Modul AjarPertemuan 7Bab 3Fase ASemester 2

Modul Ajar Seni Teater Kelas 1: Berimajinasi dengan Benda di Sekitar sebagai Properti Pantomim

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 1 dengan topik "Berimajinasi dengan Benda di Sekitar sebagai Properti Pantomim". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 1: Berimajinasi dengan Benda di Sekitar sebagai Properti Pantomim

Seni Teater - Kelas 1

Bab 3 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Berimajinasi dengan Benda di Sekitar sebagai Properti Pantomim

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikBerimajinasi dengan Benda di Sekitar sebagai Properti Pantomim
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengenal jenis-jenis benda di sekitar yang dapat dijadikan properti pendukung dalam permainan pantomim
  2. Murid dapat berimajinasi menggunakan benda-benda di sekitar sebagai properti pementasan pantomim, misalnya pensil dibayangkan sebagai garpu

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Anak-anak, pernahkah kalian bermain pura-pura? Misal pensil dijadikan pesawat atau sendok?
  2. Benda apa saja di kelas kita yang bisa berubah menjadi benda lain dalam permainan?
  3. Kalau kita sedang bermain pantomim, benda apa yang bisa membantu kita menceritakan sesuatu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan belajar murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid bermain pura-pura dengan benda di rumah atau di sekolah
  • Guru menyampaikan topik pembelajaran: Berimajinasi dengan Benda di Sekitar sebagai Properti Pantomim
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana yang mudah dipahami murid
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dengan ruang gerak yang leluasa agar semua dapat melihat dengan jelas
  • Guru menunjukkan berbagai benda di sekitar kelas (pensil, buku, penggaris, botol minum, sapu tangan, dll.) dan meminta murid menyebutkan nama benda-benda tersebut
  • Guru menjelaskan bahwa dalam pantomim, benda-benda ini disebut 'properti' yang dapat membantu menceritakan sesuatu tanpa bicara
  • Guru memberikan contoh konkret: memegang pensil dan menjelaskan bahwa pensil ini bisa berubah menjadi apa saja dalam imajinasi kita
  • Guru memperagakan cara menggunakan pensil sebagai alat makan (garpu/sendok) dengan gerakan pantomim yang jelas
  • Murid mengamati dengan saksama demonstrasi guru dan diperbolehkan bertanya jika ada yang kurang jelas
  • Guru menjelaskan bahwa imajinasi kita yang membuat benda bisa berubah fungsi dalam permainan pantomim

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memilih beberapa benda yang akan dimainkan (pensil, penggaris, buku, botol, sapu tangan)
  • Guru memberikan kesempatan kepada setiap murid untuk mencoba satu benda secara bergiliran
  • Murid pertama maju ke tengah lingkaran, memilih satu benda, kemudian menyampaikan imajinasinya (misalnya: pensil menjadi sisir, penggaris menjadi pedang, buku menjadi kipas)
  • Murid memperagakan gerakan pantomim menggunakan benda tersebut sesuai imajinasinya tanpa berbicara
  • Murid lain mengamati dan menebak apa yang sedang diperagakan oleh temannya
  • Guru memberikan apresiasi positif kepada setiap murid yang tampil dan mendorong murid lain untuk bertepuk tangan
  • Kegiatan berlanjut hingga semua atau sebagian besar murid mendapat giliran tampil
  • Guru berkeliling memastikan semua murid terlibat aktif dan memberikan bantuan bagi yang memerlukan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid kembali duduk melingkar dengan tenang
  • Guru memfasilitasi diskusi refleksi dengan pertanyaan: 'Bagaimana perasaan kalian saat berimajinasi dengan benda tadi?'
  • Guru menanyakan: 'Benda apa yang paling seru untuk kalian ubah? Mengapa?'
  • Guru meminta beberapa murid menceritakan pengalaman mereka saat tampil dan hal yang mereka pelajari
  • Guru memberikan kesempatan murid untuk mengevaluasi diri: 'Apakah tadi kalian sudah berani tampil? Apa yang bisa diperbaiki lain kali?'
  • Guru menyampaikan apresiasi atas keberanian dan kreativitas seluruh murid
  • Guru menegaskan kembali bahwa imajinasi adalah kekuatan yang penting dalam bermain pantomim dan seni teater

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan mengajukan pertanyaan singkat tentang materi yang telah dipelajari
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: benda di sekitar bisa menjadi properti pantomim dengan bantuan imajinasi
  • Guru memberikan penguatan positif dan memotivasi murid untuk terus berlatih berimajinasi
  • Guru memberikan tugas sederhana: di rumah, coba bermain pantomim dengan 2 benda dan ceritakan besok di kelas
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa dan mengucapkan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat memahami, guru dapat menambahkan tantangan dengan meminta mereka menggunakan 2 benda sekaligus dalam satu adegan pantomim. Untuk murid yang membutuhkan bantuan lebih, guru dapat memberikan pilihan benda yang lebih familiar dan contoh imajinasi yang lebih konkret.
  • Proses: Murid yang pemalu dapat diberi kesempatan tampil berpasangan dengan teman atau guru terlebih dahulu. Murid yang sudah percaya diri dapat diminta untuk tampil lebih dulu sebagai teladan bagi teman-temannya. Waktu untuk berimajinasi dapat diperpanjang bagi yang memerlukan.
  • Produk: Murid dapat menunjukkan pemahamannya dengan cara yang berbeda: ada yang cukup mendemonstrasikan 1 imajinasi dengan baik, ada yang mampu menunjukkan 2-3 imajinasi berbeda dari satu benda yang sama. Murid yang belum berani tampil di depan teman dapat menunjukkan kepada guru secara individual terlebih dahulu.

