Modul AjarPertemuan 7Bab 4Fase ASemester 2

Modul Ajar Seni Teater Kelas 1: Berkreasi Membuat Kostum dan Properti dari Bahan Sederhana

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 1 dengan topik "Berkreasi Membuat Kostum dan Properti dari Bahan Sederhana". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 1: Berkreasi Membuat Kostum dan Properti dari Bahan Sederhana

Seni Teater - Kelas 1

Bab 4 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Berkreasi Membuat Kostum dan Properti dari Bahan Sederhana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikBerkreasi Membuat Kostum dan Properti dari Bahan Sederhana
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membuat properti atau kostum sederhana (misalnya caping dari kertas bekas, topi kelinci) yang sesuai dengan peran yang dimainkan
  2. Murid dapat bekerja sama dengan teman dalam menyiapkan kostum dan properti pementasan dengan rela berkorban dan berpendapat secara santun

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang kalian butuhkan agar terlihat seperti tokoh yang kalian perankan?
  2. Bagaimana cara membuat kostum atau properti dari barang bekas di sekitar kita?
  3. Bagaimana cara bekerja sama dengan teman saat membuat kostum dan properti?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang kostum atau properti dalam pertunjukan
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: membuat kostum dan properti sederhana dari bahan bekas serta bekerja sama dengan teman
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru menunjukkan contoh kostum dan properti sederhana (caping dari kertas bekas, topi kelinci dari karton) yang sudah jadi
  • Murid mengamati dan mengidentifikasi bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kostum dan properti
  • Guru menjelaskan fungsi kostum dan properti dalam pementasan teater untuk mendukung karakter tokoh
  • Murid berdiskusi dalam kelompok tentang kostum atau properti apa yang akan dibuat sesuai peran mereka (Pak Tani, kelinci, pohon)
  • Guru memfasilitasi murid untuk mengenali bahan bekas yang tersedia (kardus, karton, kertas bekas, karet gelang, lem)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dalam kelompok memilih bahan bekas yang akan digunakan untuk membuat kostum atau properti sesuai peran
  • Guru membimbing murid membuat kostum atau properti sederhana secara bertahap (melipat, menggunting, merekatkan)
  • Murid bekerja sama dalam kelompok: ada yang menggunting, ada yang melipat, ada yang merekatkan dengan rela berkorban dan berbagi tugas
  • Murid berpendapat secara santun tentang desain kostum atau properti yang dibuat, mendengarkan ide teman, dan membuat keputusan bersama
  • Murid menyelesaikan pembuatan kostum atau properti (contoh: caping untuk Pak Tani, topi kelinci untuk kelinci)
  • Murid mencoba menggunakan kostum atau properti yang telah dibuat dan memperbaiki jika ada yang kurang sesuai

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok menunjukkan hasil karya kostum atau properti yang telah dibuat di depan kelas
  • Murid menceritakan pengalaman mereka saat membuat kostum atau properti: apa yang menyenangkan, apa yang sulit
  • Murid merefleksikan bagaimana mereka bekerja sama dengan teman: siapa yang membantu, bagaimana cara berbagi tugas, bagaimana mereka berpendapat dengan santun
  • Guru memberikan apresiasi terhadap usaha dan kerja sama setiap kelompok
  • Murid menuliskan atau menyampaikan secara lisan satu hal yang mereka pelajari hari ini tentang membuat kostum dan bekerja sama

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menunjukkan hasil karya dan menjelaskan bagaimana mereka bekerja sama
  • Guru dan murid menyimpulkan pembelajaran: kostum dan properti dapat dibuat dari bahan sederhana dan kerja sama membuat hasilnya lebih baik
  • Guru memberikan refleksi dan penguatan tentang pentingnya kreativitas, kerja sama, dan sikap santun dalam berkarya
  • Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: berlatih pementasan menggunakan kostum dan properti yang telah dibuat
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat membuat kostum atau properti dengan detail tambahan (hiasan, warna). Murid yang lambat dapat membuat kostum atau properti yang lebih sederhana dengan bimbingan intensif guru
  • Proses: Murid yang cepat dapat membantu teman yang kesulitan. Murid yang lambat mendapat scaffolding tambahan dari guru dengan langkah-langkah yang lebih kecil dan contoh konkret
  • Produk: Murid yang cepat dapat membuat lebih dari satu properti atau kostum. Murid yang lambat dapat menyelesaikan satu kostum atau properti sederhana dengan bantuan teman atau guru

