Modul AjarPertemuan 9Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Teater Kelas 1: Eksplorasi Peran: Bermain Menjadi Tokoh di Sekitar Kita

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 1 dengan topik "Eksplorasi Peran: Bermain Menjadi Tokoh di Sekitar Kita". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 1: Eksplorasi Peran: Bermain Menjadi Tokoh di Sekitar Kita

Seni Teater - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Eksplorasi Peran: Bermain Menjadi Tokoh di Sekitar Kita

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikEksplorasi Peran: Bermain Menjadi Tokoh di Sekitar Kita
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengeksplorasi beragam peran tokoh yang ada di sekitarnya (misalnya guru, pedagang, petani) dengan meniru gerak dan ekspresi tokoh tersebut
  2. Murid dapat memberi komentar sederhana tentang gerak tubuh dan ekspresi teman saat memainkan sebuah peran menggunakan kosakata sehari-hari

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa saja tokoh yang kalian lihat setiap hari di sekitar rumah atau sekolah?
  2. Bagaimana cara berjalan seorang guru? Bagaimana cara bicara seorang pedagang?
  3. Kalau kalian menjadi tokoh itu, apa yang akan kalian lakukan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru menyapa murid dan menanyakan kabar mereka hari ini
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan tokoh-tokoh yang murid lihat setiap hari di sekitar mereka (di rumah, di jalan, di sekolah)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan bermain menjadi tokoh-tokoh di sekitar kita
  • Guru melakukan pemanasan sederhana: menggerakkan kepala, tangan, kaki, dan tubuh dengan diiringi musik ceria

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan gambar atau video singkat berbagai tokoh di sekitar (guru, pedagang, petani, polisi, dokter, pengemudi, tukang sapu)
  • Murid mengamati dengan saksama gerak tubuh, ekspresi wajah, dan cara bicara tokoh-tokoh tersebut
  • Guru mengajak murid berdiskusi: Apa yang membuat tokoh-tokoh ini berbeda? Bagaimana cara mereka bergerak? Bagaimana suara mereka?
  • Guru mendemonstrasikan satu tokoh (misalnya guru) dengan meniru gerak, ekspresi, dan suaranya
  • Murid menebak tokoh yang sedang diperankan guru

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Setiap murid memilih satu tokoh favorit yang ingin mereka perankan (bebas memilih)
  • Murid diberi waktu 3-5 menit untuk memikirkan dan melatih gerak, ekspresi, dan suara tokoh pilihannya
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan dan dorongan kepada murid
  • Secara bergantian, setiap murid tampil di depan kelas memainkan peran tokoh pilihannya (durasi 30-60 detik per anak)
  • Murid lain mengamati penampilan teman mereka dengan penuh perhatian
  • Guru menciptakan suasana yang aman, menyenangkan, dan penuh dukungan saat setiap anak tampil

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Setelah setiap penampilan, guru memfasilitasi sesi komentar sederhana dari teman-teman
  • Murid memberikan apresiasi dan komentar positif menggunakan kalimat sederhana (misalnya: Aku suka cara Andi berjalan seperti pak guru, Gerak tangan Siti waktu jadi pedagang bagus)
  • Guru membimbing murid untuk fokus pada aspek positif yang mereka lihat (gerak tubuh, ekspresi wajah, suara)
  • Murid yang tampil menceritakan perasaannya saat bermain peran: Apakah senang? Apa yang sulit? Apa yang menyenangkan?
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas keberanian dan kreativitas mereka

Penutup:

  • Guru mengajak murid melakukan refleksi bersama: Apa yang kita pelajari hari ini? Tokoh mana yang paling seru untuk dimainkan?
  • Guru memberikan penguatan: Setiap orang punya cara bergerak dan berbicara yang berbeda, dan kita bisa belajar memahami orang lain dengan bermain peran
  • Murid menuliskan atau menggambar tokoh favorit yang mereka perankan hari ini di buku catatan
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan mengamati hasil gambar dan mendengarkan cerita singkat murid
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid merapikan ruang kelas dan berdoa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat memilih tokoh dengan karakteristik lebih kompleks (misalnya dokter yang memeriksa pasien). Murid yang membutuhkan dukungan tambahan dapat memilih tokoh yang lebih familiar dan sederhana (misalnya ibu di rumah)
  • Proses: Murid yang pemalu dapat berlatih berpasangan atau dalam kelompok kecil dulu sebelum tampil di depan kelas. Murid yang percaya diri dapat langsung tampil dan bahkan menambahkan dialog sederhana
  • Produk: Murid dapat mengekspresikan refleksi mereka melalui gambar, cerita lisan, atau gerak tubuh sesuai kenyamanan mereka

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab: Tokoh apa saja yang kalian lihat setiap hari? Siapa yang pernah memperhatikan cara mereka bergerak atau berbicara?
  • Observasi: Apakah murid sudah familiar dengan berbagai tokoh di sekitar mereka?

