MODUL AJAR Seni Teater — Kelas 2 (Fase A) Topik: Pertunjukan Cerita Kelompok INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Teater |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Pertunjukan Cerita Kelompok |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Memainkan lakon pertunjukan cerita sederhana di depan kelas dengan percaya diri
- Mengapresiasi penampilan teman dengan tepuk tangan dan komentar positif
- Bekerja sama dalam kelompok untuk menyajikan pertunjukan cerita yang utuh
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana perasaan kalian saat akan tampil di depan teman-teman?
- Apa yang membuat sebuah pertunjukan menarik untuk ditonton?
- Bagaimana cara menghargai penampilan teman yang sudah berani tampil?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan kesiapan kelompok untuk tampil dan perasaan murid
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini setiap kelompok akan menampilkan pertunjukan cerita yang sudah dilatih
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangun antusiasme murid
- Guru menjelaskan tata tertib saat menonton: duduk tertib, menyimak dengan baik, dan memberikan apresiasi di akhir
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid mengingat kembali cerita yang sudah dilatih di pertemuan sebelumnya
- Guru mencontohkan cara memberikan apresiasi yang baik: tepuk tangan antusias dan memberikan komentar positif seperti 'Suaranya keras!', 'Gerakannya bagus!', 'Ceritanya seru!'
- Setiap kelompok diberikan waktu 5 menit untuk persiapan akhir: mengecek properti, kostum sederhana, dan mengingat urutan cerita
- Guru meminta murid menarik napas dalam dan mengeluarkannya perlahan untuk menenangkan diri sebelum tampil
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Kelompok pertama maju ke area panggung sederhana yang sudah disiapkan di depan kelas
- Murid yang menonton duduk rapi di tempat mereka, siap menyimak dengan penuh perhatian
- Kelompok memainkan lakon pertunjukan cerita sederhana sesuai peran masing-masing (durasi 5-7 menit per kelompok)
- Guru mengamati dan mencatat partisipasi setiap murid: kepercayaan diri, kekompakan, dialog, dan ekspresi
- Setelah selesai, penonton memberikan tepuk tangan meriah
- Guru memfasilitasi 2-3 murid penonton untuk memberikan komentar positif tentang penampilan kelompok tersebut
- Proses yang sama diulang untuk kelompok-kelompok berikutnya hingga semua kelompok tampil
- Guru memberikan apresiasi verbal singkat setelah setiap penampilan untuk menjaga semangat
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setelah semua kelompok tampil, guru mengajak murid duduk melingkar untuk sesi refleksi bersama
- Guru menanyakan perasaan murid setelah tampil: 'Bagaimana perasaan kalian setelah tampil di depan teman-teman?'
- Guru meminta setiap murid menyebutkan satu hal yang mereka sukai dari penampilan kelompok sendiri
- Guru meminta murid menyebutkan satu hal yang mereka pelajari dari menonton penampilan kelompok lain
- Guru mengapresiasi keberanian semua murid yang sudah tampil dan sikap menghargai murid yang sudah menonton dengan baik
- Guru menekankan pentingnya kerja sama dan saling mendukung dalam berteater
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menuliskan atau menyampaikan satu hal yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini
- Guru memberikan penguatan positif atas pencapaian semua kelompok
- Guru mengajak murid memberikan tepuk tangan untuk diri sendiri atas keberanian tampil
- Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa dan salam
Diferensiasi:- Konten: Murid yang sudah lancar dapat diberi peran dengan dialog lebih panjang, sedangkan murid yang masih pemalu dapat diberi peran dengan dialog lebih pendek atau peran non-verbal seperti narator atau properti hidup
- Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat didampingi guru atau teman saat persiapan akhir, sedangkan murid yang sudah mandiri dapat mempersiapkan kelompoknya sendiri
- Produk: Murid yang berkembang lebih cepat dapat menambahkan improvisasi atau ekspresi yang lebih beragam, sedangkan murid yang masih berkembang cukup fokus menyelesaikan dialog dan blocking dasar
