Modul AjarPertemuan 10Bab 2Fase CSemester 1

Modul Ajar Seni Teater Kelas 5: Persiapan Pertunjukan: Pemilihan Peran dan Properti

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 5 dengan topik "Persiapan Pertunjukan: Pemilihan Peran dan Properti". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 5: Persiapan Pertunjukan: Pemilihan Peran dan Properti

Seni Teater - Kelas 5

Bab 2 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Persiapan Pertunjukan: Pemilihan Peran dan Properti

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikPersiapan Pertunjukan: Pemilihan Peran dan Properti
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengomunikasikan ide peran yang dipilih melalui kegiatan imajinatif dengan menggunakan properti sederhana
  2. Murid mampu menunjukkan keterlibatan aktif dan konsisten dalam memilih peran serta properti pendukung untuk persiapan pertunjukan
  3. Murid mampu mengidentifikasi properti sederhana yang sesuai dengan karakter tokoh yang akan diperankan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Tokoh apa yang ingin kamu perankan dalam pertunjukan nanti? Mengapa kamu tertarik dengan tokoh tersebut?
  2. Apa saja benda-benda yang kira-kira dibutuhkan tokohmu untuk tampil lebih hidup di panggung?
  3. Bagaimana caramu menunjukkan karakter tokoh melalui cara bergerak dan menggunakan properti?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan sapaan hangat dan mengajak murid duduk melingkar untuk menciptakan suasana rileks dan terbuka
  • Guru memimpin aktivitas pemanasan ringan: murid berdiri, menggerakkan tubuh mengikuti irama tepuk tangan, lalu mengatur napas bersama untuk membangun fokus
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memilih peran untuk pertunjukan dan menentukan properti yang dibutuhkan
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya kepada beberapa murid: 'Siapa tokoh favorit kalian dari cerita yang pernah kita baca?' dan 'Apa yang membuat tokoh itu menarik?'
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid tentang proses memilih dan mempersiapkan peran

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan bahwa setiap tokoh dalam cerita memiliki karakter unik yang bisa ditunjukkan melalui cara berbicara, bergerak, dan menggunakan benda-benda (properti)
  • Guru menayangkan atau menceritakan contoh singkat: seorang tokoh nenek yang membawa tongkat, atau petani yang membawa cangkul—properti membantu penonton memahami siapa tokoh tersebut
  • Murid diajak mengamati gambar atau video pendek tokoh dalam pertunjukan teater sederhana, lalu mendiskusikan: 'Apa yang membuat kita tahu dia seorang raja? Petani? Penyihir?'
  • Guru membagikan lembar kerja berisi daftar tokoh dari cerita yang akan dipentaskan (misalnya cerita rakyat pilihan kelas). Murid membaca deskripsi singkat setiap tokoh
  • Murid secara individu memilih satu tokoh yang ingin diperankan dan menuliskan alasan pilihannya: 'Aku memilih tokoh ini karena...'
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas singkat: beberapa murid berbagi pilihan dan alasannya, guru memberikan apresiasi atas keberagaman pilihan

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (4-5 orang) berdasarkan kesamaan atau keberagaman tokoh yang dipilih
  • Setiap murid dalam kelompok mempresentasikan tokoh pilihannya secara singkat: nama tokoh, sifat, dan ciri khasnya
  • Guru memberikan tugas kelompok: 'Sekarang, pikirkan properti apa saja yang dibutuhkan oleh tokoh kalian. Tuliskan minimal 3 properti untuk setiap tokoh'
  • Murid berdiskusi dan mencatat properti dalam lembar kerja. Guru berkeliling memberi bimbingan: 'Apakah properti ini membantu penonton memahami tokohmu? Apakah mudah ditemukan atau dibuat?'
  • Setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat: satu murid memeragakan gerakan dasar tokohnya sambil teman lain menunjukkan atau menyebutkan properti yang dibutuhkan
  • Kelompok tampil secara bergantian. Guru dan murid lain memberikan tanggapan konstruktif: 'Properti apa yang paling membantu menunjukkan karakter tokoh?'
  • Guru mencatat hasil pilihan peran dan properti setiap murid untuk persiapan pertunjukan selanjutnya

