Modul AjarPertemuan 12Bab 3Fase ASemester 2

Modul Ajar Seni Teater Kelas 2: Asesmen Sumatif Bab 3 - Bermain Imajinasi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 2 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 3 - Bermain Imajinasi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 2: Asesmen Sumatif Bab 3 - Bermain Imajinasi

Seni Teater - Kelas 2

Bab 3 - Pertemuan 12

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 3 - Bermain Imajinasi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikAsesmen Sumatif Bab 3 - Bermain Imajinasi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melakukan pementasan singkat secara berkelompok untuk menunjukkan kemampuan bermain imajinasi
  2. Menuliskan refleksi singkat tentang pengalaman bermain imajinasi

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa tokoh imajinasi favoritmu yang pernah kamu perankan?
  2. Bagaimana perasaanmu saat bermain peran menjadi tokoh imajinasi?
  3. Apa yang paling menyenangkan dari bermain imajinasi bersama teman?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa bersama
  • Guru melakukan apersepsi dengan mengingatkan kembali pengalaman bermain imajinasi yang sudah dipelajari di pertemuan sebelumnya
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu pementasan singkat berkelompok dan refleksi tertulis
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya kepada murid tentang kesiapan mereka untuk penampilan dan tokoh apa yang akan mereka perankan
  • Guru menyampaikan kriteria penilaian pementasan dan refleksi secara sederhana

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan ulang secara singkat kriteria pementasan yang baik: suara jelas, ekspresi sesuai tokoh, dan kerjasama kelompok
  • Guru mencontohkan cara mengekspresikan emosi tokoh imajinasi melalui gerak dan suara
  • Murid diberi waktu 5 menit untuk diskusi kelompok terakhir, memastikan setiap anggota memahami peran masing-masing
  • Guru berkeliling untuk menjawab pertanyaan dan memberikan dorongan positif kepada setiap kelompok

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Setiap kelompok tampil secara bergantian melakukan pementasan singkat (3-5 menit per kelompok) dengan tema bermain imajinasi
  • Murid dalam kelompok memainkan tokoh imajinasi atau rekaan yang telah mereka persiapkan, menunjukkan ekspresi, gerak tubuh, dan suara sesuai karakter
  • Kelompok yang belum tampil menjadi penonton yang menghargai, duduk dengan tenang dan memberikan tepuk tangan setelah penampilan selesai
  • Guru mengamati dan mencatat kemampuan setiap murid dalam bermain peran, penguasaan panggung, dan kerjasama kelompok menggunakan rubrik penilaian
  • Setelah semua kelompok tampil, guru memberikan apresiasi dan umpan balik singkat untuk setiap kelompok

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan lembar refleksi sederhana kepada setiap murid
  • Murid menuliskan refleksi singkat tentang pengalaman bermain imajinasi dengan panduan pertanyaan: Apa yang aku rasakan saat bermain peran? Apa yang berhasil? Apa yang ingin aku perbaiki?
  • Guru berkeliling untuk membantu murid yang kesulitan menulis, memancing dengan pertanyaan lisan kemudian membantu menuliskannya
  • Beberapa murid secara sukarela berbagi refleksinya di depan kelas
  • Guru mengajak murid mengenali emosi dan pengalaman selama proses bermain teater serta menghargai pembelajaran yang telah dilalui

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan bahwa bermain imajinasi melatih kreativitas, kerjasama, dan keberanian mengekspresikan diri
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas keberanian dan usaha mereka
  • Guru mengumpulkan lembar refleksi sebagai bagian dari asesmen sumatif
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar membaca dan menulis dapat menyampaikan refleksi secara lisan kepada guru yang kemudian membantu menuliskan poin-poin utamanya
  • Proses: Murid yang kurang percaya diri dapat diberi peran yang lebih sederhana atau bermain bersama teman yang lebih aktif sebagai pendamping. Murid yang sudah mahir dapat diberi kesempatan memimpin kelompok atau menambahkan improvisasi dalam pementasan
  • Produk: Refleksi dapat berupa tulisan sederhana 2-3 kalimat, gambar dengan caption singkat, atau kombinasi keduanya sesuai kemampuan literasi murid

