Modul AjarPertemuan 7Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Teater Kelas 1: Mengenal Properti dan Kostum dalam Pertunjukan Teater

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 1 dengan topik "Mengenal Properti dan Kostum dalam Pertunjukan Teater". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 1: Mengenal Properti dan Kostum dalam Pertunjukan Teater

Seni Teater - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Mengenal Properti dan Kostum dalam Pertunjukan Teater

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMengenal Properti dan Kostum dalam Pertunjukan Teater
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengenal dan menyebutkan jenis-jenis properti serta kostum yang dapat mendukung sebuah cerita atau permainan peran dalam teater
  2. Murid dapat mencocokkan properti atau kostum yang sesuai dengan peran tertentu dalam pertunjukan sederhana

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa saja benda yang dipakai pemain teater saat tampil di panggung?
  2. Kalau kamu mau jadi dokter dalam permainan teater, benda apa yang kamu butuhkan?
  3. Mengapa pemain teater perlu memakai kostum dan membawa properti?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa bersama
  • Guru mengajak murid bernyanyi lagu pendek tentang profesi (misalnya 'Aku Ingin Jadi') untuk membangun suasana ceria
  • Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan: 'Siapa yang pernah lihat pertunjukan atau bermain peran? Apa saja yang dipakai pemain?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengenal properti dan kostum dalam teater

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menunjukkan berbagai contoh properti (topi dokter, tas, boneka, tongkat, panci mainan) dan kostum sederhana (baju profesi, topi, syal, aksesoris)
  • Murid mengamati dan menyentuh benda-benda tersebut secara bergantian dengan penuh rasa ingin tahu
  • Guru menjelaskan dengan bahasa sederhana: 'Properti adalah benda yang dibawa atau dipakai pemain untuk membantu menceritakan peran. Kostum adalah pakaian yang dipakai pemain agar terlihat seperti tokoh yang diperankan'
  • Murid menyebutkan nama-nama properti dan kostum yang ditunjukkan guru
  • Guru mencontohkan peran sederhana (misalnya dokter) sambil memakai kostum dan properti, murid mengamati bagaimana benda-benda itu membantu menceritakan peran

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3-4 anak per kelompok)
  • Setiap kelompok mendapat kartu bergambar peran (dokter, guru, petani, koki, polisi)
  • Murid berdiskusi dalam kelompok untuk memilih properti dan kostum yang sesuai dengan peran mereka dari kotak yang disediakan
  • Guru berkeliling membimbing kelompok dengan pertanyaan: 'Mengapa kalian memilih benda ini? Apakah cocok dengan perannya?'
  • Setiap kelompok mempraktikkan peran sederhana (1-2 menit) dengan properti dan kostum yang telah dipilih
  • Kelompok lain mengamati dan memberikan tepuk tangan sebagai apresiasi

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak seluruh murid duduk melingkar untuk diskusi refleksi
  • Guru bertanya: 'Bagaimana perasaan kalian saat memilih dan memakai properti atau kostum? Apa yang paling kalian suka?'
  • Murid berbagi pengalaman secara bergantian dengan bahasa mereka sendiri
  • Guru membantu murid merefleksi: 'Apakah properti dan kostum membantu kalian bermain peran lebih baik? Mengapa?'
  • Murid menyimpulkan bersama guru: properti dan kostum penting untuk mendukung pertunjukan teater agar lebih menarik dan mudah dipahami penonton

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen singkat dengan menunjukkan gambar peran dan meminta murid menyebutkan properti/kostum yang cocok
  • Guru memberikan penguatan positif terhadap partisipasi semua murid
  • Murid diminta menggambar peran favorit mereka lengkap dengan properti atau kostumnya di buku tugas (dapat diselesaikan di rumah)
  • Guru menutup pembelajaran dengan refleksi singkat dan doa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat memahami diberi tantangan mengenal properti dan kostum dari berbagai budaya atau profesi yang lebih beragam. Murid yang membutuhkan dukungan tambahan diberi kartu bergambar dengan label nama benda untuk membantu identifikasi
  • Proses: Murid yang mandiri dapat memilih sendiri properti dan kostum untuk peran mereka. Murid yang membutuhkan bimbingan didampingi guru secara langsung dengan pertanyaan terbimbing saat memilih
  • Produk: Murid dapat mengekspresikan pemahaman mereka melalui praktik bermain peran, menggambar, atau menceritakan secara lisan sesuai kenyamanan mereka

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid tentang pengalaman mereka bermain peran atau menonton pertunjukan
  • Guru menunjukkan 2-3 benda dan bertanya: 'Siapa yang tahu nama benda ini? Untuk peran apa benda ini bisa dipakai?'

