Modul AjarPertemuan 13Bab 3Fase BSemester 2

Modul Ajar Seni Teater Kelas 4: Refleksi dan Apresiasi Pementasan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 4 dengan topik "Refleksi dan Apresiasi Pementasan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 4: Refleksi dan Apresiasi Pementasan

Seni Teater - Kelas 4

Bab 3 - Pertemuan 13

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Refleksi dan Apresiasi Pementasan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikRefleksi dan Apresiasi Pementasan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu memberikan apresiasi terhadap penampilan teman secara santun dengan menyampaikan minimal satu hal yang dikagumi dan satu saran membangun.
  2. Murid mampu merefleksikan pengalaman bermain peran dan pembelajaran yang diperoleh dengan menuliskan perasaan, tantangan, dan hal baru yang dipelajari selama proses pementasan fabel dan legenda.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana perasaanmu setelah tampil di depan kelas kemarin? Apa yang paling kamu ingat dari pementasan itu?
  2. Menurutmu, apa yang membuat sebuah penampilan teater terasa hidup dan menarik bagi penonton?
  3. Jika kamu bisa mengulang pementasan itu, satu hal apa yang ingin kamu lakukan dengan lebih baik?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyambut murid dan mengondisikan kelas agar nyaman; murid duduk membentuk lingkaran besar agar semua bisa saling menatap.
  • Guru mengajak murid melakukan 'napas panggung': tarik napas dalam-dalam, hembuskan perlahan, lakukan tiga kali — sebagai cara memusatkan perhatian dan merayakan sudah selesai tampil.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: belajar memberi apresiasi kepada teman secara santun dan merefleksikan pengalaman bermain peran yang telah dilakukan.
  • Asesmen awal: Guru meminta murid menuliskan satu kata di sticky note (atau secarik kertas kecil) yang mewakili perasaan mereka setelah pementasan, lalu menempelkannya di papan 'Dinding Perasaan'. Guru membaca sekilas untuk memetakan kondisi emosi kelas.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik pertama dan memberi waktu 1–2 menit bagi murid untuk memikirkan jawabannya sebelum kegiatan inti dimulai.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan makna apresiasi: bahwa menghargai karya orang lain bukan sekadar tepuk tangan, melainkan melihat usaha dan keberanian seseorang. Gunakan contoh kalimat apresiasi yang santun vs. yang tidak santun (tulis di papan tulis) agar murid dapat membandingkan.
  • Guru memperkenalkan kerangka 'Bintang dan Harapan': Bintang = satu hal yang benar-benar dikagumi dari penampilan teman; Harapan = satu saran membangun yang disampaikan dengan kalimat positif. Contoh: 'Bintang: Suaramu terdengar jelas dan lantang. Harapan: Semoga gerakan tanganmu makin luwes di penampilan berikutnya.'
  • Murid mencermati dua contoh apresiasi tertulis yang disediakan guru (boleh di papan atau lembar contoh), lalu mendiskusikan dalam kelompok kecil (2–3 orang): mana kalimat yang terasa santun dan mengapa.
  • Perwakilan kelompok menyampaikan hasil diskusi singkat (masing-masing 1 menit) sehingga semua murid memiliki pemahaman yang sama tentang cara memberi apresiasi yang baik.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan Lembar Apresiasi (format sederhana: nama pemberi apresiasi, nama penerima apresiasi, kolom Bintang, kolom Harapan). Setiap murid mengisi lembar apresiasi untuk minimal dua teman dari tim yang berbeda.
  • Setelah lembar diisi (sekitar 7 menit), guru memfasilitasi sesi 'Galeri Apresiasi': murid secara bergantian membacakan apresiasi mereka secara lisan di depan kelas atau lingkaran — penerima apresiasi menyimak dan boleh mengucapkan terima kasih singkat.
  • Guru memantau proses dan memberikan umpan balik positif secara langsung bila ada murid yang berhasil menyampaikan apresiasi dengan kalimat yang sangat santun dan spesifik, sebagai model bagi seluruh kelas.
  • Diferensiasi proses: Bagi murid yang kesulitan merumuskan kalimat, guru menyediakan kartu kalimat rumpang ('Aku kagum dengan... karena...' dan 'Semoga ke depannya... bisa lebih...'). Bagi murid yang sudah lancar, mereka diminta memberikan apresiasi kepada tiga teman dengan kalimat yang lebih rinci dan spesifik.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid kembali duduk tenang. Guru memutar musik lembut (opsional) sebagai latar belakang saat murid mengisi jurnal refleksi mandiri.
  • Guru membagikan Lembar Jurnal Refleksi dengan empat pertanyaan panduan: (1) Peran apa yang kamu mainkan dan bagaimana perasaanmu saat memainkannya? (2) Apa tantangan terbesar yang kamu hadapi selama proses latihan dan pementasan? (3) Hal baru apa yang kamu pelajari tentang dirimu sendiri dari kegiatan bermain peran ini? (4) Apa yang ingin kamu tingkatkan jika ada kesempatan tampil lagi?
  • Murid mengisi jurnal refleksi secara mandiri selama sekitar 8 menit. Guru mengingatkan bahwa tidak ada jawaban benar atau salah — yang penting jujur dan sungguh-sungguh.
  • Guru memfasilitasi berbagi sukarela: 3–4 murid yang bersedia membacakan satu poin dari jurnal refleksinya. Kelas menyimak dengan hormat tanpa menginterupsi.
  • Guru merangkum tema-tema besar yang muncul dari refleksi murid (misalnya: keberanian, kerja sama, kesabaran berlatih) dan mengaitkannya dengan nilai-nilai dalam cerita fabel dan legenda yang telah mereka pentaskan.

