Modul AjarPertemuan 9Bab 2Fase CSemester 1

Modul Ajar Seni Teater Kelas 5: Refleksi dan Apresiasi Kinerja

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 5 dengan topik "Refleksi dan Apresiasi Kinerja". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 5: Refleksi dan Apresiasi Kinerja

Seni Teater - Kelas 5

Bab 2 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Refleksi dan Apresiasi Kinerja

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikRefleksi dan Apresiasi Kinerja
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menceritakan pendapatnya tentang penokohan dan perwatakan dari sebuah cerita sederhana yang telah dipelajari
  2. Murid mampu memberikan apresiasi yang sesuai terhadap kinerja kelompok dan individu dalam permainan peran

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang kalian rasakan setelah memainkan peran dalam cerita tersebut?
  2. Bagaimana kalian menggambarkan karakter tokoh yang dimainkan teman kalian?
  3. Hal menarik apa yang kalian temukan dari penampilan kelompok lain?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid dalam permainan peran yang telah dilakukan pada pertemuan sebelumnya
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: merefleksikan peran yang dimainkan dan memberikan apresiasi kepada teman
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk memancing rasa ingin tahu murid tentang pentingnya refleksi dan apresiasi dalam berteater

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid untuk duduk melingkar agar semua dapat saling melihat dan mendengar dengan nyaman
  • Guru menjelaskan pentingnya refleksi: melihat kembali apa yang sudah kita lakukan, apa yang berhasil, dan apa yang bisa diperbaiki
  • Guru memberikan contoh cara menceritakan pendapat tentang penokohan: 'Tokoh raja dalam cerita tadi terlihat tegas karena suaranya keras dan gerakannya mantap'
  • Guru menjelaskan cara memberikan apresiasi yang baik: menggunakan bahasa sopan, menyebutkan hal spesifik yang bagus, dan memberikan saran dengan lembut
  • Guru mencontohkan kalimat apresiasi: 'Penampilan kelompok Ani sangat bagus, terutama saat adegan di hutan. Suaranya jelas dan ekspresinya sesuai dengan tokoh'
  • Murid mendengarkan dengan penuh perhatian dan mencatat poin-poin penting tentang cara merefleksikan dan mengapresiasi

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru meminta setiap murid untuk mengingat kembali peran yang mereka mainkan atau yang dimainkan oleh teman-temannya
  • Murid secara bergantian menceritakan pendapatnya tentang penokohan dan perwatakan dari cerita yang telah dimainkan (5-7 murid sebagai contoh)
  • Setiap murid menyampaikan: tokoh apa yang dimainkan, bagaimana sifat tokohnya, dan bagaimana tokoh itu diperankan (suara, gerakan, ekspresi)
  • Guru memfasilitasi murid lain untuk memberikan apresiasi terhadap penampilan teman yang baru saja berbicara
  • Murid berlatih memberikan apresiasi dengan menyebutkan kelebihan penampilan teman dan satu saran membangun
  • Guru memberikan umpan balik positif terhadap setiap pendapat dan apresiasi yang disampaikan murid
  • Kegiatan dilanjutkan hingga semua kelompok mendapat kesempatan untuk direfleksikan dan diapresiasi

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid untuk merefleksikan proses pembelajaran hari ini dengan pertanyaan: 'Apa yang kalian pelajari dari kegiatan refleksi dan apresiasi ini?'
  • Murid menuliskan refleksi pribadi di buku catatan: satu hal yang mereka lakukan dengan baik, satu hal yang ingin diperbaiki, dan satu hal yang mereka pelajari dari teman
  • Beberapa murid diminta untuk membagikan refleksinya kepada kelas
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya refleksi dan apresiasi dalam proses belajar dan berkarya bersama
  • Murid menyimpulkan bahwa refleksi membantu mereka belajar dari pengalaman, dan apresiasi membuat kerja sama menjadi lebih menyenangkan

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta beberapa murid menyampaikan satu apresiasi untuk kelas atau teman sebangku
  • Guru memberikan penguatan terhadap pencapaian murid hari ini dalam merefleksikan dan mengapresiasi
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran berikutnya
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar berbicara di depan umum dapat menuliskan pendapat dan apresiasinya terlebih dahulu sebelum menyampaikan secara lisan
  • Proses: Murid yang cepat dapat diminta untuk memberikan apresiasi kepada lebih banyak teman atau kelompok. Murid yang lambat dapat diberikan waktu lebih banyak untuk berpikir dan berbicara dengan bimbingan guru
  • Produk: Murid yang memiliki kemampuan lebih dapat membuat catatan refleksi yang lebih detail dengan analisis mendalam tentang penokohan. Murid yang memerlukan dukungan dapat menggunakan template refleksi sederhana dengan panduan pertanyaan

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan pengalaman murid dalam permainan peran pada pertemuan sebelumnya
  • Guru mengajukan pertanyaan singkat: 'Apakah kalian pernah memberikan pujian atau saran kepada teman setelah melihat penampilannya?'

