MODUL AJAR Seni Teater — Kelas 1 (Fase A) Topik: Menirukan Gerak Tubuh dan Suara Tokoh Secara Berkelompok INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Teater |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Menirukan Gerak Tubuh dan Suara Tokoh Secara Berkelompok |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat meniru gerak tubuh tokoh dari gambar cerita berangkai sebagai media mengomunikasikan emosi bersama kelompoknya
- Murid dapat meniru suara tokoh dari gambar cerita berangkai untuk mengomunikasikan emosi secara kolaboratif dalam kelompok
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian melihat orang sedang sedih atau senang? Bagaimana wajah dan tubuhnya?
- Bagaimana suara seseorang saat marah atau takut?
- Bisakah kita menunjukkan perasaan hanya dengan gerak tubuh dan suara tanpa bicara?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
- Guru melakukan ice breaking dengan permainan tebak ekspresi wajah (sedih, senang, marah, takut) untuk membangun suasana gembira
- Guru menyampaikan topik pembelajaran hari ini: menirukan gerak dan suara tokoh dari gambar cerita
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid menirukan tokoh atau binatang
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana: hari ini kita akan belajar menirukan gerak dan suara tokoh secara berkelompok
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Guru menampilkan gambar cerita berangkai sederhana (4-6 panel) di depan kelas menggunakan kertas besar atau proyektor
- Guru membacakan cerita sambil menunjuk setiap panel gambar dengan intonasi ekspresif
- Murid mengamati ekspresi, gerak tubuh, dan emosi tokoh di setiap panel gambar
- Guru mengajak murid berdiskusi tentang perasaan tokoh: 'Menurut kalian, tokoh ini sedang merasa apa? Kenapa kalian berpikir begitu?'
- Guru mendemonstrasikan cara menirukan satu tokoh: gerak tubuhnya seperti apa, suaranya seperti apa, ekspresi wajahnya bagaimana
- Murid diminta menirukan demonstrasi guru secara bersama-sama untuk membangun pemahaman
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru membagi kelas menjadi kelompok kecil (4-5 murid per kelompok)
- Setiap kelompok mendapat satu set gambar cerita berangkai (bisa cerita berbeda atau sama)
- Guru memberikan waktu 10 menit untuk kelompok berdiskusi dan berlatih: siapa menirukan tokoh mana, bagaimana gerak dan suaranya
- Guru berkeliling memfasilitasi kelompok, memberi arahan dan dorongan positif
- Setiap kelompok tampil di depan kelas menirukan gerak tubuh dan suara tokoh dari gambar cerita secara berurutan
- Kelompok lain menjadi penonton yang menghargai dengan tepuk tangan
- Guru memberikan apresiasi dan umpan balik positif setelah setiap penampilan
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk melingkar untuk refleksi bersama
- Guru memandu murid menceritakan pengalaman: 'Bagaimana perasaan kalian saat menirukan tokoh tadi?'
- Murid berbagi: tokoh mana yang paling mudah/sulit ditirukan dan mengapa
- Guru membantu murid mengenali emosi yang mereka rasakan dan tampilkan: senang, bangga, gugup, gembira
- Guru mengapresiasi kerja sama setiap kelompok dan keberanian tampil di depan teman
- Murid menuliskan atau menggambar perasaan mereka di lembar refleksi sederhana (untuk yang belum bisa menulis, bisa menggambar emoji)
Penutup:- Guru merangkum pembelajaran: hari ini kita belajar menirukan gerak dan suara tokoh secara berkelompok
- Guru menegaskan pentingnya kerja sama dan menghargai penampilan teman
- Guru memberikan asesmen akhir singkat: meminta 2-3 murid secara sukarela menirukan satu tokoh favorit mereka
- Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi dan keberanian mereka
- Guru menutup pembelajaran dengan yel-yel atau lagu penutup yang menggembirakan
- Berdoa dan salam penutup
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang sudah lancar: diberikan gambar cerita dengan alur lebih kompleks (6-8 panel). Untuk murid yang masih perlu dukungan: diberikan gambar cerita sederhana (3-4 panel) dengan ekspresi emosi yang jelas
- Proses: Murid yang percaya diri dapat menjadi pemimpin kelompok dan membantu temannya. Murid yang masih pemalu dapat memulai dengan peran tokoh yang lebih sederhana atau didampingi guru saat latihan kelompok
- Produk: Murid yang cepat dapat menambahkan dialog sederhana atau efek suara tambahan. Murid yang lambat cukup fokus pada gerak tubuh dan satu jenis suara tokoh
ASESMENAwal:- Guru menanyakan pengalaman murid: 'Siapa yang pernah menirukan suara binatang atau tokoh kartun?'