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid kembali duduk melingkar dan mengatur napas bersama untuk menenangkan diri setelah aktivitas
  • Guru memandu refleksi dengan pertanyaan: 'Apa yang kamu rasakan ketika memilih tokoh tadi? Apakah ada kesulitan?'
  • Murid secara sukarela berbagi pengalaman dan perasaannya. Guru mendengarkan dengan penuh perhatian dan memberikan validasi
  • Guru bertanya: 'Apa yang kamu pelajari hari ini tentang hubungan antara tokoh dan properti?'
  • Murid menuliskan refleksi singkat di jurnal belajar masing-masing: 'Hari ini aku belajar bahwa...' dan 'Aku merasa...'
  • Guru menutup dengan apresiasi: 'Terima kasih atas keterlibatan dan kreativitas kalian hari ini. Pilihan kalian akan membuat pertunjukan kita menarik!'

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid mengangkat tangan: 'Siapa yang sudah yakin dengan pilihan perannya? Siapa yang masih ingin berdiskusi lagi?'
  • Guru memberikan umpan balik positif dan spesifik kepada beberapa murid tentang keterlibatan dan ide kreatif mereka
  • Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: 'Minggu depan kita akan mulai latihan karakter dan mencoba menggunakan properti yang sudah dipilih'
  • Guru meminta murid untuk membawa atau menyiapkan properti sederhana yang sudah ditentukan (bisa dari rumah atau dibuat bersama)
  • Guru menutup pembelajaran dengan ucapan terima kasih dan tepuk tangan bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum memahami konsep properti diberikan contoh visual lebih banyak dan daftar properti sederhana. Murid yang sudah paham dapat mengeksplorasi properti yang lebih kompleks atau simbolis.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dikelompokkan dengan teman yang lebih percaya diri atau didampingi guru secara langsung saat diskusi. Murid yang cepat dapat diminta membantu teman atau mengembangkan ide properti alternatif.
  • Produk: Murid dapat memilih cara mempresentasikan pilihan peran: ada yang menulis deskripsi detail, ada yang menggambar tokoh dengan properti, ada yang langsung memeragakan gerakan tokoh.

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid tentang tokoh favorit mereka dan apa yang membuat tokoh tersebut menarik untuk mengetahui pemahaman awal tentang karakter
  • Guru mengamati respons murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengidentifikasi kesiapan belajar dan minat

Proses:

  • Observasi langsung saat murid berdiskusi memilih tokoh dan properti: apakah murid aktif berkontribusi, mendengarkan teman, dan memberikan ide
  • Tanya jawab saat guru berkeliling: 'Mengapa kamu memilih properti ini?' untuk menilai pemahaman hubungan tokoh-properti
  • Catatan tentang kemampuan murid mengomunikasikan ide secara lisan dan visual saat presentasi kelompok
  • Pengamatan ekspresi dan bahasa tubuh murid untuk menilai keterlibatan dan antusiasme

Akhir:

  • Penilaian lembar kerja: kelengkapan dan kesesuaian properti yang dipilih dengan karakter tokoh
  • Penilaian presentasi kelompok menggunakan rubrik: kejelasan komunikasi, kreativitas ide properti, dan keterlibatan dalam kelompok
  • Penilaian jurnal refleksi: kemampuan murid merefleksikan proses belajar dan perasaannya
  • Pertanyaan lisan di akhir: 'Siapa yang sudah yakin dengan pilihan perannya?' untuk mengukur kepercayaan diri murid

Formatif:

  • Observasi keterlibatan murid selama diskusi kelompok dan presentasi
  • Tanya jawab spontan saat guru berkeliling mendampingi kelompok
  • Catatan anekdotal tentang ide dan argumen murid dalam memilih peran dan properti

