MODUL AJAR Seni Teater — Kelas 5 (Fase C) Topik: Mengenali Diri Sendiri INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Teater |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Mengenali Diri Sendiri |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu mengidentifikasi karakteristik pribadi (sifat, kebiasaan, emosi) melalui lembar kegiatan mengenal diri sendiri
- Murid mampu mengobservasi dan mencatat ciri-ciri diri sendiri dengan jujur dan reflektif
- Murid mampu membedakan karakteristik diri sendiri dengan karakter tokoh yang akan diperankan
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa yang membuat kamu unik dan berbeda dari teman-temanmu?
- Bagaimana caramu mengekspresikan perasaan saat senang, sedih, atau marah?
- Apa kebiasaan atau sifat yang paling sering kamu tunjukkan setiap hari?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdo'a bersama
- Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan sederhana: 'Siapa yang pernah memperhatikan bagaimana cara kalian berbicara atau bergerak setiap hari?'
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan mengenal diri sendiri lebih dalam untuk persiapan menjadi karakter dalam teater
- Guru melakukan ice breaking dengan permainan cermin sederhana: murid berpasangan, satu menjadi cermin yang meniru gerakan temannya selama 1 menit
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menjelaskan pentingnya mengenal diri sendiri sebelum memerankan karakter lain dalam teater
- Guru mencontohkan beberapa karakteristik pribadi seperti: sifat (penyabar, periang, pendiam), kebiasaan (cara berjalan, cara bicara, gerak tubuh), dan emosi (senang, sedih, marah, takut)
- Guru memperlihatkan contoh observasi diri: 'Saya suka tersenyum saat bertemu orang, saya berbicara dengan nada tinggi saat senang, saya sering menggaruk kepala saat bingung'
- Murid mendengarkan dengan saksama dan diberi kesempatan bertanya jika ada yang belum dipahami
- Guru membagikan lembar kegiatan 'Mengenal Diri Sendiri' kepada setiap murid
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid mulai mengisi lembar kegiatan 'Mengenal Diri Sendiri' dengan mengamati dan mencatat karakteristik diri mereka sendiri
- Murid menuliskan minimal 3 sifat pribadi yang mereka miliki (contoh: ramah, pemalu, perhatian)
- Murid mencatat minimal 3 kebiasaan yang sering mereka lakukan (contoh: cara duduk, cara tertawa, gerakan tangan saat berbicara)
- Murid mengidentifikasi emosi yang sering mereka rasakan dan bagaimana cara mereka mengekspresikannya
- Guru berkeliling memberikan bimbingan dan motivasi kepada murid yang membutuhkan bantuan
- Guru mendorong murid untuk jujur dan tidak meniru jawaban temannya karena setiap orang unik
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk melingkar untuk sesi refleksi
- Murid diminta merefleksikan: 'Apa yang baru kamu sadari tentang dirimu setelah mengisi lembar ini?'
- Beberapa murid (secara sukarela) diminta berbagi 1-2 hal menarik yang mereka temukan tentang diri mereka sendiri
- Guru memfasilitasi diskusi santai dengan pertanyaan: 'Apakah ada hal yang mudah atau sulit saat mengobservasi dirimu sendiri?'
- Murid menuliskan refleksi singkat di lembar kegiatan: 'Setelah kegiatan ini, saya menyadari bahwa...'
- Guru menegaskan bahwa mengenal diri sendiri adalah langkah pertama untuk bisa memerankan karakter lain dengan baik
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menunjukkan lembar kerjanya dan memberikan umpan balik positif
- Guru menyampaikan kesimpulan: Setiap orang memiliki karakteristik unik, dan dengan mengenali diri sendiri kita dapat lebih siap untuk menciptakan dan memerankan karakter dalam teater
- Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas kejujuran dan usaha mereka dalam mengenal diri sendiri
- Guru memberikan pratinjau kegiatan pertemuan berikutnya: membuat profil karakter tokoh yang berbeda dari diri sendiri
- Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdo'a dan mengucapkan salam
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang kesulitan menulis, guru menyediakan gambar emosi dan sifat yang dapat dipilih dan ditempel. Untuk murid yang cepat, guru memberikan tantangan tambahan: mengidentifikasi bagaimana karakteristik mereka berubah dalam situasi berbeda (di rumah vs di sekolah).
- Proses: Murid yang membutuhkan lebih banyak waktu diberi kesempatan melanjutkan di akhir pembelajaran. Murid yang cepat dapat membantu teman yang membutuhkan dengan cara memberikan contoh, bukan jawaban langsung. Guru memberikan scaffolding berupa pertanyaan pemandu bagi murid yang kesulitan memulai.
- Produk: Murid dapat memilih format presentasi hasil observasi diri: tertulis dalam lembar kegiatan, gambar ilustrasi diri, atau kombinasi tulisan dan gambar. Murid yang lebih percaya diri dapat membuat video singkat 30 detik yang menunjukkan 1 kebiasaan khas mereka.
ASESMENAwal:- Pertanyaan diagnostik lisan: 'Siapa yang pernah memperhatikan bagaimana cara kalian berbicara atau bergerak setiap hari?'
