Modul AjarPertemuan 9Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Teater Kelas 2: Latihan Pementasan Ekspresi Suara

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 2 dengan topik "Latihan Pementasan Ekspresi Suara". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 2: Latihan Pementasan Ekspresi Suara

Seni Teater - Kelas 2

Bab 1 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Latihan Pementasan Ekspresi Suara

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikLatihan Pementasan Ekspresi Suara
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menggabungkan suara, gerak, properti, dan kostum dalam latihan pementasan sederhana
  2. Bekerja sama dalam kelompok untuk menyiapkan pementasan ekspresi suara
  3. Menampilkan ekspresi suara dengan percaya diri menggunakan properti dan kostum sederhana

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa saja yang kalian butuhkan agar penampilan ekspresi suara kalian lebih menarik?
  2. Bagaimana caranya agar properti dan kostum membantu menyampaikan emosi yang kalian mainkan?
  3. Apa yang harus kalian lakukan agar bisa bekerja sama dengan baik dalam kelompok saat latihan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengajak murid melakukan peregangan ringan dan vokal sederhana (menguap, meniup, bersenandung) untuk menghangatkan tubuh dan suara
  • Guru mengingatkan kembali pembelajaran sebelumnya tentang berbagai ekspresi suara (gembira, sedih, marah, takut)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: latihan pementasan dengan menggabungkan suara, gerak, properti, dan kostum
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: Apa properti dan kostum yang pernah kalian lihat di pertunjukan? Apa gunanya?

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan bahwa dalam pementasan, kita tidak hanya menggunakan suara dan gerak, tetapi juga properti (benda-benda pendukung) dan kostum (pakaian)
  • Guru menunjukkan contoh properti sederhana (topi, tongkat, selendang, boneka) dan kostum sederhana (jaket, kaos warna tertentu, aksesoris)
  • Guru mendemonstrasikan cara menggabungkan suara, gerak, properti, dan kostum: misalnya berperan sebagai nenek (suara pelan dan gemetar, berjalan membungkuk, menggunakan tongkat dan selendang)
  • Murid mengamati dan mencoba menebak emosi atau karakter yang ditunjukkan guru
  • Guru mengajak murid berdiskusi: Bagaimana properti dan kostum membantu menyampaikan karakter? Apakah tanpa properti, karakter tetap terlihat jelas?
  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (4-5 anak per kelompok) dan menjelaskan tugas: setiap kelompok akan latihan pementasan ekspresi suara dengan tema sederhana (contoh: di pasar, di taman, di sekolah)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok berdiskusi dan memilih tema pementasan sederhana (guru membimbing kelompok yang kesulitan)
  • Murid dalam kelompok memilih peran masing-masing (siapa jadi penjual, pembeli, anak, ibu, dll.)
  • Murid memilih properti dan kostum sederhana yang tersedia untuk mendukung peran mereka
  • Murid berlatih menggabungkan suara (dialog atau ekspresi suara), gerak (cara berjalan, gesture), properti, dan kostum sesuai karakter yang dipilih
  • Guru berkeliling membimbing setiap kelompok: memberi saran tentang volume suara, ekspresi wajah, penggunaan properti yang tepat
  • Guru mengamati kerja sama dalam kelompok: apakah semua anggota terlibat? Apakah mereka saling membantu dan menghargai pendapat teman?
  • Setiap kelompok melakukan latihan penuh (run-through) minimal 2 kali untuk mempersiapkan penampilan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok menampilkan hasil latihan pementasan di depan kelompok lain (durasi 2-3 menit per kelompok)
  • Kelompok penonton memberikan apresiasi dengan tepuk tangan
  • Guru memfasilitasi sesi umpan balik: Apa yang menarik dari penampilan teman? Properti apa yang paling membantu menjelaskan karakter?
  • Murid dalam kelompok melakukan refleksi bersama: Apa yang sudah baik? Apa yang masih perlu diperbaiki? Bagaimana perasaan kalian saat bekerja sama?
  • Guru memberi apresiasi khusus untuk kerja sama kelompok, kreativitas penggunaan properti, dan keberanian tampil
  • Guru mengajak murid merefleksikan: Bagaimana properti dan kostum membantu kalian menyampaikan emosi? Apa tantangan yang kalian hadapi saat bekerja sama?

Penutup:

  • Guru merangkum pembelajaran: Hari ini kita sudah belajar menggabungkan suara, gerak, properti, dan kostum untuk pementasan, serta bekerja sama dalam kelompok
  • Guru memberikan penguatan: Setiap orang punya kekuatan berbeda dalam kelompok, dan kerja sama membuat penampilan lebih baik
  • Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: pementasan sesungguhnya di hadapan kelas lain atau orang tua
  • Guru menutup pembelajaran dengan menyanyikan lagu bersama (pilih lagu yang sedang dipelajari di sekolah)
  • Berdoa bersama dan salam penutup

