MODUL AJAR Seni Teater — Kelas 2 (Fase A) Topik: Menirukan Gerak Tokoh INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Teater |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Menirukan Gerak Tokoh |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu meniru gerak tubuh tokoh yang diamati dari video atau demonstrasi guru
- Murid mampu merespons gerakan teman dengan menirukan ekspresi wajah yang sesuai
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian memperhatikan bagaimana ibu memasak atau ayah bekerja? Bisakah kalian menirukan gerakannya?
- Bagaimana caranya kita menunjukkan kalau sedang senang atau sedih tanpa berbicara?
- Apa yang membuat gerakan setiap orang berbeda-beda?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid menirukan gerakan orang lain (orang tua, teman, tokoh kartun)
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar menirukan gerak tubuh dan ekspresi wajah tokoh
- Guru melakukan pemanasan tubuh sederhana: meregangkan tangan, kaki, leher, dan membuat berbagai ekspresi wajah (senang, sedih, kaget, marah)
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menayangkan video pendek atau melakukan demonstrasi langsung gerakan tokoh sederhana (petani mencangkul, guru menulis, koki memasak, dokter memeriksa pasien)
- Murid mengamati dengan seksama gerakan tubuh tokoh: bagaimana tangan bergerak, posisi kaki, arah pandangan, dan ekspresi wajah
- Guru mengajak murid mendiskusikan ciri khas gerakan setiap tokoh: Apa yang membuat gerakan petani berbeda dengan dokter?
- Guru menunjukkan bagaimana ekspresi wajah mendukung gerakan: wajah serius saat dokter memeriksa, wajah ceria saat memasak makanan favorit
- Murid mencoba menirukan satu gerakan tokoh secara perlahan sambil guru memberi umpan balik langsung
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4-5 anak)
- Setiap kelompok memilih satu tokoh dari kehidupan sehari-hari yang akan ditirukan (penjual sayur, sopir angkot, penjaga toko, nelayan)
- Murid dalam kelompok berlatih menirukan gerak tubuh tokoh pilihan mereka secara bergantian
- Satu murid melakukan gerakan tokoh, murid lain dalam kelompok merespons dengan menirukan ekspresi wajah yang sesuai dengan situasi
- Guru berkeliling memberikan bimbingan: mengingatkan detail gerakan, mendorong ekspresi yang lebih jelas, memberi apresiasi pada usaha anak
- Setiap kelompok menampilkan hasil latihan mereka di depan kelas (1-2 menit per kelompok)
- Kelompok lain mengamati dan memberikan tepuk tangan sebagai apresiasi
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk melingkar untuk berbagi pengalaman
- Murid menceritakan: Bagaimana perasaan saat menirukan tokoh? Bagian mana yang mudah? Bagian mana yang sulit?
- Guru membimbing murid merefleksi: Apa yang membuat tiruan kita mirip dengan tokoh aslinya? Mengapa penting memperhatikan detail gerakan?
- Murid menuliskan atau menggambar satu gerakan tokoh favorit mereka di buku catatan
- Guru memberikan penguatan positif atas usaha dan kreativitas setiap murid
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir: meminta 2-3 murid menirukan gerakan tokoh pilihan mereka secara individu
- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: Kita belajar menirukan gerak tubuh dan ekspresi wajah tokoh dengan mengamati detail gerakan
- Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi aktif mereka
- Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: kita akan bermain peran dengan tokoh yang sudah kita tirukan hari ini
- Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang cepat menangkap: diberikan tokoh dengan gerakan lebih kompleks (penari, atlet). Untuk murid yang lambat: diberikan tokoh dengan gerakan sederhana dan berulang (tukang sapu, penjaga pintu)
- Proses: Murid visual: belajar dari video dan demonstrasi guru. Murid kinestetik: langsung praktik menirukan gerakan. Murid yang pemalu: berlatih dalam kelompok kecil dulu sebelum tampil di depan kelas
- Produk: Murid dapat menunjukkan hasil belajar melalui: penampilan gerakan langsung, gambar urutan gerakan tokoh, atau bercerita tentang tokoh yang ditiru
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan: Siapa yang pernah menirukan gerakan orang lain? Tokoh apa yang pernah kalian tiru?
