MODUL AJAR Seni Teater — Kelas 2 (Fase A) Topik: Bermain Peran Tokoh Cerita Rakyat INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Teater |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Bermain Peran Tokoh Cerita Rakyat |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu memerankan tokoh dalam cerita rakyat sederhana (Kancil dan Buaya) dengan gerak dan suara yang sesuai karakter tokoh
- Murid mampu bekerja sama dalam kelompok untuk memerankan cerita rakyat secara utuh dari awal hingga akhir
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Siapa yang pernah mendengar cerita Kancil dan Buaya? Bagaimana sifat Kancil dan Buaya dalam cerita itu?
- Kalau kamu jadi Kancil yang cerdik, bagaimana cara bergerak dan berbicara?
- Bagaimana cara kita bekerja sama dalam kelompok supaya pertunjukan kita bagus?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebagai bentuk syukur kepada Tuhan
- Guru mengajak murid melakukan pemanasan tubuh: meregangkan tangan, kaki, leher, dan wajah sambil bernyanyi lagu sederhana (5 menit)
- Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: Siapa yang pernah mendengar cerita rakyat? Cerita apa yang kalian tahu?
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan bermain peran tokoh dari cerita Kancil dan Buaya
- Guru menampilkan pertanyaan pemantik dan mendengarkan respons murid dengan penuh perhatian
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):- Guru menceritakan cerita rakyat Kancil dan Buaya dengan ekspresi wajah dan suara yang variatif, murid duduk melingkar dan mendengarkan dengan saksama
- Guru mengajak murid mengidentifikasi tokoh-tokoh dalam cerita: Kancil (cerdik, gesit, suara riang) dan Buaya (kuat, berat, suara dalam)
- Guru meminta murid mengamati dan menirukan gerakan Kancil: melompat-lompat kecil, gesit, lincah
- Guru meminta murid mengamati dan menirukan gerakan Buaya: berjalan merangkak lambat, membuka mulut lebar-lebar
- Guru meminta murid mencoba suara Kancil (tinggi, cepat) dan suara Buaya (berat, lambat) secara bergantian
- Guru memberikan apresiasi positif pada setiap eksplorasi murid untuk membangun kepercayaan diri
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4-5 orang), setiap kelompok mendapat tugas memerankan cerita Kancil dan Buaya
- Guru membimbing murid dalam kelompok untuk membagi peran: siapa jadi Kancil, siapa jadi Buaya, siapa jadi narator atau pohon/sungai
- Setiap kelompok diberi waktu 10 menit untuk berlatih: merangkai gerakan dan dialog sederhana sesuai karakter tokoh
- Guru berkeliling memfasilitasi kelompok: membantu murid yang kesulitan, mendorong kerja sama, mengingatkan karakter tokoh
- Setiap kelompok tampil secara bergiliran (3-4 menit per kelompok), kelompok lain menjadi penonton yang menghargai
- Guru mengobservasi kerja sama, ekspresi gerak, dan suara murid selama penampilan
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk melingkar dan bertanya: Bagaimana perasaan kalian setelah bermain peran tadi?
- Guru memfasilitasi murid untuk menceritakan pengalaman bermain peran: apa yang mudah, apa yang sulit, apa yang menyenangkan
- Guru mengajak murid merefleksi kerja sama kelompok: Apakah kalian saling membantu? Bagaimana caranya?
- Guru memberikan umpan balik positif pada setiap kelompok: menyebutkan kekuatan penampilan mereka (gerak yang bagus, suara yang jelas, kerja sama yang kompak)
- Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran: Hari ini kita belajar memerankan tokoh cerita rakyat dengan gerak dan suara, dan bekerja sama dalam kelompok
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menunjukkan satu gerakan atau suara tokoh favorit mereka
- Guru memberikan penguatan: Kalian semua hebat! Setiap orang punya cara unik memerankan tokoh
- Guru mengajak murid berdoa bersama sebagai penutup dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras hari ini
- Guru menutup pembelajaran dengan salam
Diferensiasi:- Konten: Murid yang sudah familiar dengan cerita rakyat diberi tantangan untuk menambahkan dialog atau adegan tambahan. Murid yang belum familiar diberi ringkasan cerita bergambar untuk dipelajari lebih dulu
- Proses: Murid yang cepat menangkap karakter tokoh diberi peran utama (Kancil/Buaya). Murid yang membutuhkan waktu lebih lama diberi peran pendukung (narator, pohon, sungai) atau didampingi teman sebaya. Guru memberikan scaffolding lebih intensif pada kelompok yang membutuhkan
- Produk: Murid yang percaya diri boleh menampilkan peran dengan improvisasi dialog. Murid yang masih pemalu cukup menampilkan gerakan dengan bimbingan guru atau menggunakan gerakan minimal yang sudah dipraktikkan
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan: Apa yang kalian tahu tentang cerita rakyat? Pernahkah kalian bermain peran sebelumnya?
