MODUL AJAR Seni Teater — Kelas 4 (Fase B) Topik: Asesmen Sumatif Bab 1 – Bermain Peran Binatang dan Peristiwa Alam INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Teater |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 4 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif Bab 1 – Bermain Peran Binatang dan Peristiwa Alam |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu menunjukkan penguasaan teknik dasar akting (meniru gerak dan suara binatang/peristiwa alam) melalui unjuk kerja individu.
- Murid mampu menunjukkan kemampuan bermain pantomim sederhana dengan properti yang sesuai.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Kalau kamu harus menjadi seekor harimau atau angin kencang di atas panggung tanpa bersuara, bagian tubuh mana yang paling kamu andalkan untuk menyampaikan ceritanya?
- Menurutmu, apa bedanya 'sekadar bergerak' dengan 'benar-benar menjadi' karakter yang kamu perankan?
- Properti apa yang sudah kamu siapkan, dan bagaimana benda itu membantumu bercerita tanpa kata-kata?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru menyambut murid, mengecek kehadiran, dan memastikan semua murid sudah membawa properti yang telah disiapkan sebelumnya (topeng binatang/peristiwa alam buatan sendiri atau properti sederhana).
- Guru melakukan asesmen awal singkat: meminta murid menyebutkan satu kata yang menggambarkan perasaan mereka saat ini dan satu teknik akting yang paling mereka ingat dari pertemuan-pertemuan sebelumnya (diagnostik lisan).
- Guru menyampaikan tujuan pertemuan: hari ini adalah hari unjuk karya — setiap murid akan tampil menunjukkan kemampuan meniru gerak/suara binatang atau peristiwa alam dan bermain pantomim dengan properti.
- Guru membacakan pertanyaan pemantik dan memberi waktu 2 menit bagi murid untuk merenung sejenak sebelum tampil.
- Guru menjelaskan alur kegiatan hari ini: sesi pemanasan bersama → unjuk kerja individu → refleksi bersama, serta mengingatkan bahwa suasana harus saling menghargai dan mendukung.
- Guru mengingatkan tata tertib penonton: menonton dengan tenang, memberi tepuk tangan hangat setelah setiap penampilan, dan tidak mengganggu murid yang sedang tampil.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):- Guru memimpin pemanasan bersama selama ±5 menit: murid berdiri di tempat masing-masing, lalu secara bersamaan meniru gerakan dan suara yang disebutkan guru (contoh: 'Jadilah kucing yang mengantuk!', 'Jadilah angin topan yang datang tiba-tiba!'). Ini bukan penilaian, melainkan pemanasan tubuh dan pikiran.
- Guru meminta murid duduk sejenak dan bertanya: 'Bagian tubuh mana yang paling banyak kamu gerakkan tadi? Mengapa bagian itu penting untuk peranmu?' (2-3 murid menjawab secara lisan — mendorong kesadaran tubuh sebagai instrumen akting).
- Guru mengingatkan kembali secara singkat dua teknik kunci yang sudah dipelajari: (1) mimesis — meniru gerak dan suara secara detail, dan (2) pantomim — bercerita hanya dengan tubuh dan properti tanpa kata-kata.
- Guru memperlihatkan kartu kriteria unjuk kerja (ditempel di papan/ditayangkan) agar murid tahu persis aspek apa yang akan dinilai: (a) kesesuaian gerak dan suara dengan karakter, (b) ekspresi wajah dan tubuh, (c) penggunaan properti, (d) kepercayaan diri.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membacakan nomor urut tampil (sudah ditentukan sebelumnya atau diundi). Setiap murid mendapat giliran tampil selama ±1–1,5 menit di depan kelas.
- Bagian 1 – Unjuk Kerja Teknik Akting (TP 4.1.12.1): Murid menampilkan gerakan dan suara dari satu pilihan karakter (binatang atau peristiwa alam) secara individu. Contoh: menirukan elang yang terbang lalu menukik menangkap mangsa, atau menirukan gempa bumi yang berguncang pelan lalu semakin kuat.
- Bagian 2 – Pantomim dengan Properti (TP 4.1.12.2): Setelah unjuk akting, murid melanjutkan atau melakukan adegan pantomim singkat menggunakan properti yang dibawa. Murid menceritakan satu situasi sederhana (contoh: harimau berburu menggunakan topeng harimau, atau badai yang menghempaskan pohon menggunakan kain/kertas sebagai angin).
- Saat murid tampil, guru mengisi lembar observasi/rubrik penilaian individu dengan tenang tanpa mengganggu penampilan.
- Murid yang menunggu giliran berperan sebagai penonton aktif: mereka diminta mengisi 'Kartu Penonton' sederhana (selembar kertas kecil) — menuliskan satu hal yang mereka kagumi dari teman yang baru tampil. Ini menjaga fokus seluruh kelas selama unjuk kerja berlangsung.
- Guru memberikan aba-aba halus (tepukan tangan atau sinyal tangan) jika waktu tampil murid sudah selesai, lalu mengajak kelas memberikan tepuk tangan.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setelah semua murid tampil, guru mengajak kelas duduk melingkar (jika memungkinkan) untuk sesi refleksi bersama selama ±10 menit.
