Modul AjarPertemuan 6Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Teater Kelas 1: Mengenal Tokoh dan Karakter dalam Cerita Teater

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 1 dengan topik "Mengenal Tokoh dan Karakter dalam Cerita Teater". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 1: Mengenal Tokoh dan Karakter dalam Cerita Teater

Seni Teater - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Mengenal Tokoh dan Karakter dalam Cerita Teater

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMengenal Tokoh dan Karakter dalam Cerita Teater
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengamati dan menyebutkan tokoh-tokoh dalam cerita atau dongeng sederhana yang dibacakan guru sebagai pengenalan karakter dalam teater
  2. Murid dapat mengeksplorasi cara bergerak dan berekspresi sesuai karakter tokoh yang ada di sekitar atau tokoh rekaan secara sederhana

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa saja tokoh yang ada dalam cerita dongeng kesukaanmu?
  2. Bagaimana cara tokoh jagoan bergerak dan berbicara?
  3. Kalau kamu jadi tokoh dalam cerita, kamu mau jadi siapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa bersama
  • Guru mengajak murid melakukan pemanasan ringan dengan gerakan peregangan sambil bernyanyi
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana: hari ini kita akan mengenal tokoh-tokoh dalam cerita dan mencoba bergerak seperti mereka
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid: siapa yang pernah mendengar dongeng? Tokoh siapa yang paling diingat?
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru membacakan cerita dongeng sederhana (misalnya Si Kancil dan Buaya) dengan penuh ekspresi dan intonasi yang jelas
  • Guru mengajak murid mengidentifikasi tokoh-tokoh yang muncul dalam cerita dengan bertanya: siapa saja yang ada dalam cerita tadi?
  • Murid menyebutkan nama-nama tokoh secara bergantian (Kancil, Buaya, pohon, sungai)
  • Guru menjelaskan bahwa setiap tokoh memiliki karakter atau sifat yang berbeda: Kancil cerdik dan lincah, Buaya besar dan galak
  • Guru menunjukkan gambar atau boneka sederhana dari tokoh-tokoh tersebut untuk memperkuat pemahaman
  • Murid diminta mengamati ciri-ciri fisik dan sifat masing-masing tokoh

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru mendemonstrasikan cara bergerak dan berekspresi sebagai tokoh Kancil (melompat kecil, wajah ceria) dan Buaya (berjalan merangkak, ekspresi galak)
  • Murid diajak mencoba menirukan gerakan dan ekspresi yang telah dicontohkan guru
  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3-4 anak per kelompok)
  • Setiap kelompok memilih satu tokoh dari cerita atau tokoh lain yang mereka kenal (ibu, ayah, guru, hewan peliharaan)
  • Murid mengeksplorasi cara bergerak, berbicara, dan berekspresi sesuai karakter tokoh yang dipilih
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan dan dorongan positif kepada setiap kelompok
  • Setiap kelompok mempresentasikan eksplorasi karakter tokoh mereka di depan teman-teman
  • Teman-teman yang menonton menebak tokoh apa yang sedang diperagakan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar untuk berbagi pengalaman
  • Guru menanyakan perasaan murid setelah bermain peran: bagaimana perasaanmu saat menjadi tokoh tadi? Apa yang paling menyenangkan?
  • Murid menceritakan pengalaman mereka dan memberikan komentar positif terhadap penampilan teman
  • Guru memfasilitasi diskusi sederhana: apa yang membuat setiap tokoh berbeda? Mengapa kita harus memahami karakter tokoh?
  • Murid menyimpulkan bahwa setiap tokoh memiliki cara bergerak dan berekspresi yang berbeda sesuai karakternya
  • Guru memberikan apresiasi atas keberanian dan kreativitas murid

