Modul AjarPertemuan 9Bab 1Fase BSemester 1

Modul Ajar Seni Teater Kelas 4: Gladi Bersih Pantomim: Properti dan Kostum

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 4 dengan topik "Gladi Bersih Pantomim: Properti dan Kostum". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 4: Gladi Bersih Pantomim: Properti dan Kostum

Seni Teater - Kelas 4

Bab 1 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Gladi Bersih Pantomim: Properti dan Kostum

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikGladi Bersih Pantomim: Properti dan Kostum
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu memilih dan menggunakan properti yang sesuai dengan tokoh binatang atau peristiwa alam dalam pantomim.
  2. Murid mampu mengenakan kostum (termasuk topeng buatan sendiri) yang mendukung penampilan karakter tokoh dalam pantomim.
  3. Murid mampu melakukan gladi bersih pantomim secara lengkap dengan properti dan kostum yang telah disiapkan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bayangkan kamu melihat seseorang berdiri di atas panggung tanpa kostum dan properti sama sekali — apakah kamu langsung tahu ia sedang memerankan seekor kucing atau badai petir? Apa yang membuatnya berbeda jika ia menggunakan kostum dan properti?
  2. Properti dan kostum apa saja yang paling cocok untuk menggambarkan tokohmu, dan mengapa kamu memilihnya?
  3. Apa yang terasa berbeda dalam dirimu ketika kamu sudah berpakaian sebagai tokohmu dibanding ketika kamu hanya berdiri dengan pakaian biasa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyambut murid, mengecek kehadiran, dan mengondisikan ruangan agar cukup luas untuk bergerak (meja dan kursi digeser ke satu sisi atau kegiatan dilakukan di aula/lapangan).
  • Guru membuka dengan pertanyaan diagnostik awal: 'Siapa yang ingat tokoh apa yang akan kamu perankan hari ini? Properti dan kostum apa yang sudah kamu siapkan dari rumah?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa yang ramah: 'Hari ini kita akan memakai properti dan kostum pilihan kita untuk gladi bersih pantomim. Kita ingin tahu apakah properti dan kostum kita sudah betul-betul menggambarkan tokoh kita.'
  • Guru memutarkan lagu ceria atau lagu favorit murid sebagai pemanasan, mengajak murid bergerak bebas selama 2–3 menit untuk membangkitkan semangat dan melenturkan tubuh.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik pertama untuk memancing rasa ingin tahu murid sebelum masuk ke kegiatan inti.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan dua gambar di layar proyektor: (1) aktor di atas panggung tanpa properti/kostum, dan (2) aktor yang sama dengan properti dan kostum lengkap. Guru bertanya: 'Apa perbedaan yang kalian lihat? Mana yang lebih mudah dipahami penonton?'
  • Murid berdiskusi berpasangan selama 3 menit tentang fungsi properti dan kostum dalam pertunjukan pantomim, lalu beberapa pasang berbagi jawaban secara lisan.
  • Guru menjelaskan secara ringkas: properti adalah benda pendukung yang dipegang atau digunakan aktor (contoh: kipas untuk tokoh angin, daun untuk tokoh pohon), sedangkan kostum termasuk topeng adalah pakaian/aksesori yang mengubah penampilan fisik aktor agar sesuai tokoh.
  • Guru mengajak murid mengingat kembali tokoh masing-masing dan mencocokkan: apakah properti dan kostum yang mereka bawa sudah sesuai dengan karakter yang akan diperankan?

