Modul AjarPertemuan 9Bab 4Fase ASemester 2

Modul Ajar Seni Teater Kelas 1: Pementasan Drama Sederhana di Depan Kelas

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 1 dengan topik "Pementasan Drama Sederhana di Depan Kelas". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 1: Pementasan Drama Sederhana di Depan Kelas

Seni Teater - Kelas 1

Bab 4 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Pementasan Drama Sederhana di Depan Kelas

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikPementasan Drama Sederhana di Depan Kelas
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memainkan sebuah lakon pertunjukan drama sederhana di depan kelas secara kolaboratif bersama kelompok dengan percaya diri
  2. Murid dapat memperoleh dampak positif kerja sama, berpendapat dengan santun, dan rela berkorban dalam proses pementasan bersama

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang pernah menonton pertunjukan drama atau teater? Bagaimana perasaan kalian?
  2. Apa yang membuat penampilan di panggung menjadi menarik dan menyenangkan?
  3. Bagaimana cara kita bekerja sama dengan teman agar pertunjukan drama berjalan lancar?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman murid menonton atau bermain drama
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan menampilkan drama sederhana di depan kelas bersama kelompok
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan kesiapan kelompok dan peran masing-masing anggota
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangun antusiasme murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan mengingat kembali persiapan drama yang telah dilakukan di pertemuan sebelumnya
  • Setiap kelompok diberi waktu 5 menit untuk berdiskusi singkat: mengecek peran, dialog, properti, dan kostum yang sudah disiapkan
  • Guru memberikan kesempatan kepada setiap kelompok untuk menyampaikan kesiapan mereka dan kendala yang mungkin dihadapi
  • Guru menjelaskan tata tertib pementasan: urutan tampil, tempat menunggu, dan sikap menghargai penampilan teman
  • Murid diajak memahami pentingnya kerja sama, mendengarkan teman, dan saling membantu dalam pementasan

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru mengatur area pentas sederhana di depan kelas sebagai panggung dan area penonton
  • Setiap kelompok tampil secara bergiliran memainkan lakon drama sederhana yang telah dipersiapkan (durasi 3-5 menit per kelompok)
  • Murid dalam kelompok menampilkan peran, dialog, gerak, dan ekspresi sesuai karakter tokoh yang dimainkan
  • Murid menggunakan properti dan kostum sederhana untuk mendukung penampilan
  • Kelompok yang tidak tampil berperan sebagai penonton yang menghargai dengan duduk tenang dan memberikan tepuk tangan
  • Guru mengamati dan mencatat proses kerja sama, kepercayaan diri, kesantunan, dan partisipasi setiap murid

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah semua kelompok tampil, guru mengajak murid duduk kembali dalam lingkaran untuk refleksi bersama
  • Guru memfasilitasi diskusi dengan pertanyaan reflektif: Bagaimana perasaan kalian setelah tampil di depan kelas? Apa yang menyenangkan? Apa yang sulit?
  • Murid diberi kesempatan menyampaikan pengalaman dan emosi mereka selama proses pementasan
  • Guru mengajak murid merefleksikan nilai kerja sama: Bagaimana kalian bekerja sama dengan teman satu kelompok? Apa yang kalian pelajari tentang kerja sama?
  • Murid diajak mengenali sikap positif seperti mendengarkan pendapat teman, saling membantu, dan rela berbagi peran
  • Guru memberikan apresiasi dan penguatan terhadap usaha dan keberanian semua murid

Penutup:

  • Guru memberikan kesimpulan tentang pentingnya kerja sama, percaya diri, dan saling menghargai dalam pementasan drama
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas keberanian dan usaha mereka
  • Murid mengisi lembar refleksi diri sederhana (gambar atau tulisan singkat) tentang pengalaman mereka
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Kelompok dengan kemampuan lebih dapat memainkan lakon dengan dialog lebih panjang dan blocking yang lebih kompleks. Kelompok yang membutuhkan dukungan dapat memainkan lakon dengan dialog lebih pendek dan gerak sederhana
  • Proses: Murid yang kurang percaya diri dapat diberi peran dengan dialog lebih sedikit atau peran non-verbal (pantomim). Murid yang lebih siap dapat diberi peran tokoh utama atau narator
  • Produk: Murid dapat mengekspresikan refleksi dengan cara beragam: menggambar, menceritakan lisan, atau menulis kalimat sederhana sesuai kemampuan literasi mereka