- Guru memfasilitasi diskusi singkat dengan pertanyaan: 'Penampilan siapa yang menurutmu paling berhasil 'menjadi' karakternya? Apa yang membuat penampilannya meyakinkan?'
- Guru mengajak murid melakukan penilaian diri (self-assessment) dengan mengangkat 1–5 jari: 'Angkat jarimu sebanyak rasa puasmu terhadap penampilanmu sendiri tadi — 1 jari = belum puas, 5 jari = sangat puas.' Guru menormalisasi semua jawaban dan menegaskan bahwa ini bukan kompetisi.
- Guru meminta 2–3 murid sukarela berbagi: 'Satu hal yang berhasil kamu lakukan hari ini' dan 'Satu hal yang ingin kamu perbaiki kalau ada kesempatan tampil lagi.'
- Guru memberikan umpan balik umum kelas (bukan menilai individu di depan umum): menyebutkan kekuatan kolektif yang terlihat hari ini dan satu area yang bisa terus dikembangkan di bab berikutnya.
- Murid menuliskan satu kalimat refleksi pribadi di 'Kartu Refleksi' yang disiapkan guru: 'Hari ini aku berhasil ___ dan aku ingin belajar lebih lanjut tentang ___.' Kartu dikumpulkan ke guru.
Penutup:- Guru merangkum perjalanan belajar Bab 1 secara singkat: dari eksplorasi gerak dan suara, pantomim, mendongeng, membuat topeng, hingga mementaskan karya hari ini.
- Guru memberikan apresiasi tulus kepada seluruh murid atas keberanian tampil dan kerja keras selama Bab 1.
- Guru menyampaikan informasi singkat tentang Bab 2 yang akan dipelajari — membangkitkan rasa penasaran murid tentang materi berikutnya.
- Guru meminta murid merapikan properti dan tempat duduk bersama-sama.
- Guru menutup pembelajaran dengan salam dan mengucapkan terima kasih atas penampilan semua murid.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang memerlukan dukungan tambahan diperbolehkan memilih karakter binatang/peristiwa alam yang paling familiar dan paling mereka kuasai, serta menggunakan properti yang lebih sederhana. Murid yang sudah sangat siap dapat menggabungkan dua karakter dalam satu penampilan (contoh: binatang yang bereaksi terhadap peristiwa alam).
- Proses: Murid yang membutuhkan dukungan dapat tampil di urutan tengah (setelah beberapa teman sudah tampil sehingga mereka punya model referensi) dan guru dapat memberikan aba-aba diam (anggukan kepala) sebagai dukungan saat mereka tampil. Murid yang cepat dan percaya diri dapat tampil lebih awal dan diminta membantu memberikan semangat kepada teman-teman yang tampil belakangan.
- Produk: Murid yang memerlukan dukungan cukup menampilkan satu adegan singkat yang paling mereka kuasai. Murid yang sudah sangat berkembang didorong untuk menampilkan rangkaian gerak yang lebih kompleks dengan alur cerita mini (ada awal, tengah, akhir) dalam durasi yang sama.
ASESMENAwal:- Guru meminta setiap murid menyebutkan satu teknik akting yang paling diingat dari pembelajaran sebelumnya (lisan, tidak dinilai, digunakan untuk mengukur kesiapan).
- Guru meminta murid menunjukkan properti yang mereka bawa — sebagai cek kesiapan fisik sebelum unjuk kerja dimulai.
Proses:- Guru mengisi lembar observasi/rubrik individu selama setiap murid tampil (unjuk kerja berlangsung).
- Guru memantau pengisian 'Kartu Penonton' untuk memastikan seluruh murid terlibat aktif sebagai penonton.
- Guru mencatat murid yang tampak kesulitan atau sangat menonjol untuk ditindaklanjuti dalam refleksi dan perencanaan bab berikutnya.
Akhir:- Rekap nilai unjuk kerja individu dari rubrik yang diisi guru selama sesi tampil (dua aspek: teknik akting dan pantomim dengan properti).
- Kartu Refleksi tertulis murid ('Hari ini aku berhasil ___ dan aku ingin belajar lebih lanjut tentang ___') dikumpulkan dan dibaca guru sebagai umpan balik kualitatif.
- Guru merekap nilai ke dalam jurnal penilaian kelas dan mengidentifikasi murid yang perlu pendampingan lanjutan di bab berikutnya.
Formatif:- Observasi lisan saat pemanasan: guru memantau respons murid terhadap instruksi gerak/suara sebagai gambaran kesiapan tampil.
- Pengisian 'Kartu Penonton' oleh murid saat menonton teman — digunakan guru sebagai data keterlibatan dan kemampuan mengapresiasi karya teman.
- Penilaian diri (self-assessment) dengan angkat jari setelah seluruh murid tampil.
Sumatif:- Unjuk kerja individu: penampilan teknik akting (meniru gerak dan suara binatang/peristiwa alam) dinilai menggunakan rubrik 4 level.
- Unjuk kerja individu: penampilan pantomim sederhana dengan properti dinilai menggunakan rubrik 4 level.
