MODUL AJAR Seni Teater — Kelas 4 (Fase B) Topik: Membentuk Tim Pementasan INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Teater |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 4 |
|---|
| Topik | Membentuk Tim Pementasan |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu membagi peran dalam tim pementasan (narator, aktor, musik) secara demokratis melalui diskusi kelompok.
- Murid mampu bekerja sama dalam tim untuk merencanakan pementasan cerita fabel atau legenda secara terstruktur.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Kalau kalian ingin mementaskan sebuah cerita di depan kelas, kira-kira siapa saja yang dibutuhkan agar pertunjukan berjalan dengan baik?
- Menurutmu, apa yang akan terjadi jika semua orang dalam kelompok ingin menjadi aktor dan tidak ada yang mau menjadi narator atau pengisi musik?
- Bagaimana cara yang adil untuk memilih siapa mendapat peran apa dalam sebuah tim pementasan?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran. (3 menit)
- Guru melakukan asesmen awal: meminta murid mengacungkan tangan — siapa yang pernah menonton pertunjukan teater, drama, atau pertunjukan sekolah. Guru mencatat respons untuk mengetahui titik awal pengetahuan murid. (3 menit)
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini murid akan belajar membentuk tim pementasan dan merencanakan tugas masing-masing anggota tim secara bersama-sama. (2 menit)
- Guru melontarkan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberi ruang bagi 2–3 murid untuk merespons, tanpa menghakimi jawaban apapun. (4 menit)
- Guru meminta murid duduk bersama kelompoknya masing-masing (kelompok yang telah dibentuk sebelumnya, 4–5 orang per kelompok). (2 menit)
- Guru menempelkan atau menunjukkan tiga kartu bertuliskan: 'Tim Narator', 'Tim Aktor', 'Tim Musik' di papan tulis, lalu menjelaskan secara singkat fungsi masing-masing tim. (3 menit)
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menjelaskan tiga peran utama dalam tim pementasan sederhana: (1) Narator — menceritakan jalannya cerita; (2) Aktor — memperagakan tokoh dengan gerak tubuh, suara, dan ekspresi; (3) Tim Musik — memberikan efek suara atau musik latar untuk memperkuat suasana. (5 menit)
- Guru mendemonstrasikan contoh singkat: guru membacakan satu kalimat sebagai narator, lalu memperagakan satu gerakan sederhana sebagai aktor, lalu membunyikan tepukan tangan atau alat sederhana sebagai efek suara. Murid mengamati perbedaan ketiga peran tersebut. (5 menit)
- Guru membagikan Lembar Kerja Murid (LKPD) Kegiatan 4. Murid membaca instruksi LKPD secara berkelompok dan mengidentifikasi tugas yang harus mereka selesaikan. (3 menit)
- Guru mengecek pemahaman dengan bertanya kepada beberapa kelompok: 'Apa perbedaan tugas narator dan aktor menurut kalian?' — guru memberi umpan balik singkat atas jawaban murid. (2 menit)
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Setiap kelompok mendiskusikan naskah cerita fabel atau legenda yang akan dipentaskan (boleh memilih dari Kegiatan 3 atau naskah lain yang disepakati bersama guru). Diskusi berlangsung selama 5 menit, setiap anggota kelompok menyampaikan pendapatnya. (5 menit)
- Setelah naskah disepakati, setiap kelompok mendiskusikan pembagian peran secara demokratis: masing-masing anggota menyampaikan minat dan kemampuannya, lalu kelompok memutuskan bersama siapa yang menjadi narator, aktor, dan tim musik. Guru mengingatkan: 'Tidak ada peran yang lebih penting atau lebih kecil — semua peran sama-sama dibutuhkan.' (8 menit)
- Setiap kelompok mencatat hasil pembagian peran di LKPD: nama anggota, peran yang disepakati, dan alasan singkat mengapa pembagian itu dipilih bersama. (5 menit)
- Setiap kelompok mulai merancang rencana singkat pementasan: adegan apa yang akan diperagakan, siapa narator di bagian mana, dan efek suara apa yang akan digunakan. Hasil rancangan ditulis di LKPD. (7 menit)
- Guru berkeliling memantau diskusi setiap kelompok, memberikan pertanyaan pancingan jika ada kelompok yang mengalami kesulitan: 'Siapa di kelompokmu yang menurutmu paling cocok menjadi narator? Mengapa?' atau 'Apakah semua anggota sudah setuju dengan pembagian ini?' (selama kegiatan diskusi kelompok)
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setiap kelompok mempresentasikan hasil pembagian peran dan rencana pementasan mereka secara singkat (1–2 menit per kelompok) di depan kelas. Kelompok lain diajak untuk menyimak dan boleh memberikan satu komentar positif atau satu pertanyaan. (10 menit)
