Modul AjarPertemuan 7Bab 3Fase BSemester 2

Modul Ajar Seni Tari Kelas 4: Gladi Bersih Tari Fabel Kelompok

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Tari kelas 4 dengan topik "Gladi Bersih Tari Fabel Kelompok". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Tari Kelas 4: Gladi Bersih Tari Fabel Kelompok

Seni Tari - Kelas 4

Bab 3 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Seni Tari — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Gladi Bersih Tari Fabel Kelompok

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Tari
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikGladi Bersih Tari Fabel Kelompok
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu memeragakan tari fabel secara utuh dengan memperhatikan level, arah hadap, dan kerja sama kelompok.
  2. Murid mampu memberikan masukan perbaikan pada penampilan kelompok lain.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang membuat penampilan tari kelompok terlihat kompak dan indah di mata penonton?
  2. Menurutmu, bagian mana dari tari fabel yang paling sulit dilakukan bersama kelompok, dan bagaimana cara mengatasinya?
  3. Jika kamu menjadi penonton, apa hal pertama yang kamu perhatikan saat melihat penampilan tari kelompok?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyambut murid, memeriksa kesiapan ruang dan properti tari (kostum/aksesoris sederhana bila ada).
  • Murid melakukan pemanasan fisik ringan: stretching kepala, bahu, pinggang, dan kaki selama ±3 menit dipandu guru.
  • Guru menyampaikan tujuan pertemuan: hari ini adalah gladi bersih, setiap kelompok akan tampil penuh, lalu saling memberi masukan.
  • Asesmen awal: guru bertanya lisan, 'Siapa yang masih ingat berapa level gerak yang ada dalam tari kalian? Tunjukkan satu contoh!' — guru mengamati respons untuk mengecek kesiapan.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik dan mengajak murid berpikir sejenak sebelum menjawab.
  • Guru menjelaskan alur kegiatan: latihan mandiri kelompok (10 menit) → penampilan gladi bersih bergiliran → sesi umpan balik antarkelompok → refleksi bersama.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengingatkan kembali tiga elemen utama yang harus tampak dalam gladi bersih: (1) variasi level gerak (rendah, sedang, tinggi), (2) kekompakan perubahan arah hadap, dan (3) kerja sama kelompok.
  • Guru menampilkan atau mendeskripsikan secara lisan dua contoh pendek: penampilan yang kurang kompak versus yang kompak, lalu bertanya, 'Apa perbedaan yang kalian lihat/bayangkan?'
  • Murid dalam kelompok mendiskusikan selama 3 menit: bagian mana dari tari fabel mereka yang perlu diperkuat sebelum tampil.
  • Setiap kelompok menyepakati satu 'fokus perbaikan' yang akan diperhatikan saat gladi bersih berlangsung (ditulis singkat di kertas kecil atau diingat bersama).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Kelompok diberi waktu 10 menit latihan mandiri: mereka berlatih bagian yang dianggap perlu diperbaiki, guru berkeliling memberi dorongan dan catatan singkat tanpa menghentikan latihan.
  • Gladi bersih dimulai: setiap kelompok tampil secara bergiliran memeragakan tari fabel secara utuh (±2–3 menit per kelompok). Kelompok lain menjadi penonton aktif.
  • Selama penampilan berlangsung, kelompok penonton mengamati menggunakan 'Lembar Pengamatan Teman' (3 kolom: Hal yang sudah bagus | Yang perlu diperbaiki | Saran konkret). Guru memandu singkat cara mengisi sebelum penampilan pertama dimulai.
  • Guru mengamati dan mencatat perkembangan tiap kelompok pada lembar observasi kinerja (aspek: level, arah hadap, kerja sama).
  • Setelah semua kelompok tampil, diadakan sesi umpan balik: satu perwakilan tiap kelompok menyampaikan satu hal bagus dan satu saran perbaikan untuk kelompok yang ditunjuk, menggunakan bahasa yang santun dan membangun.
  • Guru memfasilitasi agar masukan tetap fokus pada aspek tari (level, arah hadap, kerja sama), bukan pada penampilan pribadi.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mendapat waktu 3 menit untuk mendiskusikan masukan yang diterima: mana yang akan diterapkan dan bagaimana caranya.
  • Perwakilan kelompok menyampaikan satu keputusan perbaikan yang akan dilakukan pada penampilan akhir (pertemuan berikutnya).
  • Murid secara individu mengisi 'Kartu Refleksi Diri' (3 pertanyaan singkat: Apa yang sudah aku lakukan dengan baik? Apa yang masih perlu aku latih? Bagaimana perasaanku hari ini saat tampil bersama kelompok?).
  • Guru mengumpulkan lembar pengamatan teman dan kartu refleksi sebagai bahan asesmen proses.

