MODUL AJAR Seni Tari — Kelas 5 (Fase C) Topik: Asesmen Sumatif Bab 1 — Keragaman Bentuk Tari Tradisi dan Unsur Pendukungnya INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Seni Tari |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif Bab 1 — Keragaman Bentuk Tari Tradisi dan Unsur Pendukungnya |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang keragaman bentuk tari tradisi melalui tes tertulis dengan menjawab pertanyaan tentang ciri khas, bentuk penyajian, dan unsur pendukung tari tradisi dari berbagai daerah.
- Murid dapat mengidentifikasi dan mengklasifikasikan unsur pendukung tari (gerak, iringan, kostum, tata rias, properti, dan pola lantai) dalam tari tradisi secara tertulis maupun lisan.
- Murid dapat menunjukkan kemampuan merefleksikan pengalaman belajar tari tradisi dengan menilai keunikan gerak dan unsur pendukung pada karya tari yang diamati, serta menghargai hasil pencapaian diri sendiri dan orang lain.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Dari semua tari tradisi yang sudah kita pelajari di Bab 1, mana yang paling kamu ingat, dan apa yang membuatnya begitu unik menurutmu?
- Bayangkan kamu adalah seorang peneliti tari — bukti apa saja yang kamu gunakan untuk membuktikan bahwa dua tari tradisi berbeda itu benar-benar berbeda?
- Kalau kamu harus menjelaskan 'unsur pendukung tari' kepada adik kelas, kira-kira kamu akan mulai dari mana?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru menyambut murid dan mengondisikan kelas agar tenang dan siap mengikuti asesmen sumatif.
- Guru membuka dengan mengajak murid mengambil napas dalam tiga kali bersama — momen mindful singkat untuk menenangkan rasa gugup sebelum asesmen.
- Guru menyampaikan tujuan pertemuan secara jelas: 'Hari ini kita akan menunjukkan semua yang sudah kita pelajari di Bab 1 tentang tari tradisi dan unsur pendukungnya, melalui tes tertulis dan praktik singkat.'
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat secara lisan: mengajukan 2 pertanyaan pemantik untuk memeriksa kesiapan dan kepercayaan diri murid, bukan untuk dinilai.
- Guru menjelaskan alur kegiatan asesmen: bagian pertama tes tertulis (±25 menit), bagian kedua demonstrasi/praktik singkat (±20 menit), dan bagian ketiga refleksi bersama (±10 menit).
- Guru mengingatkan murid bahwa asesmen ini adalah kesempatan untuk menunjukkan pertumbuhan belajar mereka, bukan sekadar ujian benar/salah.
- Guru membagikan lembar soal tes tertulis dan memastikan semua murid memahami petunjuk pengerjaan.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengerjakan tes tertulis secara mandiri selama ±25 menit. Soal mencakup: (a) 10 soal pilihan ganda tentang keragaman bentuk tari tradisi dari berbagai daerah; (b) 5 soal isian singkat tentang pengertian dan fungsi unsur pendukung tari (gerak, iringan, kostum, tata rias, properti, pola lantai); (c) 2 soal uraian — mendeskripsikan ciri khas satu tari tradisi pilihan dan mengidentifikasi minimal 3 unsur pendukungnya.
- Guru berkeliling memantau ketertiban dan memastikan murid mengerjakan secara mandiri, memberikan motivasi nonverbal (anggukan, senyum) kepada murid yang terlihat kesulitan.
- Setelah waktu habis, murid mengumpulkan lembar jawaban tertulis kepada guru.
- Guru memberikan jeda aktif 2 menit: murid berdiri dan melakukan gerakan peregangan ringan terinspirasi gerak tari tradisi (misal: gerakan tangan seperti tari Saman atau langkah kaki seperti tari Tor-Tor) untuk menyegarkan pikiran sebelum bagian praktik.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid melakukan demonstrasi praktik singkat secara bergantian atau secara bersamaan (disesuaikan kondisi kelas). Tugas praktik: menampilkan rangkaian gerak pendek (minimal 4–6 hitungan) dari salah satu tari tradisi yang telah dipelajari di Bab 1, lalu menyebutkan secara lisan minimal 2 unsur pendukung yang terlihat dalam penampilannya.
