Modul AjarPertemuan 11Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar Seni Teater Kelas 5: Pentas dan Refleksi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 5 dengan topik "Pentas dan Refleksi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 5: Pentas dan Refleksi

Seni Teater - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 11

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Pentas dan Refleksi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikPentas dan Refleksi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menampilkan pertunjukan lakon pendek hasil eksplorasi gerak dan suara secara berkelompok dengan percaya diri dan kolaboratif
  2. Murid mampu menceritakan pendapat tentang penokohan dan perwatakan dalam pertunjukan yang disaksikan menggunakan bahasa yang jelas
  3. Murid mampu menghargai pertunjukan teman dengan menjadi penonton yang apresiatif dan memberikan tanggapan konstruktif

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang membuat sebuah pertunjukan menarik untuk ditonton?
  2. Bagaimana cara kita menampilkan karakter tokoh agar penonton bisa merasakan emosi tokoh tersebut?
  3. Apa yang bisa kita pelajari dari menonton pertunjukan teman-teman kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan murid untuk pentas
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan menampilkan hasil eksplorasi gerak dan suara dalam bentuk pertunjukan lakon pendek
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: Siapa yang merasa siap untuk tampil? Apa yang paling kalian nantikan dari pentas hari ini?
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangun antusiasme dan kesadaran tentang pentingnya menjadi pemain yang ekspresif dan penonton yang apresiatif

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan tata tertib pentas: urutan kelompok, durasi maksimal setiap kelompok (5-7 menit), dan etika sebagai penonton yang baik
  • Guru mengingatkan murid tentang elemen penting dalam penampilan: volume suara yang jelas, gerak tubuh yang ekspresif, kekompakan kelompok, dan kontak mata dengan penonton
  • Guru memandu murid untuk memahami cara memberikan tanggapan yang konstruktif: menyebutkan hal yang baik, memberikan saran dengan sopan, dan menghargai usaha teman
  • Setiap kelompok diberikan waktu 5 menit untuk persiapan akhir dan pemanasan singkat (vokal dan gerak) di area yang ditentukan

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Kelompok pertama tampil menampilkan lakon pendek hasil eksplorasi gerak dan suara. Kelompok lain menjadi penonton yang menghargai dengan duduk tenang dan memberikan tepuk tangan
  • Guru mengobservasi dan mencatat penampilan setiap kelompok menggunakan lembar observasi (aspek: kejelasan suara, ekspresivitas gerak, kekompakan, penghayatan tokoh)
  • Setiap kelompok secara bergiliran tampil sesuai urutan yang telah ditentukan. Transisi antar kelompok dilakukan dengan tertib
  • Murid yang menjadi penonton membuat catatan sederhana tentang penokohan dan perwatakan yang mereka amati dari setiap pertunjukan (boleh berupa sketsa atau tulisan singkat)
  • Setelah semua kelompok tampil, guru memberikan apresiasi dengan tepuk tangan bersama untuk semua penampilan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi sesi refleksi dengan meminta setiap murid menceritakan pendapat mereka tentang satu pertunjukan yang paling berkesan (boleh memilih kelompok lain atau kelompok sendiri)
  • Murid diminta menjelaskan: tokoh apa yang paling menarik, bagaimana perwatakan tokoh tersebut ditampilkan (melalui gerak, suara, ekspresi), dan apa yang membuat tokoh tersebut berkesan
  • Guru memberikan kesempatan kepada 6-8 murid untuk berbagi pendapat secara lisan (masing-masing 1-2 menit)
  • Guru memandu murid melakukan refleksi diri: Apa yang sudah berhasil dalam penampilan kelompokmu? Apa yang ingin kamu perbaiki di kesempatan berikutnya?
  • Murid menuliskan refleksi pribadi di buku catatan atau lembar refleksi yang disediakan guru dengan panduan pertanyaan refleksi

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas usaha dan keberanian tampil di depan teman-teman
  • Guru menyampaikan kesimpulan pembelajaran: pentingnya kerja sama tim, ekspresivitas dalam berteater, dan sikap menghargai karya orang lain
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid mengisi lembar evaluasi diri tentang pengalaman pentas hari ini
  • Guru memberikan penguatan positif dan motivasi untuk terus berkarya dalam seni teater
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang kesulitan berbicara di depan umum dapat memilih peran dengan dialog lebih sedikit namun ekspresif dalam gerak. Murid yang sudah mahir dapat diminta menjadi narator atau mengambil peran dengan dialog lebih kompleks
  • Proses: Murid yang membutuhkan lebih banyak waktu untuk refleksi dapat menuliskan pendapat mereka terlebih dahulu sebelum berbagi lisan. Murid yang cepat dapat diminta memberikan tanggapan untuk lebih dari satu pertunjukan
  • Produk: Murid dapat memilih format menyampaikan pendapat: lisan, tulisan naratif, atau diagram visual (misalnya peta karakter). Murid dapat menulis refleksi dengan panjang yang disesuaikan dengan kemampuan mereka

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya secara lisan: Siapa yang merasa siap untuk tampil? Apa yang paling kalian nantikan dari pentas hari ini?
  • Guru mengecek kesiapan mental dan fisik murid melalui tanya jawab singkat tentang persiapan yang sudah dilakukan kelompok masing-masing

Proses:

