Modul AjarPertemuan 1Bab 3Fase BSemester 2

Modul Ajar Seni Tari Kelas 4: Mengenal Cerita Fabel dan Tokohnya

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Tari kelas 4 dengan topik "Mengenal Cerita Fabel dan Tokohnya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Seni Tari Kelas 4: Mengenal Cerita Fabel dan Tokohnya

Seni Tari - Kelas 4

Bab 3 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Seni Tari — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengenal Cerita Fabel dan Tokohnya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Tari
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengenal Cerita Fabel dan Tokohnya
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengidentifikasi latar belakang cerita fabel 'Ular Naga si Banyak Kawan' melalui pengamatan video dan diskusi.
  2. Murid mampu menyebutkan tokoh-tokoh dalam cerita fabel dan karakteristiknya.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu mendengar atau membaca cerita tentang hewan yang bisa berbicara dan bersahabat? Cerita apa yang kamu ingat?
  2. Menurutmu, apa yang membuat seekor hewan bisa disebut 'banyak kawan'? Sifat apa yang dimilikinya?
  3. Jika kamu menjadi salah satu tokoh hewan dalam sebuah cerita, kamu ingin menjadi hewan apa dan mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyambut murid dengan hangat, mengecek kehadiran, dan memastikan kelas siap belajar (2 menit).
  • Ice breaking: guru mengajak murid menyanyikan bersama lagu daerah Nusantara (misal 'Ampar-Ampar Pisang' atau lagu pilihan guru) untuk membangun suasana semangat dan rasa cinta budaya lokal (3 menit).
  • Asesmen awal (diagnostik): guru menampilkan gambar beberapa hewan (ular, kura-kura, kelinci, dll.) di layar proyektor dan bertanya singkat, 'Siapa yang pernah mendengar cerita tentang hewan-hewan ini? Ceritanya tentang apa?' Guru mencatat respons murid secara lisan sebagai gambaran pengetahuan awal (5 menit).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu dan mengaitkan pengalaman murid dengan topik hari ini.
  • Guru menjelaskan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan mengenal cerita fabel berjudul 'Ular Naga si Banyak Kawan', mencari tahu latar belakang ceritanya, dan mengenal tokoh-tokoh beserta sifatnya (2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru meminta murid duduk nyaman, menarik napas dalam bersama, dan bersiap menyimak video dengan penuh perhatian — ini adalah latihan berkesadaran (mindful watching) sebelum menonton (1 menit).
  • Guru memutar video cerita fabel 'Ular Naga si Banyak Kawan' menggunakan proyektor. Murid menyimak dengan tenang dan boleh mencatat hal menarik di buku catatan masing-masing (7 menit).
  • Setelah video selesai, guru memandu diskusi kelas dengan pertanyaan: (a) Di mana cerita ini terjadi? (b) Siapa saja tokoh yang muncul? (c) Apa pesan yang ingin disampaikan cerita ini? Murid menjawab secara bergantian (5 menit).
  • Guru menampilkan gambar atau foto tokoh-tokoh dalam cerita (ular naga dan hewan-hewan kawan) di layar. Bersama-sama, kelas menyebutkan nama tokoh dan satu kata sifat untuk tiap tokoh (misalnya: ular naga = ramah, kura-kura = sabar) (4 menit).
  • Guru mencatat hasil diskusi di papan tulis dalam format tabel sederhana: Nama Tokoh | Sifat/Karakter (2 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (4–5 orang) menggunakan model Kooperatif Learning (STAD). Setiap kelompok mendapat satu lembar kerja pengamatan berisi tabel: Nama Tokoh | Sifat/Karakter | Bukti dari Cerita (1 menit).
  • Tiap kelompok berdiskusi mengisi lembar kerja berdasarkan video yang sudah ditonton dan catatan dari diskusi kelas. Guru berkeliling memberi bimbingan dan dorongan pada kelompok yang memerlukan bantuan (8 menit).
  • Setiap kelompok memilih satu juru bicara untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya ke depan kelas. Kelompok lain menyimak dan boleh memberikan tambahan atau koreksi yang santun (6 menit).
  • Guru memberi umpan balik langsung (formatif) terhadap hasil presentasi: mengapresiasi jawaban yang tepat dan meluruskan pemahaman yang belum akurat dengan cara yang mendorong semangat belajar (2 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid kembali duduk santai dan memejamkan mata sejenak (10 detik) sambil bertanya dalam hati: 'Tokoh mana yang paling aku suka dan mengapa?' (1 menit).
  • Murid secara mandiri menuliskan jawaban singkat di buku catatan: (a) Tokoh favoritku adalah _____ karena _____. (b) Satu hal baru yang aku pelajari hari ini adalah _____. (3 menit).
  • Guru meminta 2–3 murid berbagi refleksinya secara lisan di depan kelas. Guru merespons dengan hangat dan mengaitkan refleksi murid dengan nilai persahabatan dan kerja sama yang terkandung dalam cerita fabel (3 menit).
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi akhir: 'Bagaimana sifat-sifat tokoh dalam cerita ini bisa kita tiru dalam kehidupan sehari-hari?' untuk menumbuhkan pemaknaan nilai karakter (2 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat simpulan bersama: apa itu cerita fabel, siapa saja tokoh dalam 'Ular Naga si Banyak Kawan', dan apa sifat masing-masing tokoh (3 menit).
  • Asesmen akhir: guru membagikan kartu keluar (exit ticket) berisi dua pertanyaan singkat — (1) Sebutkan 2 tokoh dalam cerita fabel tadi beserta sifatnya! (2) Apa latar tempat cerita itu terjadi? Murid mengisi secara mandiri dan mengumpulkan sebelum pulang (4 menit).
  • Guru menyampaikan pratinjau pertemuan berikutnya: 'Minggu depan kita akan mulai bergerak seperti tokoh-tokoh dalam cerita ini. Persiapkan diri kalian ya!' untuk membangun antisipasi dan rasa ingin tahu (1 menit).
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam dan apresiasi atas partisipasi aktif murid hari ini (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid yang memerlukan dukungan lebih, guru menyediakan lembar karakter bergambar (picture card) tokoh-tokoh cerita beserta keterangan sifat singkat sehingga mereka dapat mengisi lembar kerja dengan bantuan visual. Bagi murid yang sudah lebih cepat memahami, disediakan pertanyaan pengayaan: 'Selain tokoh yang ada di cerita, coba pikirkan satu tokoh hewan baru yang bisa menjadi sahabat ular naga. Apa sifatnya dan perannya dalam cerita?'
  • Proses: Selama diskusi kelompok, guru memberikan pertanyaan scaffolding bertahap kepada kelompok yang kesulitan (mulai dari pertanyaan yang lebih mudah: 'Siapa yang pertama kali muncul di video?' lalu bertahap ke 'Apa yang dilakukan tokoh itu?'). Kelompok yang lebih cepat selesai diminta mendiskusikan persamaan dan perbedaan sifat dua tokoh menggunakan diagram Venn sederhana.
  • Produk: Murid diperbolehkan menunjukkan pemahaman mereka melalui cara yang mereka pilih: menulis di lembar kerja, menggambar tokoh beserta keterangan sifatnya, atau menceritakan secara lisan kepada guru saat guru berkeliling.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan gambar beberapa hewan di proyektor dan bertanya secara lisan: 'Siapa yang pernah mendengar cerita tentang hewan-hewan ini? Apa yang kamu ketahui tentang cerita fabel?' Respons dijadikan acuan untuk menyesuaikan kedalaman penjelasan selama pembelajaran.