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab singkat tentang kesiapan murid untuk pementasan
  • Pengecekan pemahaman murid tentang tokoh yang akan diperankan

Proses:

  • Observasi selama diskusi kelompok: kerjasama dan pembagian peran
  • Pengamatan saat pementasan: ekspresi wajah, gerak tubuh, suara, penguasaan panggung, dan kerjasama kelompok
  • Umpan balik formatif setelah setiap kelompok tampil

Akhir:

  • Penilaian pementasan menggunakan rubrik lengkap
  • Penilaian lembar refleksi tertulis
  • Dokumentasi penampilan setiap kelompok

Formatif:

  • Observasi selama diskusi kelompok dan persiapan pementasan
  • Pengamatan ekspresi, gerak, dan suara murid saat berlatih

Sumatif:

  • Penilaian pementasan berkelompok menggunakan rubrik (kemampuan bermain imajinasi, ekspresi tokoh, kerjasama)
  • Penilaian refleksi tertulis (kemampuan mengenali dan menceritakan pengalaman bermain imajinasi)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan bermain imajinasi (ekspresi tokoh)Belum mampu menunjukkan ekspresi wajah dan gerak tubuh sesuai tokoh yang diperankanMulai menunjukkan ekspresi dan gerak tubuh sederhana namun belum konsisten dengan karakter tokohMampu menunjukkan ekspresi wajah dan gerak tubuh yang sesuai dengan karakter tokoh imajinasi yang diperankanMampu menunjukkan ekspresi, gerak, dan suara yang sangat sesuai dengan karakter tokoh serta menambahkan improvisasi kreatif
Penguasaan panggung dan komunikasiSuara tidak terdengar, masih sangat malu atau tidak mau tampilSuara mulai terdengar meskipun masih pelan, sesekali masih terlihat maluSuara terdengar jelas, mampu berkomunikasi dengan penonton dan pemain lain dengan cukup baikSuara sangat jelas dan ekspresif, menguasai panggung dengan percaya diri, komunikasi dengan penonton dan pemain lain sangat baik
Kerjasama kelompokBelum mampu bekerjasama, cenderung bermain sendiri atau mengganggu temanMulai mencoba bekerjasama meskipun masih sering lupa giliran atau peranMampu bekerjasama dengan baik, menjalankan peran sesuai bagian masing-masingBekerjasama dengan sangat kompak, saling mendukung antar anggota kelompok, dan responsif terhadap permainan teman
Refleksi tertulisBelum mampu menuliskan atau menceritakan pengalaman bermain imajinasiMampu menuliskan 1 kalimat sederhana tentang perasaan saat bermain imajinasiMampu menuliskan 2-3 kalimat tentang pengalaman, perasaan, dan hal yang dipelajari dari bermain imajinasiMampu menuliskan refleksi lengkap mencakup perasaan, hal yang berhasil, dan hal yang ingin diperbaiki dengan bahasa sendiri yang jelas

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah rencana pembelajaran asesmen sumatif dapat berjalan sesuai waktu yang dialokasikan?
  • Apakah semua murid mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan bermain imajinasinya?
  • Apa yang berhasil dan apa yang masih perlu ditingkatkan dari pelaksanaan asesmen sumatif ini?
  • Bagaimana cara membuat murid yang masih malu lebih percaya diri di pementasan berikutnya?
  • Apakah instrumen penilaian (rubrik) sudah cukup menangkap kemampuan murid secara adil?

Refleksi Murid:

  • Apa yang aku rasakan saat bermain peran menjadi tokoh imajinasi?
  • Apa yang paling berhasil dari penampilanku bersama kelompok?
  • Apa yang ingin aku perbaiki atau tingkatkan untuk pementasan berikutnya?
  • Hal menyenangkan apa yang aku pelajari dari bermain imajinasi?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi)
  2. Ruang kelas atau aula yang cukup untuk area pementasan
  3. Lembar refleksi murid
  4. Rubrik penilaian pementasan
  5. Properti sederhana sesuai kebutuhan kelompok (opsional)
  6. Alat tulis (pensil, kertas) untuk refleksi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.