Modul AjarPertemuan 11Bab 2Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Teater Kelas 2: Refleksi dan Asesmen Sumatif

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 2 dengan topik "Refleksi dan Asesmen Sumatif". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 2: Refleksi dan Asesmen Sumatif

Seni Teater - Kelas 2

Bab 2 - Pertemuan 11

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Refleksi dan Asesmen Sumatif

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikRefleksi dan Asesmen Sumatif
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menceritakan pengalaman dan emosi selama proses bermain peran
  2. Murid mampu menunjukkan kemampuan bermain peran dalam asesmen sumatif (demonstrasi individu/kelompok)

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana perasaan kalian saat bermain peran menjadi tokoh yang berbeda?
  2. Apa hal paling menyenangkan yang kalian alami selama belajar bermain peran?
  3. Siapa yang merasa lebih percaya diri sekarang dibanding sebelumnya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan memeriksa kehadiran murid
  • Guru mengajak murid melakukan peregangan ringan dan olah vokal sederhana (5 menit) untuk mempersiapkan tubuh dan suara
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: merefleksikan pengalaman bermain peran dan menunjukkan kemampuan dalam asesmen sumatif
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya secara lisan: 'Siapa yang masih ingat peran apa yang pernah kalian mainkan?' dan meminta 2-3 murid menjawab
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar untuk menciptakan suasana nyaman dan akrab
  • Guru menjelaskan bahwa hari ini mereka akan berbagi cerita tentang pengalaman bermain peran yang telah dilakukan
  • Guru memberikan contoh sederhana: 'Ibu merasa senang saat melihat kalian berani tampil. Ada yang gugup, ada yang semangat. Semua perasaan itu wajar dan berharga'
  • Guru menunjukkan beberapa foto atau video singkat kegiatan bermain peran sebelumnya (jika tersedia) untuk membantu murid mengingat
  • Murid mengamati dan mengenali kembali momen-momen yang telah mereka lalui

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru meminta setiap murid menceritakan satu pengalaman bermain peran yang paling berkesan (secara bergantian, 1-2 menit per anak)
  • Murid berbagi: peran apa yang dimainkan, bagaimana perasaannya, dan apa yang paling diingat
  • Guru memberikan respon positif dan apresiasi pada setiap cerita murid
  • Setelah sesi berbagi cerita, guru menjelaskan bahwa sekarang waktunya menunjukkan kemampuan bermain peran dalam asesmen sumatif
  • Guru menyampaikan instruksi asesmen: murid akan menampilkan satu peran pilihan (individu atau berpasangan) selama 2-3 menit
  • Murid diberikan waktu 5 menit untuk mempersiapkan penampilan: memilih peran, mengingat gerakan dan dialog
  • Secara bergantian, murid menampilkan peran mereka di depan kelas
  • Guru dan teman-teman memberikan tepuk tangan apresiasi setelah setiap penampilan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah semua murid tampil, guru mengajak kembali duduk melingkar
  • Guru membagikan lembar refleksi sederhana (atau melakukan refleksi lisan) dengan pertanyaan: 'Apa yang kamu rasakan setelah tampil?', 'Apa yang sudah kamu lakukan dengan baik?', 'Apa yang ingin kamu perbaiki?'
  • Murid menuliskan atau menyampaikan refleksi mereka dengan kalimat sederhana sesuai kemampuan
  • Guru memfasilitasi diskusi ringan: beberapa murid diminta berbagi refleksi mereka
  • Guru memberikan umpan balik positif dan konstruktif: menyebutkan kekuatan yang terlihat dan area yang bisa terus dikembangkan
  • Guru menghubungkan pengalaman ini dengan kehidupan: 'Bermain peran membantu kita memahami perasaan orang lain dan lebih percaya diri'

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan menanyakan: 'Siapa yang sekarang merasa lebih percaya diri dalam bermain peran?' (angkat tangan)
  • Guru menyimpulkan pembelajaran: 'Hari ini kalian sudah berbagi cerita, menunjukkan kemampuan bermain peran, dan merefleksikan pengalaman kalian. Kalian semua hebat!'
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi dan keberanian mereka
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam dan motivasi: 'Terus berlatih dan jangan takut untuk berekspresi!'

