MODUL AJAR Seni Teater — Kelas 4 (Fase B) Topik: Membaca dan Memahami Cerita Fabel INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Teater |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 4 |
|---|
| Topik | Membaca dan Memahami Cerita Fabel |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu membaca cerita fabel 'Kebohongan dan Keserakahan Membawa Petaka' dengan lancar.
- Murid mampu mengidentifikasi tokoh dan karakter dalam cerita fabel yang dibaca.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kamu membaca cerita tentang hewan yang bisa berbicara dan bersikap seperti manusia? Cerita apa yang paling kamu ingat?
- Menurutmu, mengapa tokoh dalam cerita fabel sering digambarkan memiliki sifat baik atau sifat buruk yang sangat jelas?
- Jika kamu menjadi salah satu tokoh dalam cerita fabel, tokoh seperti apa yang ingin kamu perankan dan mengapa?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
- Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar murid.
- Asesmen Awal (diagnostik): Guru menampilkan gambar monyet dan burung ketilang di papan tulis, lalu bertanya singkat: 'Siapa di antara kalian yang pernah membaca cerita tentang hewan? Apa judul ceritanya dan siapa tokohnya?' Guru mencatat respons murid untuk memetakan pengetahuan awal.
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik pertama dan kedua untuk memicu rasa ingin tahu murid.
- Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini: membaca cerita fabel 'Kebohongan dan Keserakahan Membawa Petaka' dengan lancar dan menemukan tokoh beserta karakternya.
- Guru menjelaskan alur kegiatan secara singkat agar murid siap mengikuti pembelajaran.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membagikan Lembar Kerja Murid (LKPD) Kegiatan 1 yang memuat teks cerita fabel 'Kebohongan dan Keserakahan Membawa Petaka'.
- Guru membacakan cerita fabel dengan ekspresif sebagai contoh cara membaca yang lancar dan berkarakter — murid menyimak sambil mengikuti teks di LKPD masing-masing. (Berkesadaran: murid diminta fokus penuh dan merasakan suasana cerita saat mendengarkan.)
- Murid membaca kembali cerita secara mandiri dalam hati selama ± 5 menit untuk memahami isi cerita secara keseluruhan.
- Guru mengajukan pertanyaan lisan secara klasikal: 'Siapa saja tokoh yang muncul dalam cerita ini?' dan 'Apa yang dilakukan Muli si monyet?' untuk mengecek pemahaman awal murid. (Bermakna: murid mengaitkan perilaku tokoh dengan pengalaman hidup sehari-hari.)
- Guru menjelaskan konsep 'karakter tokoh' secara sederhana: karakter adalah sifat atau perilaku khas yang dimiliki setiap tokoh, misalnya jujur, serakah, pemberani, atau penakut.
- Murid diajak mendiskusikan bersama: dari cerita yang baru dibaca, sifat apa yang dimiliki masing-masing tokoh? Guru menuliskan jawaban murid di papan tulis.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid membaca ulang cerita fabel secara bergantian per paragraf dalam kelompok kecil (3–4 orang). Setiap anggota kelompok mendapat giliran membaca dengan suara lantang dan ekspresif. (Menggembirakan: membaca bergantian dalam kelompok menciptakan suasana hidup dan menyenangkan.)
- Setelah membaca bersama kelompok, setiap murid mengisi tabel identifikasi tokoh di LKPD: kolom 'Nama Tokoh', 'Jenis Hewan', dan 'Karakter/Sifat Tokoh'. (Bermakna: murid menghubungkan isi cerita dengan konsep karakter tokoh yang baru dipelajari.)
- Guru berkeliling memantau pengisian LKPD dan memberikan umpan balik langsung kepada murid yang memerlukan bantuan.
- Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi tokoh dan karakternya di depan kelas secara singkat. Kelompok lain diminta menyimak dan boleh memberikan pendapat atau tambahan. (Menggembirakan: suasana presentasi dibuat santai dan saling menghargai — tidak ada jawaban yang salah total, setiap usaha diapresiasi.)
