Modul AjarPertemuan 3Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Teater Kelas 2: Bermain Kata Bersambung dengan Suara

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 2 dengan topik "Bermain Kata Bersambung dengan Suara". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 2: Bermain Kata Bersambung dengan Suara

Seni Teater - Kelas 2

Bab 1 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Bermain Kata Bersambung dengan Suara

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikBermain Kata Bersambung dengan Suara
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merangkai kata menjadi kalimat sederhana dan melafalkannya dengan intonasi yang jelas
  2. Bermain kata bersambung secara berkelompok dengan suara lantang dan percaya diri
  3. Melatih kecepatan berpikir dan kepekaan dalam merespons kata dari teman

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Kata apa saja yang sering kalian dengar di rumah atau sekolah?
  2. Bagaimana cara menyambung kata menjadi kalimat yang enak didengar?
  3. Apa yang kalian rasakan saat bermain kata bersama teman?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengajak murid melakukan pemanasan vokal sederhana: menarik napas dalam, mengeluarkan suara 'aaa', 'eee', 'iii', 'ooo', 'uuu' dengan volume bertahap
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: bermain kata bersambung dengan suara lantang
  • Asesmen awal: Guru meminta 3-4 murid menyebutkan satu kata benda yang mereka lihat di kelas, amati kejelasan dan volume suara
  • Guru menampilkan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru menjelaskan aturan permainan kata bersambung: satu murid menyebut kata, murid berikutnya melanjutkan kata hingga membentuk kalimat sederhana
  • Guru mendemonstrasikan contoh: 'Bapak' → 'pergi' → 'ke' → 'pasar' → 'pagi'
  • Guru membagikan kartu kata kunci kepada beberapa murid sebagai pemantik (contoh: Sekolahku, Kucing, Sepatu, Burung)
  • Murid mengamati dan mendengarkan dengan saksama demonstrasi guru
  • Guru menjelaskan pentingnya intonasi jelas dan suara lantang agar teman bisa mendengar
  • Murid diajak berdiskusi singkat: kata apa saja yang bisa disambung dari kartu yang dipegang?

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4-5 murid per kelompok)
  • Setiap kelompok mendapat 2-3 kartu kata kunci sebagai kata pertama
  • Kelompok berlatih menyambung kata menjadi kalimat secara bergiliran, dimulai dari pemegang kartu
  • Guru berkeliling membimbing kelompok, memberi dukungan pada murid yang ragu, dan mendorong suara lebih lantang
  • Setiap kelompok mempresentasikan satu rangkaian kata bersambung di depan kelas dengan suara lantang dan percaya diri
  • Kelompok lain menyimak dan memberi tepuk tangan sebagai apresiasi
  • Guru mencatat partisipasi, kejelasan intonasi, dan kerja sama kelompok (asesmen proses)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan berbagi pengalaman: 'Bagaimana perasaan kalian saat bermain kata bersambung?'
  • Beberapa murid diminta menceritakan tantangan dan kesenangan yang dirasakan
  • Guru menanyakan: 'Kata apa yang paling sulit disambung? Mengapa?'
  • Murid merefleksi pentingnya mendengarkan teman agar bisa menyambung kata dengan tepat
  • Guru menguatkan: suara kita adalah alat penting dalam bermain teater, dan kerja sama membuat permainan lebih seru

Penutup:

  • Guru menanyakan satu kata yang paling berkesan hari ini kepada setiap murid secara acak (asesmen akhir lisan)
  • Guru memberikan penguatan positif atas keberanian dan kerja sama murid
  • Guru meminta murid mengisi lembar kerja sederhana: melengkapi 5 rangkaian kata bersambung menjadi kalimat
  • Guru menutup pembelajaran dengan refleksi singkat dan mengajak murid tepuk tangan bersama
  • Berdoa dan salam penutup