- Guru menggunakan lembar observasi/rubrik praktik untuk menilai: ketepatan gerak, kepercayaan diri saat tampil, dan kemampuan menyebutkan unsur pendukung.
- Murid yang belum siap tampil dapat memilih opsi alternatif: menjelaskan secara lisan tentang satu tari tradisi pilihan (deskripsi gerak, iringan, kostum, dan makna) tanpa harus mendemonstrasikan gerak secara penuh — ini bentuk diferensiasi produk.
- Selama murid lain tampil, murid yang menonton diminta mencatat satu hal unik yang mereka amati dari penampilan temannya (mendorong keterlibatan aktif dan penghargaan antarsesama).
- Guru memberikan apresiasi verbal singkat setelah setiap penampilan untuk menciptakan suasana yang aman dan menggembirakan.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):- Murid mengisi 'Kartu Refleksi Belajar' (selembar kertas kecil) dengan menjawab tiga pertanyaan: (1) Apa yang paling aku pahami dari Bab 1 tentang tari tradisi? (2) Unsur pendukung tari mana yang menurutku paling menarik dan mengapa? (3) Apa satu hal yang masih ingin aku pelajari lebih lanjut tentang tari tradisi?
- Guru mengajak murid berbagi jawaban kartu refleksi secara sukarela — 2–3 murid menyampaikan pendapatnya di depan kelas.
- Guru menegaskan pentingnya menghargai keberagaman tari tradisi Indonesia sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya bangsa, mengaitkan dengan nilai Kewargaan.
- Murid menerima satu catatan positif dari guru atau teman (melalui 'lembar apresiasi singkat') tentang satu kekuatan yang terlihat selama asesmen hari ini, membangun kesadaran akan pencapaian diri.
Penutup:- Guru merangkum secara singkat cakupan Bab 1 yang telah diasesmen: keragaman bentuk tari tradisi, unsur pendukung tari, ciri khas dari berbagai daerah.
- Guru menyampaikan apresiasi kepada seluruh murid atas usaha dan keberanian mereka dalam menunjukkan kemampuan hari ini.
- Guru menginformasikan bahwa hasil asesmen akan dikembalikan dengan umpan balik tertulis, dan murid akan mendapat kesempatan untuk melihat perkembangan belajarnya.
- Murid diminta menyimpan Kartu Refleksi Belajar di portofolio mereka sebagai bukti proses belajar.
- Guru menutup kelas dengan mengajak murid mengucapkan satu kata yang mewakili perasaan mereka setelah asesmen hari ini (misalnya: 'lega', 'bangga', 'semangat') — aktivitas penutup yang cepat dan menggembirakan.
- Guru menutup pembelajaran dengan salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang memerlukan dukungan tambahan dapat menggunakan kartu bantu bergambar yang berisi daftar nama tari tradisi beserta gambar kostum dan propertinya sebagai referensi visual saat mengerjakan tes tertulis (bukan jawaban langsung, melainkan pemantik ingatan). Murid yang sudah sangat siap diberikan soal uraian pengayaan: membandingkan dua tari tradisi dari daerah berbeda dan menganalisis persamaan serta perbedaan unsur pendukungnya.
- Proses: Murid yang membutuhkan lebih banyak waktu diperbolehkan menyelesaikan tes tertulis dalam durasi yang sedikit lebih fleksibel (guru menyesuaikan). Untuk bagian praktik, murid yang memiliki keterbatasan fisik atau rasa cemas tampil tinggi dapat menyampaikan penjelasan lisan tentang tari tradisi pilihan mereka tanpa demonstrasi gerak penuh.
