MODUL AJAR Seni Teater — Kelas 4 (Fase B) Topik: Membaca dan Memahami Cerita Legenda INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Teater |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 4 |
|---|
| Topik | Membaca dan Memahami Cerita Legenda |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu membaca cerita legenda 'Kisah Raja Ampat dan Telur Naga' dengan lancar.
- Murid mampu mengidentifikasi tokoh dan karakter dalam cerita legenda yang dibaca.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian mendengar cerita tentang asal-usul suatu tempat di Indonesia? Tempat apa itu dan bagaimana ceritanya?
- Menurutmu, apa bedanya cerita legenda dengan cerita yang kamu alami sendiri sehari-hari?
- Kalau kamu bisa menjadi salah satu tokoh dalam cerita legenda, kamu mau jadi tokoh seperti apa — pahlawan, raja, atau makhluk ajaib? Mengapa?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa sebelum memulai kegiatan.
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan belajar murid.
- Asesmen awal: Guru mengajukan pertanyaan diagnostik lisan — 'Siapa yang sudah pernah mendengar cerita tentang Raja Ampat?' dan 'Apa yang kalian ketahui tentang legenda?' — untuk mengukur pengetahuan awal murid.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran secara singkat: hari ini kita akan membaca cerita legenda 'Kisah Raja Ampat dan Telur Naga' dan mencari tahu siapa saja tokoh-tokohnya serta bagaimana sifat mereka.
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid.
- Guru menunjukkan peta Indonesia dan menunjuk lokasi Papua/Raja Ampat agar murid mendapatkan konteks geografis cerita yang akan dibaca.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membacakan cerita legenda 'Kisah Raja Ampat dan Telur Naga' sekali secara ekspresif dan lantang, sementara murid menyimak dengan penuh perhatian. (Berkesadaran)
- Guru meminta murid untuk menutup teks, kemudian bertanya secara lisan: 'Siapa saja tokoh yang muncul dalam cerita tadi?' — murid menjawab secara bergantian. (Berkesadaran)
- Murid membuka teks cerita dan membacanya secara mandiri dalam hati selama ±7 menit. Guru mengingatkan murid untuk menandai (dengan jari atau pensil) setiap kali menemukan nama tokoh. (Bermakna)
- Guru memandu sesi tanya-jawab singkat untuk memastikan pemahaman dasar: alur cerita, latar tempat, dan peristiwa utama dalam cerita.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mengisi Lembar Kerja Murid (LKPD) dengan tabel dua kolom: 'Nama Tokoh' dan 'Karakter/Sifat Tokoh'. Mereka menuliskan minimal 3 tokoh yang ditemukan dalam cerita beserta sifatnya berdasarkan bukti teks. (Bermakna)
- Setelah mengisi tabel, murid berpasangan (pair-share) dan saling membandingkan hasil identifikasi tokoh mereka — apakah ada tokoh atau sifat yang berbeda dari yang ditemukan pasangannya? (Menggembirakan)
- Beberapa pasang murid diminta mempresentasikan satu tokoh pilihan mereka kepada kelas: menyebutkan nama tokoh, sifatnya, dan satu kutipan atau bukti dari cerita yang mendukung sifat tersebut. (Bermakna)
- Guru memberikan penguatan dan menambahkan informasi tentang tokoh yang mungkin terlewat, serta mengaitkan karakter tokoh dengan kemungkinan cara memerankannya di panggung (gerak tubuh, ekspresi, suara). (Bermakna)
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):- Guru mengajak murid untuk berhenti sejenak dan merenungkan: 'Dari semua tokoh yang sudah kamu temukan, tokoh mana yang paling berkesan bagimu dan mengapa?' — murid menjawab secara lisan bergantian atau menuliskan jawabannya di buku. (Berkesadaran)
- Guru memancing refleksi lebih dalam: 'Kalau kamu harus memerankan salah satu tokoh itu di atas panggung, kira-kira bagaimana cara kamu menunjukkan sifat tokoh itu lewat suara dan gerakanmu?' — beberapa murid boleh langsung mencoba berekspresi singkat. (Menggembirakan)
- Murid menuliskan satu kalimat kesimpulan pribadi di buku catatan: 'Cerita ini mengajarkanku bahwa...' sebagai bentuk pemaknaan nilai dari legenda. (Bermakna)
Penutup:- Guru mengajak murid menyimpulkan bersama: siapa saja tokoh dalam cerita 'Kisah Raja Ampat dan Telur Naga' dan bagaimana karakter masing-masing tokoh.