- Kartu Refleksi tertulis murid dikumpulkan sebagai data pendukung penilaian.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Teknik Akting – Meniru Gerak Binatang/Peristiwa Alam | Gerakan tidak menunjukkan ciri khas binatang atau peristiwa alam yang dipilih; tubuh kaku dan tidak ekspresif. | Gerakan mulai menunjukkan beberapa ciri karakter yang dipilih, namun masih ragu-ragu dan kurang konsisten. | Gerakan cukup jelas menggambarkan karakter yang dipilih; ekspresi tubuh cukup ekspresif dan dapat dipahami penonton. | Gerakan sangat meyakinkan dan detail menggambarkan karakter; seluruh tubuh (wajah, tangan, kaki, postur) digunakan secara ekspresif dan konsisten dari awal hingga akhir penampilan. | | Teknik Akting – Meniru Suara Binatang/Peristiwa Alam | Tidak mengeluarkan suara atau suara yang dihasilkan tidak berhubungan dengan karakter yang dipilih. | Mengeluarkan suara yang sedikit mirip dengan karakter, namun volume sangat kecil atau tidak konsisten. | Suara cukup jelas dan dapat dikenali sebagai suara karakter yang dipilih; volume cukup terdengar. | Suara sangat tepat, ekspresif, dan konsisten sesuai karakter; variasi volume dan intonasi digunakan untuk memperkuat penampilan. | | Pantomim – Bercerita Tanpa Kata dengan Tubuh | Tidak terlihat upaya bercerita melalui gerak tubuh; murid terlihat diam atau bingung di atas panggung. | Terdapat upaya bercerita melalui gerak, namun alur cerita sangat sulit dipahami penonton. | Alur cerita pantomim cukup dapat dipahami penonton; gerak tubuh cukup menggambarkan situasi yang ingin disampaikan. | Alur cerita pantomim jelas dan mudah dipahami penonton; gerak tubuh kaya, detail, dan komunikatif dari awal hingga akhir penampilan. | | Penggunaan Properti | Properti tidak digunakan sama sekali atau digunakan secara acak tanpa hubungan dengan karakter/cerita. | Properti digunakan sekali atau dua kali namun kurang terhubung dengan alur cerita pantomim. | Properti digunakan secara relevan dan membantu penonton memahami karakter atau situasi yang diperankan. | Properti dimanfaatkan secara kreatif dan efektif sepanjang penampilan; penggunaan properti memperkuat karakter dan memperjelas cerita secara signifikan. | | Kepercayaan Diri dan Keterlibatan | Murid tampak sangat gugup; menghindari kontak mata dengan penonton dan menghentikan penampilan sebelum selesai. | Murid tampil namun terlihat ragu; beberapa kali berhenti atau menoleh ke guru meminta bantuan. | Murid tampil dengan cukup percaya diri; sesekali terlihat ragu namun tetap melanjutkan penampilan hingga selesai. | Murid tampil dengan penuh percaya diri dari awal hingga akhir; mampu berinteraksi dengan penonton melalui kontak mata dan ekspresi yang terbuka. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid mendapat waktu dan kesempatan yang adil untuk tampil hari ini?
- Murid mana yang menunjukkan perkembangan paling signifikan dibanding pertemuan-pertemuan sebelumnya, dan apa yang menjadi faktor pendukungnya?
- Apakah instruksi dan alur kegiatan hari ini cukup jelas sehingga murid bisa tampil dengan tenang dan percaya diri?
- Aspek teknik akting atau pantomim mana yang masih perlu diperkuat di bab berikutnya berdasarkan hasil unjuk kerja hari ini?
- Bagaimana suasana kelas sebagai penonton — apakah mendukung dan menghargai? Jika tidak, apa yang perlu diperbaiki untuk penampilan berikutnya?
Refleksi Murid:- Satu hal apa yang paling berhasil kamu lakukan dalam penampilanmu hari ini?
- Bagian mana dari penampilanmu yang menurutmu masih bisa lebih baik, dan apa yang akan kamu lakukan berbeda jika tampil lagi?
- Dari semua yang sudah kamu pelajari di Bab 1 ini — meniru gerak dan suara, pantomim, mendongeng, membuat topeng, hingga mementaskan — mana yang paling kamu sukai dan mengapa?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi), Penulis: Rifqi Risnadyatul Hudha & Musthofa Kamal, Kemdikbudristek 2023.
- Properti buatan murid: topeng binatang/peristiwa alam yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya.
- Kartu Penonton (lembar kertas kecil disiapkan guru untuk diisi murid saat menonton teman).
- Kartu Refleksi (lembar terstruktur disiapkan guru: 'Hari ini aku berhasil ___ dan aku ingin belajar lebih lanjut tentang ___').
- Lembar Observasi/Rubrik Penilaian Individu (disiapkan guru untuk diisi selama unjuk kerja).
- Kartu Kriteria Unjuk Kerja (ditempel di papan tulis atau ditayangkan sebagai referensi murid sebelum tampil).
- Ruang kelas yang ditata dengan area panggung sederhana (meja/kursi digeser untuk memberi ruang gerak murid).
|