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menyebutkan kembali tokoh-tokoh yang telah dipelajari dan karakternya
  • Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi dan kreativitas murid
  • Guru memberikan refleksi singkat: apa yang kamu pelajari hari ini? Apa yang paling menyenangkan?
  • Guru mengajak murid untuk mengamati tokoh-tokoh di sekitar mereka di rumah dan sekolah
  • Pembelajaran ditutup dengan yel-yel kelas dan doa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat diminta mengeksplorasi lebih dari satu tokoh atau tokoh yang lebih kompleks. Murid yang lambat dapat fokus pada satu tokoh sederhana dengan bimbingan intensif dari guru
  • Proses: Murid yang percaya diri dapat tampil lebih dulu untuk memotivasi yang lain. Murid yang pemalu dapat bekerja dalam kelompok kecil atau berpasangan terlebih dahulu sebelum tampil
  • Produk: Murid dapat memilih bentuk eksplorasi sesuai kenyamanan: gerakan saja, suara saja, atau kombinasi gerakan dan suara. Murid yang sudah mahir dapat menambahkan properti sederhana

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid mendengar dongeng dan tokoh yang diingat
  • Observasi pengetahuan awal murid tentang konsep tokoh dan karakter

Proses:

  • Observasi saat murid mengidentifikasi tokoh dalam cerita
  • Observasi kemampuan murid meniru gerakan dan ekspresi
  • Observasi keterampilan murid mengeksplorasi karakter tokoh secara kreatif
  • Catatan tentang kolaborasi dalam kelompok

Akhir:

  • Penilaian penampilan eksplorasi karakter tokoh di depan kelas
  • Kemampuan murid menyebutkan kembali tokoh dan karakternya
  • Refleksi lisan murid tentang pengalaman belajar

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat mengamati cerita dan menyebutkan tokoh
  • Observasi kemampuan murid dalam mengeksplorasi gerakan dan ekspresi tokoh
  • Catatan anekdot tentang kreativitas dan keberanian murid

Sumatif:

  • Penilaian kinerja eksplorasi karakter tokoh menggunakan rubrik
  • Penilaian kemampuan menyebutkan tokoh dan karakternya di akhir pembelajaran

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan mengidentifikasi tokohBelum dapat menyebutkan tokoh dalam ceritaDapat menyebutkan 1 tokoh dengan bantuanDapat menyebutkan 2-3 tokoh secara mandiriDapat menyebutkan semua tokoh dan menjelaskan perbedaannya
Eksplorasi gerakan sesuai karakterBelum dapat bergerak sesuai karakter tokohDapat meniru gerakan sederhana dengan banyak bantuanDapat mengeksplorasi gerakan sesuai karakter dengan bimbingan minimalDapat mengeksplorasi gerakan dengan kreatif dan ekspresif sesuai karakter
Eksplorasi ekspresi wajahBelum menunjukkan ekspresi yang sesuai karakterDapat menunjukkan 1 ekspresi sederhana dengan bantuanDapat menunjukkan ekspresi yang sesuai karakterDapat menunjukkan ekspresi yang variatif dan sesuai karakter dengan percaya diri
Keberanian dan percaya diriBelum berani tampil atau mencobaBerani mencoba dengan dorongan kuatBerani tampil dengan sedikit doronganBerani tampil dengan percaya diri dan antusias

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah cerita yang saya pilih sesuai dengan tingkat pemahaman murid?
  • Bagaimana saya dapat memberikan dukungan lebih baik bagi murid yang masih pemalu?
  • Apa yang perlu saya tingkatkan dalam memfasilitasi eksplorasi kreatif murid?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah efektif?

Refleksi Murid:

  • Tokoh mana yang paling menyenangkan untuk diperagakan?
  • Apa yang kamu rasakan saat menjadi tokoh dalam cerita?
  • Apa yang paling sulit saat mencoba bergerak seperti tokoh?
  • Tokoh apa lagi yang ingin kamu coba perankan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Teater Kelas 1 Kurikulum Merdeka
  2. Buku dongeng atau cerita bergambar sederhana (Si Kancil, dongeng binatang)
  3. Gambar atau boneka tokoh cerita
  4. Ruang kelas atau aula yang cukup untuk bergerak
  5. Musik latar yang menggembirakan (opsional)
  6. Properti sederhana seperti syal, topi, atau aksesoris sederhana (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.