Modul AjarPertemuan 10Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Seni Teater Kelas 1: Bermain Pertunjukan: Mengombinasi Peran, Properti, dan Kostum

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Teater kelas 1 dengan topik "Bermain Pertunjukan: Mengombinasi Peran, Properti, dan Kostum". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Teater Kelas 1: Bermain Pertunjukan: Mengombinasi Peran, Properti, dan Kostum

Seni Teater - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

Seni Teater — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Bermain Pertunjukan: Mengombinasi Peran, Properti, dan Kostum

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Teater
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikBermain Pertunjukan: Mengombinasi Peran, Properti, dan Kostum
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengombinasi properti dan kostum yang dipilih dengan peran yang dimainkannya dalam adegan pertunjukan sederhana
  2. Murid dapat memainkan adegan sederhana dengan menampilkan gerak tubuh dan ekspresi sesuai peran yang dipilih

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian menonton pertunjukan teater atau cerita yang diperagakan?
  2. Apa saja yang dipakai oleh pemain untuk membuat perannya terlihat lebih nyata?
  3. Bagaimana cara kalian menunjukkan perasaan tokoh yang kalian perankan hanya dengan tubuh dan wajah?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid bernyanyi lagu anak yang ceria untuk menciptakan suasana gembira
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang bermain peran atau menonton pertunjukan
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: bermain pertunjukan dengan mengombinasi peran, properti, dan kostum
  • Guru menampilkan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid
  • Guru mengajak murid melakukan pemanasan tubuh sederhana (meregangkan tangan, kaki, dan leher) sambil bernyanyi

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan apa itu properti (benda yang digunakan pemain seperti topi, tas, tongkat) dan kostum (pakaian pemain) dengan menunjukkan contoh nyata
  • Guru mengajak murid mengamati berbagai properti dan kostum sederhana yang telah disiapkan (topi, syal, tas, tongkat, baju sederhana)
  • Murid secara berkelompok kecil (3-4 orang) memilih satu peran tokoh sederhana yang pernah mereka lihat (petani, dokter, guru, penjual, ibu, ayah)
  • Setiap kelompok berdiskusi dan memilih properti dan kostum yang sesuai dengan peran yang dipilih
  • Guru membimbing murid dengan pertanyaan: 'Mengapa properti ini cocok untuk peran ini?' untuk membangun kesadaran murid akan hubungan peran dan alat bantu

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok menyiapkan satu adegan sederhana (5-10 gerakan) yang menampilkan tokoh mereka dengan properti dan kostum yang telah dipilih
  • Murid berlatih menampilkan gerak tubuh dan ekspresi wajah yang sesuai dengan peran (misalnya: petani membungkuk menanam, dokter memeriksa pasien dengan stetoskop)
  • Guru berkeliling memberi umpan balik dan dorongan positif kepada setiap kelompok, membantu murid yang kesulitan mengekspresikan perannya
  • Setiap kelompok tampil bergantian di depan kelas memainkan adegan sederhana mereka selama 1-2 menit
  • Kelompok lain menjadi penonton yang menghargai dengan duduk tenang dan memberi tepuk tangan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah semua kelompok tampil, guru mengajak murid duduk melingkar untuk sesi refleksi
  • Guru memandu murid dengan pertanyaan: 'Bagaimana perasaan kalian saat bermain peran tadi?', 'Apa yang kalian pelajari tentang menggunakan properti dan kostum?'
  • Murid berbagi pengalaman mereka, apa yang mudah dan apa yang sulit saat mengombinasi peran dengan properti dan kostum
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas keberanian dan kreativitas mereka
  • Murid menuliskan atau menggambar satu hal yang mereka sukai dari kegiatan hari ini di kertas refleksi sederhana