Proses:

  • Observasi saat murid menceritakan pendapat tentang penokohan dan perwatakan
  • Observasi kemampuan murid memberikan apresiasi yang sesuai
  • Pencatatan partisipasi aktif murid dalam diskusi kelas
  • Umpan balik langsung dari guru terhadap pendapat dan apresiasi yang disampaikan

Akhir:

  • Penilaian catatan refleksi tertulis murid
  • Penilaian lisan saat murid menyampaikan apresiasi di akhir pembelajaran
  • Evaluasi pemahaman murid tentang pentingnya refleksi dan apresiasi dalam berteater

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat menyampaikan pendapat tentang penokohan
  • Observasi kemampuan murid dalam memberikan apresiasi kepada teman
  • Penilaian proses melalui catatan guru tentang kualitas refleksi dan apresiasi yang disampaikan murid

Sumatif:

  • Penilaian catatan refleksi tertulis murid
  • Penilaian kemampuan komunikasi murid saat menyampaikan pendapat dan apresiasi di depan kelas

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan merefleksikan penokohan dan perwatakanMurid belum mampu menceritakan pendapat tentang penokohan dan perwatakan dari cerita yang dimainkanMurid mulai mampu menceritakan pendapat tentang penokohan namun masih sangat sederhana dan perlu banyak bimbinganMurid mampu menceritakan pendapat tentang penokohan dan perwatakan dengan cukup jelas, menyebutkan beberapa aspek seperti sifat tokoh dan cara memainkannyaMurid mampu menceritakan pendapat tentang penokohan dan perwatakan dengan sangat jelas dan detail, menganalisis sifat tokoh, cara bermain (suara, gerakan, ekspresi), dan memberikan alasan yang logis
Kemampuan memberikan apresiasiMurid belum mampu memberikan apresiasi kepada teman atau kelompokMurid mulai mampu memberikan apresiasi namun masih sangat umum (misalnya: 'bagus') tanpa menyebutkan aspek spesifikMurid mampu memberikan apresiasi dengan menyebutkan aspek spesifik yang bagus dari penampilan teman atau kelompokMurid mampu memberikan apresiasi yang lengkap: menyebutkan aspek spesifik yang bagus, menggunakan bahasa sopan dan membangun, serta memberikan saran konstruktif dengan lembut
Partisipasi dan komunikasiMurid tidak berpartisipasi dalam kegiatan refleksi dan apresiasiMurid berpartisipasi dengan pasif, hanya berbicara ketika diminta dan dengan suara sangat pelanMurid berpartisipasi aktif, menyampaikan pendapat dengan suara jelas dan dapat didengar oleh teman-temanMurid berpartisipasi sangat aktif, menyampaikan pendapat dengan percaya diri, jelas, dan menggunakan bahasa yang baik serta menghargai pendapat orang lain

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid mampu menceritakan pendapatnya tentang penokohan dan perwatakan dengan jelas?
  • Apakah murid mampu memberikan apresiasi yang sesuai dan membangun kepada teman?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling efektif dalam memfasilitasi kemampuan refleksi dan apresiasi murid?
  • Apakah diferensiasi yang saya lakukan sudah mengakomodasi kebutuhan semua murid?
  • Apa yang perlu saya perbaiki untuk pembelajaran refleksi dan apresiasi di masa mendatang?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang cara menceritakan pendapat dan memberikan apresiasi?
  • Hal apa yang paling kamu sukai dari kegiatan refleksi dan apresiasi hari ini?
  • Apa yang masih kamu rasa sulit saat menceritakan pendapat atau memberikan apresiasi kepada teman?
  • Bagaimana perasaanmu setelah mendengar apresiasi dari teman-teman?
  • Apa yang akan kamu lakukan untuk menjadi lebih baik dalam memberikan apresiasi kepada orang lain?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas V (Edisi Revisi)
  2. Catatan atau dokumentasi penampilan permainan peran dari pertemuan sebelumnya
  3. Buku catatan murid untuk menulis refleksi
  4. Papan tulis dan spidol untuk mencatat poin-poin penting tentang cara refleksi dan apresiasi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.