Modul AjarPertemuan 9Bab 3Fase ASemester 2

Modul Ajar Seni Teater Kelas 1: Bermain Pantomim Peristiwa (Bagian 1): Mengenal dan Mengimajinasikan Peristiwa

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 1 dengan topik "Bermain Pantomim Peristiwa (Bagian 1): Mengenal dan Mengimajinasikan Peristiwa". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 1: Bermain Pantomim Peristiwa (Bagian 1): Mengenal dan Mengimajinasikan Peristiwa

Seni Teater - Kelas 1

Bab 3 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Bermain Pantomim Peristiwa (Bagian 1): Mengenal dan Mengimajinasikan Peristiwa

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikBermain Pantomim Peristiwa (Bagian 1): Mengenal dan Mengimajinasikan Peristiwa
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengamati dan merespons contoh pantomim yang menggambarkan sebuah peristiwa (misal: bermain layang-layang, hujan) yang ditunjukkan guru
  2. Murid dapat mengeksplorasi peran dalam peristiwa yang pernah dialami atau dilihatnya melalui gerak tubuh dan ekspresi wajah sebagai persiapan pantomim peristiwa

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang pernah melihat orang bermain layang-layang? Bagaimana gerakannya?
  2. Apa yang kalian rasakan saat hujan turun? Bagaimana cara tubuh kita bergerak saat kehujanan?
  3. Bisakah kita menceritakan sebuah kejadian tanpa menggunakan suara, hanya dengan gerakan tubuh?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dan mengajak berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya pengalaman murid tentang peristiwa yang pernah mereka lihat atau alami (bermain, hujan, memasak, dll)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar pantomim peristiwa dengan mengamati contoh dan mencoba sendiri
  • Guru melakukan pemanasan sederhana: gerak anggota tubuh (kepala, tangan, kaki) mengikuti irama untuk mempersiapkan tubuh

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan bahwa pantomim adalah cara menceritakan sesuatu hanya dengan gerakan tubuh dan ekspresi wajah, tanpa suara
  • Guru menunjukkan contoh pantomim peristiwa sederhana: bermain layang-layang (menarik benang, berlari, melihat ke atas, tersenyum)
  • Murid mengamati dengan seksama gerakan dan ekspresi yang ditunjukkan guru
  • Guru menunjukkan contoh kedua: peristiwa hujan (merasakan tetesan air, membuka payung, berlari mencari tempat berteduh)
  • Guru mengajak murid merespons: gerakan mana yang membuat kalian tahu ini pantomim bermain layang-layang atau kehujanan?
  • Murid menyebutkan gerakan-gerakan yang mereka kenali dari contoh guru

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membentuk kelompok dengan cara membagikan potongan kertas bertuliskan nama pahlawan (R.A. Kartini, Ki Hajar Dewantara, Ahmad Yani, Cut Nyak Dien, Jendral Sudirman). Murid yang mendapat nama yang sama berkelompok (4-5 anak per kelompok)
  • Setiap kelompok menentukan satu peristiwa yang akan dimainkan (contoh: koki memasak, upacara bendera, bermain bola, menyiram tanaman, makan bersama)
  • Guru membimbing setiap kelompok mengingat-ingat peristiwa tersebut: siapa saja yang terlibat? apa yang mereka lakukan? bagaimana gerakannya?
  • Murid dalam kelompok mulai mengeksplorasi gerak tubuh dan ekspresi wajah sesuai peran mereka dalam peristiwa yang dipilih
  • Guru berkeliling memberi bimbingan dan dorongan kepada setiap kelompok, membantu mereka mengembangkan gerakan yang jelas dan ekspresif
  • Setiap kelompok secara bergantian maju ke depan untuk memperagakan pantomim peristiwa mereka (30-60 detik per kelompok)
  • Kelompok lain mengamati dan mencoba menebak peristiwa apa yang sedang dimainkan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar untuk berbagi pengalaman
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi: Bagaimana perasaan kalian saat memainkan pantomim tadi? Apa yang mudah? Apa yang sulit?
  • Murid berbagi pengalaman dan perasaan mereka secara bergantian
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas keberanian dan kreativitas mereka
  • Guru menghubungkan kegiatan dengan kehidupan sehari-hari: pantomim melatih kita untuk lebih peka terhadap gerakan dan perasaan orang lain

