Modul AjarPertemuan 13Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Teater Kelas 2: Asesmen Sumatif Bermain Suara

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 2 dengan topik "Asesmen Sumatif Bermain Suara". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 2: Asesmen Sumatif Bermain Suara

Seni Teater - Kelas 2

Bab 1 - Pertemuan 13

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Asesmen Sumatif Bermain Suara

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikAsesmen Sumatif Bermain Suara
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menunjukkan kemampuan menirukan suara, berdialog, dan memainkan peran sederhana dalam asesmen sumatif
  2. Murid mampu merefleksikan hasil belajar dan menerima umpan balik dari guru dengan sikap terbuka
  3. Murid mampu mengomunikasikan emosi melalui suara dan gerak tubuh dengan percaya diri

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Suara-suara apa saja yang sudah kalian pelajari dan coba selama Bab Bermain Suara?
  2. Bagaimana perasaan kalian saat menirukan suara dan bermain peran di depan teman-teman?
  3. Apa yang paling kalian suka dari kegiatan bermain suara?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dengan ramah dan mengajak bernyanyi atau bermain tepuk tangan bersama untuk menciptakan suasana gembira (5 menit)
  • Guru menjelaskan bahwa hari ini adalah asesmen sumatif Bermain Suara, di mana setiap murid akan menunjukkan kemampuan menirukan suara dan bermain peran sederhana
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: menunjukkan kemampuan bermain suara dan peran, serta merefleksikan hasil belajar
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya kepada murid: 'Siapa yang masih ingat suara-suara yang sudah kita pelajari? Coba sebutkan!' (asesmen diagnostik, 5 menit)
  • Guru menjelaskan tata tertib dan urutan penampilan asesmen dengan bahasa yang mudah dipahami murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mencontohkan kembali cara menirukan suara dengan emosi (contoh: suara gembira, sedih, marah) dan cara berdialog sederhana (10 menit)
  • Guru menjelaskan kriteria penilaian dengan bahasa sederhana: suara jelas, ekspresi sesuai, gerakan mendukung, dan percaya diri
  • Murid diberikan waktu 5 menit untuk mengingat dan berlatih sendiri atau berpasangan suara yang akan ditampilkan
  • Guru berkeliling memastikan setiap murid memahami tugas asesmen dan siap tampil

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid tampil satu per satu atau berpasangan (sesuai kesiapan) menirukan suara, berdialog, dan memainkan peran sederhana di depan kelas (30 menit)
  • Setiap murid menampilkan: 1) menirukan minimal 2 jenis suara dengan ekspresi emosi, 2) berdialog sederhana dengan guru atau teman, 3) memainkan peran singkat (misal: binatang, tokoh sehari-hari)
  • Guru mengamati dan mencatat kemampuan murid menggunakan rubrik penilaian: kejelasan suara, kesesuaian ekspresi, gerakan tubuh, dan kepercayaan diri
  • Teman-teman yang menonton memberikan tepuk tangan sebagai apresiasi setelah setiap penampilan
  • Guru memberikan pujian dan motivasi kepada setiap murid yang tampil untuk menumbuhkan kepercayaan diri

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah semua murid tampil, guru mengajak murid duduk melingkar untuk sesi refleksi bersama (10 menit)
  • Guru memberikan umpan balik positif kepada setiap murid secara spesifik: 'Suara kucing Ani sangat jelas!', 'Ekspresi wajah Budi saat sedih terlihat bagus!'
  • Murid diajak merefleksikan pengalamannya dengan pertanyaan: 'Bagaimana perasaanmu setelah tampil?', 'Apa yang menurutmu sudah bagus?', 'Apa yang ingin kamu perbaiki lain kali?'
  • Beberapa murid diminta berbagi refleksinya secara sukarela
  • Guru mencatat respons murid sebagai asesmen refleksi dan menerima umpan balik dari murid tentang proses pembelajaran sepanjang Bab Bermain Suara

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas keberanian dan usaha mereka selama asesmen (5 menit)
  • Guru menyampaikan kesimpulan bahwa bermain suara adalah cara menyenangkan untuk mengekspresikan perasaan dan mengembangkan kreativitas
  • Guru memberikan penguatan nilai-nilai yang dipelajari: percaya diri, kerja sama, menghargai teman, dan berani tampil
  • Guru menutup pembelajaran dengan tepuk tangan bersama dan doa penutup

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat belajar dapat menampilkan lebih dari 2 jenis suara atau menambah dialog yang lebih kompleks. Murid yang memerlukan dukungan dapat menirukan 1 jenis suara dengan ekspresi sederhana.
  • Proses: Murid yang kurang percaya diri dapat tampil berpasangan dengan teman atau didampingi guru. Murid yang lebih siap dapat tampil lebih dulu untuk memberi contoh kepada teman lain.
  • Produk: Murid dapat memilih bentuk penampilan: menirukan suara binatang, suara benda, atau tokoh sehari-hari sesuai minat dan kemampuannya. Murid dapat tampil dengan atau tanpa properti sederhana.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab untuk mengecek ingatan murid tentang suara-suara yang dipelajari selama Bab Bermain Suara
  • Observasi kesiapan emosional dan fisik murid untuk mengikuti asesmen