- Asesmen akhir: Guru meminta setiap murid menyebutkan satu tokoh dan satu sifat tokoh tersebut secara lisan (teknik 'tiket keluar' lisan) sebelum meninggalkan tempat duduk.
- Guru memberikan umpan balik singkat atas proses hari ini dan mengapresiasi keaktifan murid.
- Guru menyampaikan gambaran kegiatan berikutnya (Pertemuan 4): murid akan mulai mencoba menirukan gerak tubuh, suara, dan emosi tokoh yang sudah diidentifikasi hari ini.
- Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama.
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang belum lancar membaca, guru menyediakan versi cerita yang telah disederhanakan kosakatanya atau diperbolehkan menggunakan rekaman audio cerita yang diputar melalui perangkat guru.
- Proses: Murid yang cepat selesai mengisi LKPD diminta menambahkan kolom ketiga pada tabelnya: 'Bagaimana cara memerankan tokoh ini?' (deskripsi singkat gestur atau suara). Murid yang mengalami kesulitan mendapat pendampingan guru dengan pertanyaan pancingan: 'Di halaman berapa kamu menemukan tokoh ini? Apa yang tokoh itu lakukan?'
- Produk: Murid yang sudah sangat memahami dapat membuat sketsa wajah atau ilustrasi sederhana tokoh pilihan mereka di buku catatan sebagai gambaran visual karakter yang akan diperankan nanti.
ASESMENAwal:- Pertanyaan diagnostik lisan di awal: 'Siapa yang sudah pernah mendengar cerita Raja Ampat?' dan 'Apa yang kalian tahu tentang legenda?' untuk memetakan pengetahuan awal murid tentang cerita legenda.
- Guru mencatat secara cepat (mental map atau tanda di daftar hadir) murid yang sudah familiar dan yang belum pernah mendengar cerita legenda, untuk menyesuaikan tingkat bantuan selama kegiatan.
Proses:- Observasi keaktifan membaca: guru memantau apakah murid membaca secara mandiri dan menandai tokoh yang ditemukan.
- Penilaian LKPD saat berjalan: guru berkeliling dan memberi umpan balik langsung jika ada penulisan tokoh atau sifat yang kurang tepat.
- Observasi saat pair-share: guru mendengarkan percakapan antar pasangan untuk menilai ketepatan identifikasi tokoh dan kemampuan murid memberikan alasan.
- Pertanyaan pancingan selama kegiatan inti: 'Bagaimana kamu tahu tokoh ini baik atau jahat? Tunjukkan kalimat di teks yang membuktikannya.'
Akhir:- Tiket keluar lisan: setiap murid wajib menyebutkan minimal satu nama tokoh dan satu sifat tokoh dari cerita sebelum meninggalkan kelas — digunakan sebagai bukti ketercapaian TP 4.3.3.2.
- LKPD tabel tokoh dan karakter dikumpulkan dan dinilai berdasarkan rubrik empat level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) untuk kedua TP.
- Kalimat refleksi pribadi ('Cerita ini mengajarkanku bahwa...') dinilai secara holistik untuk melihat kedalaman pemahaman murid terhadap nilai dalam legenda.
Formatif:- Observasi lisan saat sesi tanya-jawab tentang tokoh dan karakter cerita.
- Pengamatan proses saat murid mengisi LKPD tabel tokoh dan karakter.
- Pair-share: guru berkeliling memantau kualitas diskusi berpasangan dan mencatat murid yang memerlukan dukungan tambahan.
