MODUL AJAR Seni Teater — Kelas 2 (Fase A) Topik: Mengenal Cerita dan Ekspresi INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Teater |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Mengenal Cerita dan Ekspresi |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu mengamati dan menirukan ekspresi wajah (senang, sedih, marah) dari gambar atau video cerita sederhana
- Murid mampu menceritakan pengalaman pribadi dengan kosakata sehari-hari
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian merasa senang, sedih, atau marah? Bagaimana wajah kalian saat itu?
- Apa cerita menarik yang pernah kalian alami hari ini atau kemarin?
- Bagaimana cara kita menunjukkan perasaan kita kepada orang lain?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
- Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang pernah merasa senang hari ini? Coba tunjukkan wajah senang kalian!'
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar mengenal ekspresi wajah dan bercerita tentang pengalaman kita
- Guru melakukan pemanasan sederhana: gerakkan wajah (buka tutup mulut, kedipkan mata, gerakkan alis) sambil bernyanyi
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menayangkan gambar atau video pendek tokoh cerita dengan berbagai ekspresi (senang, sedih, marah)
- Murid mengamati dengan seksama setiap ekspresi yang ditampilkan
- Guru memandu murid mengenali ciri-ciri ekspresi: 'Coba lihat, saat senang matanya bagaimana? Mulutnya bagaimana?'
- Murid berdiskusi berpasangan tentang perbedaan ketiga ekspresi tersebut
- Guru menjelaskan bahwa ekspresi adalah cara kita menunjukkan perasaan melalui wajah
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru membagikan kartu bergambar tiga ekspresi (senang, sedih, marah) kepada setiap murid
- Murid berlatih menirukan ekspresi di depan cermin kecil atau dengan berpasangan
- Guru meminta murid berdiri dan bermain 'Tebak Ekspresi': satu murid menunjukkan ekspresi, teman lain menebak
- Murid bergantian menirukan ekspresi dari gambar yang ditunjukkan guru
- Guru meminta murid menceritakan pengalaman pribadi yang membuat mereka senang, sedih, atau marah, sambil menunjukkan ekspresi yang sesuai
- Setiap murid berbagi cerita singkat (1-2 kalimat) dengan ekspresi di depan kelompok kecil (4-5 orang)
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memandu murid duduk melingkar dan bertanya: 'Ekspresi mana yang paling mudah kalian tiru? Mana yang sulit?'
- Murid berbagi perasaan mereka saat meniru ekspresi dan bercerita di depan teman
- Guru meminta murid menceritakan: 'Apa yang kalian rasakan saat teman mendengarkan cerita kalian?'
- Murid menuliskan atau menggambar satu ekspresi favorit mereka di kertas
- Guru memberikan apresiasi atas keberanian murid mencoba dan berbagi cerita
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-4 murid sukarela menunjukkan satu ekspresi dan menceritakan kalimat pendek
- Guru merangkum pembelajaran: 'Hari ini kita belajar tiga ekspresi dan bercerita tentang pengalaman kita'
- Murid melakukan refleksi dengan menjawab pertanyaan: 'Apa yang kalian pelajari hari ini? Apa yang menyenangkan?'
- Guru memberikan penguatan positif dan memotivasi murid untuk terus berlatih ekspresi di rumah
- Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam
Diferensiasi:- Konten: Murid yang cepat menangkap dapat diberikan tantangan meniru ekspresi tambahan (kaget, takut). Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan gambar ekspresi yang lebih jelas dengan panduan satu per satu
- Proses: Murid yang percaya diri dapat langsung tampil di depan kelas. Murid yang pemalu dapat berlatih dalam kelompok kecil terlebih dahulu atau berpasangan dengan teman dekat
- Produk: Murid yang cepat dapat membuat komik sederhana 3 panel dengan ekspresi berbeda. Murid lainnya cukup menggambar satu ekspresi favorit dengan keterangan singkat
ASESMENAwal:- Guru bertanya dan mengamati respon murid: 'Siapa yang pernah merasa senang? Coba tunjukkan wajah senang kalian!'
- Guru mencatat murid yang sudah dapat menunjukkan ekspresi dasar dengan spontan
Proses:- Observasi saat murid mengamati gambar/video: apakah fokus dan dapat menyebutkan ciri ekspresi
- Penilaian diri: murid diminta mengacungkan jempol (mudah), tangan datar (cukup), atau jempol ke bawah (sulit) setelah menirukan ekspresi
- Observasi saat murid bercerita: apakah dapat menyampaikan pengalaman dengan kalimat sederhana dan ekspresi yang sesuai
- Penilaian sejawat: teman memberi bintang (stiker) untuk penampilan temannya
Akhir:- Penampilan individu: murid menunjukkan satu ekspresi pilihan dan menceritakan satu kalimat pengalaman terkait ekspresi tersebut
- Guru menggunakan rubrik untuk menilai ketepatan ekspresi dan kemampuan bercerita
- Refleksi tertulis/gambar: murid menggambar ekspresi favorit dengan keterangan singkat
Formatif:- Observasi saat murid menirukan ekspresi (ketepatan, keberanian mencoba)
- Penilaian sejawat dalam permainan 'Tebak Ekspresi'
- Tanya jawab selama proses pembelajaran
Sumatif:- Penampilan murid menunjukkan satu ekspresi dan menceritakan pengalaman singkat
- Hasil karya gambar ekspresi dengan keterangan
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menirukan Ekspresi Wajah | Belum dapat menunjukkan perbedaan ekspresi senang, sedih, dan marah | Dapat menunjukkan 1 ekspresi dengan bimbingan guru | Dapat menirukan 2-3 ekspresi dengan cukup jelas secara mandiri | Dapat menirukan 3 ekspresi dengan jelas, ekspresif, dan percaya diri | | Menceritakan Pengalaman Pribadi | Belum dapat menceritakan pengalaman dengan kalimat sederhana | Dapat menyebutkan 1 kata atau frase tentang pengalaman dengan bantuan | Dapat menceritakan pengalaman dengan 1-2 kalimat sederhana | Dapat menceritakan pengalaman dengan 2-3 kalimat jelas, runtut, dan ekspresif | | Keberanian dan Kepercayaan Diri | Sangat ragu dan tidak mau mencoba tampil | Mau mencoba dengan dorongan kuat dari guru | Berani tampil dengan sedikit dorongan | Berani tampil dengan percaya diri dan antusias |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan menirukan ekspresi?
- Murid mana yang membutuhkan pendampingan lebih dalam bercerita?
- Apakah media yang digunakan (gambar/video) cukup menarik dan sesuai dengan tingkat pemahaman murid kelas 2?
- Bagaimana saya dapat meningkatkan kepercayaan diri murid yang masih pemalu?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah tepat?
Refleksi Murid:- Ekspresi mana yang paling mudah kamu tiru? Mengapa?
- Apa yang kamu rasakan saat bercerita di depan teman-teman?
- Apa yang paling menyenangkan dari pembelajaran hari ini?
- Apa yang masih sulit bagimu? Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi)
- Gambar atau poster ekspresi wajah (senang, sedih, marah)
- Video pendek cerita anak dengan tokoh berekspresi (durasi 2-3 menit)
- Cermin kecil atau cermin portable (1 untuk 2 murid)
- Kartu bergambar ekspresi wajah
- Kertas gambar dan pensil warna/krayon
- Stiker bintang untuk penilaian sejawat
- Pemutar video (proyektor/laptop) dan speaker
|