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid tentang pengalaman mereka bermain pura-pura dengan benda
  • Guru mengamati respons awal murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengukur pemahaman dasar tentang imajinasi

Proses:

  • Guru mengamati cara murid mengenali berbagai jenis benda yang dapat dijadikan properti pantomim
  • Guru mencatat kemampuan murid dalam berimajinasi dan memperagakan penggunaan benda sebagai properti
  • Guru memberikan umpan balik langsung dan positif selama murid tampil
  • Penilaian diri murid melalui pertanyaan refleksi tentang perasaan dan pengalaman mereka
  • Penilaian sejawat ketika murid menebak pantomim yang diperagakan teman

Akhir:

  • Guru mengajukan pertanyaan lisan tentang jenis-jenis benda yang bisa dijadikan properti pantomim
  • Guru meminta 2-3 murid mendemonstrasikan ulang pantomim dengan benda pilihan sebagai penilaian akhir
  • Guru memberikan catatan individual untuk setiap murid tentang pencapaian mereka

Formatif:

  • Observasi partisipasi dan antusiasme murid selama kegiatan
  • Pengamatan kemampuan murid dalam berimajinasi mengubah fungsi benda
  • Penilaian sejawat melalui aktivitas menebak pantomim teman

Sumatif:

  • Penilaian kinerja saat murid mendemonstrasikan pantomim dengan benda pilihan
  • Rubrik penilaian meliputi aspek imajinasi, kejelasan gerakan, dan keberanian tampil

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pengenalan Jenis PropertiMurid belum dapat menyebutkan benda di sekitar yang bisa dijadikan properti pantomimMurid dapat menyebutkan 1-2 benda di sekitar yang bisa dijadikan properti dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan 3-4 benda di sekitar yang bisa dijadikan properti secara mandiriMurid dapat menyebutkan lebih dari 4 benda di sekitar yang bisa dijadikan properti dan menjelaskan alasannya
Imajinasi Penggunaan BendaMurid belum dapat membayangkan benda menjadi sesuatu yang lainMurid dapat membayangkan 1 fungsi baru dari sebuah benda dengan bantuan guruMurid dapat membayangkan 1-2 fungsi baru dari sebuah benda secara mandiriMurid dapat membayangkan berbagai fungsi baru dari sebuah benda dengan kreatif dan unik
Peragaan PantomimMurid belum dapat memperagakan gerakan pantomim menggunakan bendaMurid dapat memperagakan gerakan pantomim sederhana dengan bantuan guru, gerakan masih kurang jelasMurid dapat memperagakan gerakan pantomim dengan cukup jelas dan sesuai imajinasi yang disampaikanMurid dapat memperagakan gerakan pantomim dengan sangat jelas, ekspresif, dan mudah dipahami orang lain
Keberanian dan Percaya DiriMurid belum berani tampil di depan teman-temanMurid berani tampil dengan dorongan dan bantuan guru, masih terlihat ragu-raguMurid berani tampil di depan teman-teman dengan cukup percaya diriMurid tampil dengan sangat percaya diri, antusias, dan menikmati proses penampilan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid mendapat kesempatan yang sama untuk terlibat aktif dalam pembelajaran?
  • Apakah contoh dan benda yang digunakan sudah sesuai dengan konteks kehidupan sehari-hari murid?
  • Bagaimana cara meningkatkan kepercayaan diri murid yang masih pemalu dalam pembelajaran berikutnya?
  • Apakah penerapan prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan sudah terasa dalam setiap tahap pembelajaran?
  • Strategi diferensiasi apa yang paling efektif untuk beragam kebutuhan murid di kelas ini?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanmu saat berimajinasi dengan benda tadi?
  • Benda apa yang paling seru kamu ubah menjadi benda lain? Mengapa?
  • Apakah kamu sudah berani tampil di depan teman-teman? Apa yang membuatmu berani atau belum berani?
  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang bermain pantomim?
  • Apa yang ingin kamu coba lagi di rumah?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi) - Bab III Serunya Bermain Pantomim
  2. Benda-benda di sekitar kelas: pensil, penggaris, buku, botol minum, sapu tangan, penghapus, dll.
  3. Ruang kelas yang cukup luas untuk murid bergerak dalam formasi melingkar
  4. Media visual sederhana (opsional): gambar berbagai benda sebagai inspirasi
  5. Lingkungan kelas yang mendukung suasana bermain yang aman dan menyenangkan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.