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan: Pernahkah kalian melihat orang menggunakan kostum dalam pertunjukan? Seperti apa?
  • Guru mengamati pengetahuan awal murid tentang kostum dan properti dalam teater

Proses:

  • Observasi saat murid memilih bahan dan membuat kostum atau properti
  • Pengamatan interaksi dalam kelompok: apakah murid berbagi tugas, berpendapat santun, dan saling membantu
  • Tanya jawab singkat selama proses pembuatan untuk memastikan pemahaman murid

Akhir:

  • Murid menunjukkan hasil karya kostum atau properti di depan kelas
  • Murid menjelaskan bagaimana mereka membuat kostum atau properti dan bagaimana mereka bekerja sama
  • Guru menggunakan rubrik untuk menilai produk dan proses kerja sama
  • Refleksi tertulis atau lisan: Apa yang kamu pelajari hari ini tentang membuat kostum dan bekerja sama?

Formatif:

  • Observasi saat murid bekerja sama dalam kelompok membuat kostum dan properti
  • Pengamatan proses pembuatan: apakah murid menggunakan bahan dengan tepat dan kreatif
  • Penilaian sikap: rela berkorban, berpendapat santun, mendengarkan teman

Sumatif:

  • Penilaian produk: kostum atau properti yang dihasilkan sesuai dengan peran
  • Penilaian kinerja: kemampuan murid menjelaskan hasil karya dan proses kerja sama kelompok
  • Rubrik penilaian mencakup aspek kreativitas, kesesuaian dengan peran, dan kerja sama

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kreativitas dalam membuat kostum atau propertiMurid belum dapat membuat kostum atau properti meskipun dengan bantuan penuh guruMurid dapat membuat kostum atau properti sangat sederhana dengan bimbingan penuh guruMurid dapat membuat kostum atau properti sederhana dengan sedikit bimbingan guruMurid dapat membuat kostum atau properti dengan kreatif dan mandiri, bahkan menambahkan detail tambahan
Kesesuaian kostum atau properti dengan peranKostum atau properti yang dibuat tidak sesuai dengan peran yang dimainkanKostum atau properti yang dibuat sedikit sesuai dengan peran yang dimainkanKostum atau properti yang dibuat sesuai dengan peran yang dimainkanKostum atau properti yang dibuat sangat sesuai dengan peran yang dimainkan dan memiliki detail yang mendukung karakter
Kerja sama dalam kelompokMurid tidak mau bekerja sama dengan teman dalam kelompokMurid mulai bekerja sama tetapi masih sering bekerja sendiri atau tidak mendengarkan temanMurid bekerja sama dengan baik, berbagi tugas, dan mendengarkan temanMurid bekerja sama dengan sangat baik, rela berkorban, berpendapat santun, dan membantu teman yang kesulitan
Sikap rela berkorban dan berpendapat santunMurid tidak mau berbagi atau berpendapat dengan kasarMurid kadang mau berbagi tetapi masih perlu diingatkan untuk berpendapat santunMurid rela berbagi tugas dan berpendapat dengan santunMurid rela berkorban untuk kepentingan kelompok dan selalu berpendapat dengan santun serta menghargai pendapat teman

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam pembuatan kostum dan properti?
  • Bagaimana saya memfasilitasi kerja sama antar murid dalam kelompok?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan efektif untuk memenuhi kebutuhan murid yang beragam?
  • Apa tantangan yang muncul dalam pembelajaran ini dan bagaimana saya dapat memperbaikinya di pertemuan selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menyenangkan saat membuat kostum atau properti hari ini?
  • Apa yang sulit saat membuat kostum atau properti?
  • Bagaimana rasanya bekerja sama dengan teman dalam kelompok?
  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang membuat kostum dan bekerja sama?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi), Bab IV Berkreasi dan Berkolaborasi
  2. Bahan bekas: kardus, karton, kertas bekas, karet gelang, tali
  3. Alat: gunting, lem, spidol warna, krayon
  4. Contoh kostum dan properti sederhana (caping, topi kelinci)
  5. Ruang kelas atau ruang yang cukup untuk kegiatan kelompok

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.