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid berhenti sejenak dan meminta mereka melihat kembali hasil LKPD masing-masing. Guru bertanya: 'Apakah jawaban yang kamu tulis sudah menggambarkan sifat tokoh dengan tepat? Ada yang ingin diperbaiki?' (Berkesadaran: murid mengevaluasi hasil kerja sendiri secara sadar.)
- Murid melakukan penilaian diri (self-assessment) singkat dengan mengisi kolom refleksi di bagian bawah LKPD: 'Saya sudah bisa membaca cerita dengan lancar: Ya / Belum' dan 'Tokoh yang berhasil saya identifikasi karakternya:...'
- Guru memfasilitasi diskusi singkat: 'Pelajaran atau nilai apa yang bisa kita ambil dari cerita ini untuk kehidupan kita sehari-hari?' Beberapa murid berbagi pendapatnya. (Bermakna: menghubungkan nilai moral cerita dengan kehidupan nyata murid.)
- Guru memberikan umpan balik umum atas hasil kerja kelas: mengapresiasi usaha, menyampaikan hal yang sudah baik, dan memberikan satu catatan perbaikan untuk pertemuan berikutnya.
Penutup:- Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran hari ini bersama-sama: apa itu cerita fabel, siapa saja tokohnya, dan apa karakter masing-masing tokoh.
- Guru menyampaikan asesmen akhir lisan: guru menyebutkan nama satu tokoh, murid menjawab secara serempak atau ditunjuk satu per satu untuk menyebutkan karakter tokoh tersebut.
- Guru menyampaikan informasi kegiatan pertemuan berikutnya: murid akan menebak karakter tokoh melalui gerak tubuh dan suara.
- Guru mengingatkan murid untuk membawa semangat belajar dan rasa ingin tahu pada pertemuan berikutnya.
- Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam penutup dari guru.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang sudah lancar membaca dapat diberikan tugas tambahan: mencari satu cerita fabel pendek lain dan menuliskan tokoh serta karakternya. Murid yang belum lancar membaca dapat menggunakan versi cerita yang sudah dipotong menjadi bagian-bagian lebih pendek agar tidak kewalahan.
- Proses: Murid yang membutuhkan bantuan lebih dapat duduk di kelompok yang didampingi langsung oleh guru atau teman sebaya yang sudah paham. Murid yang cepat memahami dapat diminta membantu teman kelompoknya dan menjadi 'pembaca utama' saat giliran kelompok.
- Produk: Murid yang sudah mahir dapat menuliskan deskripsi karakter tokoh dalam kalimat lengkap dan rinci di LKPD. Murid yang masih berkembang cukup menuliskan 1–2 kata sifat untuk setiap tokoh di tabel yang sudah disediakan.
ASESMENAwal:- Guru menampilkan gambar monyet dan burung ketilang, lalu bertanya: 'Siapa yang pernah membaca cerita tentang hewan? Apa judul dan tokoh-tokohnya?' — untuk memetakan pengetahuan awal murid tentang cerita fabel dan konsep tokoh.
- Guru mencatat secara cepat siapa yang sudah familiar dengan cerita fabel dan siapa yang belum, sebagai dasar pengelompokan dan diferensiasi.
Proses:- Observasi kelancaran membaca saat murid membaca bergantian dalam kelompok kecil — guru menggunakan checklist sederhana (lancar / cukup lancar / perlu bimbingan).
- Pengecekan pengisian tabel LKPD: apakah murid sudah menuliskan nama tokoh, jenis hewan, dan karakter/sifat dengan tepat.
- Pertanyaan lisan guru selama kelompok bekerja: 'Apa sifat tokoh ini menurutmu? Mengapa kamu berpendapat demikian?' untuk memantau kedalaman pemahaman.
- Penilaian diri murid melalui kolom refleksi di LKPD sebagai asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning).
Akhir:- Tanya jawab lisan di penutup: guru menyebutkan nama tokoh (Muli atau Barbar), murid menjawab karakter tokoh tersebut — dinilai ketepatan dan kelengkapan jawaban.