Proses:

  • Observasi saat murid mengidentifikasi dan menyebutkan properti dan kostum
  • Pengamatan diskusi kelompok: apakah murid dapat mencocokkan properti/kostum dengan peran yang tepat
  • Guru memberikan umpan balik langsung saat murid memilih dan memakai properti atau kostum
  • Catatan tentang kreativitas dan ketepatan pilihan properti/kostum dalam praktik bermain peran

Akhir:

  • Tes lisan singkat: guru menunjukkan gambar 3 peran berbeda, murid menyebutkan properti atau kostum yang sesuai untuk masing-masing peran
  • Penilaian praktik bermain peran kelompok menggunakan rubrik
  • Penilaian refleksi murid: kemampuan menceritakan pengalaman dan emosi selama belajar tentang properti dan kostum

Formatif:

  • Observasi saat murid mengamati dan menyebutkan nama properti dan kostum
  • Pengamatan proses diskusi kelompok saat memilih properti dan kostum yang sesuai peran
  • Catatan anekdot tentang partisipasi dan kreativitas murid dalam praktik bermain peran

Sumatif:

  • Penilaian kemampuan mencocokkan properti/kostum dengan peran melalui tes lisan atau gambar di akhir pembelajaran
  • Penilaian hasil praktik bermain peran kelompok dengan rubrik

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengenal dan menyebutkan jenis properti dan kostumBelum dapat menyebutkan nama properti atau kostum dengan tepat meskipun sudah diberi bantuanDapat menyebutkan 1-2 jenis properti atau kostum dengan bantuan guruDapat menyebutkan 3-4 jenis properti dan kostum dengan sedikit bantuanDapat menyebutkan lebih dari 4 jenis properti dan kostum secara mandiri dan tepat
Mencocokkan properti/kostum dengan peranBelum dapat mencocokkan properti atau kostum dengan peran yang sesuaiDapat mencocokkan 1 properti atau kostum dengan peran yang sesuai dengan bimbingan penuhDapat mencocokkan 2-3 properti atau kostum dengan peran yang sesuai dengan sedikit bimbinganDapat mencocokkan lebih dari 3 properti dan kostum dengan peran yang tepat secara mandiri dan kreatif
Kreativitas dan ekspresi dalam bermain peranBelum berani tampil atau menggunakan properti/kostum dalam bermain peranMulai berani tampil dan mencoba menggunakan 1 properti atau kostum dengan ragu-raguTampil dengan percaya diri menggunakan properti dan kostum sesuai peranTampil dengan sangat percaya diri, kreatif menggunakan properti dan kostum, serta menunjukkan ekspresi yang sesuai karakter
Kerja sama dalam kelompokBelum mau terlibat dalam diskusi dan kegiatan kelompokMulai mau terlibat dalam kelompok tetapi masih pasifAktif berdiskusi dan bekerja sama dengan teman kelompokSangat aktif, membantu teman, dan memberikan ide kreatif dalam kelompok

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat terlibat aktif dalam kegiatan mengamati dan memilih properti/kostum?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk membantu murid yang membutuhkan dukungan tambahan?
  • Apakah alokasi waktu cukup untuk setiap tahap pembelajaran (memahami, mengaplikasi, merefleksi)?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan ketersediaan properti dan kostum yang lebih beragam untuk pembelajaran berikutnya?
  • Apa tantangan yang muncul dalam mengelola praktik bermain peran kelompok dan bagaimana mengatasinya di pertemuan selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu rasakan saat memilih dan memakai properti atau kostum?
  • Properti atau kostum apa yang paling kamu suka? Mengapa?
  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang properti dan kostum dalam teater?
  • Peran apa yang ingin kamu mainkan lain kali? Properti dan kostum apa yang kamu butuhkan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Teater Kelas I SD/MI (Edisi Revisi)
  2. Buku Siswa Seni Teater Kelas I SD/MI
  3. Koleksi properti sederhana: topi berbagai profesi, tas, boneka, tongkat, panci mainan, alat tulis, sekop mainan, stetoskop mainan
  4. Koleksi kostum sederhana: baju profesi (dokter, polisi, guru), syal, topi, aksesoris
  5. Kartu bergambar berbagai peran/profesi
  6. Video pendek pertunjukan teater anak (opsional)
  7. Kotak atau keranjang untuk menyimpan properti dan kostum

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.