MODUL AJAR Seni Teater — Kelas 1 (Fase A) Topik: Bermain Pantomim Peristiwa (Bagian 1): Mengenal dan Mengimajinasikan Peristiwa INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Teater |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Bermain Pantomim Peristiwa (Bagian 1): Mengenal dan Mengimajinasikan Peristiwa |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mengamati dan merespons contoh pantomim yang menggambarkan sebuah peristiwa (misal: bermain layang-layang, hujan) yang ditunjukkan guru
- Murid dapat mengeksplorasi peran dalam peristiwa yang pernah dialami atau dilihatnya melalui gerak tubuh dan ekspresi wajah sebagai persiapan pantomim peristiwa
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Siapa yang pernah melihat orang bermain layang-layang? Bagaimana gerakannya?
- Apa yang kalian rasakan saat hujan turun? Bagaimana cara tubuh kita bergerak saat kehujanan?
- Bisakah kita menceritakan sebuah kejadian tanpa menggunakan suara, hanya dengan gerakan tubuh?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru menyapa murid dan mengajak berdoa bersama
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
- Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya pengalaman murid tentang peristiwa yang pernah mereka lihat atau alami (bermain, hujan, memasak, dll)
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar pantomim peristiwa dengan mengamati contoh dan mencoba sendiri
- Guru melakukan pemanasan sederhana: gerak anggota tubuh (kepala, tangan, kaki) mengikuti irama untuk mempersiapkan tubuh
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menjelaskan bahwa pantomim adalah cara menceritakan sesuatu hanya dengan gerakan tubuh dan ekspresi wajah, tanpa suara
- Guru menunjukkan contoh pantomim peristiwa sederhana: bermain layang-layang (menarik benang, berlari, melihat ke atas, tersenyum)
- Murid mengamati dengan seksama gerakan dan ekspresi yang ditunjukkan guru
- Guru menunjukkan contoh kedua: peristiwa hujan (merasakan tetesan air, membuka payung, berlari mencari tempat berteduh)
- Guru mengajak murid merespons: gerakan mana yang membuat kalian tahu ini pantomim bermain layang-layang atau kehujanan?
- Murid menyebutkan gerakan-gerakan yang mereka kenali dari contoh guru
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membentuk kelompok dengan cara membagikan potongan kertas bertuliskan nama pahlawan (R.A. Kartini, Ki Hajar Dewantara, Ahmad Yani, Cut Nyak Dien, Jendral Sudirman). Murid yang mendapat nama yang sama berkelompok (4-5 anak per kelompok)
- Setiap kelompok menentukan satu peristiwa yang akan dimainkan (contoh: koki memasak, upacara bendera, bermain bola, menyiram tanaman, makan bersama)
- Guru membimbing setiap kelompok mengingat-ingat peristiwa tersebut: siapa saja yang terlibat? apa yang mereka lakukan? bagaimana gerakannya?
- Murid dalam kelompok mulai mengeksplorasi gerak tubuh dan ekspresi wajah sesuai peran mereka dalam peristiwa yang dipilih
- Guru berkeliling memberi bimbingan dan dorongan kepada setiap kelompok, membantu mereka mengembangkan gerakan yang jelas dan ekspresif
- Setiap kelompok secara bergantian maju ke depan untuk memperagakan pantomim peristiwa mereka (30-60 detik per kelompok)
- Kelompok lain mengamati dan mencoba menebak peristiwa apa yang sedang dimainkan
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk melingkar untuk berbagi pengalaman
- Guru mengajukan pertanyaan refleksi: Bagaimana perasaan kalian saat memainkan pantomim tadi? Apa yang mudah? Apa yang sulit?