- Pengumpulan LKPD: tabel identifikasi tokoh dan karakter diperiksa oleh guru setelah pembelajaran selesai, menggunakan rubrik 4 level.
Formatif:- Observasi guru saat murid membaca teks secara bergantian dalam kelompok (kelancaran membaca).
- Pemantauan pengisian tabel identifikasi tokoh dan karakter di LKPD selama kegiatan kelompok.
- Penilaian diri (self-assessment) murid pada kolom refleksi di LKPD.
- Umpan balik lisan dari guru selama presentasi kelompok.
Sumatif:- Tanya jawab lisan di kegiatan penutup: guru menyebutkan nama tokoh, murid menjawab karakter tokoh tersebut.
- Hasil LKPD tabel identifikasi tokoh dan karakter yang dikumpulkan di akhir pertemuan.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kelancaran Membaca Cerita Fabel | Murid membaca sangat terputus-putus, banyak kata yang tidak dikenali, dan membutuhkan bantuan penuh dari guru untuk menyelesaikan satu paragraf. | Murid membaca dengan beberapa jeda panjang dan beberapa kesalahan pelafalan, namun dapat menyelesaikan bacaan dengan sedikit bantuan. | Murid membaca dengan lancar dan hanya sesekali terhenti, pelafalan sebagian besar tepat, dan dapat menyelesaikan bacaan secara mandiri. | Murid membaca dengan sangat lancar, tepat, dan ekspresif (intonasi sesuai suasana cerita), tanpa hambatan yang berarti. | | Identifikasi Tokoh dalam Cerita Fabel | Murid belum dapat menyebutkan tokoh-tokoh dalam cerita atau hanya menyebutkan satu tokoh dengan tidak lengkap. | Murid dapat menyebutkan sebagian tokoh dalam cerita (minimal 1 dari 2 tokoh utama) namun dengan bantuan pertanyaan pancingan dari guru. | Murid dapat menyebutkan semua tokoh utama (Muli dan Barbar) dengan benar secara mandiri. | Murid dapat menyebutkan semua tokoh utama dan tokoh pendukung dalam cerita secara lengkap dan mandiri. | | Identifikasi Karakter/Sifat Tokoh | Murid belum dapat menjelaskan karakter atau sifat tokoh, atau jawabannya tidak berkaitan dengan cerita yang dibaca. | Murid dapat menyebutkan satu kata sifat untuk satu tokoh, namun penjelasan belum dikaitkan dengan peristiwa dalam cerita. | Murid dapat menyebutkan karakter/sifat dari dua tokoh utama dengan tepat dan mengaitkannya dengan peristiwa dalam cerita. | Murid dapat menjelaskan karakter/sifat dari semua tokoh secara rinci, mengaitkan sifat tersebut dengan peristiwa spesifik dalam cerita, dan menyebutkan nilai moral yang dapat dipetik. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid sudah mendapat giliran membaca dan terlibat aktif dalam kegiatan hari ini?
- Bagian mana dari pembelajaran yang paling membuat murid antusias, dan bagian mana yang terasa kurang efektif?
- Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah cukup membantu murid yang membutuhkan dukungan lebih?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap kegiatan (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah seimbang dan cukup?
Refleksi Murid:- Bagian mana dari cerita fabel tadi yang paling kamu sukai? Mengapa?
- Tokoh mana yang karakternya paling mudah kamu temukan, dan tokoh mana yang paling sulit? Mengapa?
- Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang cerita fabel atau tentang tokoh dalam cerita?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi) — Bab III: Bermain Peran dari Cerita Fabel dan Legenda.
- Lembar Kerja Murid (LKPD) Kegiatan 1: teks cerita fabel 'Kebohongan dan Keserakahan Membawa Petaka' beserta tabel identifikasi tokoh.
- Gambar ilustrasi tokoh monyet (Muli) dan burung ketilang (Barbar) untuk ditampilkan di papan tulis sebagai media apersepsi.
- Papan tulis dan spidol/kapur untuk mencatat jawaban murid selama diskusi kelas.
- Alat tulis murid (pensil/pulpen) untuk mengisi LKPD.
|