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan menanyakan kembali apa yang telah dipelajari hari ini
  • Guru menyimpulkan pembelajaran bersama murid: properti dan kostum membantu kita memerankan tokoh dengan lebih jelas
  • Guru memberikan refleksi murid untuk diisi secara lisan atau gambar
  • Guru mengajak murid memberikan tepuk tangan untuk diri sendiri atas usaha hari ini
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid bernyanyi lagu penutup dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat memilih peran yang lebih kompleks dengan lebih banyak properti, sedangkan murid yang lambat dapat memilih peran sederhana dengan 1-2 properti saja
  • Proses: Murid yang percaya diri dapat tampil lebih dulu untuk membangun semangat, sedangkan murid yang pemalu diberi waktu lebih banyak untuk latihan dan dapat tampil berpasangan dengan teman yang percaya diri
  • Produk: Murid yang cepat dapat membuat adegan dengan 7-10 gerakan dan ekspresi variatif, sedangkan murid yang lambat dapat membuat adegan dengan 3-5 gerakan sederhana

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid bermain peran atau menonton pertunjukan
  • Mengamati pengetahuan awal murid tentang properti dan kostum dalam pertunjukan

Proses:

  • Observasi saat murid memilih dan mengombinasi properti dengan peran
  • Observasi saat murid berlatih dalam kelompok
  • Catatan anekdot tentang partisipasi dan kreativitas murid
  • Umpan balik langsung kepada murid yang membutuhkan bantuan

Akhir:

  • Penilaian penampilan adegan menggunakan rubrik
  • Refleksi lisan atau gambar tentang pembelajaran hari ini
  • Pertanyaan lisan: 'Apa yang kamu pelajari hari ini tentang bermain peran dengan properti dan kostum?'

Formatif:

  • Observasi selama proses pemilihan properti dan kostum
  • Observasi saat latihan dalam kelompok
  • Umpan balik lisan langsung kepada murid selama proses

Sumatif:

  • Penilaian penampilan adegan di depan kelas menggunakan rubrik
  • Penilaian kesesuaian properti dan kostum dengan peran
  • Penilaian gerak tubuh dan ekspresi saat bermain peran

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengombinasi properti dan kostum dengan peranMurid belum dapat memilih properti atau kostum yang sesuai dengan peranMurid dapat memilih 1 properti atau kostum yang sesuai dengan peran dengan bantuan guruMurid dapat memilih dan mengombinasi 2 properti atau kostum yang sesuai dengan peranMurid dapat memilih dan mengombinasi 3 atau lebih properti dan kostum yang sangat sesuai dengan peran secara kreatif
Menampilkan gerak tubuh sesuai peranMurid belum dapat menampilkan gerak tubuh yang sesuai dengan peranMurid dapat menampilkan 1-2 gerak tubuh sederhana yang sesuai dengan peran dengan bantuanMurid dapat menampilkan 3-5 gerak tubuh yang sesuai dengan peranMurid dapat menampilkan lebih dari 5 gerak tubuh yang variatif dan sangat sesuai dengan peran
Menampilkan ekspresi wajah sesuai peranMurid belum dapat menampilkan ekspresi wajahMurid dapat menampilkan 1 ekspresi wajah sederhana dengan bimbinganMurid dapat menampilkan 2-3 ekspresi wajah yang sesuai dengan peranMurid dapat menampilkan beragam ekspresi wajah yang jelas dan sangat sesuai dengan emosi peran
Kepercayaan diri saat tampilMurid sangat ragu dan tidak mau tampilMurid mau tampil tetapi masih sangat malu dan suara tidak terdengarMurid tampil dengan cukup percaya diri, suara mulai terdengarMurid tampil dengan sangat percaya diri, suara jelas, dan ekspresi penuh semangat

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan bermain peran?
  • Apakah properti dan kostum yang disediakan cukup dan sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apakah ada murid yang memerlukan pendampingan khusus dalam mengekspresikan peran?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya untuk meningkatkan kepercayaan diri murid?
  • Bagaimana saya dapat membuat murid yang pemalu lebih berani tampil?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanmu saat bermain peran tadi?
  • Apa yang paling kamu sukai dari kegiatan hari ini?
  • Apa yang menurutmu paling sulit saat bermain peran?
  • Properti dan kostum apa yang paling membantu peranmu?
  • Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang bermain teater?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Teater untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi)
  2. Properti sederhana: topi, syal, tas, tongkat, kacamata, topi petani, topi dokter
  3. Kostum sederhana: baju sederhana, jaket, celemek, kain
  4. Ruang kelas atau aula yang cukup luas untuk bermain peran
  5. Musik latar instrumental yang ceria untuk pemanasan (opsional)
  6. Kertas dan pensil warna untuk refleksi murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.