Sumatif:

  • Penilaian lembar kerja pilihan peran dan properti yang telah diisi murid
  • Penilaian kinerja saat presentasi kelompok menggunakan rubrik
  • Penilaian jurnal refleksi murid

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan mengomunikasikan ide peran melalui kegiatan imajinatifMurid kesulitan menjelaskan pilihan peran dan tidak dapat menghubungkan properti dengan karakter tokohMurid dapat menyebutkan pilihan peran tetapi penjelasan masih terbatas; properti yang dipilih kurang sesuai dengan karakterMurid dapat menjelaskan pilihan peran dengan alasan sederhana; properti yang dipilih sebagian besar sesuai dengan karakter tokohMurid menjelaskan pilihan peran dengan detail dan alasan yang jelas; properti yang dipilih sangat sesuai dan mendukung karakter tokoh secara kreatif
Keterlibatan dalam proses pembelajaranMurid pasif, tidak berpartisipasi dalam diskusi atau aktivitas kelompokMurid mengikuti kegiatan tetapi partisipasinya minimal; sesekali memberikan respons jika ditanyaMurid aktif mengikuti sebagian besar kegiatan; berkontribusi dalam diskusi dan mendengarkan temanMurid sangat aktif dan konsisten terlibat di semua tahap pembelajaran; memberikan ide, mendengarkan, dan membantu teman dengan antusias
Kemampuan mengidentifikasi properti sesuai karakter tokohMurid tidak dapat mengidentifikasi properti atau properti yang disebutkan tidak relevan dengan tokohMurid dapat menyebutkan 1-2 properti sederhana tetapi hubungannya dengan tokoh masih kurang jelasMurid dapat mengidentifikasi 3 atau lebih properti yang sesuai dengan karakter tokoh; penjelasan cukup logisMurid mengidentifikasi properti yang sangat tepat dan kreatif; mampu menjelaskan fungsi setiap properti dalam mendukung karakter tokoh
Kolaborasi dalam kelompokMurid bekerja sendiri, tidak berinteraksi atau mendengarkan anggota kelompok lainMurid sesekali berinteraksi dengan anggota kelompok tetapi lebih sering bekerja sendiriMurid aktif berdiskusi, mendengarkan ide teman, dan memberikan kontribusi dalam kerja kelompokMurid sangat kolaboratif; menghargai ide semua anggota, memfasilitasi diskusi, dan memastikan semua terlibat

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam memilih peran dan properti? Jika tidak, apa yang bisa saya lakukan untuk meningkatkan keterlibatan mereka?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan efektif membantu murid dengan kebutuhan belajar berbeda?
  • Bagaimana saya bisa lebih memfasilitasi diskusi kelompok agar semua suara terdengar?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah tepat? Bagian mana yang perlu penyesuaian di pertemuan selanjutnya?
  • Apa momen paling bermakna dalam pembelajaran hari ini yang bisa saya kembangkan lebih lanjut?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling kamu sukai dari kegiatan memilih peran dan properti hari ini?
  • Apakah kamu merasa kesulitan dalam memilih tokoh atau properti? Apa yang membuatmu kesulitan?
  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang hubungan antara tokoh dan properti?
  • Bagaimana perasaanmu ketika bekerja sama dengan teman dalam kelompok?
  • Apa yang ingin kamu lakukan lebih baik di pertemuan selanjutnya untuk mempersiapkan pertunjukan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Seni Teater Kelas 5 SD (Kurikulum Merdeka)
  2. Lembar kerja pilihan peran dan properti
  3. Gambar atau video pendek tokoh dalam pertunjukan teater sederhana
  4. Daftar tokoh dari cerita rakyat yang akan dipentaskan
  5. Contoh properti sederhana: tongkat, topi, kain, tas, alat tulis, dll.
  6. Jurnal belajar murid
  7. Papan tulis atau kertas plano untuk mencatat hasil diskusi
  8. Alat tulis: pensil, spidol warna, kertas

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.