- Murid berbagi pengalaman dan perasaan mereka secara bergantian
- Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas keberanian dan kreativitas mereka
- Guru menghubungkan kegiatan dengan kehidupan sehari-hari: pantomim melatih kita untuk lebih peka terhadap gerakan dan perasaan orang lain
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan mengamati dan mencatat kemampuan murid dalam pantomim
- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: pantomim adalah cara menceritakan peristiwa dengan gerakan tubuh dan ekspresi wajah
- Guru memberikan apresiasi kepada semua murid yang telah berani tampil dan bekerja sama
- Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: kita akan melanjutkan latihan pantomim peristiwa dengan lebih detail
- Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang kesulitan, guru menyediakan pilihan peristiwa yang lebih sederhana dan familiar (makan, minum, tidur). Untuk murid yang lebih cepat, guru menawarkan peristiwa yang lebih kompleks dengan lebih banyak gerakan
- Proses: Murid yang pemalu diberi kesempatan tampil bersama kelompok terlebih dahulu sebelum tampil sendiri. Murid yang percaya diri dapat diberi peran sebagai pemimpin kelompok atau penunjuk arah
- Produk: Murid dapat memilih cara mengekspresikan: sebagian besar melalui gerakan tubuh, sebagian lain melalui ekspresi wajah yang lebih kuat. Hasil pantomim dapat bervariasi dari gerakan sederhana hingga gerakan yang lebih detail
ASESMENAwal:- Guru bertanya kepada murid tentang pengalaman mereka melihat atau mengalami berbagai peristiwa sehari-hari
- Guru mengamati kemampuan awal murid dalam menggerakkan tubuh saat pemanasan
Proses:- Guru mengamati kemampuan murid dalam merespons contoh pantomim yang ditunjukkan
- Guru mengamati proses eksplorasi gerak tubuh dan ekspresi wajah dalam kelompok
- Guru mencatat partisipasi, kreativitas, dan kerja sama murid selama kegiatan berlangsung
Akhir:- Guru menilai penampilan pantomim kelompok berdasarkan rubrik (kejelasan gerakan, kesesuaian ekspresi, kerja sama)
- Guru mengamati kemampuan murid dalam merefleksikan pengalaman belajar mereka
- Guru mendokumentasikan hasil karya pantomim setiap kelompok
Formatif:- Observasi selama murid mengamati contoh pantomim guru
- Observasi selama murid mengeksplorasi gerakan dalam kelompok
- Catatan anekdot tentang partisipasi dan kreativitas murid
Sumatif:- Penilaian penampilan pantomim kelompok menggunakan rubrik
- Dokumentasi foto/video penampilan pantomim setiap kelompok
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kemampuan mengamati dan merespons pantomim | Murid belum dapat mengidentifikasi gerakan atau peristiwa yang ditunjukkan dalam pantomim | Murid dapat menyebutkan 1-2 gerakan dari pantomim yang ditunjukkan dengan bimbingan guru | Murid dapat menyebutkan beberapa gerakan dan mengidentifikasi peristiwa yang ditunjukkan dalam pantomim | Murid dapat mengidentifikasi gerakan, ekspresi, dan peristiwa secara detail serta memberikan respons kreatif | | Kemampuan mengeksplorasi gerak tubuh dalam pantomim peristiwa | Murid belum dapat menunjukkan gerakan yang sesuai dengan peristiwa yang dipilih | Murid menunjukkan gerakan sederhana namun belum jelas menggambarkan peristiwa | Murid menunjukkan gerakan yang cukup jelas menggambarkan peristiwa meskipun masih perlu bimbingan | Murid menunjukkan gerakan yang jelas, ekspresif, dan kreatif dalam menggambarkan peristiwa | | Ekspresi wajah dalam pantomim | Murid tidak menunjukkan ekspresi wajah yang sesuai dengan peristiwa | Murid mulai menunjukkan ekspresi wajah namun masih datar atau kurang sesuai | Murid menunjukkan ekspresi wajah yang cukup sesuai dengan peristiwa yang dimainkan | Murid menunjukkan ekspresi wajah yang sangat sesuai, detail, dan mendukung gerakan tubuh | | Kerja sama dalam kelompok | Murid belum dapat bekerja sama dengan anggota kelompok | Murid mulai mau bekerja dengan kelompok namun masih memerlukan banyak bimbingan | Murid dapat bekerja sama dengan kelompok dan berkontribusi dalam kegiatan | Murid aktif bekerja sama, saling membantu, dan berkontribusi positif dalam kelompok |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah contoh pantomim yang saya tunjukkan cukup jelas dan mudah dipahami murid?
- Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan eksplorasi pantomim?
- Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk mendukung keberagaman murid?
- Apa yang perlu saya perbaiki dalam pembimbingan kelompok agar eksplorasi lebih optimal?
- Bagaimana cara saya dapat meningkatkan rasa percaya diri murid yang masih pemalu?
Refleksi Murid:- Bagaimana perasaanmu saat mengamati pantomim yang ditunjukkan guru?
- Apa yang paling kamu sukai dari kegiatan pantomim hari ini?
- Bagaimana perasaanmu saat tampil di depan teman-teman?
- Apa yang menurutmu mudah dan sulit saat bermain pantomim?
- Apa yang ingin kamu coba lagi di pertemuan berikutnya?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Seni Teater Kelas 1 SD/MI (Edisi Revisi)
- Ruang kelas atau aula yang cukup luas untuk bergerak
- Potongan kertas bertuliskan nama pahlawan untuk pembagian kelompok
- Musik instrumental ringan untuk pemanasan (opsional)
- Kamera/HP untuk dokumentasi
|