- Guru meminta 2-3 murid menunjukkan gerakan bebas untuk melihat kesiapan motorik dan kepercayaan diri awal
Proses:- Observasi saat murid mengamati video/demonstrasi: apakah mereka fokus dan memperhatikan detail
- Observasi saat berlatih dalam kelompok: apakah mereka mencoba menirukan gerakan dengan sungguh-sungguh
- Umpan balik langsung: guru memberi komentar positif dan saran perbaikan saat murid berlatih
- Catatan tentang kolaborasi dalam kelompok: apakah mereka saling membantu dan merespons gerakan teman
Akhir:- Penilaian penampilan individu: setiap murid menirukan gerakan tokoh pilihan mereka selama 30 detik
- Penilaian kemampuan merespons: murid menunjukkan ekspresi wajah yang sesuai saat melihat gerakan teman
- Refleksi tertulis sederhana: murid menggambar atau menulis satu hal yang mereka pelajari hari ini
Formatif:- Observasi selama murid menirukan gerakan dalam kelompok
- Umpan balik langsung saat murid berlatih
- Catatan anekdot tentang partisipasi dan kreativitas murid
Sumatif:- Penilaian penampilan menirukan gerakan tokoh di akhir pembelajaran
- Penilaian kemampuan merespons gerakan teman dengan ekspresi wajah yang tepat
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kemampuan meniru gerak tubuh tokoh | Murid belum mampu menirukan gerakan dasar tokoh meskipun sudah dibimbing | Murid mampu menirukan sebagian gerakan tokoh dengan bimbingan guru | Murid mampu menirukan gerakan tokoh dengan cukup baik dan detail yang jelas | Murid mampu menirukan gerakan tokoh dengan sangat mirip, detail, dan penuh penghayatan | | Kemampuan merespons dengan ekspresi wajah | Murid belum menunjukkan ekspresi wajah yang sesuai dengan situasi | Murid mulai menunjukkan ekspresi wajah namun masih kurang sesuai dengan situasi | Murid mampu menunjukkan ekspresi wajah yang sesuai dengan situasi secara konsisten | Murid mampu menunjukkan ekspresi wajah yang sangat ekspresif dan sesuai dengan berbagai situasi | | Kolaborasi dalam kelompok | Murid belum mau berlatih bersama teman dalam kelompok | Murid mulai berlatih bersama teman namun masih sering sendiri | Murid aktif berlatih bersama teman dan saling memberi masukan | Murid sangat aktif berkolaborasi, membantu teman, dan menciptakan suasana kelompok yang menyenangkan | | Kreativitas dan kepercayaan diri | Murid masih sangat malu dan tidak berani mencoba gerakan baru | Murid mulai berani mencoba namun masih ragu-ragu | Murid berani mencoba dan menampilkan gerakan dengan percaya diri | Murid sangat percaya diri, berani bereksperimen dengan variasi gerakan, dan menampilkan dengan penuh antusias |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan menirukan gerakan?
- Strategi mana yang paling efektif untuk membantu murid yang masih kesulitan menirukan gerakan?
- Bagaimana cara meningkatkan kepercayaan diri murid yang masih pemalu dalam penampilan berikutnya?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah sesuai dan efektif?
Refleksi Murid:- Apa yang paling menyenangkan dari kegiatan menirukan gerakan hari ini?
- Gerakan tokoh mana yang paling mudah kamu tirukan? Mengapa?
- Apa yang masih sulit kamu lakukan saat menirukan gerakan?
- Apa yang ingin kamu coba lagi di pertemuan berikutnya?
SUMBER BELAJAR- Video pendek gerakan tokoh profesi (petani, dokter, guru, koki, nelayan) durasi 1-2 menit
- Ruang kelas atau aula yang cukup luas untuk bergerak
- Peralatan pendukung sederhana: topi, tas, alat tulis, untuk memperkuat karakter tokoh (opsional)
- Musik latar instrumental yang ceria untuk menciptakan suasana menggembirakan
- Buku Panduan Guru Seni Teater Kelas 2 Kemendikbudristek
- Kartu bergambar tokoh profesi sebagai media visual
|