Modul AjarPertemuan 8Bab 3Fase ASemester 2

Modul Ajar Seni Teater Kelas 2: Latihan Pementasan Imajinasi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 2 dengan topik "Latihan Pementasan Imajinasi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 2: Latihan Pementasan Imajinasi

Seni Teater - Kelas 2

Bab 3 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Latihan Pementasan Imajinasi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikLatihan Pementasan Imajinasi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui latihan, murid mampu memainkan adegan pendek dengan properti dan kostum sederhana
  2. Melalui kerja sama, murid mampu menunjukkan sikap percaya diri dan saling menghargai

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian bermain pura-pura menjadi tokoh favorit? Apa yang kalian lakukan?
  2. Apa saja yang diperlukan agar penonton percaya kita sedang menjadi tokoh tertentu?
  3. Bagaimana rasanya ketika bermain peran bersama teman?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dengan ramah dan melakukan absensi sambil mengajak murid bernyanyi bersama
  • Guru mengajak murid melakukan pemanasan ringan: meregangkan tubuh, memutar kepala, tangan, dan kaki sambil bernyanyi atau bersenandung
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: berlatih pementasan dengan kostum dan properti sederhana
  • Asesmen awal: Guru menanyakan pengalaman murid bermain peran sebelumnya dan properti apa yang pernah mereka gunakan
  • Guru menunjukkan beberapa contoh properti sederhana (topi, selendang, tongkat, boneka) dan bertanya apa peran yang bisa dimainkan dengan benda-benda tersebut

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan bahwa properti dan kostum membantu kita memerankan tokoh dengan lebih meyakinkan
  • Guru mendemonstrasikan cara menggunakan properti sederhana: misalnya topi untuk menjadi petani, selendang untuk menjadi putri, tongkat untuk menjadi kakek
  • Murid mengamati demonstrasi guru dan menyebutkan tokoh apa yang sedang diperankan
  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4-5 anak per kelompok)
  • Setiap kelompok mendapat satu cerita pendek sederhana (5-7 kalimat) yang akan mereka perankan, misalnya: petani menanam sayur, anak bermain di taman, ibu memasak di dapur
  • Murid berdiskusi dalam kelompok tentang tokoh apa saja dalam cerita mereka dan properti apa yang dibutuhkan

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok memilih properti dan kostum sederhana dari yang disediakan guru (bisa juga benda di sekitar kelas)
  • Guru membimbing kelompok untuk merencanakan adegan mereka: siapa memerankan siapa, kapan masuk, apa yang dilakukan
  • Murid berlatih memainkan adegan dalam kelompok selama 15 menit, guru berkeliling memberikan bimbingan dan dorongan
  • Murid mengeksplorasi cara menggunakan properti, melatih gerak tubuh, suara, dan ekspresi wajah sesuai tokoh
  • Setiap kelompok tampil di depan kelas secara bergiliran memainkan adegan pendek mereka (2-3 menit per kelompok)
  • Kelompok yang menonton memberikan tepuk tangan dan apresiasi kepada kelompok yang tampil

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah semua kelompok tampil, guru mengajak murid duduk melingkar
  • Guru menanyakan perasaan murid setelah tampil: apa yang menyenangkan, apa yang sulit, apa yang baru dipelajari
  • Murid berbagi pengalaman mereka dalam bermain peran dengan properti dan kostum
  • Guru memberikan apresiasi kepada setiap kelompok dengan menyebutkan hal positif dari penampilan mereka
  • Murid menyampaikan apa yang akan mereka perbaiki jika tampil lagi dan bagaimana mereka bekerja sama dalam kelompok
  • Guru menegaskan pentingnya percaya diri, kerja sama, dan saling menghargai dalam berteater