Sumatif:- Tiket keluar lisan: setiap murid menyebutkan satu nama tokoh dan satu sifatnya dari cerita 'Kisah Raja Ampat dan Telur Naga' sebelum mengakhiri pelajaran.
- LKPD tabel tokoh dan karakter yang telah diisi murid dikumpulkan untuk dinilai menggunakan rubrik.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kelancaran Membaca Cerita Legenda (TP 4.3.3.1) | Murid belum dapat membaca teks cerita secara mandiri; perlu dibacakan seluruhnya oleh guru atau teman. | Murid mampu membaca cerita dengan banyak jeda panjang, pelafalan kurang jelas, dan sering membutuhkan bantuan pada kata-kata tertentu. | Murid mampu membaca cerita dengan lancar di sebagian besar bagian; sesekali terhenti pada kata yang kurang familiar namun dapat melanjutkan secara mandiri. | Murid membaca cerita legenda dengan sangat lancar, pelafalan jelas, intonasi sesuai isi cerita, dan mampu membaca tanpa bantuan dari awal hingga akhir. | | Mengidentifikasi Tokoh dalam Cerita Legenda (TP 4.3.3.2 — Nama Tokoh) | Murid tidak dapat menyebutkan tokoh dalam cerita meskipun dengan bantuan. | Murid mampu menyebutkan 1 tokoh dari cerita dengan benar. | Murid mampu menyebutkan 2–3 tokoh dari cerita dengan benar. | Murid mampu menyebutkan semua tokoh utama dan tokoh pendukung dalam cerita dengan benar dan lengkap. | | Mengidentifikasi Karakter Tokoh dalam Cerita Legenda (TP 4.3.3.2 — Sifat Tokoh) | Murid tidak dapat mendeskripsikan karakter/sifat tokoh. | Murid mampu menyebutkan sifat 1 tokoh namun tanpa bukti dari teks. | Murid mampu menyebutkan sifat 2–3 tokoh disertai alasan atau bukti singkat dari teks cerita. | Murid mampu mendeskripsikan sifat semua tokoh utama secara rinci, disertai kutipan atau bukti dari teks, dan mampu menghubungkan sifat tokoh dengan tindakan yang dilakukan tokoh dalam cerita. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid mendapat cukup waktu dan kesempatan untuk membaca cerita secara mandiri? Jika tidak, apa yang perlu disesuaikan?
- Apakah pertanyaan pemantik yang digunakan berhasil membangkitkan rasa ingin tahu murid terhadap cerita legenda?
- Seberapa efektif strategi pair-share dalam membantu murid mengidentifikasi tokoh dan karakter? Apakah perlu dimodifikasi?
- Murid mana yang tampak belum mencapai TP hari ini, dan dukungan apa yang akan diberikan pada pertemuan berikutnya?
Refleksi Murid:- Tokoh mana dalam cerita 'Kisah Raja Ampat dan Telur Naga' yang paling kamu ingat? Apa yang membuatmu ingat tokoh itu?
- Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling mudah bagimu, dan bagian mana yang paling sulit?
- Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang cerita legenda yang belum kamu ketahui sebelumnya?
SUMBER BELAJAR- Teks cerita legenda 'Kisah Raja Ampat dan Telur Naga' (dari Buku Siswa Seni Teater SD/MI Kelas IV, Kemdikbud Edisi Revisi, Kegiatan 1 Bab III)
- Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi), Kemdikbud
- Peta Indonesia (untuk menunjukkan lokasi Raja Ampat sebagai konteks geografis cerita)
- Lembar Kerja Murid (LKPD) tabel dua kolom 'Nama Tokoh' dan 'Karakter/Sifat Tokoh' — disiapkan dan digandakan guru sesuai jumlah murid
- Sumber cerita digital tambahan (opsional): https://buku.kemdikbud.go.id/katalog dan https://badanbahasa.kemdikbud.go.id/
- Papan tulis atau flipchart untuk menuliskan daftar tokoh secara bersama-sama saat diskusi kelas
- Alat tulis (pensil/pulpen) untuk mengisi LKPD dan buku catatan
|