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar membaca mendapat kartu kata bergambar; murid yang sudah lancar mendapat kartu kata tanpa gambar dan tantangan menyambung lebih panjang
  • Proses: Murid yang pemalu diberi kesempatan bermain dalam kelompok kecil dulu sebelum tampil di depan kelas; murid yang percaya diri diberi peran sebagai pemimpin kelompok
  • Produk: Murid yang cepat menguasai diminta membuat 3 rangkaian kalimat berbeda; murid yang lambat cukup membuat 1 rangkaian dengan bantuan guru

ASESMEN

Awal:

  • Guru meminta 3-4 murid menyebutkan satu kata benda di kelas untuk mengukur kejelasan dan volume suara awal

Proses:

  • Observasi partisipasi dan kerja sama murid saat bermain kata bersambung dalam kelompok
  • Pengamatan kejelasan intonasi, volume suara, dan kepercayaan diri saat presentasi kelompok
  • Catatan anekdot tentang respons murid terhadap arahan guru dan teman

Akhir:

  • Tanya jawab lisan: setiap murid menyebutkan satu kata berkesan dari pembelajaran hari ini
  • Penilaian lembar kerja: kemampuan melengkapi 5 rangkaian kata menjadi kalimat sederhana
  • Penilaian performa kelompok saat presentasi kata bersambung (rubrik terlampir)

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat bermain kata bersambung dalam kelompok
  • Pengamatan kejelasan intonasi dan volume suara saat melafalkan kata
  • Catatan anekdot tentang kerja sama dan kepercayaan diri murid

Sumatif:

  • Penilaian lembar kerja: kelengkapan dan ketepatan rangkaian kata menjadi kalimat
  • Penilaian performa kelompok saat presentasi kata bersambung di depan kelas

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan merangkai kata menjadi kalimatBelum mampu menyambung kata dengan tepat, kalimat tidak bermaknaMampu menyambung 1-2 kata tetapi masih memerlukan banyak bantuan guruMampu menyambung 3-4 kata menjadi kalimat sederhana dengan sedikit bantuanMampu menyambung 4-5 kata menjadi kalimat yang bermakna secara mandiri
Kejelasan intonasi dan volume suaraSuara sangat pelan, tidak jelas, dan tidak terdengar oleh temanSuara pelan, intonasi datar, teman kesulitan mendengarSuara cukup lantang, intonasi mulai jelas, sebagian besar teman dapat mendengarSuara lantang, intonasi jelas dan ekspresif, semua teman dapat mendengar dengan baik
Kepercayaan diri dan partisipasiSangat ragu, tidak mau berpartisipasi meski diberi doronganRagu-ragu, hanya berpartisipasi dengan banyak dorongan guruCukup percaya diri, aktif berpartisipasi dengan sedikit doronganSangat percaya diri, aktif berpartisipasi tanpa perlu dorongan, bahkan membantu teman
Kerja sama dalam kelompokTidak mau bekerja sama, bermain sendiri atau mengganggu temanMau bekerja sama tetapi masih sering tidak fokus atau menunggu instruksi terus-menerusBekerja sama dengan baik, mendengarkan teman, dan bergantian dengan tertibBekerja sama dengan sangat baik, aktif membantu teman, dan menjadi teladan dalam kelompok

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam permainan kata bersambung?
  • Murid mana yang masih memerlukan dukungan lebih dalam kejelasan intonasi atau kepercayaan diri?
  • Apakah strategi pengelompokan dan diferensiasi sudah efektif?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kalian rasakan saat bermain kata bersambung bersama teman?
  • Kata apa yang paling sulit kalian sambung? Mengapa?
  • Apa yang kalian pelajari tentang pentingnya mendengarkan teman?
  • Bagaimana perasaan kalian saat harus berbicara dengan suara lantang di depan teman-teman?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Seni Teater Kelas 2 Kurikulum Merdeka (Kegiatan 2: Kata Bersambung)
  2. Kartu kata kunci (Bapak, Sekolahku, Kucing, Sepatu, Mobil, Burung, Gunung, Kakekku, Rumahku, Temanku)
  3. Lembar Kerja Murid: Kata Bersambung
  4. Ruang kelas yang lapang atau aula untuk aktivitas berkelompok
  5. Speaker untuk musik latar (opsional) saat pemanasan vokal

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.