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat memahami dapat diberi tantangan memilih properti yang lebih bervariasi atau menciptakan dialog lebih panjang. Murid yang lambat dapat diberi peran lebih sederhana dengan dialog minimal atau ekspresi suara tanpa banyak kata.
  • Proses: Guru memberikan scaffolding lebih intensif untuk kelompok yang kesulitan (membantu menyusun alur sederhana, memodelkan cara menggunakan properti). Kelompok yang lebih cepat dapat diberi waktu untuk menambahkan elemen improvisasi atau variasi ekspresi.
  • Produk: Murid yang cepat dapat menampilkan pementasan dengan alur lebih kompleks dan penggunaan properti lebih kreatif. Murid yang lambat dapat menampilkan pementasan lebih singkat dengan fokus pada satu ekspresi suara yang jelas dengan properti minimal.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: Apa properti dan kostum yang pernah kalian lihat di pertunjukan? Apa gunanya?
  • Observasi: Murid diminta menunjukkan satu properti yang mereka kenal dan menjelaskan kegunaannya

Proses:

  • Observasi kerja sama kelompok selama diskusi dan latihan
  • Catatan tentang kreativitas murid memilih dan menggunakan properti-kostum
  • Cek pemahaman melalui pertanyaan spontan: Mengapa kamu memilih properti ini? Bagaimana properti ini membantu peranmu?
  • Umpan balik langsung saat latihan untuk memperbaiki volume suara, ekspresi, atau penggunaan properti

Akhir:

  • Penilaian penampilan kelompok menggunakan rubrik (aspek: penggabungan elemen, kerja sama, kepercayaan diri)
  • Refleksi lisan: Murid menceritakan pengalaman bekerja sama dan tantangan yang dihadapi
  • Penilaian sejawat sederhana: Murid memberi apresiasi pada satu hal positif dari penampilan kelompok lain

Formatif:

  • Observasi selama latihan kelompok: keterlibatan murid, kerja sama, penggunaan properti dan kostum
  • Tanya jawab saat diskusi kelompok untuk mengecek pemahaman murid tentang fungsi properti dan kostum
  • Catatan anekdot tentang kemampuan murid menggabungkan elemen pementasan

Sumatif:

  • Penilaian penampilan kelompok menggunakan rubrik: penggabungan suara-gerak-properti-kostum, kerja sama, dan kepercayaan diri
  • Refleksi lisan murid tentang proses kerja sama dan penggunaan properti

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penggabungan suara, gerak, properti, dan kostumMurid hanya menggunakan satu elemen (misalnya hanya suara tanpa gerak, properti, atau kostum)Murid menggabungkan dua elemen (misalnya suara dan gerak, tetapi belum menggunakan properti atau kostum)Murid menggabungkan tiga elemen (suara, gerak, dan properti atau kostum) dengan cukup sesuaiMurid menggabungkan keempat elemen (suara, gerak, properti, dan kostum) dengan harmonis dan mendukung ekspresi karakter
Kerja sama dalam kelompokMurid belum terlibat aktif dalam diskusi dan latihan kelompok, cenderung bekerja sendiriMurid mulai terlibat tetapi masih perlu banyak dorongan, sesekali memberi pendapatMurid aktif berdiskusi, mendengarkan teman, dan berkontribusi dalam persiapan pementasanMurid aktif memimpin diskusi, membantu teman yang kesulitan, dan memastikan semua anggota kelompok terlibat
Kepercayaan diri dalam penampilanMurid sangat ragu-ragu, suara tidak terdengar, dan menghindari kontak mataMurid tampil dengan ragu-ragu, suara pelan, tetapi berusaha menyelesaikan penampilanMurid tampil dengan cukup percaya diri, suara cukup jelas, dan ekspresi mulai terlihatMurid tampil dengan percaya diri, suara jelas dan lantang, ekspresi wajah dan tubuh mendukung karakter
Kreativitas penggunaan properti dan kostumMurid tidak menggunakan properti atau kostum, atau menggunakan tanpa tujuan jelasMurid menggunakan properti atau kostum yang diberikan guru tetapi belum sesuai dengan karakterMurid memilih dan menggunakan properti/kostum yang sesuai dengan karakter yang dimainkanMurid memilih properti/kostum secara kreatif dan menggunakannya dengan cara yang memperkuat ekspresi karakter

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam latihan kelompok? Siapa yang perlu perhatian khusus?
  • Apakah strategi pembagian kelompok sudah efektif? Apakah ada kelompok yang mendominasi atau tertinggal?
  • Apakah properti dan kostum yang disediakan cukup mendukung kreativitas murid?
  • Apakah waktu yang dialokasikan cukup untuk latihan? Apa yang perlu disesuaikan di pertemuan berikutnya?
  • Dimensi profil lulusan mana yang paling berkembang hari ini? Mana yang perlu penguatan lebih lanjut?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menyenangkan dari latihan pementasan hari ini?
  • Bagaimana perasaanmu saat bekerja sama dengan teman sekelompok?
  • Properti atau kostum apa yang paling membantu penampilanmu? Mengapa?
  • Apa yang masih sulit bagimu saat latihan tadi?
  • Apa yang ingin kamu tingkatkan di penampilan berikutnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi), Kemdikbudristek
  2. Properti sederhana: topi, tongkat, selendang, boneka, tas, payung, bunga plastik
  3. Kostum sederhana: jaket, kaos berbagai warna, aksesoris (kacamata, ikat kepala, dasi)
  4. Ruang kelas atau aula yang cukup untuk latihan kelompok
  5. Musik latar instrumental sederhana (opsional, untuk menciptakan suasana)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.