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid berkumpul dalam kelompok sesuai pembagian sebelumnya. Setiap anggota kelompok mengeluarkan properti dan kostum (termasuk topeng buatan sendiri) yang telah disiapkan.
  • Murid saling membantu kelompoknya untuk mengenakan kostum dan merapikan properti masing-masing tokoh. Guru berkeliling dan memfasilitasi jika ada murid yang kesulitan.
  • Guru memberikan waktu 5 menit bagi tiap kelompok untuk melakukan 'uji coba bergerak' — bergerak sesuai karakter tokoh sambil menggunakan properti dan kostum, memastikan tidak ada yang mengganggu gerak tubuh saat berakting.
  • Setiap kelompok melakukan gladi bersih penuh: memperagakan pantomim dari awal hingga akhir dengan properti dan kostum lengkap di depan kelompok lain secara bergantian.
  • Saat satu kelompok tampil, kelompok lain berperan sebagai 'penonton kritis': mengamati apakah properti dan kostum sudah sesuai karakter, apakah gerakan tetap bebas dan ekspresif, serta mencatat satu hal yang mereka suka dan satu hal yang bisa diperbaiki.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah semua kelompok tampil, murid duduk melingkar. Guru mengajak setiap murid menjawab secara lisan: 'Satu hal yang berhasil dari penggunaan properti/kostummu hari ini, dan satu hal yang ingin kamu perbaiki sebelum pentas sesungguhnya.'
  • Penonton kritis dari masing-masing kelompok menyampaikan umpan balik singkat (satu hal positif dan satu saran) kepada kelompok yang tampil secara sopan dan konstruktif.
  • Murid mengisi lembar refleksi diri singkat (3 pertanyaan tertulis): (1) Apakah properti dan kostumku sudah menggambarkan tokohku dengan baik? (2) Apa yang akan aku lakukan berbeda saat pentas nanti? (3) Bagaimana perasaanku setelah gladi bersih hari ini?
  • Guru merangkum hasil observasi: memberi apresiasi atas usaha kreatif murid dan menunjukkan dua atau tiga contoh penggunaan properti/kostum yang paling tepat dan ekspresif sebagai inspirasi bersama.

Penutup:

  • Guru mengajak murid untuk merapikan properti dan kostum masing-masing dengan hati-hati agar siap digunakan pada pentas sesungguhnya.
  • Guru menyampaikan pesan penutup: 'Properti dan kostum adalah 'bahasa visual' kalian kepada penonton. Semakin kita berlatih memakainya, semakin kuat karakter kita di atas panggung.'
  • Guru memberitahukan kegiatan berikutnya (pentas pantomim) dan memotivasi murid untuk tetap berlatih gerakan di rumah dengan kostum lengkap.
  • Guru menutup kelas dengan tepuk semangat bersama atau yel-yel kelompok sebagai penutup yang menggembirakan.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum membawa properti atau kostum disediakan bahan alternatif sederhana oleh guru (kain perca, kertas warna, tali) sehingga tetap dapat berpartisipasi penuh. Murid yang sudah sangat siap didorong untuk menambahkan detail artistik ekstra pada properti atau kostumnya.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat dipasangkan dengan teman sebaya yang lebih siap sebagai 'buddy kostum', saling membantu mengenakan dan menyesuaikan properti. Murid yang cepat dapat diminta membantu mendokumentasikan (menggambar atau mendeskripsikan) properti dan kostum kelompok lain.
  • Produk: Murid menampilkan gladi bersih sesuai kemampuan masing-masing: yang masih berkembang cukup menunjukkan penggunaan satu properti utama, sedangkan yang sudah mahir didorong untuk menggunakan kombinasi properti dan kostum yang lebih kompleks dan ekspresif.

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya lisan di pendahuluan: 'Siapa yang ingat tokoh apa yang akan diperankan? Properti dan kostum apa yang sudah disiapkan?' untuk memetakan kesiapan murid sebelum kegiatan inti dimulai.
  • Guru mengamati secara cepat properti dan kostum yang dibawa murid untuk mengidentifikasi siapa yang perlu mendapat bahan tambahan atau dukungan ekstra.

Proses:

  • Observasi berkeliling saat uji coba bergerak: guru mencatat nama murid dan sejauh mana properti/kostum yang mereka gunakan sudah sesuai karakter.
  • Umpan balik antar kelompok selama gladi bersih: guru memantau kualitas umpan balik yang diberikan murid satu sama lain (apakah konstruktif dan spesifik).
  • Guru memberikan umpan balik langsung kepada kelompok setelah tiap sesi gladi bersih tentang satu hal yang sudah baik dan satu hal yang bisa ditingkatkan.

Akhir:

  • Lembar refleksi diri tertulis dikumpulkan di akhir pertemuan sebagai asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning).
  • Guru merekap hasil observasi gladi bersih ke dalam lembar penilaian rubrik untuk setiap murid sebagai dasar umpan balik sebelum pentas sesungguhnya.