- Pengamatan respons murid saat ice breaking permainan cermin untuk melihat kesadaran terhadap gerakan tubuh sendiri
Proses:- Observasi guru saat murid mengisi lembar kegiatan: apakah murid mampu mengidentifikasi minimal 3 sifat, 3 kebiasaan, dan beberapa emosi
- Pertanyaan formatif kepada murid: 'Apa yang paling sulit kamu identifikasi tentang dirimu?'
- Catatan anekdot tentang kejujuran dan keunikan identifikasi diri setiap murid
- Penilaian diri dan penilaian sejawat saat sesi berbagi: apakah murid dapat menghargai keunikan teman
Akhir:- Penilaian kelengkapan lembar kegiatan 'Mengenal Diri Sendiri' menggunakan rubrik
- Penilaian kualitas refleksi tertulis: seberapa dalam kesadaran baru yang diperoleh murid
- Umpan balik guru terhadap setiap hasil kerja murid
- Dokumentasi lembar kerja murid sebagai portofolio untuk pertemuan berikutnya
Formatif:- Observasi guru selama murid mengisi lembar kegiatan mengenal diri sendiri
- Pertanyaan lisan selama proses: 'Apa yang kamu temukan tentang dirimu?'
- Penilaian proses: kejujuran, keaktifan, dan kesungguhan murid dalam mengidentifikasi diri
Sumatif:- Penilaian hasil lembar kegiatan 'Mengenal Diri Sendiri' berdasarkan kelengkapan dan kedalaman identifikasi (sifat, kebiasaan, emosi)
- Penilaian refleksi tertulis murid tentang kesadaran baru yang mereka peroleh
- Rubrik penilaian dengan 4 level perkembangan
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Identifikasi Sifat Pribadi | Murid belum dapat menuliskan sifat pribadi atau menuliskan kurang dari 2 sifat | Murid dapat menuliskan 2 sifat pribadi dengan bimbingan guru | Murid dapat menuliskan 3 sifat pribadi secara mandiri | Murid dapat menuliskan lebih dari 3 sifat pribadi dengan deskripsi yang jelas dan contoh konkret | | Identifikasi Kebiasaan | Murid belum dapat mengidentifikasi kebiasaan diri atau menuliskan kurang dari 2 kebiasaan | Murid dapat mengidentifikasi 2 kebiasaan dengan bimbingan guru | Murid dapat mengidentifikasi 3 kebiasaan secara mandiri | Murid dapat mengidentifikasi lebih dari 3 kebiasaan dengan penjelasan kapan dan bagaimana kebiasaan itu muncul | | Identifikasi Emosi | Murid belum dapat mengidentifikasi emosi yang sering dirasakan atau hanya menyebutkan 1 emosi | Murid dapat mengidentifikasi 2 emosi yang sering dirasakan dengan bimbingan | Murid dapat mengidentifikasi 3 atau lebih emosi dan cara mengekspresikannya | Murid dapat mengidentifikasi berbagai emosi, cara mengekspresikannya, dan situasi yang memicu emosi tersebut | | Kejujuran dan Kesadaran Diri | Murid menuliskan karakteristik yang tidak sesuai dengan dirinya atau meniru jawaban teman | Murid mulai menuliskan karakteristik diri sendiri namun masih membutuhkan validasi guru | Murid jujur menuliskan karakteristik dirinya dengan kesadaran yang baik | Murid sangat jujur dan reflektif, mampu menyadari hal-hal baru tentang dirinya yang sebelumnya tidak disadari | | Refleksi dan Pemaknaan | Murid tidak menuliskan refleksi atau refleksi tidak relevan dengan kegiatan | Murid menuliskan refleksi sederhana seperti 'saya senang' tanpa penjelasan lebih lanjut | Murid menuliskan refleksi yang menunjukkan kesadaran baru tentang dirinya | Murid menuliskan refleksi mendalam tentang kesadaran baru dan bagaimana hal itu akan berguna untuk pembelajaran teater selanjutnya |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid dapat menyelesaikan lembar kegiatan mengenal diri sendiri dengan baik?
- Bagaimana saya dapat memfasilitasi murid yang kesulitan mengidentifikasi karakteristik diri mereka?
- Apakah alokasi waktu sudah cukup untuk kegiatan observasi diri dan refleksi?
- Apakah ada murid yang memerlukan pendampingan khusus dalam mengenali diri sendiri?
- Bagaimana saya dapat mengembangkan kegiatan ini agar lebih bermakna di pertemuan selanjutnya?
Refleksi Murid:- Apa yang paling menarik saat kamu mengamati dirimu sendiri?
- Apakah ada hal baru yang kamu sadari tentang dirimu setelah kegiatan ini?
- Apa yang mudah dan apa yang sulit saat mengenali karakteristikmu sendiri?
- Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui lebih banyak tentang dirimu?
- Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang dirimu atau tentang karakter dalam teater?
SUMBER BELAJAR- Buku Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi) - Bab III Menjadi Karakter
- Lembar kegiatan 'Mengenal Diri Sendiri' (dapat diunduh di https://buku.kemdikbud.go.id/s/Teater5)
- Daftar kumpulan sifat karakter dan emosi sebagai referensi
- Ruang kelas yang cukup untuk murid duduk melingkar saat refleksi
- Alat tulis: pensil, pulpen, dan kertas untuk menulis
- Papan tulis atau kertas besar untuk menampilkan contoh karakteristik pribadi
|