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dapat memilih peran yang sesuai kemampuan: peran sederhana dengan dialog singkat atau peran yang lebih kompleks dengan ekspresi lebih kaya
  • Proses: Murid yang kurang percaya diri dapat tampil berpasangan atau dalam kelompok kecil. Murid yang cepat dapat diminta membantu teman yang memerlukan dukungan saat persiapan
  • Produk: Murid dapat menunjukkan refleksi melalui gambar, tulisan sederhana, atau lisan sesuai kemampuan verbal mereka

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: murid diminta mengingat peran yang pernah dimainkan sebelumnya untuk mengukur retensi dan kesiapan

Proses:

  • Observasi saat murid menceritakan pengalaman: kemampuan mengungkapkan perasaan dengan kosakata sehari-hari
  • Pengamatan selama persiapan penampilan: partisipasi, kerja sama (jika berpasangan), dan kreativitas
  • Catatan anekdot tentang keterlibatan dan respon murid

Akhir:

  • Penilaian kinerja demonstrasi bermain peran menggunakan rubrik (ekspresi wajah, gerakan tubuh, penggunaan suara, kepercayaan diri)
  • Refleksi tertulis atau lisan murid tentang proses belajar dan perasaan mereka
  • Angket sederhana atau show of hands untuk mengukur peningkatan kepercayaan diri

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat berbagi cerita pengalaman bermain peran
  • Penilaian sejawat sederhana: murid memberikan tepuk tangan atau satu hal positif untuk teman yang tampil

Sumatif:

  • Demonstrasi bermain peran (individu/kelompok) dengan rubrik penilaian yang mencakup ekspresi, gerakan, suara, dan kepercayaan diri
  • Lembar refleksi diri murid tentang pengalaman dan pembelajaran mereka

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan menceritakan pengalaman dan emosiMurid belum bisa menceritakan pengalaman bermain peran atau mengungkapkan perasaanMurid dapat menceritakan pengalaman bermain peran dengan bantuan guru tetapi belum bisa mengungkapkan perasaan dengan jelasMurid dapat menceritakan pengalaman bermain peran dan mengungkapkan perasaan dengan kosakata sederhanaMurid dapat menceritakan pengalaman bermain peran secara rinci dan mengungkapkan berbagai emosi dengan kosakata yang bervariasi
Ekspresi wajah dan emosi saat bermain peranEkspresi wajah datar, tidak menunjukkan emosi sesuai peranEkspresi wajah mulai muncul tetapi belum konsisten atau sesuai dengan peranEkspresi wajah sesuai dengan emosi peran yang dimainkanEkspresi wajah sangat jelas, bervariasi, dan menghidupkan peran dengan baik
Gerakan tubuh dan gestureGerakan tubuh kaku atau tidak ada, belum menggunakan tubuh untuk mendukung peranGerakan tubuh mulai muncul tetapi masih terbatas dan belum sesuai peranGerakan tubuh sesuai dengan peran dan mendukung karakter yang dimainkanGerakan tubuh ekspresif, variatif, dan sangat mendukung penghayatan peran
Penggunaan suara dan intonasiSuara monoton atau sangat pelan, tidak terdengar jelasSuara mulai terdengar tetapi masih monoton dan belum disesuaikan dengan peranSuara jelas dan intonasi mulai disesuaikan dengan karakter peranSuara jelas, intonasi bervariasi, dan sangat sesuai dengan emosi dan karakter peran
Kepercayaan diri dan penguasaan panggungSangat gugup, tidak berani tampil, atau memerlukan banyak doronganBerani tampil tetapi masih terlihat ragu-ragu atau sering melihat guruTampil dengan cukup percaya diri, fokus pada peran yang dimainkanSangat percaya diri, menguasai ruang, dan tampil dengan antusias

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil menceritakan pengalaman dan emosinya? Siapa yang masih memerlukan dukungan lebih?
  • Apakah asesmen sumatif dapat mengukur kemampuan bermain peran murid secara adil dan komprehensif?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan kepercayaan diri murid yang masih ragu-ragu?
  • Apakah alokasi waktu cukup untuk semua murid tampil dan refleksi? Perlu penyesuaian?
  • Apa yang akan saya lakukan berbeda untuk pembelajaran bermain peran selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu rasakan saat bermain peran hari ini?
  • Apa yang sudah kamu lakukan dengan baik saat tampil?
  • Apa yang ingin kamu perbaiki atau coba lagi lain kali?
  • Apakah kamu merasa lebih percaya diri sekarang?
  • Peran apa yang ingin kamu coba mainkan selanjutnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi)
  2. Ruang kelas atau panggung sederhana untuk area penampilan
  3. Foto atau video dokumentasi kegiatan bermain peran sebelumnya (jika ada)
  4. Lembar refleksi sederhana (kertas dan alat tulis)
  5. Properti sederhana sesuai kebutuhan peran murid (opsional)
  6. Musik latar atau audio untuk mendukung suasana (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.