- Produk: Murid dapat memilih cara menunjukkan pemahaman pada bagian praktik: (a) mendemonstrasikan gerak tari sambil menyebutkan unsur pendukungnya, (b) menjelaskan secara lisan dengan menunjuk gambar/foto tari tradisi, atau (c) membuat sketsa/gambar singkat yang melabeli unsur pendukung tari pilihan mereka (bagi murid yang sangat kesulitan gerakan fisik).
ASESMENAwal:- Guru mengajukan 2 pertanyaan lisan di awal kelas (tidak dinilai): 'Dari semua tari tradisi yang kita pelajari, mana yang paling kamu ingat?' dan 'Coba sebutkan satu unsur pendukung tari yang kamu ingat!' — bertujuan memeriksa kesiapan dan kepercayaan diri murid sebelum asesmen dimulai.
- Guru mengamati respons murid secara cepat untuk mengidentifikasi apakah ada murid yang tampak sangat tidak siap atau cemas, sehingga guru dapat memberikan dukungan awal sebelum tes dimulai.
Proses:- Observasi kemandirian dan keterlibatan murid selama pengerjaan tes tertulis menggunakan catatan singkat guru.
- Penilaian unjuk kerja/praktik menggunakan lembar rubrik yang memuat aspek ketepatan gerak, pengetahuan unsur pendukung, dan kepercayaan diri.
- Pengamatan terhadap catatan murid saat menonton penampilan teman — menunjukkan kemampuan mengidentifikasi keunikan tari tradisi secara langsung.
Akhir:- Tes tertulis individu yang mencakup seluruh materi Bab 1: bentuk dan keragaman tari tradisi, unsur pendukung tari, serta ciri khas tari tradisi dari berbagai daerah.
- Demonstrasi praktik individu: menampilkan gerak tari tradisi dan menjelaskan unsur pendukungnya secara lisan.
- Kartu Refleksi Belajar sebagai bukti proses metakognisi murid — menjadi bagian dari portofolio belajar Bab 1.
Formatif:- Observasi guru selama tes tertulis: memantau keterlibatan, kemandirian, dan ekspresi murid (apakah tampak bingung atau percaya diri) tanpa mengganggu proses.
- Lembar observasi praktik: guru mencatat ketepatan gerak, kepercayaan diri, dan kemampuan verbal murid saat menyebutkan unsur pendukung tari.
- Kartu Refleksi Belajar: digunakan guru untuk memahami pemahaman murid, hal yang masih ingin mereka pelajari, dan perasaan mereka tentang proses belajar di Bab 1.
Sumatif:- Tes tertulis: 10 soal pilihan ganda, 5 soal isian singkat, dan 2 soal uraian tentang keragaman bentuk tari tradisi dan unsur pendukungnya.
- Demonstrasi/praktik: murid menampilkan gerak tari tradisi pendek dan menyebutkan unsur pendukungnya, dinilai menggunakan rubrik 4 level.
