Modul AjarPertemuan 12Bab 2Fase CSemester 2

Modul Ajar Seni Tari Kelas 5: Asesmen Sumatif Bab 2 — Desain Kelompok dalam Tari Tradisi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Tari kelas 5 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 2 — Desain Kelompok dalam Tari Tradisi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Tari Kelas 5: Asesmen Sumatif Bab 2 — Desain Kelompok dalam Tari Tradisi

Seni Tari - Kelas 5

Bab 2 - Pertemuan 12

MODUL AJAR

Seni Tari — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 2 — Desain Kelompok dalam Tari Tradisi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Tari
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikAsesmen Sumatif Bab 2 — Desain Kelompok dalam Tari Tradisi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjawab soal kognitif tentang desain kelompok dan unsur pendukung tari tradisi dengan benar.
  2. Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang kerja sama dan peran aktif dalam kelompok melalui refleksi tertulis yang runtut dan bermakna.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Dari semua kegiatan tari tradisi yang sudah kita lakukan di Bab 2, bagian mana yang paling kamu ingat dan kenapa?
  2. Kalau kamu harus menjelaskan perbedaan desain kelompok serempak, berimbang, dan selang-seling kepada temanmu yang belum belajar, kamu akan mulai dari mana?
  3. Saat berlatih bersama kelompok, apa satu hal yang kamu pelajari tentang dirimu sendiri sebagai anggota tim?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dan mengajak berdoa bersama untuk mengawali kegiatan.
  • Guru menjelaskan bahwa hari ini adalah pertemuan asesmen sumatif Bab 2 — bukan ujian yang menakutkan, melainkan kesempatan untuk menunjukkan apa yang sudah dipelajari.
  • Guru menyampaikan dua kegiatan hari ini: (1) tes soal kognitif tentang materi Bab 2, dan (2) refleksi tertulis tentang pengalaman kerja sama dalam kelompok.
  • Asesmen Awal — Guru mengajukan 1–2 pertanyaan lisan pemantik secara cepat ('hands up') untuk mengecek kesiapan kognitif murid: 'Siapa yang masih ingat tiga jenis desain kelompok dalam tari?' dan 'Apa saja unsur pendukung tari yang sudah kita pelajari?'. Respons digunakan sebagai gambaran kesiapan, bukan nilai.
  • Guru memastikan kondisi ruang kelas kondusif: meja tertata rapi, lembar soal belum dibagikan, murid sudah siap dengan alat tulis.
  • Guru menyampaikan petunjuk teknis pengerjaan: waktu pengerjaan soal kognitif ±30 menit, dilanjutkan refleksi tertulis ±20 menit, serta tata tertib selama asesmen (tenang, mandiri, tidak bekerja sama untuk soal kognitif).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan lembar soal kognitif sumatif kepada setiap murid.
  • Guru membacakan petunjuk umum pengerjaan soal dengan jelas: jumlah soal, bentuk soal (pilihan ganda dan/atau isian singkat), dan cara menuliskan jawaban.
  • Murid diberikan waktu 2 menit untuk membaca seluruh soal secara menyeluruh sebelum mulai menjawab — ini membantu mereka memahami sebaran pertanyaan dan mengatur waktu.
  • Guru mengingatkan murid untuk membaca setiap soal dengan teliti sebelum menjawab, terutama soal yang berisi gambar formasi atau deskripsi tari.

Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid mengerjakan soal kognitif sumatif secara mandiri dalam waktu ±30 menit. Soal mencakup: (a) konsep desain kelompok — serempak (unison), berimbang (balance), selang-seling (alternate); (b) unsur pendukung tari tradisi — musik iringan, properti, tata rias, dan busana; (c) contoh penerapan desain kelompok pada tari tradisi yang telah dipelajari.
  • Guru berkeliling dengan tenang untuk memastikan kondisi tertib dan memberikan klarifikasi apabila ada soal yang kurang dipahami secara redaksional (bukan memberi petunjuk jawaban).
  • Setelah waktu soal kognitif selesai, guru meminta murid meletakkan lembar jawaban di pojok meja dan membagikan lembar refleksi tertulis.
  • Murid mengisi lembar refleksi tertulis selama ±20 menit. Lembar refleksi berisi panduan: (1) Ceritakan peran aktif yang kamu lakukan saat berlatih tari bersama kelompok. (2) Tuliskan satu momen kerja sama yang berhasil dan satu tantangan yang kamu hadapi saat bekerja dalam kelompok. (3) Apa yang ingin kamu lakukan lebih baik jika diberi kesempatan berlatih tari tradisi lagi?
  • Guru mengingatkan bahwa refleksi tertulis bukan tentang benar-salah, melainkan tentang kejujuran dalam menggambarkan pengalaman belajar — sehingga murid merasa aman untuk menulis dengan terbuka.