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan kesiapan kelompok dan peran masing-masing anggota
  • Guru mengecek pemahaman murid tentang karakter tokoh yang akan dimainkan

Proses:

  • Observasi langsung selama pementasan: kepercayaan diri, ekspresi, gerak, dialog, dan penggunaan properti
  • Catatan anekdot tentang kerja sama kelompok, kesantunan berpendapat, dan sikap saling membantu
  • Penilaian sikap penonton: menghargai penampilan teman dengan duduk tenang dan memberikan tepuk tangan

Akhir:

  • Penilaian kinerja pementasan menggunakan rubrik (aspek: kepercayaan diri, kerja sama, ekspresi peran, komunikasi)
  • Lembar refleksi diri: murid menggambar atau menulis tentang pengalaman dan perasaan mereka
  • Refleksi lisan: murid menceritakan apa yang mereka pelajari tentang kerja sama dan keberanian

Formatif:

  • Observasi kerja sama dan partisipasi selama persiapan dan pementasan
  • Catatan anekdot tentang kepercayaan diri, kesantunan, dan sikap saling membantu
  • Penilaian proses penampilan: ekspresi, gerak, dialog, dan penggunaan properti

Sumatif:

  • Penilaian kinerja pementasan drama kelompok menggunakan rubrik
  • Lembar refleksi diri murid
  • Penilaian sikap kolaboratif dan komunikatif selama proses pembelajaran

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kepercayaan Diri dalam PenampilanMurid tampak sangat gugup, tidak berani berbicara atau bergerak, membutuhkan banyak bantuan guruMurid tampil dengan ragu-ragu, suara pelan, gerakan terbatas, sesekali meminta bantuanMurid tampil dengan cukup percaya diri, suara cukup jelas, gerakan sesuai peran, kadang masih perlu dukunganMurid tampil dengan percaya diri penuh, suara jelas dan lantang, gerakan ekspresif sesuai karakter, tanpa bantuan
Kerja Sama dalam KelompokMurid tidak terlibat dalam kerja sama, bermain sendiri, atau mengganggu temanMurid mulai terlibat dalam kelompok tetapi masih pasif, menunggu arahan teman atau guruMurid aktif bekerja sama, mendengarkan teman, dan membantu ketika dimintaMurid sangat aktif bekerja sama, proaktif membantu teman, mendengarkan dengan baik, dan berkontribusi maksimal
Ekspresi dan Komunikasi PeranMurid tidak menunjukkan ekspresi atau dialog, hanya diam atau mengikuti tanpa penghayatanMurid menunjukkan sedikit ekspresi dan dialog, tetapi masih datar dan tidak sesuai karakterMurid menunjukkan ekspresi dan dialog yang cukup jelas dan sesuai dengan karakter tokohMurid menunjukkan ekspresi dan dialog yang sangat ekspresif, jelas, dan sangat sesuai dengan karakter tokoh
Kesantunan dan Sikap PositifMurid sering tidak santun, tidak mau mendengarkan pendapat teman, atau menolak berbagi peranMurid mulai bersikap santun tetapi masih sesekali kurang mendengarkan atau kurang mau berbagiMurid bersikap santun, mendengarkan pendapat teman, dan mau berbagi peran dengan baikMurid sangat santun, selalu mendengarkan dengan penuh perhatian, dan rela berkorban demi kelompok

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid memiliki kesempatan yang sama untuk tampil dan berpartisipasi?
  • Bagaimana saya memfasilitasi kerja sama dan komunikasi antar murid selama pementasan?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pengelolaan waktu dan ruang untuk pementasan di kelas?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah memenuhi kebutuhan beragam murid?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanmu setelah tampil di depan kelas?
  • Apa yang paling menyenangkan saat bekerja sama dengan teman dalam kelompok?
  • Apa yang menurutmu sulit saat tampil drama? Bagaimana kamu mengatasinya?
  • Apa yang kamu pelajari tentang kerja sama dan saling membantu hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi), Kemendikbudristek
  2. Naskah lakon sederhana yang telah disiapkan di pertemuan sebelumnya
  3. Properti sederhana: boneka tangan, topi, selendang, atau benda sehari-hari
  4. Kostum sederhana dari bahan yang ada di kelas atau rumah
  5. Area kelas yang diatur menjadi panggung sederhana dan tempat duduk penonton

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.