- Gabungan nilai tertulis (bobot 60%) dan nilai praktik (bobot 40%) menjadi nilai sumatif Bab 1.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pengetahuan tentang Keragaman Tari Tradisi (Tertulis) | Murid tidak dapat menjawab pertanyaan tentang keragaman tari tradisi atau jawaban tidak relevan dengan materi. | Murid dapat menjawab sebagian kecil pertanyaan dengan benar (menyebutkan nama tari tradisi) namun belum dapat menjelaskan ciri khasnya. | Murid dapat menjawab sebagian besar pertanyaan dengan benar dan mampu menjelaskan ciri khas tari tradisi dari beberapa daerah. | Murid dapat menjawab seluruh pertanyaan dengan tepat dan mampu menganalisis serta membandingkan ciri khas tari tradisi dari berbagai daerah secara rinci. | | Identifikasi Unsur Pendukung Tari (Tertulis dan Lisan) | Murid tidak dapat menyebutkan atau mengidentifikasi unsur pendukung tari dalam tari tradisi. | Murid dapat menyebutkan 1–2 unsur pendukung tari namun belum dapat menjelaskan fungsi atau perannya dalam tari tradisi. | Murid dapat mengidentifikasi 3–4 unsur pendukung tari dan menjelaskan fungsi serta perannya dalam tari tradisi yang dipelajari. | Murid dapat mengidentifikasi semua unsur pendukung tari (gerak, iringan, kostum, tata rias, properti, pola lantai), menjelaskan fungsinya, dan mengaitkannya dengan makna atau konteks budaya tari tradisi tersebut. | | Demonstrasi Gerak Tari Tradisi (Praktik) | Murid tidak dapat menampilkan gerak tari tradisi atau gerakan yang ditampilkan tidak mencerminkan tari tradisi yang dipelajari. | Murid dapat menampilkan sebagian gerak tari tradisi namun belum sesuai dengan hitungan atau ciri khas tari yang dipilih. | Murid dapat menampilkan rangkaian gerak tari tradisi dengan cukup tepat dan percaya diri sesuai dengan ciri khas tari yang dipilih. | Murid dapat menampilkan rangkaian gerak tari tradisi dengan tepat, percaya diri, ekspresif, dan dapat menjelaskan makna atau keunikan gerak yang ditampilkan. | | Refleksi dan Penghargaan terhadap Pencapaian Diri | Murid tidak dapat mengisi kartu refleksi atau tidak menunjukkan kesadaran tentang proses belajarnya sendiri. | Murid mengisi kartu refleksi dengan jawaban singkat dan umum, belum menunjukkan kemampuan menilai kekuatan dan kelemahan belajarnya. | Murid mengisi kartu refleksi dengan jawaban yang jelas, menunjukkan kesadaran tentang apa yang sudah dipahami dan apa yang masih perlu dipelajari. | Murid mengisi kartu refleksi secara mendalam, menunjukkan kemampuan menilai pencapaian diri, menghargai proses belajar, dan mengungkapkan rencana atau pertanyaan lanjutan yang bermakna. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah instrumen tes tertulis yang saya gunakan sudah mengukur pemahaman murid tentang keragaman tari tradisi dan unsur pendukungnya secara komprehensif?
- Bagaimana kepercayaan diri murid saat melakukan demonstrasi praktik? Apakah ada murid yang tampak tidak siap — dan apa yang bisa saya lakukan lebih baik dalam mempersiapkan mereka di bab berikutnya?
- Apakah diferensiasi yang saya terapkan hari ini (kartu bantu visual, pilihan produk) sudah cukup membantu murid dengan kebutuhan beragam untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya?
- Apa pola kesalahan yang paling sering muncul di tes tertulis? Materi apa yang perlu saya perkuat di awal Bab 2?
Refleksi Murid:- Apa yang paling aku banggakan dari usahaku dalam asesmen hari ini — baik di tes tertulis maupun saat praktik?
- Unsur pendukung tari atau bentuk tari tradisi mana yang masih terasa sulit atau membingungkan bagiku? Apa yang bisa aku lakukan untuk memahaminya lebih baik?
- Bagaimana perasaanku ketika menampilkan gerak tari di depan teman-teman? Apa yang ingin aku perbaiki lain kali?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Seni Tari Kelas 5 SD — Kurikulum Merdeka (Kemendikbudristek)
- Buku Panduan Guru Seni Tari Kelas 5 SD — Kurikulum Merdeka (Kemendikbudristek)
- Lembar soal tes tertulis Bab 1 (disiapkan guru, mencakup pilihan ganda, isian singkat, dan uraian)
- Lembar rubrik penilaian praktik (disiapkan guru)
- Kartu Refleksi Belajar (selembar kertas A5, disiapkan guru)
- Kartu bantu bergambar tari tradisi (untuk diferensiasi — gambar kostum, properti, dan nama tari dari berbagai daerah)
- Video pendek referensi tari tradisi (opsional, untuk apersepsi jika tersedia proyektor/layar di kelas)
- Papan tulis dan spidol/kapur untuk mencatat poin kunci saat penutup
|