Penutup:

  • Guru mengajak murid melakukan 'Lingkaran Penutup': berdiri melingkar, setiap murid mengucapkan satu kata yang menggambarkan perasaan atau pembelajaran mereka hari ini secara bergiliran (kata bola: lempar bola ke teman yang ingin berbagi).
  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap keseluruhan proses belajar di Bab 3, menegaskan pertumbuhan yang telah dicapai murid dari awal hingga pementasan.
  • Asesmen akhir: Guru mengumpulkan Lembar Jurnal Refleksi dan Lembar Apresiasi sebagai bukti belajar yang akan dinilai menggunakan rubrik.
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid bertepuk tangan untuk diri sendiri dan seluruh tim atas kerja keras selama Bab 3 Bermain Peran dari Cerita Fabel dan Legenda.
  • Guru menyampaikan informasi singkat tentang kegiatan pada pertemuan berikutnya (jika ada) dan mengingatkan murid untuk menyimpan Lembar Apresiasi sebagai kenangan karya mereka.

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid yang belum fasih membaca-menulis, guru membolehkan jawaban jurnal refleksi dalam bentuk gambar atau simbol yang kemudian dijelaskan secara lisan kepada guru.
  • Proses: Bagi murid yang membutuhkan dukungan lebih, disediakan kartu kalimat rumpang untuk mengisi apresiasi dan jurnal refleksi. Bagi murid yang sudah mandiri, mereka diminta memberikan apresiasi yang lebih rinci dan membuat jurnal refleksi dengan kalimat yang lebih panjang dan mendalam.
  • Produk: Murid yang ingin mengekspresikan refleksi secara berbeda dapat membuat rekaman suara singkat (jika tersedia fasilitas) atau menggambar momen paling berkesan dari pementasan sebagai bentuk refleksi visual.

ASESMEN

Awal:

  • Guru meminta murid menuliskan satu kata di sticky note yang mewakili perasaan mereka setelah pementasan dan menempelkannya di 'Dinding Perasaan'.
  • Guru membaca sekilas kata-kata yang muncul untuk memetakan kondisi emosi kelas dan menyesuaikan pendekatan pembukaan (apakah perlu lebih banyak ruang ekspresi positif atau dukungan emosional).

Proses:

  • Observasi keaktifan dan kualitas diskusi kelompok kecil saat menganalisis contoh kalimat apresiasi (tahap Memahami).
  • Pengamatan kualitas kalimat apresiasi lisan dan tertulis yang diberikan murid selama Galeri Apresiasi (tahap Mengaplikasi): guru mencatat murid yang sudah mencapai indikator dan yang masih perlu bimbingan.
  • Pemantauan proses pengisian jurnal refleksi: apakah murid mengerjakan dengan sungguh-sungguh dan mampu menjawab setidaknya dua dari empat pertanyaan panduan secara mandiri (tahap Merefleksi).

Akhir:

  • Penilaian Lembar Apresiasi menggunakan rubrik: aspek kesantunan kalimat dan kekhususan isi apresiasi (Bintang dan Harapan).
  • Penilaian Jurnal Refleksi menggunakan rubrik: aspek kedalaman refleksi dan kemampuan mengidentifikasi pembelajaran dari pengalaman bermain peran.