  • Observasi langsung selama penampilan menggunakan lembar observasi (kejelasan suara, ekspresivitas gerak, kekompakan kelompok, penghayatan tokoh)
  • Memantau catatan pengamatan murid saat menjadi penonton
  • Mendengarkan dan mencatat pendapat murid saat sesi berbagi lisan tentang penokohan dan perwatakan
  • Penilaian sejawat: murid memberikan apresiasi dan saran konstruktif kepada kelompok lain

Akhir:

  • Penilaian kinerja kelompok menggunakan rubrik holistik dengan 4 level perkembangan
  • Membaca dan menilai refleksi tertulis murid tentang pendapat mereka terhadap penokohan dan perwatakan dalam pertunjukan
  • Lembar evaluasi diri: murid menilai pencapaian mereka sendiri, kontribusi dalam kelompok, dan pengalaman belajar selama proses

Formatif:

  • Observasi selama penampilan kelompok (kejelasan suara, ekspresivitas gerak, kekompakan, penghayatan)
  • Observasi saat murid menyampaikan pendapat tentang pertunjukan (kemampuan mengidentifikasi penokohan dan perwatakan)
  • Penilaian sejawat melalui catatan pengamatan murid terhadap pertunjukan kelompok lain

Sumatif:

  • Penilaian kinerja penampilan kelompok menggunakan rubrik (aspek: teknik vokal dan gerak, kekompakan, penghayatan karakter)
  • Penilaian refleksi tertulis murid tentang pendapat terhadap penokohan dan perwatakan
  • Evaluasi diri murid tentang proses dan hasil pembelajaran

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kejelasan Vokal (Volume dan Artikulasi)Suara sangat pelan atau tidak jelas, penonton kesulitan mendengar dan memahami dialogSuara terdengar namun masih pelan atau kurang jelas di beberapa bagian, artikulasi perlu diperbaikiSuara cukup jelas dan terdengar oleh sebagian besar penonton, artikulasi sudah cukup baikSuara sangat jelas, keras, dan artikulasi sempurna sehingga seluruh penonton dapat mendengar dan memahami dengan baik
Ekspresivitas Gerak TubuhGerakan tubuh kaku, tidak ekspresif, dan tidak mendukung karakter tokohGerakan tubuh mulai terlihat namun masih terbatas dan kurang ekspresifGerakan tubuh cukup ekspresif dan mulai mencerminkan karakter tokoh dengan baikGerakan tubuh sangat ekspresif, dinamis, dan sepenuhnya mendukung karakter serta emosi tokoh
Kekompakan dan Kolaborasi KelompokKelompok tidak kompak, sering terputus atau saling menunggu, tidak ada koordinasiKelompok mulai menunjukkan kekompakan namun masih ada bagian yang terputus atau kurang koordinasiKelompok cukup kompak, koordinasi cukup baik dengan sedikit kesalahan timingKelompok sangat kompak, koordinasi sempurna, timing tepat, dan saling mendukung sepanjang penampilan
Penghayatan Karakter TokohTidak menunjukkan pemahaman karakter, bermain datar tanpa emosi atau perwatakan yang jelasMulai menunjukkan pemahaman karakter namun penghayatan masih dangkal dan belum konsistenCukup menghayati karakter dengan perwatakan yang cukup jelas dan konsisten di sebagian besar adeganSangat menghayati karakter dengan perwatakan yang sangat jelas, konsisten, dan meyakinkan sepanjang penampilan
Kemampuan Merefleksi Penokohan dan PerwatakanTidak dapat menjelaskan pendapat tentang tokoh atau perwatakan, hanya memberikan komentar umumDapat menyebutkan tokoh namun penjelasan tentang perwatakan masih sangat sederhana dan kurang detailDapat menjelaskan penokohan dan perwatakan dengan cukup jelas, memberikan contoh konkret dari penampilanDapat menjelaskan penokohan dan perwatakan dengan sangat detail, analitis, dan memberikan contoh spesifik dari gerak, suara, dan ekspresi

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang sama untuk tampil dan menyampaikan pendapat?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan dukungan bagi murid yang masih kurang percaya diri dalam tampil?
  • Apakah strategi pembelajaran hari ini efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran? Apa yang perlu diperbaiki?
  • Bagaimana saya dapat lebih memfasilitasi murid untuk memberikan tanggapan yang konstruktif dan menghargai karya teman?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu rasakan saat tampil di depan teman-teman? Bagian mana yang paling kamu sukai?
  • Apa yang sudah berhasil kamu lakukan dengan baik dalam penampilan kelompokmu?
  • Apa yang ingin kamu perbaiki atau tingkatkan di kesempatan berikutnya?
  • Tokoh mana yang paling berkesan dari pertunjukan teman-temanmu? Mengapa tokoh itu berkesan?
  • Apa yang kamu pelajari dari pengalaman menampilkan dan menonton pertunjukan hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Seni Teater Kelas 5 SD/MI Kurikulum Merdeka
  2. Buku Siswa Seni Teater Kelas 5 SD/MI Kurikulum Merdeka
  3. Ruang kelas atau aula sebagai panggung sederhana
  4. Properti sederhana yang sudah disiapkan murid (jika ada)
  5. Lembar observasi penampilan untuk guru
  6. Lembar catatan pengamatan untuk murid
  7. Lembar refleksi diri untuk murid
  8. Alat tulis dan buku catatan murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.