Formatif:

  • Observasi guru saat murid melakukan uji coba bergerak: mencatat kesesuaian properti dan kostum dengan karakter tokoh.
  • Umpan balik lisan dari 'penonton kritis' antar kelompok selama gladi bersih.
  • Pengamatan kualitas keterlibatan dan keberanian murid saat tampil dalam gladi bersih.

Sumatif:

  • Lembar refleksi diri tertulis murid (3 pertanyaan) sebagai bukti kesadaran atas proses belajar masing-masing.
  • Penampilan gladi bersih penuh dinilai menggunakan rubrik 4 aspek: kesesuaian properti, kesesuaian kostum, ekspresi karakter, dan kelancaran gerak dengan properti/kostum.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kesesuaian Properti dengan TokohTidak menggunakan properti, atau properti yang digunakan tidak ada hubungannya dengan tokoh yang diperankan.Menggunakan properti, tetapi hanya sebagian yang sesuai dengan karakter tokoh; masih memerlukan bimbingan guru.Menggunakan properti yang sesuai dengan tokoh dan mampu menjelaskan alasan pemilihannya.Menggunakan properti yang sangat sesuai, kreatif, dan memperkuat identitas tokoh secara visual; mandiri tanpa bimbingan.
Kesesuaian Kostum (termasuk Topeng) dengan TokohTidak mengenakan kostum atau topeng; penampilan tidak mencerminkan tokoh sama sekali.Mengenakan sebagian kostum atau topeng, tetapi belum sepenuhnya mencerminkan karakter tokoh.Kostum dan topeng yang dikenakan sesuai dengan tokoh dan tampak dipersiapkan dengan baik.Kostum dan topeng dikenakan dengan lengkap, sangat sesuai, dan menampilkan detail kreatif yang memperkuat karakter tokoh.
Ekspresi Karakter Saat Menggunakan Properti dan KostumGerakan dan ekspresi tubuh tidak menunjukkan karakter tokoh meskipun sudah menggunakan properti dan kostum.Menunjukkan beberapa gerakan sesuai karakter, tetapi kurang konsisten atau kurang percaya diri.Gerakan tubuh dan ekspresi wajah/tubuh konsisten mencerminkan karakter tokoh selama gladi bersih.Gerakan dan ekspresi sangat ekspresif, konsisten, dan meyakinkan; properti dan kostum benar-benar 'menjadi satu' dengan penampilan tokoh.
Kelancaran Gerak dengan Properti dan KostumProperti atau kostum sangat mengganggu gerak tubuh; murid sering berhenti atau terlihat kesulitan.Bergerak dengan properti dan kostum, tetapi beberapa kali terganggu atau terlihat tidak nyaman.Bergerak cukup lancar dengan properti dan kostum, sesekali saja ada gangguan kecil.Bergerak dengan sangat lancar, bebas, dan percaya diri menggunakan properti dan kostum dari awal hingga akhir gladi bersih.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid memiliki properti dan kostum yang memadai untuk mendukung perannya? Apa yang perlu saya siapkan lebih baik sebelum pentas?
  • Apakah waktu 2x35 menit cukup untuk semua kelompok melakukan gladi bersih penuh? Bagian mana yang perlu saya persingkat atau perluas?
  • Apakah umpan balik antar kelompok berjalan dengan konstruktif? Bagaimana cara saya membimbing murid agar lebih spesifik dalam memberi umpan balik?

Refleksi Murid:

  • Apakah properti dan kostumku sudah benar-benar menggambarkan tokohku kepada penonton? Mengapa?
  • Apa satu hal yang paling aku sukai dari pengalaman memakai kostum dan properti hari ini?
  • Apa yang akan aku perbaiki atau tambahkan sebelum pentas sesungguhnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi), Kemdikbud — Kegiatan 4 dan Kegiatan 5
  2. Topeng binatang/peristiwa alam buatan murid dari pertemuan sebelumnya
  3. Properti buatan atau temuan murid (bahan daur ulang, bahan alam, barang bekas)
  4. Kostum sederhana yang disiapkan murid dari rumah (kain, aksesori, dsb.)
  5. Layar proyektor dengan gambar latar belakang panggung (opsional)
  6. Gambar referensi tokoh binatang dan peristiwa alam
  7. Lagu ceria/populer untuk pemanasan (bebas dipilih guru)
  8. Lembar refleksi diri murid (disiapkan guru)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.