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi verbal kepada seluruh kelompok atas usaha dan keberanian tampil dalam gladi bersih.
  • Guru merangkum poin-poin perbaikan umum yang akan menjadi fokus latihan berikutnya.
  • Murid melakukan pendinginan ringan: pernapasan dalam 3x sambil berdiri tegak.
  • Guru menyampaikan pesan motivasi: 'Gladi bersih bukan tentang sempurna, tapi tentang belajar bersama. Masukan hari ini adalah hadiah untuk penampilan terbaik kalian.'
  • Guru menginformasikan kegiatan pertemuan berikutnya (penampilan final) dan mengingatkan murid untuk berlatih di rumah sesuai perbaikan yang disepakati.
  • Salam penutup dan doa.

Diferensiasi:

  • Konten: Kelompok yang sudah menguasai gerak dasar dapat menambahkan variasi ekspresi wajah atau properti sederhana sesuai karakter fabel. Kelompok yang masih kesulitan cukup berfokus pada kekompakan arah hadap dan transisi level.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan ekstra mendapat bimbingan langsung dari guru selama sesi latihan mandiri (10 menit). Murid yang lebih cepat memahami dapat berperan sebagai 'asisten latihan' untuk membantu teman dalam kelompok mereka sendiri.
  • Produk: Lembar Pengamatan Teman dapat diisi dalam bentuk kalimat pendek bagi murid yang sudah lancar menulis, atau dalam bentuk simbol/gambar (bintang = bagus, anak panah = perlu diperbaiki) bagi murid yang masih membutuhkan dukungan literasi.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan di pendahuluan: guru meminta murid menyebutkan level gerak yang ada dalam tari fabel mereka dan mendemonstrasikan satu contoh.
  • Guru mengamati respons untuk mengidentifikasi kelompok yang sudah siap, yang membutuhkan pengingat, dan yang perlu pendampingan ekstra sebelum gladi bersih dimulai.

Proses:

  • Observasi langsung oleh guru selama sesi latihan mandiri (10 menit) menggunakan lembar checklist: level gerak bervariasi (√/✗), perubahan arah hadap serentak (√/✗), anggota kelompok saling memperhatikan (√/✗).
  • Pengamatan selama penampilan gladi bersih: guru mencatat kekuatan dan kelemahan tiap kelompok pada lembar observasi kinerja.
  • Lembar Pengamatan Teman yang diisi murid: guru menilai apakah masukan yang diberikan relevan, spesifik, dan menggunakan bahasa yang tepat.
  • Kartu Refleksi Diri: guru membaca untuk memahami kesadaran diri murid terhadap proses belajarnya.

Akhir:

  • Rubrik penilaian penampilan gladi bersih kelompok (4 level) pada aspek keutuhan tari, variasi level, kekompakan arah hadap, dan kerja sama.
  • Rubrik penilaian kemampuan memberikan masukan perbaikan kepada kelompok lain (4 level) pada aspek relevansi, kejelasan, dan kesantunan bahasa.
  • Rekap lembar observasi guru dikombinasikan dengan kartu refleksi diri sebagai dasar umpan balik individual.

Formatif:

  • Observasi kinerja selama latihan mandiri dan gladi bersih menggunakan lembar observasi guru (aspek: level gerak, arah hadap, kerja sama kelompok).
  • Lembar Pengamatan Teman yang diisi murid selama penampilan berlangsung.
  • Kartu Refleksi Diri individu yang diisi di akhir sesi inti.

Sumatif:

  • Penilaian penampilan gladi bersih secara kelompok menggunakan rubrik 4 level pada aspek: keutuhan penampilan, kesesuaian level gerak, kekompakan arah hadap, dan kerja sama.
  • Penilaian kemampuan memberikan umpan balik konstruktif kepada kelompok lain (aspek: relevansi masukan, penggunaan bahasa santun, ketepatan identifikasi aspek tari).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Keutuhan Penampilan Tari FabelMurid belum mampu memeragakan tari fabel dari awal hingga akhir; banyak gerakan yang terhenti atau terlewat.Murid memeragakan sebagian besar tari fabel namun ada beberapa bagian yang terputus atau tidak sesuai urutan.Murid memeragakan tari fabel secara utuh dari awal hingga akhir dengan sedikit kesalahan minor yang tidak mengganggu alur.Murid memeragakan tari fabel secara utuh, lancar, dan ekspresif dari awal hingga akhir tanpa kesalahan yang berarti.
Variasi Level GerakGerakan dilakukan hanya pada satu level (misalnya hanya berdiri) tanpa ada variasi level rendah, sedang, atau tinggi.Terdapat dua variasi level gerak dalam penampilan, namun peralihan antar level kurang mulus atau kurang disengaja.Terdapat variasi level gerak (rendah, sedang, tinggi) yang jelas dan dilakukan dengan peralihan yang cukup mulus.Variasi level gerak (rendah, sedang, tinggi) ditampilkan secara konsisten, mulus, dan selaras dengan karakter cerita fabel yang dibawakan.
Kekompakan Arah HadapAnggota kelompok menghadap ke arah yang berbeda-beda tanpa pola yang jelas, sehingga penampilan terlihat tidak terkoordinasi.Sebagian anggota kelompok menghadap ke arah yang sama pada beberapa bagian tari, namun masih sering tidak serentak.Sebagian besar anggota kelompok melakukan perubahan arah hadap secara serentak; ketidakserentakan hanya terjadi pada satu atau dua momen.Seluruh anggota kelompok melakukan perubahan arah hadap secara serentak dan tepat waktu di sepanjang penampilan.
Kerja Sama KelompokAnggota kelompok tampak bekerja sendiri-sendiri; tidak ada saling memperhatikan atau menyesuaikan gerak dengan teman.Beberapa anggota kelompok mulai saling memperhatikan, namun koordinasi masih lemah dan sering tertinggal satu sama lain.Anggota kelompok sebagian besar saling memperhatikan dan menyesuaikan gerak; terlihat usaha untuk menjaga kekompakan bersama.Anggota kelompok menunjukkan kerja sama yang solid: saling memperhatikan, menyesuaikan tempo dan ruang gerak, serta saling mendukung selama penampilan.
Kemampuan Memberikan Masukan PerbaikanMurid tidak mampu memberikan masukan, atau masukan yang diberikan tidak berkaitan dengan aspek tari yang ditampilkan.Murid memberikan masukan yang berkaitan dengan tari namun masih bersifat umum (misal: 'kurang bagus') tanpa penjelasan aspek spesifik.Murid memberikan masukan yang spesifik pada aspek tari tertentu (level/arah hadap/kerja sama) dengan bahasa yang cukup jelas dan santun.Murid memberikan masukan yang spesifik, konstruktif, dan disertai saran konkret perbaikan menggunakan bahasa yang jelas, santun, dan menghargai usaha teman.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah alokasi waktu latihan mandiri (10 menit) sudah cukup bagi semua kelompok untuk mempersiapkan diri sebelum gladi bersih?
  • Kelompok mana yang menunjukkan perkembangan signifikan, dan kelompok mana yang membutuhkan pendampingan lebih intensif sebelum penampilan final?
  • Apakah sesi umpan balik antarkelompok berjalan dengan bahasa yang santun dan fokus pada aspek tari? Apa yang perlu diperbaiki dalam fasilitasi sesi tersebut?
  • Apakah lembar pengamatan teman dan kartu refleksi diri memberikan informasi yang cukup untuk memahami perkembangan tiap murid?
  • Bagaimana cara saya dapat lebih mengakomodasi murid yang masih kesulitan tanpa mengurangi kepercayaan diri mereka di depan kelompok lain?

Refleksi Murid:

  • Apa bagian dari tari fabel yang sudah berhasil aku dan kelompokku lakukan dengan baik hari ini?
  • Apa satu hal yang akan aku dan kelompokku perbaiki sebelum penampilan final, dan bagaimana cara kami berlatihnya?
  • Bagaimana perasaanku saat memberikan masukan kepada kelompok lain? Apakah aku sudah menggunakan kata-kata yang membangun dan menghargai?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Seni Tari untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi), Kemdikbudristek
  2. Lembar Pengamatan Teman (disiapkan guru, format 3 kolom: Hal yang sudah bagus | Yang perlu diperbaiki | Saran konkret)
  3. Lembar Observasi Kinerja Guru (checklist: level gerak, arah hadap, kerja sama)
  4. Kartu Refleksi Diri murid (3 pertanyaan: kekuatan, area perbaikan, perasaan)
  5. Ruang gerak yang cukup luas (aula, lapangan, atau ruang kelas yang ditata)
  6. Musik pengiring tari fabel (rekaman audio sesuai garapan kelompok)
  7. Properti tari sederhana sesuai karakter fabel yang digarap kelompok (opsional, jika sudah disiapkan)
  8. Papan tulis atau kertas karton untuk menuliskan fokus perbaikan kelompok

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.