Proses:

  • Observasi selama murid memilih dan melatih peran tokoh
  • Observasi saat murid tampil: apakah mereka berani, apakah gerak dan ekspresi sesuai dengan tokoh, apakah ada kreativitas
  • Mendengarkan komentar yang diberikan murid: apakah mereka menggunakan kosakata sederhana, apakah mereka fokus pada aspek gerak dan ekspresi

Akhir:

  • Penilaian penampilan menggunakan rubrik yang mencakup aspek gerak tubuh, ekspresi wajah, dan keberanian
  • Penilaian kemampuan refleksi: apakah murid dapat menceritakan pengalaman dan perasaan mereka
  • Hasil gambar atau catatan tentang tokoh favorit yang diperankan

Formatif:

  • Observasi selama proses eksplorasi dan penampilan peran
  • Mendengarkan komentar dan apresiasi yang diberikan murid kepada teman
  • Tanya jawab selama diskusi tentang tokoh-tokoh di sekitar

Sumatif:

  • Penilaian penampilan peran berdasarkan rubrik (gerak tubuh, ekspresi, kreativitas)
  • Penilaian kemampuan memberi komentar sederhana tentang penampilan teman
  • Hasil gambar atau cerita tentang tokoh yang diperankan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan mengeksplorasi dan meniru gerak tubuh tokohMurid belum dapat meniru gerak tubuh tokoh dengan jelasMurid mulai meniru gerak tubuh tokoh namun masih sangat sederhana dan belum konsistenMurid dapat meniru gerak tubuh tokoh dengan cukup jelas dan ada kesesuaian dengan karakteristik tokohMurid dapat meniru gerak tubuh tokoh dengan jelas, detail, dan menambahkan kreativitas sendiri
Kemampuan mengekspresikan karakter tokoh melalui ekspresi wajah dan suaraMurid belum menunjukkan ekspresi wajah atau suara yang sesuai dengan tokohMurid mulai menunjukkan ekspresi atau suara namun masih sangat terbatasMurid dapat menunjukkan ekspresi wajah dan suara yang cukup sesuai dengan karakteristik tokohMurid dapat menunjukkan ekspresi wajah dan suara yang sangat sesuai dan meyakinkan sebagai tokoh tersebut
Kemampuan memberi komentar sederhana tentang penampilan temanMurid belum dapat memberikan komentar apapun tentang penampilan temanMurid dapat memberikan komentar sangat singkat (satu kata) namun belum spesifik tentang gerak atau ekspresiMurid dapat memberikan komentar sederhana dengan menyebutkan aspek gerak tubuh atau ekspresi yang diamatiMurid dapat memberikan komentar yang jelas dan spesifik tentang gerak tubuh, ekspresi, atau suara teman dengan kosakata yang tepat
Keberanian dan kepercayaan diri saat tampilMurid sangat ragu dan tidak mau tampil di depan kelasMurid mau tampil namun masih sangat malu dan terlihat tidak nyamanMurid berani tampil dengan cukup percaya diri meskipun kadang masih raguMurid tampil dengan percaya diri penuh dan menikmati proses bermain peran

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang sama untuk bereksplorasi dan tampil?
  • Bagaimana saya menciptakan suasana yang aman dan menyenangkan sehingga murid berani mengekspresikan diri?
  • Murid mana yang membutuhkan dukungan lebih dalam kegiatan bermain peran?
  • Apakah strategi diferensiasi yang saya terapkan efektif untuk mengakomodasi keberagaman murid?
  • Apa yang perlu saya perbaiki untuk pembelajaran bermain peran di pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Tokoh apa yang kamu perankan hari ini? Apa yang kamu rasakan saat bermain menjadi tokoh itu?
  • Apa yang paling menyenangkan dari bermain peran hari ini?
  • Apa yang paling sulit saat kamu memerankan tokoh tersebut?
  • Penampilan teman mana yang paling kamu suka? Mengapa?
  • Apa yang kamu pelajari dari bermain menjadi tokoh di sekitar kita?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi)
  2. Buku Siswa Seni Teater untuk SD/MI Kelas I
  3. Gambar atau foto berbagai tokoh di sekitar (guru, pedagang, petani, polisi, dokter, dll.)
  4. Video singkat tentang aktivitas tokoh-tokoh di masyarakat (opsional)
  5. Musik instrumental untuk pemanasan
  6. Ruang kelas atau aula yang cukup untuk bergerak
  7. Spidol dan kertas untuk murid menggambar
  8. Properti sederhana sesuai ketersediaan (topi, tas, alat tulis) untuk mendukung peran (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.