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan mengamati dan mencatat kemampuan murid dalam pantomim
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: pantomim adalah cara menceritakan peristiwa dengan gerakan tubuh dan ekspresi wajah
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid yang telah berani tampil dan bekerja sama
  • Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: kita akan melanjutkan latihan pantomim peristiwa dengan lebih detail
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang kesulitan, guru menyediakan pilihan peristiwa yang lebih sederhana dan familiar (makan, minum, tidur). Untuk murid yang lebih cepat, guru menawarkan peristiwa yang lebih kompleks dengan lebih banyak gerakan
  • Proses: Murid yang pemalu diberi kesempatan tampil bersama kelompok terlebih dahulu sebelum tampil sendiri. Murid yang percaya diri dapat diberi peran sebagai pemimpin kelompok atau penunjuk arah
  • Produk: Murid dapat memilih cara mengekspresikan: sebagian besar melalui gerakan tubuh, sebagian lain melalui ekspresi wajah yang lebih kuat. Hasil pantomim dapat bervariasi dari gerakan sederhana hingga gerakan yang lebih detail

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid tentang pengalaman mereka melihat atau mengalami berbagai peristiwa sehari-hari
  • Guru mengamati kemampuan awal murid dalam menggerakkan tubuh saat pemanasan

Proses:

  • Guru mengamati kemampuan murid dalam merespons contoh pantomim yang ditunjukkan
  • Guru mengamati proses eksplorasi gerak tubuh dan ekspresi wajah dalam kelompok
  • Guru mencatat partisipasi, kreativitas, dan kerja sama murid selama kegiatan berlangsung

Akhir:

  • Guru menilai penampilan pantomim kelompok berdasarkan rubrik (kejelasan gerakan, kesesuaian ekspresi, kerja sama)
  • Guru mengamati kemampuan murid dalam merefleksikan pengalaman belajar mereka
  • Guru mendokumentasikan hasil karya pantomim setiap kelompok

Formatif:

  • Observasi selama murid mengamati contoh pantomim guru
  • Observasi selama murid mengeksplorasi gerakan dalam kelompok
  • Catatan anekdot tentang partisipasi dan kreativitas murid

Sumatif:

  • Penilaian penampilan pantomim kelompok menggunakan rubrik
  • Dokumentasi foto/video penampilan pantomim setiap kelompok

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan mengamati dan merespons pantomimMurid belum dapat mengidentifikasi gerakan atau peristiwa yang ditunjukkan dalam pantomimMurid dapat menyebutkan 1-2 gerakan dari pantomim yang ditunjukkan dengan bimbingan guruMurid dapat menyebutkan beberapa gerakan dan mengidentifikasi peristiwa yang ditunjukkan dalam pantomimMurid dapat mengidentifikasi gerakan, ekspresi, dan peristiwa secara detail serta memberikan respons kreatif
Kemampuan mengeksplorasi gerak tubuh dalam pantomim peristiwaMurid belum dapat menunjukkan gerakan yang sesuai dengan peristiwa yang dipilihMurid menunjukkan gerakan sederhana namun belum jelas menggambarkan peristiwaMurid menunjukkan gerakan yang cukup jelas menggambarkan peristiwa meskipun masih perlu bimbinganMurid menunjukkan gerakan yang jelas, ekspresif, dan kreatif dalam menggambarkan peristiwa
Ekspresi wajah dalam pantomimMurid tidak menunjukkan ekspresi wajah yang sesuai dengan peristiwaMurid mulai menunjukkan ekspresi wajah namun masih datar atau kurang sesuaiMurid menunjukkan ekspresi wajah yang cukup sesuai dengan peristiwa yang dimainkanMurid menunjukkan ekspresi wajah yang sangat sesuai, detail, dan mendukung gerakan tubuh
Kerja sama dalam kelompokMurid belum dapat bekerja sama dengan anggota kelompokMurid mulai mau bekerja dengan kelompok namun masih memerlukan banyak bimbinganMurid dapat bekerja sama dengan kelompok dan berkontribusi dalam kegiatanMurid aktif bekerja sama, saling membantu, dan berkontribusi positif dalam kelompok

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah contoh pantomim yang saya tunjukkan cukup jelas dan mudah dipahami murid?
  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan eksplorasi pantomim?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk mendukung keberagaman murid?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam pembimbingan kelompok agar eksplorasi lebih optimal?
  • Bagaimana cara saya dapat meningkatkan rasa percaya diri murid yang masih pemalu?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanmu saat mengamati pantomim yang ditunjukkan guru?
  • Apa yang paling kamu sukai dari kegiatan pantomim hari ini?
  • Bagaimana perasaanmu saat tampil di depan teman-teman?
  • Apa yang menurutmu mudah dan sulit saat bermain pantomim?
  • Apa yang ingin kamu coba lagi di pertemuan berikutnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Teater Kelas 1 SD/MI (Edisi Revisi)
  2. Ruang kelas atau aula yang cukup luas untuk bergerak
  3. Potongan kertas bertuliskan nama pahlawan untuk pembagian kelompok
  4. Musik instrumental ringan untuk pemanasan (opsional)
  5. Kamera/HP untuk dokumentasi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.