langsung saat murid berlatih

Sumatif:

  • Penampilan individu di depan kelas
  • Lembar observasi penampilan dengan rubrik

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menirukan gerakan karakterMurid belum mampu menirukan gerakan karakter dengan jelas, gerakan masih seperti diri sendiriMurid mulai menirukan beberapa gerakan khas karakter, namun belum konsistenMurid mampu menirukan gerakan karakter dengan cukup baik dan konsisten selama penampilanMurid mampu menirukan gerakan karakter dengan sangat baik, detail, dan konsisten, serta menambahkan gesture khas yang memperkuat karakter
Mengatur dinamika suaraMurid belum mampu mengubah volume dan intonasi suara, masih menggunakan suara normalMurid mulai mengubah volume atau intonasi, namun belum sesuai dengan emosi karakterMurid mampu mengatur volume dan intonasi dengan cukup baik sesuai emosi karakterMurid mampu mengatur volume, intonasi, dan tempo suara dengan sangat baik, sepenuhnya sesuai dengan emosi dan sifat karakter
Konsistensi karakterMurid sering keluar dari karakter, gerakan dan suara berubah-ubahMurid kadang mempertahankan karakter, namun sering keluar dari karakterMurid cukup konsisten mempertahankan karakter sepanjang penampilanMurid sangat konsisten mempertahankan karakter dari awal hingga akhir penampilan, dengan integrasi tubuh dan suara yang utuh
Keberanian dan ekspresiMurid tampak ragu dan kurang percaya diri, ekspresi datarMurid mulai berani tampil namun masih terlihat ragu, ekspresi mulai munculMurid tampil dengan cukup percaya diri dan ekspresi yang sesuai karakterMurid tampil dengan sangat percaya diri, ekspresif, dan menikmati peran yang dimainkan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan berlatih dan tampil dengan cukup?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling efektif mengembangkan keterampilan murid?
  • Murid mana yang memerlukan dukungan tambahan dalam olah tubuh atau suara?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran serupa di masa mendatang?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menyenangkan saat belajar menirukan karakter hari ini?
  • Bagian mana yang paling sulit: menggerakkan tubuh atau mengatur suara? Mengapa?
  • Apa yang baru kamu pelajari tentang memerankan karakter?
  • Hal apa yang ingin kamu perbaiki dalam menirukan karakter?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Seni Teater Kelas 5 SD/MI (Edisi Revisi)
  2. Ruang kelas atau aula yang cukup untuk bergerak bebas
  3. Video contoh aktor memerankan berbagai karakter (opsional)
  4. Lembar observasi penampilan
  5. Lembar refleksi diri murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.