Proses:

  • Observasi partisipasi lisan saat diskusi kelas setelah menonton video (kemampuan menyebutkan tokoh dan latar cerita).
  • Pemantauan pengisian lembar kerja kelompok: guru berkeliling dan mencatat kelompok mana yang kesulitan mengidentifikasi tokoh atau sifat, sebagai bahan umpan balik langsung.
  • Penilaian presentasi kelompok menggunakan lembar pengamatan formatif: ketepatan informasi dan kemampuan berkomunikasi.

Akhir:

  • Exit ticket tertulis: murid secara mandiri menjawab — (1) Sebutkan minimal 2 tokoh dalam cerita fabel 'Ular Naga si Banyak Kawan' beserta sifatnya! (2) Di mana latar tempat cerita itu terjadi? Guru menilai ketepatan dan kelengkapan jawaban sebagai bukti pencapaian TP 4.3.1.1 dan 4.3.1.2.

Formatif:

  • Observasi lisan saat diskusi kelas: guru memperhatikan dan mencatat kemampuan murid menyebutkan tokoh dan sifat/karakter tokoh secara tepat.
  • Lembar pengamatan kelompok: guru mengisi lembar observasi untuk menilai keterlibatan aktif murid dalam diskusi kelompok (keaktifan bertanya, menjawab, dan menghargai pendapat teman).
  • Presentasi kelompok: guru menilai kemampuan murid menyampaikan hasil identifikasi tokoh dan karakteristik secara lisan dengan jelas.