- Guru memfasilitasi diskusi kelas singkat: 'Apakah proses pembagian peran tadi berjalan adil? Ada yang merasa kurang setuju? Bagaimana cara kalian menyelesaikannya?' — mengajak murid menyadari proses berdemokrasi dalam tim. (3 menit)
- Murid mengisi bagian refleksi di LKPD secara mandiri: menuliskan peran yang mereka dapatkan, perasaan mereka terhadap peran tersebut, dan satu hal yang mereka pelajari tentang bekerja dalam tim hari ini. (4 menit)
Penutup:- Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran hari ini bersama-sama: 'Apa saja tim dalam pementasan teater? Mengapa penting bekerja sama dan berbagi peran dengan adil?' (3 menit)
- Guru memberikan penguatan: 'Dalam sebuah tim pementasan, setiap orang punya peran penting. Narator, aktor, dan tim musik semuanya saling mendukung agar pertunjukan berhasil.' (2 menit)
- Guru menyampaikan asesmen akhir: meminta murid mengisi 'Lembar Bintang' — menuliskan satu hal yang sudah mereka lakukan dengan baik dalam diskusi kelompok hari ini dan satu hal yang ingin mereka tingkatkan. (3 menit)
- Guru menyampaikan informasi kegiatan berikutnya (Kegiatan 5): menyiapkan properti dan kostum pementasan. Murid diminta berdiskusi di rumah dengan keluarga mengenai kostum atau properti sederhana yang bisa dibawa. (1 menit)
- Guru menutup pembelajaran dengan tepuk semangat bersama dan salam. (1 menit)
Diferensiasi:- Konten: Bagi murid yang belum familiar dengan cerita fabel atau legenda, guru menyediakan 2–3 pilihan sinopsis cerita singkat (1 paragraf) agar mereka dapat langsung memilih tanpa kebingungan. Bagi murid yang sudah sangat memahami materi, mereka dapat memilih cerita yang lebih kompleks dengan lebih banyak tokoh.
- Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat dipasangkan dengan teman sebaya yang lebih percaya diri sebagai 'teman belajar' dalam kelompok. Guru mendampingi kelompok yang kesulitan berdiskusi dengan memberikan pertanyaan pemandu yang lebih terstruktur di kartu panduan. Murid yang sudah cepat memahami dapat ditantang untuk langsung mencoba melafalkan satu kalimat narasi atau memperagakan satu gestur tokoh.
- Produk: Hasil LKPD dapat berupa tulisan, gambar skema sederhana (siapa memerankan apa), atau kombinasi keduanya — disesuaikan dengan kemampuan dan gaya belajar murid.
ASESMENAwal:- Guru meminta murid mengacungkan tangan: siapa yang pernah menonton atau terlibat dalam pertunjukan teater/drama. Respons dicatat guru sebagai peta titik awal pengetahuan murid.
- Guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Menurut kalian, apa saja yang dibutuhkan agar sebuah pertunjukan bisa berjalan?' — jawaban murid digunakan untuk mengetahui sejauh mana mereka sudah mengenal konsep tim dalam pertunjukan.
Proses:- Lembar ceklis observasi partisipasi diskusi kelompok: guru mengamati apakah setiap murid menyampaikan pendapat minimal satu kali, mendengarkan teman, dan menyepakati pembagian peran secara bersama-sama.
- Umpan balik lisan oleh guru saat berkeliling: guru mengajukan pertanyaan pancingan dan memberikan konfirmasi atau koreksi segera terhadap proses diskusi yang berlangsung.
- Pantauan pengisian LKPD: guru memastikan setiap kelompok mengisi kolom pembagian peran, alasan pemilihan, dan rencana pementasan — kelompok yang belum lengkap dibimbing langsung.
Akhir:- Lembar Bintang (penilaian diri): murid menuliskan satu hal yang sudah mereka lakukan dengan baik dan satu hal yang ingin ditingkatkan dalam kerja tim.
- LKPD Kegiatan 4 yang telah selesai diisi dinilai menggunakan rubrik dengan empat aspek: kelengkapan pembagian peran, kualitas rencana pementasan, demokratisasi proses pembagian peran, dan kemampuan kerja sama tim.
- Penilaian sejawat sederhana: setiap kelompok memberikan satu kalimat apresiasi untuk kelompok lain setelah presentasi singkat.
Formatif:- Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok menggunakan lembar ceklis observasi (aktif bertanya, menyampaikan pendapat, mendengarkan teman).
- Umpan balik lisan guru saat berkeliling kelompok selama tahap Mengaplikasi.
- Presentasi singkat hasil pembagian peran kelompok di depan kelas sebagai bukti proses diskusi demokratis.
Sumatif:- Lembar Bintang (penilaian diri murid di akhir pembelajaran): refleksi tertulis tentang kontribusi diri dan hal yang ingin ditingkatkan.