- Observasi respons murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengukur pengetahuan awal
Proses:- Observasi saat murid menirukan gerakan dan suara tokoh Kancil dan Buaya
- Pengamatan dinamika kerja sama dalam kelompok: pembagian peran, diskusi, saling membantu
- Catatan anekdot untuk murid yang menunjukkan kesulitan atau keunggulan tertentu
- Umpan balik langsung kepada kelompok selama latihan
Akhir:- Penilaian penampilan kelompok menggunakan rubrik: kesesuaian gerak, kejelasan suara, kerja sama
- Refleksi lisan murid tentang pengalaman bermain peran dan kerja sama kelompok
- Observasi saat murid menunjukkan satu gerakan atau suara tokoh favorit di akhir pembelajaran
Formatif:- Observasi selama eksplorasi gerak dan suara tokoh di tahap Memahami
- Pengamatan kerja sama dan proses latihan kelompok
- Umpan balik lisan langsung saat murid berlatih
Sumatif:- Penilaian penampilan kelompok menggunakan rubrik
- Observasi penampilan individu: kesesuaian gerak dan suara dengan karakter tokoh
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kesesuaian gerak dengan karakter tokoh | Murid belum mampu menampilkan gerakan yang sesuai karakter tokoh atau meniru contoh guru | Murid mulai menampilkan gerakan sesuai karakter tokoh dengan banyak bimbingan guru | Murid mampu menampilkan gerakan sesuai karakter tokoh dengan sedikit bimbingan | Murid mampu menampilkan gerakan sesuai karakter tokoh secara mandiri dan ekspresif | | Kejelasan dan variasi suara | Murid belum mampu menggunakan suara yang sesuai karakter atau suara tidak terdengar | Murid mulai menggunakan suara sesuai karakter namun masih monoton atau pelan | Murid mampu menggunakan suara sesuai karakter dengan cukup jelas dan mulai ada variasi | Murid mampu menggunakan suara sesuai karakter dengan jelas, lantang, dan variatif | | Kerja sama dalam kelompok | Murid belum mampu bekerja sama atau sering mengganggu anggota kelompok lain | Murid mulai bekerja sama namun masih memerlukan banyak pengingat dari guru | Murid mampu bekerja sama dengan baik, mendengarkan teman, dan berbagi peran | Murid mampu bekerja sama dengan sangat baik, aktif membantu teman, dan mendukung keberhasilan kelompok | | Kepercayaan diri dalam bermain peran | Murid terlihat sangat malu atau menolak tampil di depan teman-teman | Murid mau tampil namun masih sangat malu, suara dan gerakan sangat terbatas | Murid tampil dengan cukup percaya diri, berani menunjukkan gerakan dan suara | Murid tampil dengan sangat percaya diri, ekspresif, dan menikmati prosesnya |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan bermain peran? Murid mana yang memerlukan pendampingan lebih?
- Apakah alokasi waktu untuk latihan kelompok sudah cukup? Perlu ditambah atau dikurangi?
- Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk mendukung murid dengan kebutuhan berbeda?
- Apakah cerita rakyat yang dipilih sesuai dengan usia dan konteks murid? Perlu diganti dengan cerita lokal yang lebih dekat dengan murid?
- Bagaimana cara meningkatkan kerja sama antar murid dalam kelompok di pembelajaran berikutnya?
Refleksi Murid:- Bagaimana perasaanmu setelah bermain peran hari ini? Apa yang paling kamu sukai?
- Apa yang mudah dan apa yang sulit saat bermain peran tokoh cerita rakyat?
- Bagaimana kamu dan teman-teman bekerja sama dalam kelompok? Apa yang bisa diperbaiki?
- Tokoh mana yang paling kamu suka perankan: Kancil atau Buaya? Mengapa?
- Apa yang akan kamu lakukan berbeda kalau bermain peran lagi nanti?
SUMBER BELAJAR- Buku cerita rakyat bergambar: Kancil dan Buaya
- Ruang kelas yang cukup luas untuk bergerak bebas
- Audio lagu sederhana untuk pemanasan (opsional)
- Properti sederhana jika tersedia: syal, topi, atau karton untuk mendukung karakter (opsional)
- Buku Guru Seni Teater Kelas 2 Kurikulum Merdeka
- Gambar tokoh Kancil dan Buaya untuk membantu visualisasi karakter
|