Merefleksi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setelah semua lembar dikumpulkan, guru mengajak murid duduk melingkar atau dalam formasi setengah lingkaran selama 5–7 menit untuk sesi berbagi singkat.
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi lisan secara sukarela: 'Siapa yang mau berbagi — hal apa dari Bab 2 yang paling berkesan buat kamu?' Murid yang ingin berbagi dipersilakan, tidak dipaksa.
  • Guru merangkum secara lisan poin-poin utama materi Bab 2 (desain kelompok dan unsur pendukung tari) dalam 2–3 kalimat sebagai penguatan akhir, mengapresiasi kerja keras murid sepanjang bab ini.
  • Guru mengajak murid melakukan afirmasi diri: 'Saya sudah belajar keras di Bab 2. Saya bangga dengan usaha saya.' (diucapkan bersama-sama dengan nada santai dan menyenangkan).

Penutup:

  • Guru mengumpulkan seluruh lembar jawaban soal kognitif dan lembar refleksi tertulis.
  • Guru menyampaikan apresiasi kepada seluruh murid atas keseriusan dan kejujuran dalam mengerjakan asesmen hari ini.
  • Guru memberikan gambaran singkat tentang tindak lanjut: hasil asesmen akan dikembalikan dengan umpan balik tertulis pada pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengingatkan murid bahwa tari tradisi adalah warisan budaya yang perlu dijaga dan dicintai.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang masih kesulitan memahami soal tertulis: guru dapat membacakan soal secara lisan secara pelan-pelan jika diperlukan, tanpa memberi petunjuk jawaban. Jumlah soal tidak dikurangi, namun guru dapat menandai soal prioritas yang wajib dijawab terlebih dahulu.
  • Proses: Murid yang lebih cepat menyelesaikan soal kognitif dipersilakan langsung melanjutkan ke lembar refleksi tertulis tanpa menunggu instruksi tambahan. Murid yang membutuhkan waktu lebih untuk refleksi diberikan perpanjangan waktu hingga 5 menit tanpa tekanan.
  • Produk: Untuk refleksi tertulis: murid yang kesulitan menulis paragraf panjang diizinkan menjawab dalam bentuk poin-poin singkat atau menggunakan gambar sederhana yang dilengkapi keterangan kata kunci. Murid yang ingin mengekspresikan refleksi lebih dalam diizinkan menulis lebih dari panduan minimal yang diberikan.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan 2 pertanyaan lisan secara cepat di awal Pendahuluan ('hands up'): 'Siapa yang masih ingat tiga jenis desain kelompok?' dan 'Apa saja unsur pendukung tari yang sudah kita pelajari?'. Tujuannya untuk mengecek kesiapan kognitif murid sebelum mengerjakan soal, bukan untuk memberi nilai. Guru mencatat secara informal apakah mayoritas murid sudah siap atau perlu pengantar singkat.

Proses:

  • Guru berkeliling memantau pengerjaan soal kognitif: mengamati apakah murid mengerjakan secara mandiri, membaca soal dengan teliti, dan tidak mengalami kebingungan teknis.
  • Guru mengamati proses penulisan refleksi: apakah murid menulis dengan tekun, apakah ada yang tampak bingung dengan panduan refleksi (guru dapat memberikan klarifikasi lisan tanpa mengarahkan isi jawaban).
  • Selama sesi berbagi lisan di tahap Merefleksi, guru mencatat secara informal kualitas pemahaman dan ekspresi refleksi murid sebagai bahan umpan balik.

Akhir:

  • Soal kognitif sumatif: dinilai berdasarkan ketepatan jawaban murid tentang konsep desain kelompok dan unsur pendukung tari tradisi sesuai rubrik penskoran.
  • Lembar refleksi tertulis: dinilai berdasarkan rubrik aspek isi refleksi (kejelasan cerita peran aktif, identifikasi kerja sama dan tantangan, serta rencana perbaikan diri) menggunakan 4 level perkembangan.

Formatif:

  • Observasi kesiapan dan ketenangan murid saat mengerjakan soal (dipantau guru saat berkeliling).
  • Pertanyaan lisan pemantik di awal sebagai cek cepat kesiapan kognitif (tidak dicatat sebagai nilai).
  • Pantauan proses pengisian lembar refleksi: apakah murid menulis dengan serius dan runtut.