- LKPD Kegiatan 4 yang sudah terisi lengkap: berisi pembagian peran, alasan pemilihan peran, dan rencana singkat pementasan.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pembagian Peran Secara Demokratis | Peran dibagi oleh satu orang saja tanpa mendiskusikan dengan anggota kelompok lain, atau tidak ada kesepakatan yang tercapai. | Diskusi pembagian peran terjadi, tetapi hanya melibatkan sebagian anggota kelompok; beberapa anggota tidak mendapat kesempatan menyampaikan pendapat. | Semua anggota kelompok terlibat dalam diskusi pembagian peran dan mencapai kesepakatan bersama, meskipun masih ada sedikit ketidaksetujuan yang belum terselesaikan. | Semua anggota kelompok aktif menyampaikan pendapat, mendengarkan satu sama lain, dan mencapai kesepakatan pembagian peran secara demokratis disertai alasan yang jelas untuk setiap pilihan. | | Pemahaman Fungsi Peran (Narator, Aktor, Musik) | Murid tidak dapat membedakan fungsi narator, aktor, dan tim musik meskipun sudah diberi penjelasan. | Murid dapat menyebutkan nama-nama peran tetapi belum dapat menjelaskan perbedaan fungsinya dengan tepat. | Murid dapat menjelaskan fungsi dua dari tiga peran dengan benar dan mencerminkannya dalam pembagian tugas di LKPD. | Murid dapat menjelaskan fungsi ketiga peran (narator, aktor, tim musik) dengan benar dan mengaitkannya dengan naskah yang dipilih kelompok secara konkret. | | Kerja Sama Tim dalam Merencanakan Pementasan | Anggota kelompok bekerja sendiri-sendiri tanpa koordinasi; rencana pementasan tidak terbentuk. | Ada upaya bekerja sama, tetapi hanya satu atau dua anggota yang aktif berkontribusi dalam menyusun rencana pementasan. | Sebagian besar anggota kelompok berkontribusi dalam menyusun rencana pementasan; rencana cukup terstruktur meskipun belum lengkap di semua bagian. | Seluruh anggota kelompok aktif berkontribusi; rencana pementasan tersusun lengkap mencakup naskah yang dipilih, pembagian tugas, dan gambaran adegan yang akan ditampilkan. | | Kelengkapan dan Kualitas LKPD | LKPD tidak diisi atau hanya terisi kurang dari setengah bagian yang diminta. | LKPD terisi lebih dari setengah bagian, namun jawaban sangat singkat dan kurang menunjukkan proses berpikir. | LKPD terisi lengkap dengan jawaban yang cukup jelas; pembagian peran dan rencana singkat pementasan tercantum. | LKPD terisi lengkap dengan jawaban yang jelas dan terperinci; mencantumkan alasan pembagian peran, rencana pementasan, dan refleksi diri yang bermakna. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua kelompok berhasil membagi peran secara demokratis dalam waktu yang tersedia? Jika tidak, apa hambatan yang terjadi dan bagaimana saya bisa memfasilitasi prosesnya lebih baik di pertemuan berikutnya?
- Apakah instruksi yang saya berikan tentang fungsi narator, aktor, dan tim musik cukup jelas bagi murid Fase B? Bagian mana yang perlu dijelaskan ulang?
- Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah menjangkau murid yang membutuhkan dukungan tambahan maupun yang sudah lebih cepat memahami materi?
- Seberapa aktif semua anggota kelompok terlibat dalam diskusi? Apakah ada murid yang tampak tidak terlibat dan perlu pendekatan berbeda?
Refleksi Murid:- Peran apa yang kamu dapatkan dalam tim pementasan? Apakah kamu senang dengan peran tersebut? Mengapa?
- Bagaimana rasanya ketika kalian harus berdiskusi dan sepakat bersama dalam memilih peran? Apakah mudah atau sulit?
- Satu hal apa yang kamu pelajari hari ini tentang bekerja dalam sebuah tim?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Seni Teater Kelas 4 — Bab III: Bermain Peran dari Cerita Fabel dan Legenda, Kegiatan 4 (Membentuk Tim Pementasan)
- Buku Guru Seni Teater Kelas 4 — panduan pelaksanaan Kegiatan 4
- LKPD Kegiatan 4 (disiapkan dan diperbanyak oleh guru sesuai jumlah murid)
- Kartu peran: tiga lembar karton/kertas bertuliskan 'Tim Narator', 'Tim Aktor', 'Tim Musik' (disiapkan guru)
- Naskah cerita fabel atau legenda pilihan kelompok (dari Kegiatan 3 atau naskah alternatif yang disediakan guru)
- Lembar Bintang untuk penilaian diri murid (disiapkan guru)
- Alat tulis dan papan tulis untuk mencatat hasil diskusi kelas
|