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta setiap murid menyebutkan satu hal yang mereka pelajari hari ini
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya properti dan kostum dalam pementasan serta nilai kerja sama
  • Guru mengajak murid memberikan tepuk tangan untuk diri sendiri dan semua teman
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang lebih cepat, berikan cerita dengan tokoh lebih banyak atau dialog lebih kompleks. Untuk yang memerlukan dukungan lebih, berikan cerita dengan 2-3 tokoh sederhana dan dialog minimal
  • Proses: Murid yang kurang percaya diri dapat berperan sebagai tokoh dengan dialog lebih sedikit atau menjadi pendukung terlebih dahulu. Murid yang sudah percaya diri dapat menjadi sutradara kecil yang membantu teman-temannya
  • Produk: Kelompok yang cepat dapat menambahkan gerakan atau ekspresi lebih kreatif. Kelompok yang memerlukan dukungan cukup fokus memainkan cerita dasar dengan jelas

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan pengalaman murid tentang bermain peran dan properti yang pernah digunakan
  • Guru mengamati respons murid saat ditunjukkan contoh properti sederhana

Proses:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok dan perencanaan adegan
  • Pengamatan cara murid mengeksplorasi properti dan kostum selama latihan
  • Catatan tentang kerja sama dan komunikasi dalam kelompok
  • Observasi kemampuan murid mengekspresikan tokoh melalui gerak, suara, dan ekspresi

Akhir:

  • Penilaian penampilan kelompok menggunakan rubrik (aspek: penggunaan properti, permainan peran, percaya diri, kerja sama)
  • Refleksi lisan: murid menyebutkan satu hal yang dipelajari hari ini
  • Penilaian sejawat: murid memberikan apresiasi kepada kelompok lain

Formatif:

  • Observasi selama latihan kelompok: kemampuan menggunakan properti, kerja sama, dan percaya diri
  • Catatan anekdot saat murid berlatih dan berdiskusi dalam kelompok

Sumatif:

  • Penilaian penampilan kelompok menggunakan rubrik: kemampuan memainkan adegan dengan properti, percaya diri, dan kerja sama
  • Refleksi lisan murid tentang pengalaman dan pembelajaran mereka

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penggunaan Properti dan KostumMurid belum menggunakan properti atau kostum dalam permainan peranMurid menggunakan properti atau kostum tetapi belum sesuai dengan tokoh yang diperankanMurid menggunakan properti dan kostum dengan tepat sesuai tokohMurid menggunakan properti dan kostum secara kreatif dan meyakinkan sesuai tokoh
Permainan Peran (Gerak, Suara, Ekspresi)Murid belum menunjukkan gerak, suara, atau ekspresi sesuai tokohMurid menunjukkan gerak atau suara sesuai tokoh tetapi masih ragu-raguMurid memainkan tokoh dengan gerak, suara, dan ekspresi yang cukup jelasMurid memainkan tokoh dengan gerak, suara, dan ekspresi yang jelas dan meyakinkan
Percaya DiriMurid tampak sangat ragu dan tidak berani tampilMurid berani tampil tetapi masih sangat malu dan terlihat tidak nyamanMurid tampil dengan cukup percaya diri meskipun sesekali masih raguMurid tampil dengan percaya diri dan menikmati permainan peran
Kerja Sama dan Saling MenghargaiMurid belum menunjukkan sikap kerja sama dalam kelompokMurid mulai bekerja sama tetapi masih sering bertengkar atau mendominasiMurid bekerja sama dengan baik dan mendengarkan temanMurid bekerja sama dengan sangat baik, saling membantu, dan menghargai pendapat teman

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam latihan dan penampilan?
  • Apakah properti dan kostum yang disediakan cukup mendukung pembelajaran?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling efektif dalam membangun percaya diri murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam membimbing kerja sama kelompok?
  • Apakah alokasi waktu sudah tepat untuk setiap tahap kegiatan?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menyenangkan dari bermain peran hari ini?
  • Apa yang kamu pelajari tentang menggunakan properti dan kostum?
  • Bagaimana perasaanmu saat tampil di depan teman-teman?
  • Apa yang akan kamu lakukan lebih baik jika bermain peran lagi?
  • Bagaimana kamu dan teman-temanmu bekerja sama dalam kelompok?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
  2. Properti sederhana: topi, selendang, tongkat, tas, boneka, piring plastik, gelas plastik, buku
  3. Kostum sederhana: baju bekas, kain panjang, aksesori sederhana
  4. Ruang kelas atau aula yang cukup untuk bergerak
  5. Kartu cerita pendek sederhana untuk setiap kelompok

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.