ASESMENAwal:- Menanyakan kesiapan kelompok untuk tampil
- Menanyakan perasaan murid sebelum tampil (cemas, senang, bersemangat)
- Mengecek pemahaman murid tentang cara menghargai penampilan teman
Proses:- Observasi kerja sama kelompok saat persiapan akhir
- Observasi penampilan setiap kelompok: kepercayaan diri, volume suara, ekspresi, kekompakan
- Observasi sikap penonton: perhatian, antusiasme, pemberian apresiasi
- Catatan anekdot tentang partisipasi dan perilaku murid selama pembelajaran
Akhir:- Meminta murid menuliskan atau menyampakan satu hal paling berkesan dari pembelajaran hari ini
- Penilaian refleksi murid tentang pengalaman tampil dan menonton
- Penilaian kemampuan murid memberikan apresiasi dengan tepuk tangan dan komentar positif
Formatif:- Observasi selama persiapan kelompok: kerja sama dan komunikasi antar anggota
- Observasi selama pertunjukan: kepercayaan diri, volume suara, ekspresi wajah dan tubuh
- Observasi saat menonton: sikap menghargai penampilan teman
Sumatif:- Penilaian penampilan kelompok menggunakan rubrik: kerja sama kelompok, kualitas penyampaian cerita, kepercayaan diri
- Penilaian individu untuk kemampuan apresiasi: partisipasi memberikan komentar positif
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kerja Sama Kelompok | Murid tidak menunjukkan kerja sama, sering keluar dari peran atau mengganggu teman | Murid mulai bekerja sama dengan teman tetapi masih memerlukan bimbingan terus-menerus | Murid bekerja sama dengan baik dalam kelompok dan mengikuti arahan | Murid bekerja sama dengan sangat baik, membantu teman yang kesulitan dan menjaga kekompakan kelompok | | Kepercayaan Diri Saat Tampil | Murid sangat malu dan tidak mau tampil atau berbicara sangat pelan tidak terdengar | Murid mau tampil tetapi masih sangat gugup, suara pelan dan gerakan kaku | Murid tampil dengan cukup percaya diri, suara cukup jelas dan gerakan mulai natural | Murid tampil dengan sangat percaya diri, suara lantang, ekspresi jelas dan gerakan natural | | Penyampaian Cerita (Dialog dan Ekspresi) | Murid tidak menyampaikan dialog atau ekspresi tidak sesuai dengan peran | Murid menyampaikan dialog dengan tersendat-sendat, ekspresi datar | Murid menyampaikan dialog dengan cukup lancar dan ekspresi mulai sesuai peran | Murid menyampaikan dialog dengan lancar, ekspresi wajah dan tubuh sangat sesuai dengan karakter tokoh | | Kemampuan Apresiasi | Murid tidak memberikan tepuk tangan atau komentar, tidak memperhatikan penampilan teman | Murid memberikan tepuk tangan tetapi tanpa antusiasme, belum memberikan komentar | Murid memberikan tepuk tangan dengan antusias dan sesekali memberikan komentar positif | Murid memberikan tepuk tangan dengan sangat antusias dan aktif memberikan komentar positif yang spesifik |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua kelompok mendapat kesempatan tampil dengan alokasi waktu yang cukup?
- Bagaimana saya memfasilitasi murid yang sangat pemalu agar tetap bisa berpartisipasi?
- Apakah suasana kelas mendukung murid untuk berani tampil dan merasa aman?
- Apa yang bisa saya tingkatkan dalam mengelola pertunjukan kelompok agar lebih efektif?
- Bagaimana saya bisa membantu murid memberikan apresiasi yang lebih bermakna di pembelajaran berikutnya?
Refleksi Murid:- Bagaimana perasaanmu setelah tampil di depan teman-teman?
- Apa yang paling kamu sukai dari penampilan kelompokmu sendiri?
- Apa yang kamu pelajari dari menonton penampilan kelompok lain?
- Apa yang ingin kamu lakukan lebih baik kalau tampil lagi nanti?
- Bagaimana perasaanmu saat teman-teman memberikan tepuk tangan untukmu?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi)
- Area panggung sederhana di depan kelas (bisa menggunakan tikar atau batasan dengan selotip)
- Properti sederhana sesuai cerita masing-masing kelompok (bisa barang bekas atau buatan sendiri)
- Kostum atau aksesori sederhana (opsional, seperti topi, selendang, atau atribut karakter)
- Papan tulis atau kertas untuk mencatat apresiasi
- Musik latar sederhana (opsional, untuk menambah suasana pertunjukan)
|