- Guru meminta 2-3 murid mendemonstrasikan menirukan tokoh atau binatang kesukaan mereka untuk melihat pemahaman awal
Proses:- Observasi langsung saat murid mengamati gambar cerita dan berdiskusi tentang emosi tokoh
- Mengamati partisipasi murid dalam latihan kelompok: kerja sama, inisiatif, dan kemampuan menirukan
- Memberikan umpan balik verbal saat berkeliling kelompok: 'Bagus, geraknya sudah mirip. Coba suaranya dibuat lebih pelan seperti tokoh yang sedih'
- Mencatat murid yang perlu bantuan tambahan atau yang sudah menguasai keterampilan
Akhir:- Penilaian penampilan kelompok menggunakan rubrik: ketepatan gerak tubuh, ketepatan suara, kolaborasi kelompok, dan kepercayaan diri
- Meminta 2-3 murid secara sukarela menirukan tokoh favorit untuk mengecek pemahaman individu
- Mengumpulkan lembar refleksi murid untuk melihat kesadaran mereka terhadap emosi dan pengalaman belajar
Formatif:- Observasi saat murid berdiskusi dan berlatih dalam kelompok
- Pengamatan kemampuan menirukan gerak tubuh dan suara saat penampilan
- Tanya jawab selama kegiatan memahami dan merefleksi
Sumatif:- Penilaian penampilan kelompok berdasarkan rubrik
- Lembar refleksi murid (gambar atau tulisan sederhana tentang perasaan mereka)
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Gerak Tubuh | Murid belum mampu menirukan gerak tubuh tokoh dengan tepat, gerak tidak sesuai emosi | Murid mulai menirukan gerak tubuh tokoh namun masih memerlukan banyak bantuan dan arahan guru | Murid mampu menirukan gerak tubuh tokoh sesuai emosi dengan sedikit bantuan | Murid mampu menirukan gerak tubuh tokoh dengan tepat sesuai emosi secara mandiri dan ekspresif | | Ketepatan Suara | Murid belum mampu menirukan suara tokoh, tidak mengeluarkan suara atau asal-asalan | Murid mulai mengeluarkan suara namun belum sesuai dengan karakter dan emosi tokoh | Murid mampu menirukan suara tokoh sesuai emosi dengan cukup baik | Murid mampu menirukan suara tokoh dengan sangat baik, ekspresif, dan sesuai emosi tokoh | | Kolaborasi dalam Kelompok | Murid belum mau bekerja sama, bermain sendiri atau mengganggu teman | Murid mulai berpartisipasi dalam kelompok namun masih perlu dorongan terus-menerus | Murid aktif berpartisipasi, mendengarkan teman, dan bekerja sama dengan baik | Murid sangat aktif berkolaborasi, membantu teman, mendengarkan, dan berkontribusi pada keberhasilan kelompok | | Kepercayaan Diri | Murid sangat malu, tidak mau tampil, atau menangis | Murid mau tampil namun dengan ragu-ragu, suara kecil, dan gerakan terbatas | Murid tampil dengan cukup percaya diri, berani mengeluarkan suara dan gerak | Murid tampil dengan sangat percaya diri, ekspresif, dan menikmati penampilannya |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan kelompok?
- Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk murid yang beragam?
- Bagaimana saya bisa meningkatkan suasana menggembirakan sambil tetap mencapai tujuan pembelajaran?
- Murid mana yang perlu pendampingan lebih intensif di pertemuan berikutnya?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap sudah sesuai?
Refleksi Murid:- Bagaimana perasaanmu saat menirukan tokoh tadi?
- Apa yang paling kamu sukai dari kegiatan hari ini?
- Tokoh mana yang paling mudah kamu tirukan? Mengapa?
- Bagaimana rasanya bekerja sama dengan teman sekelompokmu?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi) - Kemdikbudristek
- Gambar cerita berangkai (4 cerita contoh dari buku guru atau buatan guru)
- Kertas karton/papan tulis untuk menampilkan gambar cerita
- Lembar refleksi sederhana untuk murid (kertas dengan kolom gambar emoji)
- Ruang kelas yang cukup untuk murid bergerak dan tampil
- Musik latar yang menggembirakan (opsional)
|