Sumatif:

  • Exit ticket (kartu keluar) di akhir pembelajaran: murid menjawab dua pertanyaan tertulis singkat tentang tokoh dan latar cerita fabel sebagai bukti pencapaian tujuan pembelajaran pertemuan ini.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi latar belakang cerita fabel (TP 4.3.1.1)Murid belum dapat menyebutkan latar tempat, waktu, atau konteks cerita fabel meskipun sudah dibimbing.Murid dapat menyebutkan salah satu unsur latar (misal: hanya latar tempat) dengan bantuan pertanyaan dari guru.Murid dapat menyebutkan latar tempat dan suasana cerita dengan tepat secara mandiri.Murid dapat menjelaskan latar tempat, waktu, dan suasana cerita secara lengkap dan mampu mengaitkannya dengan pesan moral cerita secara mandiri.
Menyebutkan tokoh dan karakteristiknya (TP 4.3.1.2)Murid belum dapat menyebutkan tokoh dalam cerita fabel meskipun sudah dibantu dengan gambar atau petunjuk.Murid dapat menyebutkan 1 tokoh tetapi belum dapat menjelaskan karakteristiknya, atau menyebutkan karakteristik yang tidak sesuai cerita.Murid dapat menyebutkan minimal 2 tokoh beserta karakteristik masing-masing dengan tepat secara mandiri.Murid dapat menyebutkan lebih dari 2 tokoh beserta karakteristiknya dengan tepat, disertai bukti atau contoh perilaku tokoh dari cerita yang mendukung karakteristik tersebut.
Partisipasi dalam diskusi kelompok (Kolaborasi & Komunikasi)Murid tidak aktif dalam diskusi kelompok, tidak memberikan kontribusi, dan tidak menunjukkan minat terhadap pendapat teman.Murid sesekali ikut berbicara dalam diskusi kelompok tetapi belum konsisten dan perlu dorongan dari guru atau teman.Murid aktif berpartisipasi dalam diskusi, mau mendengarkan pendapat teman, dan memberikan ide atau jawaban yang relevan.Murid berpartisipasi aktif, mampu memimpin atau mengarahkan diskusi kelompok, menghargai pendapat teman, dan memberikan kontribusi ide yang memperkaya hasil diskusi kelompok.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah video cerita fabel yang ditampilkan berhasil menarik perhatian dan memotivasi murid untuk aktif mengikuti pembelajaran?
  • Seberapa efektif pertanyaan pemantik yang digunakan dalam memancing rasa ingin tahu dan diskusi produktif di kelas?
  • Apakah semua murid — termasuk yang memerlukan dukungan lebih — terlibat aktif dalam diskusi kelompok? Apa yang perlu disesuaikan untuk pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang disiapkan sudah cukup menjawab kebutuhan belajar murid yang beragam?
  • Berdasarkan hasil exit ticket, berapa persen murid yang sudah mencapai TP? Tindak lanjut apa yang perlu disiapkan?

Refleksi Murid:

  • Tokoh mana dalam cerita 'Ular Naga si Banyak Kawan' yang paling kamu sukai? Mengapa kamu menyukainya?
  • Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini tentang cerita fabel?
  • Apakah ada bagian cerita atau diskusi yang masih membingungkan bagimu? Bagian mana itu?
  • Sifat tokoh mana dalam cerita yang ingin kamu tiru dalam kehidupan sehari-harimu? Mengapa?

SUMBER BELAJAR

  1. Video cerita fabel 'Ular Naga si Banyak Kawan' (disiapkan guru, dapat bersumber dari YouTube edukatif atau dibuat sendiri)
  2. Foto atau gambar tokoh-tokoh dalam cerita fabel (dicetak atau ditampilkan di proyektor)
  3. Proyektor dan layar tayang
  4. Lembar Kerja Murid (LKPD): tabel identifikasi tokoh dan karakteristik
  5. Kartu keluar (exit ticket) berisi 2 pertanyaan tertulis
  6. Lembar observasi formatif untuk guru
  7. Papan tulis / whiteboard dan spidol
  8. Panduan Guru Seni Tari untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi), Dian Indah Purnama Sari dan Trianti Nugraheni, Kemdikbudristek 2023, ISBN 978-623-118-423-8
  9. Picture card (kartu gambar tokoh) sebagai alat bantu diferensiasi untuk murid yang memerlukan dukungan visual

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.