Formatif:

  • Observasi guru saat murid berdiskusi kelompok pada tahap Memahami: apakah murid dapat membedakan kalimat apresiasi yang santun dan tidak santun.
  • Pengamatan saat sesi Galeri Apresiasi: apakah murid menyampaikan apresiasi dengan kalimat yang spesifik dan santun kepada teman.
  • Pemantauan proses pengisian Lembar Apresiasi: guru berkeliling dan memberikan umpan balik langsung kepada murid yang membutuhkan bantuan.

Sumatif:

  • Pengumpulan Lembar Apresiasi: dinilai berdasarkan kelengkapan, kesantunan kalimat, dan kekhususan isi (Bintang dan Harapan).
  • Pengumpulan Jurnal Refleksi: dinilai berdasarkan kejujuran, kedalaman refleksi, dan kemampuan mengidentifikasi pembelajaran yang diperoleh dari pengalaman bermain peran.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Memberikan Apresiasi Secara SantunMurid belum mampu menyampaikan apresiasi, atau kalimat yang digunakan tidak santun dan menyinggung perasaan teman.Murid menyampaikan apresiasi dengan kalimat yang santun, namun masih sangat umum dan tidak spesifik (misalnya hanya 'bagus' atau 'keren').Murid menyampaikan apresiasi dengan kalimat santun, menyebutkan satu hal spesifik yang dikagumi (Bintang) dan satu saran membangun (Harapan).Murid menyampaikan apresiasi dengan kalimat santun, detail, dan spesifik untuk Bintang dan Harapan, serta mengaitkan apresiasi dengan aspek teater tertentu (gerak, suara, ekspresi, kerja sama).
Merefleksikan Pengalaman Bermain PeranMurid tidak mengisi jurnal refleksi atau jawaban tidak relevan dengan pengalaman bermain peran.Murid mengisi jurnal refleksi dengan menjawab 1–2 pertanyaan panduan secara singkat, namun masih bersifat deskripsi permukaan (misalnya hanya menyebutkan peran yang dimainkan).Murid menjawab 3 dari 4 pertanyaan panduan secara jelas, mengidentifikasi perasaan, tantangan, dan minimal satu hal baru yang dipelajari tentang dirinya.Murid menjawab semua pertanyaan panduan secara mendalam dan jujur, mengaitkan pengalaman bermain peran dengan nilai kehidupan (misalnya keberanian, kerja sama, atau empati) yang dapat diterapkan di luar panggung.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid mendapat kesempatan yang cukup untuk menyampaikan apresiasi dan berbagi refleksi selama pembelajaran berlangsung?
  • Apakah kerangka 'Bintang dan Harapan' mudah dipahami dan diterapkan oleh murid kelas 4? Adakah bagian yang perlu disederhanakan?
  • Bagaimana kondisi emosi murid setelah pementasan — apakah ada yang perlu mendapat perhatian khusus terkait kepercayaan diri atau rasa kecewa?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk menyelesaikan semua tahap kegiatan? Bagian mana yang perlu diperpendek atau diperluas di pertemuan mendatang?

Refleksi Murid:

  • Satu kata apa yang paling menggambarkan perasaanmu setelah seluruh kegiatan bermain peran di Bab 3 ini selesai?
  • Apakah kamu sudah menyampaikan apresiasi kepada temanmu dengan cara yang benar-benar tulus dan santun? Apa yang membuatmu merasa yakin?
  • Hal paling berharga apa yang kamu pelajari tentang dirimu sendiri dari pengalaman bermain peran fabel dan legenda ini?
  • Kalau ada kesempatan tampil lagi, satu hal apa yang ingin kamu coba lakukan secara berbeda?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi) — Bab 3: Bermain Peran dari Cerita Fabel dan Legenda
  2. Lembar Apresiasi (format Bintang dan Harapan) — dibuat/disiapkan guru
  3. Lembar Jurnal Refleksi dengan empat pertanyaan panduan — dibuat/disiapkan guru
  4. Kartu kalimat rumpang untuk diferensiasi (opsional) — dibuat/disiapkan guru
  5. Sticky note / kertas kecil untuk asesmen awal 'Dinding Perasaan'
  6. Papan tulis atau kertas plano untuk menampilkan contoh kalimat apresiasi
  7. Bola kecil (opsional) untuk kegiatan Lingkaran Penutup
  8. Musik instrumental lembut (opsional) sebagai latar saat pengisian jurnal refleksi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.