Sumatif:

  • Tes soal kognitif tertulis tentang desain kelompok (serempak, berimbang, selang-seling) dan unsur pendukung tari tradisi (musik, properti, tata rias, busana).
  • Lembar refleksi tertulis tentang kerja sama dan peran aktif murid dalam kelompok selama Bab 2.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penguasaan Konsep Desain Kelompok (Soal Kognitif)Murid tidak dapat membedakan ketiga jenis desain kelompok (serempak, berimbang, selang-seling) dan jawabannya banyak keliru atau tidak dijawab.Murid dapat mengidentifikasi 1–2 jenis desain kelompok dengan benar namun masih keliru dalam menjelaskan ciri-cirinya.Murid dapat membedakan ketiga jenis desain kelompok dengan benar dan mampu mencocokkan dengan contoh tari tradisi yang dipelajari.Murid dapat membedakan ketiga jenis desain kelompok dengan tepat, menjelaskan ciri-cirinya secara rinci, dan mengaitkannya dengan contoh konkret dari tari tradisi yang dipelajari.
Penguasaan Konsep Unsur Pendukung Tari Tradisi (Soal Kognitif)Murid tidak dapat menyebutkan unsur pendukung tari tradisi atau jawabannya tidak relevan.Murid dapat menyebutkan 1–2 unsur pendukung tari (misal: musik atau properti) namun belum dapat menjelaskan fungsinya.Murid dapat menyebutkan minimal 3 unsur pendukung tari (musik, properti, tata rias, busana) dan menjelaskan fungsi salah satunya.Murid dapat menyebutkan seluruh unsur pendukung tari dan menjelaskan fungsi masing-masing dengan mengaitkan pada tari tradisi yang dipelajari di kelas.
Refleksi Peran Aktif dalam Kelompok (Lembar Refleksi Tertulis)Murid tidak menuliskan peran aktifnya dalam kelompok atau hanya menulis kalimat sangat umum tanpa deskripsi konkret (misal: 'saya ikut menari saja').Murid menuliskan peran aktifnya secara singkat namun deskripsi masih terbatas pada satu aspek dan kurang spesifik.Murid mendeskripsikan peran aktifnya dalam kelompok dengan cukup jelas, menyebutkan satu momen kerja sama yang berhasil dan satu tantangan yang dihadapi.Murid mendeskripsikan peran aktifnya secara rinci dan jujur, menjelaskan satu momen kerja sama yang berhasil, satu tantangan yang dihadapi, serta menuliskan rencana konkret yang ingin dilakukan lebih baik ke depan.
Kemandirian dalam Proses AsesmenMurid tidak dapat mengerjakan soal maupun refleksi secara mandiri dan terus bergantung pada bantuan orang lain atau melihat pekerjaan teman.Murid berusaha mengerjakan secara mandiri namun masih sesekali tampak ragu dan memerlukan dorongan dari guru untuk melanjutkan.Murid mengerjakan soal dan refleksi secara mandiri dengan tenang dan fokus hingga selesai.Murid mengerjakan seluruh soal dan refleksi secara mandiri, mengelola waktu dengan baik, dan menunjukkan sikap percaya diri serta tekun sepanjang proses asesmen.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah alokasi waktu antara soal kognitif (±30 menit) dan refleksi tertulis (±20 menit) sudah cukup dan proporsional untuk murid kelas 5?
  • Apakah soal kognitif yang diberikan sudah mengukur pemahaman konseptual secara adil — tidak terlalu mudah maupun terlalu sulit untuk level Fase C?
  • Apakah panduan refleksi tertulis sudah cukup jelas sehingga murid dapat mengisinya secara mandiri tanpa bingung?
  • Murid mana yang perlu mendapat perhatian dan umpan balik lebih intensif berdasarkan hasil asesmen hari ini?
  • Apakah suasana asesmen hari ini kondusif dan tidak menciptakan kecemasan berlebihan pada murid?

Refleksi Murid:

  • Soal mana yang paling mudah dan paling sulit kamu jawab hari ini? Mengapa?
  • Apakah kamu merasa sudah memahami materi Bab 2 (desain kelompok dan unsur pendukung tari) dengan baik sebelum mengerjakan soal hari ini?
  • Dari pengalaman kerja sama dalam kelompok selama Bab 2, apa satu hal yang benar-benar kamu pelajari tentang dirimu sendiri?
  • Jika kamu bisa mengulang satu bagian dari Bab 2, bagian mana yang ingin kamu pelajari lebih dalam dan kenapa?

SUMBER BELAJAR

  1. Lembar soal kognitif sumatif Bab 2 (disiapkan guru, mencakup materi desain kelompok dan unsur pendukung tari tradisi)
  2. Lembar refleksi tertulis (disiapkan guru dengan panduan pertanyaan terstruktur)
  3. Buku Panduan Guru Seni Tari untuk SD/MI Kelas V Edisi Revisi (Kemendikbud)
  4. Buku Siswa Seni Tari Kelas 5 (referensi materi Bab 2 — Desain Kelompok dalam Tari Tradisi)
  5. Alat tulis (pensil/pulpen) untuk setiap murid
  6. Papan tulis atau tayangan slide (opsional) untuk menampilkan petunjuk teknis pengerjaan soal

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.