Proses:

  • Observasi saat murid berlatih: apakah murid memahami tugas dan kriteria penilaian
  • Observasi selama penampilan: kejelasan suara, kesesuaian ekspresi emosi, gerakan tubuh mendukung, kepercayaan diri tampil
  • Catatan anekdot tentang sikap dan usaha murid selama asesmen
  • Observasi respons murid terhadap penampilan teman: apresiasi dan sikap menghargai

Akhir:

  • Penilaian penampilan individu menggunakan rubrik 4 level untuk aspek: menirukan suara, berdialog, memainkan peran, kepercayaan diri
  • Penilaian kemampuan merefleksikan hasil belajar: murid dapat mengungkapkan perasaan, menilai diri, dan menerima umpan balik
  • Dokumentasi hasil asesmen dalam catatan perkembangan murid

Formatif:

  • Observasi selama murid berlatih dan tampil: kejelasan suara, ekspresi emosi, gerakan tubuh, kepercayaan diri
  • Catatan anekdot tentang partisipasi dan sikap murid selama asesmen
  • Penilaian sejawat melalui tepuk tangan dan komentar positif dari teman

Sumatif:

  • Penilaian penampilan individu menggunakan rubrik: kemampuan menirukan suara, berdialog, memainkan peran sederhana
  • Penilaian refleksi diri murid tentang hasil belajar dan penerimaan umpan balik
  • Dokumentasi penampilan (opsional) sebagai portofolio

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menirukan SuaraMurid belum mampu menirukan suara dengan jelas atau tidak menampilkan sama sekaliMurid dapat menirukan 1 jenis suara namun kurang jelas atau tanpa ekspresi emosiMurid dapat menirukan 2 jenis suara dengan cukup jelas dan ada ekspresi emosiMurid dapat menirukan lebih dari 2 jenis suara dengan jelas, ekspresi emosi sesuai, dan variasi intonasi
BerdialogMurid belum mampu berdialog atau tidak merespons ajakan berbicaraMurid dapat merespons dialog namun dengan suara sangat pelan atau kata-kata tidak jelasMurid dapat berdialog sederhana dengan suara cukup jelas dan kalimat sesuai konteksMurid dapat berdialog dengan lancar, suara jelas, kalimat lengkap, dan ekspresi mendukung
Memainkan Peran SederhanaMurid belum mampu memainkan peran atau hanya diam di depanMurid dapat memainkan peran namun gerakan dan ekspresi sangat terbatasMurid dapat memainkan peran dengan gerakan tubuh dan ekspresi wajah yang cukup sesuaiMurid dapat memainkan peran dengan gerakan tubuh, ekspresi wajah, dan suara yang sesuai karakter secara utuh
Kepercayaan DiriMurid sangat ragu, tidak mau tampil, atau menangisMurid mau tampil namun sangat gugup, suara sangat pelan, atau perlu banyak bantuan guruMurid tampil dengan cukup percaya diri, sesekali masih malu-malu namun menyelesaikan penampilanMurid tampil dengan percaya diri penuh, suara lantang, ekspresi terbuka, dan menikmati penampilan
Merefleksikan dan Menerima Umpan BalikMurid belum mampu menyampaikan perasaan atau tidak merespons umpan balik guruMurid dapat menyebutkan perasaan namun belum dapat menilai hasil penampilannya sendiriMurid dapat menyampaikan perasaan, menilai satu hal yang sudah bagus atau perlu diperbaiki, dan mendengarkan umpan balik guruMurid dapat merefleksikan pengalaman secara lengkap, menilai hasil belajar, menerima umpan balik dengan terbuka, dan menyampaikan rencana perbaikan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil menunjukkan kemampuan bermain suara sesuai target pembelajaran?
  • Murid mana yang memerlukan pendampingan lebih lanjut dalam kepercayaan diri atau kemampuan vokal?
  • Bagaimana suasana asesmen: apakah murid merasa aman, nyaman, dan senang?
  • Apakah waktu yang dialokasikan cukup untuk semua murid tampil dan merefleksikan hasil belajar?
  • Strategi diferensiasi apa yang efektif untuk murid dengan kebutuhan beragam?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam proses asesmen untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanmu setelah tampil di depan teman-teman?
  • Apa yang menurutmu sudah kamu lakukan dengan baik?
  • Apa yang ingin kamu perbaiki lain kali?
  • Suara atau peran apa yang paling kamu suka mainkan?
  • Apa yang kamu pelajari dari kegiatan Bermain Suara selama ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi) - Kemendikbudristek
  2. Ruang kelas atau ruang penampilan yang cukup luas untuk murid tampil
  3. Rubrik penilaian asesmen sumatif
  4. Lembar catatan observasi dan anekdot untuk guru
  5. Properti sederhana (opsional): topeng, topi, syal, boneka tangan, atau benda-benda yang mendukung penampilan
  6. Alat dokumentasi (opsional): kamera atau ponsel untuk merekam penampilan sebagai portofolio

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.